My Boss Is My Husband

My Boss Is My Husband
Terpaksa Menikahi Gadis Dibawah Umur (18)



🌸🌸🌸


"Tania, maafin suamimu ini ya. Jujur saja, aku diam bukan karena kesal padamu. Tapi, setiap melihatmu berceloteh, aku merasa bibirmu sangat seksi. Aku diam hanya karena menahan diri ku, agar tidak berbuat yang macam-macam padamu. Kau masih haid, kalau aku tidak bisa menahan diri. Hal-hal yang lebih dari pada yang tadi bisa saja terjadi. kamu mengerti kan," sepertinya Presdir Chao berhasil membujuk istrinya. Terbukti Nia langsung duduk dari berbaringnya. Dan menatap mata tajam milik suaminya, berusaha mencari kejujuran dari mata indah itu.


"Benarkah, apa itu artinya kakak akan membantuku?" Tanya Nia mengkonfirmasi.


"Tentu saja, kakak kan memang sudah berjanji akan membantumu. Kamu tinggal siapkan mental mu saja, mulai besok kita akan mulai bertindak. Apa kamu siap, istriku," tanya presdir Chao, menyeka sisa air mata di pipi istri tercintanya.


"Aku siap kak, aku sangat siap. Aku sangat tidak sabar melawan mereka. Aku akan membalaskan dendam atas kematian ayah dan juga ibuku," jawab Nia berapi-api.


"Bagus, sayang. Sekarang istirahatlah disini dulu. Suamimu ini akan bekerja dulu, oke." Ucap Presdir Chao mencubit hidung Nia manja.


"Kakak menyebalkan, sakit tau," kesal Nia.


Beberapa jam kemudian, Nia mulai gelisah. Kebosanan mulai melanda hatinya.


"Kak, aku jalan-jalan lagi ya kak. Aku sangat-sangat bosan," ucap Nia langsung berdiri.


"Kemana, sayang. Apa mau ke ruangan IT lagi. Sudah, kamu tidak usah bermain apapun lagi, aku dan sekretatis Aron yang akan mengurus segalanya," larang Presdir Chao.


"Tidak kak, aku tidak ingin pergi kesana. Aku memang tidak betah kalau hanya berdiam diri. Aku ingin jalan-jalan di taman bawah saja," bujuk Nia keukeuh.


"Baiklah, pergilah sana. Berhati-hatilah," pinta Presdir Chao.


"Tenang saja kak, aku ini juga ahli bela diri. Siapa orang diperusahaan ini yang berani padaku," ucap Nia bangga.


"Iya, terserah padamu. pergilah," jawab Presdir Chao pada akhirnya.


Biasanya Nia langsung menuju keruangan rahasia, yang ada dilantai 20. Tapi saat ini, Nia menuju lobby akan bersantai menikmati udara segar ditanam.


Namun, tiba-tiba saja ia mendapat panggilan alam. Dan langkah kakinya pun ia ubah arah, menuju toilet belakang. Berjalan agak tergesa-gesa akhirnya Nia sampai ditoilet. Masuk kedalam toilet, Nia fokus menyetorkan tagihannya.


"Aaaakh, sakit kak. Saya mohon hentikan!" Teriak seseorang diluar sana membuat Nia kaget.


Dubraaakk....


"Aaaaaakh," teriak seseorang diluar sana. Nia yang telah selesai dengan urusannya, langsung bergegas membuka pintu dan keluar dari dalam toilet.


"Astaga, tolong-tolong," teriak Nia meminta bantuan. Nia kaget ketika melihat seorang gadis cantik semuran dengan dirinya telah terkapar dilantai dengan luka disekujur tubuhnya. Tapi luka yang paling parah terdapat pada kepalanya yang terkena pecahan kaca. Sepertinya gadis malang itu, didorong dengan kencang dan tak sengaja menabrak kaca di toilet itu. Dan akhirnya gadis malang itu terlumuri oleh pecahan kaca.


Letak toilet dibelakang memang sangatlah sepi, sehingga tidak ada siapapun yang datang untuk menolong mereka. Sadar akan hal itu, Nia segera bangkit. Dengan sekuat tenaganya, ia menggendong tubuh kurus gadis malang itu. Beruntung tubuh gadis itu cukup ringan, sehingga Nia tidak terlalu kesusahan untuk menggendongnya.


Sampai ditempat ramai, barulah banyak orang yang mengerumuninya. Dengan bantuan orang-orang yang ada Disana, Nia berhasil membawa gadis malang itu kerumah sakit terdekat.


🌸🌸🌸


"Apa kau bilang! Seorang gadis terluka dan dibawa kerumah sakit!" Teriak Presdir Chao kaget dan juga kuatir.


Tanpa mematikan ponselnya, ia langsung menyambar jas dan juga kunci mobilnya. Lalu berlari menuju lift, dan segera membawa mobilnya menuju rumah sakit terdekat.


Bersambung.....


Siapa ya gadis malang ituπŸ€”


Like, komen, hadiah, dan Vote πŸ™


Maafkan typonya πŸ™


Selamat membaca dan semoga suka πŸ’–


Lope readersss 😘


πŸ’–πŸŒΈ