My Boss Is My Husband

My Boss Is My Husband
Terpaksa Menikahi Gadis Dibawah Umur (13)



🌸🌸🌸


"GRIZELLE ZANNA," ucap Presdir Chao, lalu menempelkan bibirnya pada bibir ranum Nia.


Nia membulatkan matanya sempurna, bukan hanya karena ciuman Presdir Chao yang kini semakin liar. Tapi, karena keterkejutannya akan nama yang diucapkan oleh Presdir Chao.


"Apa aku mengagetkanmu, sayang," tanya Presdir Chao pada Nia yang kini masih bengong karena keterkejutan nya.


"GRIZELLE ZANNA, Seorang Putri di negara D. Beraparas Cantik, berusia 22 tahun. Ber IQ 200, pintar, Cerdas, bisa sedikit bela diri, ahli dalam memanah dan menunggang kuda." Ucap Presdir Chao lagi, membuat Nia semakin terkejut.


"Dan satu lagi, kau mau menikahiku hanya karena dapat memanfaatkanku, untuk melancarkan aksi balas dendam atas kematian kedua orang tuamu. Oh iya, satu lagi rahasia mu. Ryan bukanlah kakakmu, melainkan pengawal yang dititiskan oleh ayahmu, untuk menjagamu. Apa masih ada lagi rahasiamu yang lain, yang belum aku ketahui," tanya Presdir Chao membuat Nia tak mampu berkutik, ternyata pria dihadapannya ini, bukanlah tandingannya. Presdir Chao semakin memepet Nia, lalu ia mengangkat tubuh Nia dan mendudukkan Nia diatas meja rias.


"Kenapa diam, sayang. Ayo bicaralah," kata Presdir Chao menyikirkan anak rambut Nia yang berantakan.


"Ak-aku in-ini it-itu," jawab Nia malah terbata tidak jelas.


"Aku, ini, itu apa sayang?" Tanya Presdir Chao yang geram dengan tingkah gugup istrinya.


"Aku tau kau menikahiku, hanya untuk memanfaatkanku. Tapi, sekarang kita benar-benar telah sah sebagai suami istri. Berhubung usiamu sudah dewasa, aku ingin kau memberikan hakku, sekarang juga," ucap Presdir Chao menekankan kalimat akhirnya.


Nia benar-benat tak berkutik, IQ yang selama ini ia banggakan mendadak 0. Untuk saat ini, Nia terdiam sejuta bahasa, lidahnya seakan kelu untuk berkata.


"Apa yang harus aku lakukan," batin Nia menjerit.


"Aku anggap diammu sebagai jawaban iya," kata Presdir Chao, akan mencium Nia lagi.


Menggunakan tangannya, Nia menahan dada bidang suaminya agar tak melakakukannya.


"Maafkan aku kak, aku benar-benar belum siap," jawab Nia menundukkan wajahnya dalam.


"A-apa syaratnya, kak?" Tanya Nia senang, setidaknya suaminya itu mau membantunya.


"Berikan aku keturunan," jawab Presdir Chao yakin.


"Hanya itu saja, kak. Aku mau memberikan kakak keturunan. Tapi, aku mohon jangan sekarang, kakak kan tau aku masih ada dendam, aku tidak ingin anak kita celaka nantinya," jawab Nia berhasil mendapatkan alasan. Nia tak masalah memberikan keperawanan nya pada sang suami, hanya saja ia belum siap jika harus sekarang.


"Aku ingin sekarang, sayang. Aku tidak ingin harus menunggu lagi," ucap Presdir Chao langsung menyerang Istrinya dengan ganas.


Nia terus berontak, berusaha menghentikan Lum*tan suaminya yang kini semakin dalam. Nia langsung memburu oksigen ketika presdir Chao melepaskan pangutannya.


"Baiklah, aku akan melakukankannya sekarang juga. Tapi, kakak harus berjanji akan membantumu membalaskan dendam ku," ucap Nia sambil menahan dada bidang suaminya. Nafasnya juga masih terengah-engah.


"Dengan senang hati suamimu ini akan membantu istrinya tercinta. Itu hal yang mudah bagiku," jawab Presdir Chao kembali menyerang bibir ranum istrinya, sedangkan tangan laknatnya telah menjalar kemana-mana.


BERSAMBUNG.....


LIKE, KOMEN, HADIAH DAN VOTEπŸ™


MAAFKAN TYPONYA πŸ™


SELAMAT MEMBACA DAN SEMOGA SUKA πŸ’–


LOPEEEEE READERSSSS 😘


πŸ’–πŸŒΈ