My Boss Is My Husband

My Boss Is My Husband
part 61



Di perjalanan Yuna hanya terdiam dan termenung, air mata yang tidak tertahankan lagi hingga keluar membasahi kedua pipi Yuna, dan Yuna merasa sedih sekali


(Dalam hati Yuna)


"kenapa aku merasa sedih sekali saat aku melihat Tuan tang xiahao seperti itu?, aku meninggalkannya karena aku tidak tahan dengan semua ini, kenapa Tuan selalu mengikat diriku dengan semua masalah ini, bahkan orang Tua Tuan pun seperti itu, mereka semua membenciku!!!!, aku tidak pantas hidup bahagia, semua orang membenciku!!!, Tuan maafkan aku telah meninggalkan dirimu dengan keadaan yang seperti ini, aku berharap Tuan bisa mendapatkan seorang wanita yang sangat baik dan tidak di benci oleh orang lain, tidak seperti diriku, aku pergi Tuan 😒"


Akhirnya Yuna menangis dengan tatapan pada kaca spion mobil depan yang memantul belakang tepat pada mobil Tuan tang xiahao, pada kaca spion Mobil Tuan tang xiahao semakin jauh tertinggal seiring berjalannya mobil


Pak sopir taksi yang sedang mengendarai mobil, melihat keadaan Yuna yang seperti itu ia pun berkata..


Pak sopir taksi:


"Nona apakah anda baik-baik saja?"


Yuna hanya terdiam dengan air mata yang bercucuran, melihat keadaan Yuna seperti itu, Pak sopir taksi pun langsung mengetahui masalah yang dialami oleh Yuna dengan segera ia mengambil selembar tissue dan memberikannya pada Yuna


Pak supir taksi:


"Nona ini??"


Seketika Yuna terkejut dan ia langsung mengambil tissue tersebut dari tangan pak sopir


Yuna:


"terima kasih pak"


Pak sopir hanya membalas dengam senyuman manis


...//...


Setelah beberapa jam di perjalanan akhirnya Yuna pun sampai di rumahnya, Yuna pun diturunkan tepat di depan lorong rumahnya, karena sikap pak sopir yang baik terhadapnya, Yuna pun dengan tulus mengucapkan terima kasih sekali lagi setelah turun dari mobil


Yuna:


"pak terima kasih"


Pak sopir hanya tersenyum dan ia pun melanjutkan perjalanannya sebagai sopir taksi, setelah itu Yuna pun melanjutkan perjalanan sedikit lagi menuju rumahnya, tidak butuh waktu lama akhirnya Yuna pun sampai tepat didepan pintu rumahnya, Karena tidak ingin Nenek kekhawatir dan mengetahui keadaannya yang seperti itu, dengan segera Yuna menyapu matanya yang merah agar nenek tidak tahu bahwa ia tadi menangis, setelah selesai Yuna pun menarik napas dalam-dalam dan mengeluarkannya, sedikit demi sedikit Yuna pun membuka pintu, Yuna pun masuk, saat Yuna masuk betapa terkejutnya ia saat melihat Nenek di balik pintu yang siap menyambutnya


Yuna:


"Nenek?"


Nenek:


"Yuna!!!, kamu cantik sekali, kamu darimana saja dengan gaun seperti ini?, ini gaun pengantin, kamu bisa memakainya?, pasti Nenek tahu kamu baru saja siap ke pesta saudara Tuanmu kan?, sudah Nenek sangka sejak tadi malam, oh iya gimana tadi malam?, apa saja yang kalian lakukan? dan dimana kalian tidur bersama?, coba ceritakan sedikit pada Nenek?"


Seketika Yuna terdiam...


Nenek:


"Yuna, coba ceritakan sedikit, aku rasa kalian menikmati sekali tadi malam, Yuna?"


Melihat raut wajah Nenek yang penuh harapan, akhirnya Yuna menjawab, karena tidak ingin Nenek sedih Yuna memutuskan untuk berbohong tentang apa yang sebenarnya terjadi


Yuna:


"iya, seperti yang nenek pikirkan"


Nenek:


"jawaban singkat padat jelas"


Karena jawaban bohong, membuat Yuna sedih, hati yang sakit seakan-akan ingin berteriak, namun tidak bisa, Yuna menahan semua rasa sakit itu agar tidak membuat Nenek sedih dan khawatir


Nenek:


"oh iya? pikiran ku sekarang berfungsi lagi, anak zaman sekarang seperti itu yah, rasanya senang sekali kembali ke masa muda"


Karena Yuna tidak tahan lagi, akhirnya Yuna minta pamit untuk beristirahat di kamarnya


Yuna:


"Nek, Yuna ke kamar dulu ya.."


