My Boss Is My Husband

My Boss Is My Husband
part 38



Semua orang kagum melihat Yuna, dan mereka memberi semangat pada Yuna, ada yang bertepuk tangan, Yuna yang berdiri di depan meja, melihat mereka bertepuk tangan, dan kagum melihat dirinya, menurut Yuna ini semua serasa seperti mimpi, di dalam hati Yuna:"ini semua seperti mimpi, mereka telah memberikan kepercayaan mereka padaku, aku senang, dan Tuan tang xiahao terima kasih atas bantuan anda, kali ini anda membantu saya lagi, tanpa kalian pasti aku tidak seperti ini, tapi maafkan aku semuanya bahwa berkas yang saya buat telah hilang, saya merasa bersalah pada kalian, sekali lagi maafkan saya".


Tanpa berpikir lagi, Yuna memutuskan untuk segera duduk, dan ia pun kembali ke kursinya, akhirnya Yuna pun duduk di kursinya kembali, semua karyawan memberikan apresiasi kagum dengan menepuk tangan dan memberikan semangat pada Yuna, tapi tidak dengan dua orang ini, yaitu Anindita dan Fany, mereka sepertinya marah sekali, karena tidak tahan melihat Yuna diperlakukan oleh semua orang, kemarahan sudah memuncak, tanpa aba-aba Anindita pun segera keluar, para karyawan terkejut melihat salah satu karyawannya keluar dari ruang rapat dengan tiba-tiba, melihat kejadian tersebut Fany pun keluar juga, menyusul Anindita, akhirnya mereka berdua keluar dari ruang rapat, Yuna melihat kejadian tersebut ia merasa bersalah, Yuna pun berkata dalam hatinya:"mereka pasti marah padaku, Anindita tidak ingin melihat ku diperlukan seperti ini, dan akhirnya mereka keluar", tiba-tiba seorang karyawan menghampiri Yuna dan berkata:"Yuna, mereka berdua tidak usah kau hiraukan, mereka memang seperti itu, dan kau sungguh hebat sekali, kami kagum dengan mu, oh iya karena kamu berhasil membawa rapat ini jadi kita semua akan merayakannya, gimana kalau kita rayakan di tempat karaoke malam ini?, apakah Sekretaris Yuna setuju?", dengan perasaan senang Yuna pun Menjawab:"baiklah", dan karyawan tersebut tersenyum dan ia mencoba untuk mengajak semua karyawan, dan ia berkata lagi:"gimana dengan kalian, apakah kalian setuju?", semua karyawan menjawab dengan senangnya dan serentak:"setuju!!!".


Dan karyawan tersebut pun berkata lagi :"baiklah, semua sudah setuju, sekarang kita tanya pada boss kita ini, apa boss kita setuju!", dengan senang hati Tuan tang xiahao menjawab:"terserah, suka hati kalian, gimana kalian buat", dan karyawan tersebut pun menjawab:"wah!!, sepertinya Tuan tang xiahao sudah hilang dari sifat kedinginan nya, aku bangga pada boss ku, hahaha", semua karyawan tertawa melihat tingkah laku Tuan tang xiahao yang tiba-tiba berubah, Yuna yang melihat Tuan tang xiahao ia pun ikutan tertawa, dalam tawanya ia pun berkata dalam hatinya"hahaha, aku merasa Tuan tang xiahao kali ini sangat imut, aku kagum padamu boss ku, I love You Tuan tang xiahao".


Para karyawan memutuskan untuk keluar dari ruang rapat, mereka segera membereskan semua perlengkapannya dan setelah itu keluar, Yuna pun memutuskan untuk keluar juga, tiba-tiba Tuan tang xiahao menghampiri Yuna dan Alya yang sedang berjalan bersama.


Tuan tang xiahao:


"Yuna, apa kamu ada waktu?, kalau ada waktu kamu keruangan aku sebentar"


Tanpa berbicara panjang lebar, Tuan tang xiahao pun pergi meninggalkan Yuna dan Alya, kedatangan Tuan tang xiahao membuat Yuna dan Alya terkejut, karena Tuan tang xiahao sendiri yang menyuruh Yuna, Yuna pun harus segera pergi ke ruang Tuan tang xiahao.


Yuna:"Alya, aku harus pergi terlebih dahulu, temui aku nanti pas pulang kerja di parkiran kendaraan"


Dengan senang hati, Alya pun menjawab:"baik, dah!!"


