
Worning: my bossy, akan DIGANTI judulnya dengan "MY BOSSY MY HUSBAND"
Catat judulnya ya. Agar nanti tidak kehilangan jejak ππ
πΈπΈπΈ
Pukul 16:15
"Waaaw... Gila, benar-benar gila. Hebat banget Shilin maininnya. Cepat banget besarnya, baru sekali main langsung 36d begini. Mana pinggang masih ramping begini, walau perut sudah membuncit. Nona Annin benar-benar sukses membuat saya iri. 15 tahun saya berprofesi menjadi disainer, berbagai macam bentuk tubuh sudah saya lihat. Tapi lekuk tubuh nona Annin, sangat luar biasa. Bakal gila tu Shilin, "kalimat penuh kekaguman yang berasal dari Jiuyu sang disainer pribadi keluarga Mou.
"Nah, nona annin mari kita coba yang ini. Sepertinya ini sangat cocok untuk nona. Terlihat ketat, tapi ini sebenarnya sangat longgar. Sangat nyaman dipakai untuk nona Annin yang tengah hamil muda, "Jiuyu berkata lalu memasangkan gaun berwarna merah yang agak tertutup dengan belahan mencapai paha. Gaun merah nan mewah itu, begitu cocok dipakai Annin. Perutnya yang menonjol tercetak sempurna. Semakin menambah keseksian seorang Annin.
Jiuyu mendandani Annin berbeda tidak seperti biasanya. Karena hal itu permintaan dari sahabatnya presdir Shilin. Presdir Shilin meminta Jiuyu mendandani Annin sedikit dewasa, agar ia tak lagi dibicarakan, karena sudah menikahi gadis belum cukup umur.
Wajah Annin yang memang begitu fotogenik, terlihat sempurna sebagai sosok wanita dewasa yang sangat mempesona. Gaun berwarna merah dan make up yang sedikit berani, bibir tipis namun sensual, berpadu dengan lifstick berwarna merah kehitaman, mampu menyingkirkan sosok polos pada diri Annin.
Jika tidak tersenyum, Annin benar-benar Mempesona. Sekalinya tersenyum, Jiuyu saja hampir pingsan saking insecure pada penampilan Annin kali ini.
Setelah selesai berdandan, Annin pun melangkah perlahan keluar dari kamar, menuju ruang tamu.
Diruang tamu, sudah ada Presdir Shilin dan juga sekretaris Chao. Yang tengah duduk santai menikmati secangkir kopi.
Jika sekretaris Chao sampai tersedak karena kaget, beda lagi dengan seorang presdir Shilin. Lihatlah matanya yang tak berkedip menatap Annin, tubuhnya yang tak bergerak sedikit pun atau tegang seketika, lihat pula mulutnya yang sedikit menganga. Sadar, kini jakunnya yang turun naik, karena bersusah payah menelan salivanya yang sedari tadi tercekat.
Sedangkan Annin hanya menundukkan wajahnya merasa malu.
"Tuan, nona Annin sudah siap, "kode sekretaris Chao menyegol tuannya yang masih terpesona.
"Ehem... Ayo kita berangkat, "ajak presdir Shilin mendahului Annin dan juga sekretaris Chao.
"Sipahkan nona, "ucap sekretaris Chao sopan mempersilahkan Annin untuk berjalan lebih dulu.
Sampai dimobil, dengan gesit sekretaris Chao membukakan pintu mobil untuk Annin.
"Terima kasih sekretaris Chao, "ucap Annin tulus.
"Sama-sama, nona. "jawab sekretaris Chao tersenyum ramah.
Sekitar 1 setengah jam perjalanan. Kini, presdir Shilin, Annin, dan juga sekretaris Chao. Telah berada didalam sebuah kapal pesiar yang sangat besar. Annin yang baru pertama kalinya naik kapal pesiar merasa sangat takjub, apalagi dengan pemandangan yang luar biasa indah. Yang kini ada dihadapanya. Annin merasa sangat gembira saat ini.
