My Boss Is My Husband

My Boss Is My Husband
part 48



Nona Helena seketika membisu saat melihat keadaan Alya yang tidak sadarkan diri di lantai, tubuh Alya luka dan mengeluarkan darah, orang yang memperlakukan Alya tadi, saat mengetahui bahwa ada seseorang yang akan datang, dengan segera ia pun kabur, dan pergi meninggalkan Alya dan ruang tersebut.


Melihat Alya yang penuh luka, tubuh yang melemah, mata Alya tidak bisa terbuka sehingga ia hanya bisa mendengar langkah kaki Nona Helena, dengan segera Nona Helena pergi mendekati Alya, duduk di samping Alya, dengan mata yang berkaca-kaca, Nona helena bingung harus melakukan apa??, Nona Helena mengangkat Alya dan menaruhnya di pangkuannya.


Nona Helena:


"Alya?, kenapa kamu jadi seperti ini?"


Alya tidak bisa mengeluarkan satu patah katapun karena bibirnya terluka parah, pandangan mata Alya buram, sehingga tidak bisa melihat dengan jelas Nona Helena, Alya hanya bisa mengeluarkan kata-kata dengan nada serak, Nona helena mencoba memahami apa yang di ucapkan oleh Alya.


Nona Helena:


"bicaralah, apa yang ingin kamu ingin sampaikan"


Alya mencoba menjawab dan menjelaskannya semua dengan jelas, tetapi Alya tidak bisa, suara Alya sedikit demi sedikit menghilang, melihat Alya berusaha berbicara dengan normal, Nona Helena mengerti dan berkata......


"Alya, berbicaralah jika ada yang ingin kamu sampaikan?, bicara saja..., walaupun suaramu tidak seperti biasanya, tetapi aku bisa mendengarnya" sahut Nona Helena dengan mata yang berkaca-kaca saat melihat keadaan Alya seperti itu.


Alya berusaha, namun sayangnya tidak membuahkan hasil, akhirnya Alya pun berbicara dengan nada suara yang serak...


Alya:


"Aku di pukul oleh seseorang...." karena suara Alya serak, Alya tidak bisa meneruskan pembicaraannya


Nona Helena:


"apa!!!, siapa yang memukul mu?, siapa yang membuat dirimu seperti ini...?, Alya!!!"


"dia.........." tiba-tiba Alya berhenti, dan seketika mata Alya tertutup, melihat keadaan Alya, Nona helena terkejut dan tidak bisa berbuat apa-apa.


"Alya!!!!!!"


Nona Helena menggoyangkan tubuh Alya supaya Alya sadar kembali, itu tidak berhasil, dan Alya tidak sadar juga, Nona helena berusaha menggoyangkan badan Alya lagi sembari memanggil namanya, namun sayangnya, itu tidak membuahkan hasil juga, melihat keadaan Alya yang tidak memungkinkan lagi, Nona helena segera menelepon asisten pribadinya sekaligus sopir.


....Tut....Tut....Tut.....


"cepatlah!!!"


Nona Helena tidak bisa berbuat apa-apa, ia hanya bisa membawa Alya ke rumah sakit, itu adalah keputusan akhir.


Tiba-tiba ponsel Nona helena berbunyi, mengetahui ponselnya berbunyi, dengan segera Nona helena mengangkatnya.


Sopir:


"iya, Nona?"


Nona Helena:


"kamu kesini sekarang juga, ini di kantor, dan kamu ke ruang belakang, cepat!!"


Nona Helena pun mematikan ponselnya, dengan cepat sopir Nona helena membawa mobil dengan kecepatan penuh....


Nona helena mondar-mandir mandir, kesana- kemari, sambil menggenggam ponsel di tangannya, Nona Helena tidak tahu harus melakukan apa.


Tidak butuh waktu lama, Akhirnya mobil Nona helena sampai di depan ruang belakang tersebut, mengetahui mobil sudah sampai dengan segera Nona helena keluar, dan pergi menuju mobil, setelah sampai Nona helena segera mengambil kain, dan setelah mengambil kain tersebut, ia pun kembali lagi ke ruang belakang, begitu juga dengan sopirnya, sopir Nona Helena juga mengikuti dari belakang, setelah sampai di ruang tersebut, dengan segera Nona Helena menyelimuti Alya, sopir yang mengikutinya tadi dari belakang, seketika terkejut saat melihat Alya terbaring di lantai dan seluruh tubuhnya di penuhi dengan luka dan darah, melihat sopirnya yang hanya berdiri, Nona Helena pun memanggilnya..


"sampai kapan kau akan memperhatikannya?"


Mendengar Nona helena menegurnya, dengan segera sopirnya pun membantu Nona Helena mengangkat Alya dan di bawa ke dalam mobil.


Allison yang sedang keluar dari kantor, untuk menghirup udara segar, tiba-tiba ia melihat Nona Helena...


"apa!!!, kenapa Nona Helena ada di ruang belakang?, dan kenapa bersembunyi-bersembunyi seperti itu?, wah!! ada yang aneh nih!!"


...//...


Setelah selesai, Alya pun sudah berada di dalam mobil, tanpa menunggu lama, mereka pun pergi menuju rumah sakit.


