
None Helena yang sedang duduk di samping Alya, hanya bisa memandang raut wajah Alya yang sedih itu, kepercayaan hilang seketika, tidak dibayangkan betapa sedihnya Alya saat mendengar tentang Yuna, Alya berpikir bahwa selama ini Yuna hanya memanfaatkan Alya karena Yuna kesepian.
Karena hari sudah begitu malam, Nona helena memutuskan untuk pamit pulang
Nona Helena:
"kalau begitu kamu istirahat saja terlebih dahulu, jangan terlalu dipikirkan itu, oh iya aku pamit dulu"
Nona Helena pun mengangkat langkah kakinya untuk pulang, Nona Helena pun pergi menuju pintu, saat Nona Helena membuka pintu, tiba-tiba Alya memanggil Nona helena dan memberhentikannya...
Alya:
"Nona Helena!"
Mendengar Alya memanggil dirinya, dengan segera Nona Helena pun memberhentikan langkah kakinya, dan membalikkan badannya menghadap Alya.
Nona Helena:
"oh ada apa Alya?"
Seketika Alya tidak bisa berkata-kata lagi, tiba-tiba mulut Alya terasa berat untuk mengatakannya ia hanya terdiam, tangan Alya mengeluarkan keringat dingin, Alya menundukkan kepalanya, melihat Alya seperti itu, Nona helena pun bingung dan penasaran..
Dalam hati Alya "aku tidak tahu apa yang dipikirkan Nona Helena, kenapa tiba-tiba ia membantu diriku?, dan itu semua terasa aneh bagiku, saat aku mendengar semua dari Nona helena tentang Yuna, aku merasa terkhianati, Yuna tega melakukan hal itu padaku, apa selama ini ia hanya memanfaatkan diriku?, kalau iya, betapa kejamnya Yuna terhadap ku, karena Nona Helena yang telah menyelamatkan diriku, apa aku harus berterimakasih?, aku tidak tahu apa yang harus aku berikan sebagai ucapan terimakasih"
Nona Helena:
"Alya?, ada apa?, ada ingin kamu sampaikan, sampaikan saja, tidak apa-apa"
"apakah aku harus memberitahukan tentang Yuna?, sebagai ucapan terimakasih, tidak!!! sebagai teman kita tidak boleh membongkar rahasianya, bagaimana ini?, hati ku hancur melihat Yuna seperti itu, sikap Yuna seketika berubah, apa selama ini ia hanya memanfaatkan diriku karena dia kesepian?, aku rasa sepertinya Yuna memanfaatkan diriku, aku berjanji pada diriku mulai sekarang aku tidak ingin lagi berteman dan bertemu dengan Yuna"
Nona Helena:
"Alya?"
Alya pun terkejut dan segera mengarahkan pandangannya ke Nona helena, melihat raut wajah Alya yang tiba-tiba berubah, Nona helena tambah penasaran...
Nona Helena:
"Alya?, apa kamu baik-baik saja"
Karena hati Alya merasa bimbang, Alya tidak tahan dengan pemikirannya yang terus-menerus memikirkan Yuna, karena Alya tidak tahan dengan semuanya, Alya harus menceritakan apa yang telah diperbuat oleh Yuna dan Tuan tang xiahao, Alya tidak ingin dia yang akan bermasalah bila ia harus memberitahukan Nona Helena yang sebenarnya, Alya berpikir bahwa ini sebagai ucapan terimakasih pada Nona helena yang telah membantunya, dan Alya juga berpikir, bila Nona Helena tahu tentang anak yang dikandung Yuna adalah anak Tuan tang xiahao, dan saat anak yang di kandung Yuna lahir, itu akan membuat Nona helena merasa terpukul lagi dan akan membuat Nona helena menjadi depresi, walaupun dengan berita ini, ini tidak akan terlalu berdampak buruk pada Nona Helena, ini lebih baik, karena masih bisa di atasi, sebelum anak tersebut lahir ke dunia ini.
Alya:
"hufffff......, aku harus mengatakan hal ini!!!!!" dengan nada suara lantang
Nona Helena pun seketika terkejut dengan apa yang di ucapkan Alya
"Alya?, apa yang ingin kau sampaikan" sahut Nona helena dengan kebingungan
Nona helena berjalan sedikit demi sedikit menuju Alya, setelah mendekati Alya, dengan segera Alya menarik tangan Nona helena dan menggenggamnya.
Melihat apa yang dilakukan Alya terhadap dirinya, Nona helena merasa penasaran..
Alya menggenggam tangan Nona helena, dan mata yang menatap Nona Helen
Akhirnya Alya berbicara......
Alya:
"aku harus mengatakan hal ini dengan segera!!!"
Nona helena:
"apa yang ingin kami katakan?"
Alya:
"Nona..., bila aku mengatakan hal ini apa yang akan kau lakukan itu terserah dirimu dan tidak ada sangkut pautnya dengan diriku, dan jangan pernah memberitahukan pada orang lain, bahwa aku yang menyampaikan berita ini padamu Nona, berjanjilah padaku, bila nona beritahu pada orang lain bahwa aku yang menyampaikan pada Nona, aku tidak akan segan-segan menghukum Nona, apa Nona mau?"
