My Boss Is My Husband

My Boss Is My Husband
Episode 70



🌸🌸🌸


"Mom, daddy membutuhkan sekretaris Chao untuk apa?"tanya presdir shilin yang kini fokus pada kemudinya.


"Mana mom tau, yang pastinya karena ada urusan, "jawab nyonya besar Mou yang berada dikursi balakang.


"Memangnya kenapa? "tanya nyonya besar mou lagi.


"Susah juga melakukan semuanya tanpa dia, "jawab presdir shilin kesal.


"Akhirnya putra tercinta ku sadar juga, kalalu selama ini dia hanya banyak santai nya dari pada bekerja. Kasian sekali sekretaris Chao. "nyonya besar mou berkata menyindir putranya.


"Siapa bilang aku hanya bersantai. Aku yang memerintahkan apapun kepadanya. Dia hanya melakukan apa yang aku katakan. Jadi semua yang terjadi pada perusahaan, termasuk naiknya harga saham. Itu semua juga aku yang melakukan nya,"jawab presdir shilin menjelaskan.


"Baiklah Mom percaya padamu."ucap nyonya besar mou mengalah.


"Kenapa Mom tidak membelikan annin Bra baru. Gara-gara memakai bra yang kekecilan kulit istriku terluka,"ucap presdir shilin menatap lembut annin yang berada disampingnya, lalu kembali manatap jalanan. Sedangkan annin kembali memerah.


"Benarkah sayang, wahh... cepat sekali punyamu membesarnya. Baru juga sekali jadi mainan Shilin. Wan jiu yu benar-benar tidak salah. "ucap nyonya besar mou mengingat ucapan wan jiu yu di episode 36πŸ˜†


"Yasudah, kita langsung ke mall saja, "ucap nyonya besar mou lagi.


🌸🌸🌸


"Semua pakaian dalam di sini, antarkan kerumah saya. Saya borong semuanya. "ucap presdir shilin pada pelayan di toko mewah itu.


"Dasar bodoh... Jangan sok-sok cool sperti ceo-ceo didalam novel. Memangnya semuan pakaian dalam disini ukuran annin. "ucap nyonya besar Mou memukul kepala presdir shilin.


"Mom, jangan memukul kepala ku. Ahhh... Seharusnya mom tinggal saja, biarkan shilin dan annin yang belanja,"protesnya pada sang mommy.


"Saat itu ukuran mu 32d sekarang berapa ya kira-kira? "ucap nyonya besar mou menatap gundukan kelapa muda annin.


"Annin tidak tau, mom,"jawab annin menundukkan wajahnya malu.


"Shilin tau mom. 36d, shilin sudah mengukurnya tadi pagi. "ucapnya bangga.


"Dasar mesum.. "ucap nyonya besar mou menatap putranya tajam.


"Bagaimana mom. Hebat kan shilin, shilin sudah tau semua tentang perempuan mom. Shilin sudah mempelajari semuanya. "ucap nya semakin membanggakan kemesumanya.


"Mom memang menyuruhmu berubah, tapi tidak menjadi mesum, "jawab nyonya mou.


"Mbak, tolong bungkuskan bra merek xxxxx dengan ukuran 36d ya,"titah nyonya besar mou pada seorang pelayan disana.


"Shilin kau tunggu disini dulu, mom mau membeli sesuatu untuk annin."ucap nyonya mou menunjuk sebuah ruang tunggu khusus disana.


Annin benar-benar tak punya keberanian tinggi untuk menolak, ia menerima apapun jenis lingerie yang dipilihkan nyonya besar mou untuknya.


"Pantas saja anaknya bisa semesum itu, ternyata turunan dari momnya"batin annin mengerti.