Setelah beberapa menit di perjalanan, akhirnya mereka sampai, Alya pun di bawa ke ruang UGD (unit gawat darurat), setelah Alya di masukkan, Nona helena dan sopirnya, hanya bisa menunggu di luar, dan mendengar informasi tentang Alya.


Tidak lama kemudian dokter keluar, Nona helena dengan segera menghampiri dokter yang baru keluar dari ruang Alya di rawat tersebut.


Dokter pun tersenyum, dan berkata.....


"tidak ada yang terluka, hanya saja kepala dan bibirnya di jahit, dan saya beritahu juga bila kalian tidak membawanya tadi, dia akan kehabisan darah, kepalanya luka parah, jadi banyak mengeluarkan darah, dan Alya sebaiknya istirahat disini terlebih dahulu"


"Baik, terimakasih!!" sahut Nona Helena sambil memperhatikan Alya dari lewat luar jendela


"kalau begitu saya permisi dulu" sahut Dokter sambil mengangkat langkahnya untuk pergi meninggalkan ruang dan Nona Helena.


Nona helena hanya bisa memperhatikan Alya dari luar jendela.


Niat buruk pun muncul di hati Nona Helena untuk memanfaatkan Alya sebagai sumber informasi tentang Yuna...


Dalam hati Nona Helena.....


"Bila alya bersamaku, pasti bagus!!, karena Alya adalah teman dekat Yuna, pasti ia tahu semua tentang Yuna, dan ini kesempatanku untuk mendapatkan semua informasi tentang Yuna, kalau dilihat pertolonganku tidak sia-sia juga ya.., lihat saja Yuna, apa yang akan ku mainkan selanjutnya😏"


Tiba-tiba Alya membuka matanya, dengan segera Nona Helena masuk ke ruang dan menghampiri Alya...


Nona helena:


"Alya?"


Alya pun berusaha membuka matanya, dan melihat siapa yang ada di sampingnya, setelah pandangan mulai normal, bertapa terkejutnya Alya saat melihat Nona Helena di sampingnya sambil memperhatikan dirinya.


"a..p..a yang kau lakukan disini, Nona?" sahut Alya dengan penuh ketakutan


Nona helena pun tersenyum, dan berkata...


"tidak, kamu terluka parah jadi aku membawamu kesini, bila ada yang ingin kamu sampaikan, sampaikan saja, tidak apa-apa"


Dengan pandangan datar, Alya pun berkata dalam hatinya..


"aku pikir sebagai sahabat Yuna akan datang menyelamatkan diriku, dan ternyata tidak!!, musuhku yang datang menyelamatkan diriku, sungguh tidak ku percaya"


Melihat Alya kebingungan, Nona helena pun berkata...


Nona helena:


"kenapa kamu sampai terluka seperti itu?, apa boleh di ceritakan sedikit saja"


Alya pun terkejut saat mendengar Nona helena bertanya tentang hal itu, ia pun memandangi Nona helena dengan lamanya, rasa ragu yang muncul di pikiran Alya harus di ceritakan atau tidak tentang apa yang ia alami tadi.


Nona helena:


"ah!!!!....., bila kamu tidak ingin cerita juga tidak apa-apa"


Alya:


"bukan seperti itu, sebenarnya aku ingin ceritakan, aku memiliki hutang, dulu orang tuaku berhutang pada seorang lelaki, dan kedua orangtuaku tidak bisa melunasinya, dan pada akhirnya mereka meninggal, tinggallah aku sendiri, aku pun harus melunasi hutang-hutang tersebut, dan aku pun berkerja disini, sudah beberapa bulan aku tidak melunasinya, jadi orang tersebut datang dan meminta agar hutangnya di lunaskan dengan secepatnya, setelah itu aku tidak bisa menjawab apa-apa, aku coba menjelaskan akan aku bayar nanti, tapi orang tersebut memaksa diriku untuk membayarnya langsung, karena aku tidak bisa membayarnya, aku pun di pukul dan bahkan aku di lecehkan, itu sudah beberapa kali terjadi padaku, itu semua sudah seperti makanan bagiku, maafkan saya Nona telah merepotkan anda?"


Nona helena:


"tidak apa-apa, oh iya aku tadi melihat Yuna sedang berpergian sama teman-temanya, dan aku berusaha memanggilnya, untuk menolong Alya, namun sepertinya Yuna mengabaikan dirimu Alya.."


Alya:


"apa!!!!"


Alya seketika terkejut saat mendengar perkataan dari Nona helena, ia tidak menyangka akan hal seperti itu, Yuna tega melakukan hal ini padanya, sebagai sahabat Alya merasa dikhianati.


Nona helena pun berkata dalam hatinya..


"heh!!.., ****** kau Alya, segitu mudahnya membohongi dirimu, sekarang Alya sudah ada di tanganku, tinggal aku menikmati drama yang akan dimulai, maafkan diriku Alya, sebenarnya aku memanfaatkanmu demi mendapat informasi tentang Yuna😏"


Nona helena pun berpikir dengan berbohong tentang Yuna, bisa membuat Alya menjadi dekat dengan dirinya, dan Alya akan membuka semua informasi tentang Yuna pada dirinya.


"lihat saja Yuna, apa yang akan ku mainkan selanjutnya...."


...(continued ❤️)...