
πΈπΈπΈ
"Chao, cepat lacak dimana dia,"titah presdir shilin melemparkan ponselnya pada sekretaris cho. Dengan gesit sekretaris Cho melacak keberadaan mike dan juga annin.
"Apa yang terluka sudah ditangani?"tanya presdir Shilin pada para pengawalnya.
"Sudah tuan, "jawab salah satu pengawal.
"Kenapa rencana mu bisa gagal chao, biasanya kau cepat tau kalau ada alat ditubuh annin. Mike, aku tidak akan membiarkan mu hidup. kalau sampai terjadi apa-apa pada anak dan istri ku,"presdir shilin berkata dengan penuh amarahnya. Jelas presdir shilin tau betapa liciknya seorang mike. Bahkan ia bisa memanipulasi agar tuan besar Aldrich membenci keluarga Mou. Padahal tuan besar Mou dan tuan besar Aldrich adalah sahabat yang sangat dekat. Presdir shilin tau semua kelicikkan yang dilakukan oleh mike. Mike yang hanya berprofesi sebagai anak angkat mampu menguasai harta ayah angkat nya tanpa bisa tuan besar aldrich ketahui.
Rasa kuatir, jelas tergambar diwajahnya bahwa ia sangat mencintai istrinya. Tapi keadaan dirinya yang punya banyak pesaing apalagi musuh mengharuskannya untuk berpura-pura membenci istrinya hingga keadaan kembali aman.
Ia memang berhasil mengecoh pesaing dan musuhnya yang lain. Tapi ia gagal mengecoh seorang Mike yang memang sangatlah tak tertebak.
Presdir Shilin tak menyangka jika Mike akan bertindak secepat itu. Bahkan presdir shilin sudah mengerahkan pengawal terbaik untuk menjaga istrinya. Tapi ia salah perhitungan, ia tak tau jika Mike benar-benar semakin kuat.
"Tuan saya sudah menemukan dimana mereka berada, "ucap sekretaris.
"Baiklah kalian ikuti rencana awal, Ayo chao, aku tidak ingin terlambat menyelamatkan anak dan istriku."ucap nya lalu mulai bertindak.
πΈπΈπΈ
Annin menerima air putih itu dan meletakkanya di atas nakas disampingnya.
"Saya tidak haus, tuan mike. Tapi saya lapar, "ucap annin Malu-malu, tapi ia sudah tak sangup lagi menahan laparnya. karena memang perut nya benar-benar kosong dan belum terisi makanan.
"Baiklah nona annin, sebentar ya saya ambilkan, "ucap Mike santai lalu keluar dari kamarnya.
Mike keluar dari kamarnya, memberi perintah pada pelayannya untuk membawakan makanan ke kamarnya.
Setelah itu ia bersantai disoafa empuknya, meraba ponselnya dan kembali melakukan panggilan dengan presdir Shilin.
"Hallo, bro."ucap mike santai.
"Jangan pernah sentuh istriku. Kalau sampai terjadi apa-apa padanya. Aku tidak akan memaafkan mu, "bentak presdir shilin diseberang sana.
"Oooo... Aku tidak salah bukan. Kau pasti mencemaskan istri tercintamu. Baiklah-baiklah, aku tidak akan menyakitinya. Aku malah memberikanmu bonus dengan memberikan istrimu obat perangs*ng,"jawab mike tertawa sinis.
"Tenang saja istri dan anakmu baik-baik saja saat ini. Aku tidak sekejam dirimu, yang tidak memberikan makan untuk istrinya sendiri. Oh iya, aku hanya ingin kau memberikan aku Proyek xxx. Jika kau memberikannya padaku aku akan mengantarkan istrimu pulang dengan selamat,"ucap Mike memberi syarat.
"Baiklah aku setuju, "Mendengar ucapan presdir Shilin yang menyetujui syaratnya. Mike langsung memutuskan panggilan itu. Dan kembali masuk kedalam kamarnya.
Tak lama masuklah seorang pelayan yang membawakan berbagai macam makanan untuk annin.
Annin yang kelaparan tanpa rasa malu melahap semua makanan itu tanpa sisa.
"Apa suami mu, tidak memberikan nona makan? "tanya Mike dengan ekspresi bercandanya.
Annin tak menanggapi candaan Mike. Karena memang saat ini ia sangat kecewa pada suaminya.
"Baiklah nona annin, saya mengerti. Mari nona saya antarkan pulang, "ajak mike.
"Sama-sama nona, "jawab mike.
πΈπΈπΈ
"Tuan kenapa kita berhenti disini? "tanya annin bingung.
"Lihatlah dibelakang, nona. Disana sudah ada yang menjemput nona."jawab Mike.
Dan annin pun langsung mengarahkan pandanganya kebelakang mobil, dan ternyata benar. Ada suami kejamnya dan juga sekretaris chao yang baru keluar dari mobil mereka.
"Hallo tuan Mike. Maaf karena istri saya sudah mengganggu waktu tuan, "ucap presdir Shilin pura-pura ramah.
"Tidak apa-apa, tuan Shilin. Sesama sahabat sudah Seharusnya saling membantu, "jawab mike tak kalah ramahnya.
"Kalau begitu, terima kasih karena tuan sudah menolong istri saya. Ayo sayang,"ucap presdir shilin menarik pergelangan tangan annin yang memasang wajah cemberut nya disana.
"Tuan memanglah sangat pandai berakting, "ucap annin membatin
"Terima kasih banyak, tuan mike. Saya pamit pulang, "ucap annin berterima kasih. Lalu mengikuti suami kejamnya.
Didalam mobil tidak ada yang bersuara, tapi hanya annin yang terlihat gelisah dan tak tenang.
Tak lama terdengar suara ponsel presdir shilin yang berdering sekali, menandakan ada pesan yang masuk.
Presdri Shilin murka saat membaca pesan dari mike. yang menyampaikan bahwa hadiah yang ia janjikan akan segera bereaksi.
"Shit....."Umpat presdir shilin, saat melihat annin yang kini mulai gelisah.
"Chao, apa benar ada obat perangs*ng yang aman untuk wanita hamil? "tanya presdir shilin pada sekretaris Chao yang kini berprofesi sebagai sopir.
"Ada tuan, baru-baru ini tuan mike merilis obat itu kepasaran. Dan obat itu sangat diminati di negaranya amerika, "jawab sekretaris Chao.
"Benar-benar gila. Apa manfaat nya membuat obat seperti itu."ucap presdir shilin murka.
"Tambah kecapatan Chao. Berhenti di hotel terdekat, "ucap presdir shilin memberi perintah.
Bersambung....
Othor no komen ππ
Memangnya ada ya obat yang begituan?? π
Like, kome, hadiah, VOTEEEEEE π
BINTANG LIMA JUGA YA πππ
ππΈ