My Boss Is My Husband

My Boss Is My Husband
part 31



Melihat ke arah sekitar untuk melihat Yuna


Tuan tang xiahao:


"Dimana Yuna?"


Tuan tang xiahao berjalan sedikit demi sedikit, dan ia seketika terkejut melihat Yuna yang tertidur di kursi sofa yang ada di depan televisi, Tuan tang xiahao berjalan menuju sofa.


Tuan tang xiahao:


"sudah tertidur"


Tuan tang xiahao menarik selimut dan menyelimuti Yuna, dan ia mengelus dahi Yuna sambil berkata


Tuan tang xiahao:


"lama ya menunggu, maafkan aku Yuna"


Tangan Tuan tang xiahao yang sedang mengelus dahi Yuna tiba-tiba tangan Tuan tang xiahao di tarik oleh Yuna, tanpa ia sadar ia menyebut..


Yuna:


"ibu, kenapa kau jahat kepadaku, ibu jangan tinggalkan aku sendiri, aku takut bu"


itulah yang disebut-sebut Yuna disaat ia tidur tanpa ia sadari, bibir Yuna bergetar dan tangan yang mengeluarkan keringat dingin, Tuan tang xiahao yang melihat keadaan Yuna, ia segera duduk di samping Yuna dan menenangkannya sambil berkata.


Tuan tang xiahao:


"Yuna?, kamu aman"


Dan tanpa Yuna sadari ia memeluk Tuan tang xiahao yang tengah itu berada di sampingnya.


Yuna:


"ibu aku takut, bu....."


Tuan tang xiahao yang melihat Yuna pun merasa kasihan dan ia membalas pelukan Yuna dan berkata.


Tuan tang xiahao:


"iya kamu aman, tidak ada yang bisa menyakiti mu"


Dan tiba-tiba Yuna tertidur lagi dan melepaskan pelukannya dengan Tuan tang xiahao, tidak dengan tangannya yang menggenggam tangan Tuan tang xiahao dengan erat.


Tuan tang xiahao:


"tidurlah, gimana ini tanganku, apakah aku akan tidur disini?, ya sudahlah gimana mau buat, aku harus tetap tidur disini"


Tuan tang xiahao memutuskan untuk tidur di samping Yuna, tangan mereka yang saling menggenggam akhirnya mereka tertidur bersama di sofa yang ada depan televisi.


...****************...


(pagi⛅)


cahaya matahari yang sangat cerah


Mereka yang sedang tertidur pulas di sofa, tiba-tiba Yuna terbangun dari tidurnya dan seketika terkejut melihat Tuan tang xiahao yang ada disampingnya.


Yuna:


"huaommmmm (menguap), sudah pagi aja, lho Tuan tang xiahao, apa yang ia lakukan disini?, bajuku"


Yuna segera meraba tubuhnya dan melihat apakah dia aman, dan ternyata Yuna masih dalam keadaan aman.


Yuna:


"syukurlah bajuku masih ada, kalau tidak bahaya nih!!, kalau dipikir-pikir kenapa Tuan tang xiahao tidur bersama ku, oh ia aku ingat tadi malam aku bermimpi dan sambil berkata ' ibu aku takut, ibu jangan tinggalkan aku ', apa benar ini?, aduh memalukan sekali, inilah perilaku yang bisa hilang pekerjaan, apakah kau ingin pekerjaan kau hilang Yuna"


Dan tiba-tiba Tuan tang xiahao terbangun


Tuan tang xiahao:


"sudah bangun, aduh!!!"


Seketika leher Tuan tang xiahao sakit Karena tidur dilantai dan tidak memakai bantal.


Yuna:


"lhoo, Tuan apakah sakit?"


Tuan tang xiahao:


"sedikit, tapi tidak apa-apa"


Yuna:


"Tuan tang xiahao, anda disini dulu, akan saya ambilkan obat"


Yuna pun pergi menuju dapur dan mengambil sebuah baskom berisi air sedikit dingin dan sebuah kain tebal, dan membawanya menuju Tuan tang xiahao.


Yuna:


"Tuan tang xiahao, bolehkah anda membalikkan Tubuh anda sebentar?"


Tuan tang xiahao:


"untuk?"


Yuna:


"saya akan mengobati leher anda dengan mengompresnya dengan air sedikit dingin"


Tuan tang xiahao:


"oh iya"


Tuan tang xiahao pun segera membalikkan tubuhnya menuju arah Yuna, dan Yuna pun mengompres sedikit demi sedikit leher Tuan tang xiahao.