Kini mereka bertiga berjalan memasuki bagian dalam kapal, dimana disanalah pusat perkumpulan orang banyak.
Presdir Shilin membengkokkan lengannya, melihat Annin yang tak merespon. Ia pun langsung mengambil lengan Annin dan melingkarkannya di lengan kekarnya.
Berjalan perlahan, mereka berdua terlihat sangat serasi. Bahkan para tamu undangan yang lain ikut terpesona melihat ketampanan seorang presdir Shilin berpadu sempurna dengan kecantikan seorang Annin. Membuat pasangan-pasangan disana merasa iri.
Para perempuan disana melihat presdir Shilin terpesona, sedangkan melihat Annin mereka memasang mata tajamnya. Membuat Annin menunduk karena takut. Apalagi tatapan para Aktris papan atas yang rata-rata menyukai Presdir Shilin, mereka menatap Annin sudah seperti ingin menguliti Annin hidup-hidup. Karena Chai Zhang adalah seorang Aktor terpopuler China, jadi sudah pasti ada banyak aktris cantik dan berbakat yang hadir disana.
"Angkat wajahmu, jangan membuat aku malu, "bisik presdir Shilin sedikit menekan kalimatnya.
Mendengar kalimat suaminya yang sedikit membentak membuat Annin terpaksa memgangkat wajahnya dan membalas setiap orang yang menatapnya dengan senyuman mempesonanya.
"Selamat ulang tahun, tuan Choi, "ucap Annin mengulurkan telapak tanganya pada Choi.
"Terima kasih, nona Annin. Nona Annin sangat luar biasa cantik malam ini, "puji Choi membuat presdir Shilin menatapnya tajam. Dibalas senyuman jail seorang Choi.
"Mana hadiahku bro, "tagih Choi pada presdir Shilin.
"Apa kau lupa, siapa yang memberimu kapal ini. Apa kau ingin aku mengambilnya kembali, "ancam presdir Shilin membuat Choi takut.
"Ahahaha... Aku hanya bercanda bro. "jawab Choi.
"Sekretaris Chao. Apa kau tidak ingin memberiku hadiah juga, "tagih Choi pada sekretaris Chao.
"Sebuah film Action yang kau inginkan, aku sudah berhasil membujuk ayahmu agar memberimu izin, "jawab sekretaris Chao.
"Kau memang sahabat terbaikku, yang sangat mengerti perasaanku bro, Tidak seperti Chen, dia malah mengirimkan perempuan malam padaku. Dan ternyata perempuan malam itu adalah mantanku. Ahahahaha...sungguh menyebalkan, "ucap Choi. Ia memang adalah seorang Aktor, tapi Karirnya sebagai Aktor ditentang keras oleh ayahnya, yang menginginkan ia menjadi pemimpin diperusahaan yang bergerak dibidang perdagangan.
"Nanti aku kirimkan yang baru, "jawab Chen ikut menertawakan kesialan Choi.
Entah apa yang dijanjikan sekretaris Chao pada ayahnya, sehingga sang ayah mengizinkannya untuk berlaga di adegan Action kesukaanya.
"Selamat ulang tahun, tuan Choi. Wah-wah, ternyata disini sudah rame ya. Lengkap, semuanya berada disini. "ucap Mike yang tiba-tiba saja ikut menghadiri pesta itu.
"Hay nona Annin, kita bertemu lagi. Nona Annin memang sangat cantik sekali, "puji Mike dengan nada yang sedikit aneh. Membuat presdir Shilin menatapnya tajam. Sedangkan Annin yang tak memgerti hanya membalas dengan tersenyum ramah.
Bersambung.....
Warning: my bossy akan DIGANTI judulnya dengan "MY BOSSY MY HUSBAND"
Jangan lupa mampir ke karya temen othor, ceritanya somplak banget. cuslah mampir πππ