Yuna pun segera mempercepat langkahnya, dan pergi menuju ruang kerja Tuan tang xiahao, setibanya disana, Yuna merasa ini adalah waktu yang sangat buruk baginya, Yuna berpikir Tuan tang xiahao akan menanyakan tentang berkas rapat yang hilang itu, dengan perasaan takut Yuna pun berkata...


Yuna:


"aku takut, Tuan tang xiahao pasti menanyakan tentang berkas yang hilang itu, apa yang harus aku lakukan?, aku takut kali ini pekerjaanku akan hilang, Yuna kamu harus kuat!, Yuna ayo kamu jangan takut"


Dengan perasaan takut, Yuna melangkahkan kakinya dan membuka pintu ruang kerjanya Tuan tang xiahao dengan perlahan-lahan, setelah pintu terbuka Yuna melangkahkan kakinya sedikit demi sedikit mendekati Tuan tang xiahao, Yuna melihat Tuan tang xiahao yang berdiri di di depan meja kerjanya dengan wajah yang seakan-akan marah, Yuna pun berkata dalam hatinya:"apa ini, Tuan tang xiahao berdiri di depan meja dengan wajah yang kurang bagus dipandang, Tuan tang xiahao aku tahu kalau aku melakukan kesalahan, tapi maafkan aku, kalau kamu marah ketampanan mu akan hilang, Yuna kamu harus kuat".


Yuna melangkahkan kakinya dengan perlahan-lahan, dan tiba-tiba Tuan tang xiahao mengangkat wajahnya dan menatap Yuna, seketika Yuna terkejut, dan Tuan tang xiahao melangkahkan kakinya menuju Yuna, dan itu membuat Yuna terkejut dan seketika bibir pucat karena ketakutan, Yuna pun berkata...


Yuna:


"Tuan tang xiahao mendekat pada ku, apa yang harus aku lakukan?, apa aku harus keluar dari ruangan ini?, bagaimana ini, tatapan Tuan tang xiahao sangat mengerikan"


Yuna pun melihat kearah sekitar untuk bisa melarikan diri, tapi ia tidak menemukan pintu atau sesuatu yang bisa melarikan diri, Yuna mencoba menenangkan dirinya terlebih dahulu, dan ia mengangkat langkah kakinya dan mundur sedikit demi sedikit, Tuan tang xiahao semakin mendekat, saat Yuna mundur tiba-tiba ia menabrak dinding, ia tidak bisa bergerak karena Tuan tang xiahao sudah mendekatinya, Tuan tang xiahao sudah berada didepan Yuna, dan ia mendekati wajahnya pada wajah Yuna, Yuna segera membalikkan wajahnya, melihat Yuna membalikkan wajahnya, Tuan tang xiahao mendekatkan bibirnya pada daun telinga Yuna dan menggigitnya, itu membuat Yuna kesakitan.


Yuna:"aduh!!!!!"


Melihat Yuna kesakitan, Tuan tang xiahao melepaskan gigitannya pada daun telinga Yuna, dan ia pun mengatakan..


Tuan tang xiahao:


Mendengar perkataan Tuan tang xiahao, seketika Yuna terkejut, dan ia segera mendorong Tuan tang xiahao, dan menundukkan wajahnya ke bawah, karena Tuna tang xiahao sudah tahu, ia pun meminta maaf.


Yuna:


"karena anda sudah tahu, aku minta maaf, maafkan aku Tuan tang xiahao, aku tidak tahu berkas nya hilang, sekali lagi maafkan aku"


Melihat Yuna menundukkan kepalanya, Tuan tang xiahao pun tertawa, melihat Tuan tang xiahao tertawa, dan itu membuat Yuna terkejut dan marah karena Yuna berpikir bahwa Tuan tang xiahao sengaja melakukan hal itu padanya.


Dengan perasaan marah, Yuna pun berkata:


"ini sama sekali tidak lucu"


Tuan tang xiahao mengelus kepala Yuna, sambil berkata:"dasar bodoh"


Dan itu membuat Yuna marah lagi, melihat Yuna yang marah sekali, Tuan tang xiahao pun memberikan sebuah kotak.


Tuan tang xiahao:


"ini!!"


Seketika Yuna terkejut, dan ia mengambil kotak tersebut.


Yuna:


"apa ini?"


Tuan tang xiahao:


"buka saja"


Akhirnya Yuna membukanya, dan bertapa terkejutnya Yuna, bahwa dalan kotak tersebut adalah......


...(continued ❤)...