Yuna:


"sudah biru, maafkan aku Tuan tang xiahao, ini semua salahku"


Tuan tang xiahao:


"ini bukan salah mu"


Yuna:


"kalau aku tidak bermimpi buruk tadi malam, pasti ini tidak akan terjadi, sekali lagi maafkan aku Tuan tang xiahao"


Tuan tang xiahao:


"Yuna, ini bukan salah mu, yasudah itu semua sudah terjadi tidak bisa diulang awal lagi kan?"


Yuna:


"iya, sudah siap"


Tuan tang xiahao:


"oh sudah siap"


Yuna:


"iya, Tuan tang xiahao apakah anda akan memecat ku?"


Tuan tang xiahao:


"dasar bodoh, aku mau mandi dulu, kamu mandi di kamar mandi bawah ya?"


Kata-kata Tuan tang xiahao Seketika membuat Yuna tersenyum.


Yuna:


"haha, baik Tuan"


Dan Tuan tang xiahao pun pergi menuju kamarnya, tinggallah Yuna sendiri.


Yuna:


"apaan sih!!!, membuat aku malu saja, aku mau mandi dulu ah"


Yuna juga memutuskan pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya, setelah berada di dalam kamar mandi ia mengingat lagi jawaban dari Tuan tang xiahao tadi dan itu semua membuat ia tersenyum, dan ia memegang kepalanya di tempat Tuan tang xiahao menyentuhnya tadi, karena terlalu senang ia pun berteriak.


Yuna:


"aduh, terbawa-bawa jadi nya, gimana ini?, aduh!!!!!!!!!!!!!"


Sama hal nya dengan Tuan tang xiahao yang sedang berada di kamar mandi ia tersenyum sendiri karena melihat sikap Yuna tadi.


Tuan tang xiahao:


"haha, dasar bodoh"


//


Tidak lama kemudian Yuna pun selesai mandi dan berpakaian bersiap-siap untuk ke kantor, setelah selesai Yuna memutuskan untuk keluar, disaat Yuna keluar waktu yang tepat di saat itulah Tuan tang xiahao juga keluar dan sudah siap menuju kantor.


Yuna:


"l**ho Tuan tang xiahao"


Tuan tang xiahao:


"iya waktu yang tepat"


Tuan tang xiahao pergi menuju Yuna dan memberikan dasi pada Yuna untuk di pakaikan pada nya.


Tuan tang xiahao:


"ini"


Yuna:


"apa ini?, dasi, apa...."


Tuan tang xiahao:


"iya, kau pakaikan pada ku"


Yuna:


"oh baik Tuan"


Yuna pun segera memakaikan dasi pada leher Tuan tang xiahao, di saat Yuna memakaikan nya pada Tuan tang xiahao, ia terlalu kuat menariknya dan wajah Tuan tang xiahao seketika tertarik dan mendekati wajah Yuna, Yuna pun terkejut dan terdiam, mereka saling bertatapan.


Tuan tang xiahao yang melihat kejadian nya, ia pun tersenyum dan berkata.


Tuan tang xiahao:


"Yuna, apakah wajahku terlalu tampan?"


Seketika membuat Yuna terkejut, ia segera memalingkan wajahnya.


Yuna:


"ahhhhh"


Tuan tang xiahao:


"hahaha, apakah sudah siap?"


Yuna:


"iya"


Tuan tang xiahao:


"kalau sudah siap, ayo berangkat"


Yuna pun menganggukkan kepalanya


Dan akhirnya mereka berangkat menuju kantor, di perjalanan...


Yuna:


"Tuan tang xiahao, sebaiknya saya naik bus saja"


Tuan tang xiahao:


"..........………………………"


Yuna:


"Tuan tang xiahao?"


Tuan tang xiahao:


"tunggu di dalam mobil"


Yuna:


"Tuan tang xiahao, anda mau kemana?"


Dan Tuan tang xiahao pun turun dari mobil, tinggallah Yuna.


Yuna:


"apaan sih!!, tadi sikapnya yang hangat dan seketika berubah jadi dingin"(memasang wajah kesal)


Tidak lama kemudian Tuan tang xiahao kembali dan membawa sebuah bungkusan dan masuk.


Yuna:


"apa itu?"


Tuan tang xiahao:


"ini sarapan"


Yuna:


"................."


 


...(continued ❤)...