"Pakaian seperti ini, sangat berguna untuk menjaga keharmonisan dalam berumah tangga. Ya..walaupun Shilin agak sedikit mesum sekarang, tapi itu wajar sayang. Usianya sudah cukup dewasa untuk melakukan yang jangan-jangan. Apalagi cuma kamu yang mampu menarik perhatianya. Baru sekali melakukan hal itu mungkin membuatnya ketagihan. Apalagi kan dia sudah berpuasa selama 6 minggu. Mom percayakan putra mom itu padamu,sayang. Mom sangat yakin kalian akan hidup bahagia dan saling mencintai selamanya. Kamu harus berusaha agar ia benar-benar jatuh cinta padamu. Kamu mau kan menjadi menantu mom selamanya."ucap nyonya besar mou mendapat angukkan kepala dari annin.


"Kamu pasti heran kenapa shilin yang awalnya kejam dan irit bicara, berubah secepat itu. Dia sama seperti daddynya, dulu daddynya juga begitu arogan dan irit bicara, tapi setelah mom hamil dia berubah sangat drastis. Bukan hanya menjadi baik, tapi juga sangat romantis dan juga sangat mesum. Sama seperti shilin dia juga berubah menjadi lebih baik sekarang karena kamu mengandung anaknya. Untuk itulah kamu harus berusaha agar ia benar-benar jatuh cinta padamu, bukan hanya karena kamu mengandung anaknya. Kamu mengerti maksud mommy kan, sayang. "ucap nyonya diakhiri dengan pertanyaan.


"Iya mom, annin mengerti. "jawab annin pasti.


"Aku akan melakukan apapun mom, asalkan dia tak menyiksa ku lagi"batin annin berucap mantap.


🌸🌸🌸


Selasai belanja, presdir shilin kembali menggendong tubuh annin dari mall masuk ke mobil. Begitu sampai presdir shilin juga menggendong annin hingga sampai didalam kamar tamu dilantai satu. Annin menolak saat presdir shilin mengajaknya untuk pindah kelantai atas.


"Mas, annin lapar..."ucap annin yang kini terbaring diatas ranjang.


"Kamu mau makan apa? Sayang, "tanya presdir shilin.


"Nasi goreng buatan mas. Dan juga coklat yang banyak. "ucap annin yang keheranan pada dirinya sendiri. Bagaimana tidak heran, dia yang dulunya sangat tidak suka dengan makanan yang terlalau manis termasuk coklat. Tapi entah kenapa sekarang ia sangat menginginkan apapu yang manis-manis termasuk coklat.


"Kamu mau coklat, sayang. Sebentar ya mas ambilkan coklat yang banyak untukmu. Setelah itu baru mas akan masak, "ucap presdir shilin keluar dari kamar.


Tak lama berselang. Presdir shilin kembali dengan beraneka ragam coklat yang tertata rapi didalam wajan dikedua tanganya.


Annin tersenyum bahagia, melihat banyaknya coklat yang dibawakan oleh suaminya. Dengan tak sabaran annin duduk dari rebahannya. Dan langsung melahap coklat yang ada di hadapannya.


Sedangkan presdir shilin yang tak pandai memasak. Mulai berperang dengan peralatan dapur. Walaupun dibantu oleh para Chef, tetap saja hasil masakkanya tak sempurna. Walaupun ia sudah memasak berulang kali tetap saja ada yang kurang dari masakkany. Entah itu keasinan ataupun gosong.


Hingga pada percobaan yang kesekian kalinya. Ia berhasil membuat Nasi goreng yang lumayan enak walaupun dengan telur yang agak sedikit gosong.


Dengan semangat ia membawa Nasi goreng buatannya kedalam kamar, sampai dikamar ia menghembuskan nafasnya kasar. Karena saat ini istrinya tengah terlelep tidur dengan. Presdir shilin sempat terkejut melihat coklat yang tadi dibawanya tak bersisa sebiji pun. Presdir shilin tampak menelan salivanya dengan bersusah payah.


"Apakah dia memakan semuanya"ucap presdir shilin mendekati istrinya, mengambil tissu ia mulai membersihkan mulut tipis sang istri dengan sangat pelan.


Bersambung....


Like dan komen, hadiah dan vote nya juga πŸ™πŸ’—


Selamat Membaca dan semoga suka. Maafkan juga typonya πŸ™πŸ˜πŸ˜˜


πŸ’—πŸŒΈ