My Boss Is My Husband

My Boss Is My Husband
Episode 142



๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


Dor....


Satu tembakan yang begitu akurat mendarat tepat mengenai tangan kanan Nosa. Senjata tuan Nosa terjatuh bersamaan dengan tanganya yang melemah akibat tembakan seseorang.


Tuan besar Mou, sampai mematung tak bergerak. Seolah terserang sembiring, Napasnya seolah terhenti, ketika peluru meleset melewati rambutnya.


Semua yang ada disana terkejut, melihat keahlian seorang wanita dalam membidik. Siapa lagi wanita itu kalau bukan Aurel.


Tuan Nosa menatap seorang wanita yang berhasil melukainnya. Matanya membulat sempurna melihat seorang gadis yang berjarak cukup jauh darinya.


Melihat tuannya terluka, semua bawahan tuan Nosa. Mengarahkan senjata mereka kepada Aurel, mulai menarik palatuk masing-masing akan segera menembak Aurel, namun kegiatan mereka terhenti setelah mendapat bentakan dari tuan mereka.


"Jangan menembaknya," teriak beserta bentakan dari tuan Nosa.


Tanpa mempedulikan hal itu, Aurel fokus pada senjatanya yang ia arahkan pada tuan Nosa.


"Jika kalian menembakku, maka kalian juga akan kehilangan nyawa tuan kalian," teriak Aurel menakutkan.


"Apa lagi yang kalian tunggu, cepat bawa suamiku dan juga mertuaku ke rumah sakit," titah Aurel masih berteriak.


Para anggota CruelBlood mendekat perlahan, akan mengambil tuan Yong yang tak sadarkan diri. Semua bawahan Nosa akan menyerang, namun kembali terhenti, ketika tuan Nosa mengangkat tangan kirinya memberi isyarat.


Melihat tak ada perlawanan, anggota CruelBlood segera membawa Tuan Yong, Tuan besar Mou, Zhang, tak lupa mayat Ryan.


Saat semua sudah aman, Aurel kembali fokus pada tuan Nosa.


"Berikan Putra saya, dimana dia?" bentak Aurel meminta putrannya.


"Bawa bayi itu kesini!" Titah tuan Nosa, membuat bawahannya merasa bingung. Ada apa dengan tuan mereka, kenapa memberikan bayi itu dengan sangat mudah pada wanita lemah yang ada dihadapan mereka saat ini.


Semua orang memyingkir, ketika seorang wanita bayaran membawa baby Garren mendekat pada tuan Nosa.


"Berikan putra saya, cepat," teriak Aurel tanpa takut.


Dengan isarat mimik wajahnya, tuan Nosa mengabulkan permintaan Aurel.


Perempuan itu mendekat pada Aurel, dan memberikan baby Garren pada Aurel. Aurel menyambut putranya dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


Ketika sudah berada diluar gudang, Aurel berlari menggendong baby Garen masuk kedalam helli yang sudah menunggunya.


Tuan Nosa dan anggotanya segera keluar dari gedung itu. Beruntung mereka keluar dengan cepat, karena Bom yang tadinya digunakan oleh Tuan besar Mou meledak saat itu juga. Dan semua telah berada diluar jadi tak ada korban jiwa lagi.


Didalam mobil:


"Kenapa tuan memberikan baby itu pada ibunya. Apa tuan punya rencana lain?" Tanya orang kepercayaan Nosa pada tuannya sendiri.


"Jangan banyak bertanya, lakukan saja apa yang aku perintahakn," jawab tuan Nosa ketus, membuat bawahannya terdiam.


"Cari semua informasi tentang wanita tadi. Dan juga, lakukan test DNA antara aku dan gadis tadi," titah tuan Nosa, membuat bawahannya itu mengerti, dan mengetahui alasan mengapa tuan Nosa berbaik hati.


Wajah Aurel mengingatkannya pada perempuan yang dulunya menjadi budaknya. Dan dia juga pernah menanamkan benihnya pada budaknya itu, dan saat itu ia masih normal. Dan benihnya masih sehat.


Namun sayang, budaknya kabur entah kemana. Tak peduli, Nosa tak pernah mencari keberadaannya. Hal itu diperkuat akan janjinya pada sang daddy, untuk tidak jatuh cinta. Dan ia mengubah rasa Cinta yang ia punya menjadi benci. Dan akhirnya ia menjadikan perempuan yang ia cintai sebagai budak na*su nya. Bahkan hingga saat ini, haram baginya untuk jatuh cinta, karena itu hanya akan menjadikannya lemah.


Melihat wajah Aurel yang sangat mirip dengan wanita yang pernah mengisi hatinya dulu, membuatnya curiga bahwa Aurel adalah putrinya.


Sebenarnya, Nosa tidaklah terlalu kejam. Karena didikan dari sang Daddy, yang terobsesi menjadikannya seorang lelaki yang kuat yang akan menguasai dunia, membuatnya sudah tak lagi berperasaan. Dan kekejamannya semakin menjadi ketika ia dinyatakan tak akan bisa memiliki keturunan.


Mengingat wanita yang ia jadikan budaknya dulu, mengukir secuil harapan dihatinya. Jika ternyata ia memiliki seorang keturunan.


Bersambung.....


Ternyata kepandaian Aurel memainkan senjata, bukan karena ayahnya pernah wajib militer. Tapi karena, ia adalah keturunan Nosa. Dan ternyata, Aurel adalah anak dari ketua gangster Nosa. Mafia yang paling berkuasa.๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…


Like, komen, hadiah, dan vote๐Ÿ™๐Ÿ’—


Maafkan typonya๐Ÿ™


Selamat membaca dan semoga suka๐Ÿ’—


lope lope readers๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


๐Ÿ’—๐ŸŒธ