Nona Helena:
"hah!!!, kau mengancam diriku Alya?, siapanya dirimu Alya?"
Alya:
"Nona!!, aku mengatakan hal ini demi dirimu, keluargamu, dan reputasimu, apa Nona ingin semua yang Nona miliki hilang di tangan seseorang yang bisa kita bilang sebagai musuh terbesar bagi Nona, apa nona ingin hal ini terjadi?, bila nona tidak ingin aku memberitahukan hal yang sebenarnya terjadi, tidak apa-apa, berita ini tidak ada keuntungan bagiku, aku mengatakan hal ini sebagai ucapan terimakasih pada Nona karena telah menyelamatkan diriku"
Nona Helena:
Karena terlalu kesal terhadap Alya, dengan segera Nona Helena pun pergi meninggalkan Alya, saat Nona helena membuka pintu, tiba-tiba Alya bangun dari ranjangnya, dan mengambil jacket yang ia kenakan tadi, dan mendekati Nona helena, Nona helena bingung apa yang dilakukan Alya, Alya pun berbisik di telinga Nona Helena sambil mengatakan...
Alya:
"ini berita ada sangkut pautnya dengan Yuna"
Nona Helena seketika terkejut...
Nona Helena:
"apa Yuna?"
Alya:
"iya, disini derajat tinggi rendah itu tidak perlu, yang kita perlukan adalah apa Nona akan tahan dengan ini semua?, berita ini yang akan membuat seseorang yang sangat berarti bagi Nona helena hilang, apa nona siap?" dengan nada bicara yang jijik
Nona Helena:
"katakan saja apa yang ingin kau katakan, jangan pernah mencoba-coba menceramahi ku Alya, aku tidak tahu apa yang ingin kau sampaikan, bila ingin kau sampaikan, sampaikan saja, jangan membuang waktu ku"
Sedikit demi sedikit Alya mundur, dan berdiri pas di hadapan Nona helena, sekarang bertatapan dengan Nona helena
Alya:
"baiklah, karena Nona bersikeras, aku akan memberitahumu, apa kau tahu tentang Yuna?"
Nona helena:
"tidak, ada apa?"
Alya:
"Yuna sedang dalam keadaan hamil, dan anak yang di kandungnya adalah anak dari Tuan tang xiahao"
Mendengar perkataan Alya, Nona Helena pun terkejut, hati Nona helena seketika hancur, karena terlalu sakit, Nona pun jatuh ke lantai hingga terduduk, tatapan kosong Nona Helena, membuat Alya tidak bisa berkata-kata lagi.
Nona Helena:
"mana mungkin Tuan melakukan hal keji itu terhadap ku, Alya"
Alya:
"apa nona tidak percaya apa yang aku katakan barusan?, baiklah tidak usah percaya, lebih baik Nona sendiri menanyakan hal itu pada Yuna, itu akan membuat nona percaya"
Nona helena hanya terdiam, tatapan kosong dan hati yang hancur berkeping-keping...
Karena keadaan tidak memungkinkan lagi Alya memberi pesan..
Alya:
"Nona, aku memberitahukan hal ini karena nona telah menyelamatkan diriku, bersyukur sedikit, bahwa jika tidak ada aku, hal ini akan memperburuk keadaan Nona, dan aku rasa Tuan tang xiahao tidak akan memberitahumu tentang ini, dan aku memberi pesan, bila Nona memberitahukan pada orang lain bahwa aku yang memberitahukan pada Nona, aku tidak akan segan-segan memberitahukan tentang Nona yang lakukan selama ini, rahasia nona banyak padaku jangan sampai diriku bertindak Nona"
Nona Helena:
"apa yang kau tahu tentang diriku!!!!!"
Alya:
"tenang-tenang, tidak ada guna Nona sekarang memarahiku, pikirkan keadaan Nona sekarang ini, apa nona ingat, kita pernah dekat satu sama lain, dan kita menyukai pria yang sama, yaitu tuan tang xiahao, karena cinta gila Nona Helena, yang tega memutuskan persahabatan denganku, biar aku buka sedikit rahasia Nona, apa nona tahu, apa yang Nona lakukan selama ini?, ya!!! Nona mencari uang dengan pekerjaan sampingan yaitu dengan menjual diri, apa Tuan tahu?"
Nona Helena:
"Alya!!!, apa kau gila!!"
Alya:
"cukup, aku tidak akan membuang waktuku untuk wanita pengkhianat seperti ini, dan aku berpesan, jangan pernah memberitahu pada orang lain, bila Nona tidak ingin popularitas Nona hilang, dan aku tidak ada waktu mengurus masalah menjijikkan seperti ini, uruslah masalah masing-masing, aku pamit Nona..."
Nona Helena hanya bisa terdiam tanpa berkata-kata, tatapan kosong Nona Helena yang masih terlihat.
Akhirnya Alya pun pergi meninggalkan Nona Helena.......
...(continued ❤️)...