Nenek:


"baiklah, istirahat yang cukup yah"


Tanpa menjawab Nenek, dengan segera Yuna masuk ke kamarnya, setelah berada di dalam kamar, Yuna mengunci pintu kamarnya, karena masalah yang bertubi-tubi menimpa dirinya, akhirnya Yuna terjatuh di balik pintu dengan air mata yang bercucuran terus menerus, Yuna pun menangis


(dalam tangisan)


"kenapa semua ini terjadi padaku?, aku tidak tahan dengan semua ini!!!, semua orang jahat, aku sendiri yang mengalami ini semua, Tuan maafkan diriku, Tuan tidak salah, yang salah adalah keluargaku yang tega menjual ku demi uang, dan sekarang semua reputasiku hancur dan pekerjaanku hingga harga diriku, aku sengaja meninggalkan Tuan agar Tuan tidak dipermalukan oleh orang lain, aku harap Tuan tang xiahao sadar akan hal itu 😭"


...//...


(Malam πŸŒƒ)


Nenek:


Dengan cepat Nenek langsung ke kamarnya Yuna, setelah sampai Nenek mencoba membuka pintu kamar Yuna, dan Yuna yang sedang tidur di atas tempat tidurnya mengetahui ada seseorang yang ingin membuka pintu kamarnya dengan segera Yuna turun dari tempat tidur menuju pintu, dan Yuna pun membuka pintunya


Yuna:


"Nenek?"


Nenek:


"Yuna, sedang apa kau?, sehingga kau tidak keluar-keluar dari kamarmu dari sejak pagi tadi, bahkan kau rela cacing di perutmu kelaparan"


Yuna:


"tidak nek, Yuna hanya tidur"


Nenek:


"oh iya?, apa kamu tidak keluar dari kamarmu? dan makan?"


Yuna:


"tidak nek, Nek Yuna hanya ingin Nenek bawa makanan untuk Yuna langsung ke kamar Yuna, Nenek cantik sekali, tolong bawakan Yuna makanan dong.."


Nenek:


"baiklah, kalau lagi kaya gini kau puji-puji Nenek, asalkan kau makan Yuna, dalam beberapa hari ini Nenek lihat ada perubahan di badanmu, Nenek rasa kamu kegemukan?"


Yuna pun seketika terkejut..


Yuna:


"tidak nek tidak!!!!, hanya saja Yuna terlalu banyak makan, tidak ada yang lain kok!!"


Nenek:


"baiklah, kamu tunggu di kamar, Nenek bawakan makanan kesini"


Yuna hanya menganggukkan kepalanya, setelah Nenek pergi, Yuna pun dengan segera menutup kembali pintunya dan pergi menuju tempat tidur, Yuna tidur sambil memainkan handphonenya, Yuna membuka situs-situs web tentang cara mengugurkan kandungan, dan Yuna juga membuka obat apa saja yang bisa menggugurkan kandungan, tidak butuh waktu lama akhirnya Nenek kembali dengan membawakan makan malam untuk Yuna, dan mengetuk pintu kamar Yuna, Yuna pun segera bangun dan pergi menuju pintu dan membukanya


Nenek:


"ini!!"


Yuna:


"terima kasih nek"


Nenek:


"kalau ada apa-apa katakan pada Nenek jangan kamu simpan di kepalamu itu"


Yuna:


"iya-iya"


Yuna pun langsung menutup pintu kamarnya, melihat sikap Yuna yang sangat berbeda dari biasanya, membuat Nenek kebingungan


Nenek:


"kenapa sikap Yuna aneh sekali?"


...//...


Yuna yang sedang duduk sambil makan dan di tangan sebelah kirinya terdapat handphone, Yuna melihat situs-situs web, hingga ia menemukan sebuah berita tentang kehamilan


Yuna:


"apa ini!!!"


"bila anda ingin menggugurkan kehamilan, anda wajib minum obat ini **********"


Yuna:


"kalau ini betul, berarti aku harus beli dong!!, baiklah kalau begitu, aku harus pergi ke apotik terdekat, aku rasa ada apotik terdekat disini, jadi aku harus pergi besok pagi"


Setelah makan malam, Yuna pun memutuskan untuk tidur


...****************...


(pagi πŸŒ‡)


Matahari bersinar terang, dan cahayanya menyinari di setiap sela-sela jendela kamar Yuna, Yuna yang sedang tidur nyenyak ia merasa ada yang aneh dan tiba-tiba.............…


...(Continued ❀️)...