My Boss Is My Husband

My Boss Is My Husband
Terpaksa Menikahi Gadis Dibawah Umur (28)



🌸🌸🌸


"KURANG AJAR," teriak Presdir Chao, ketika melihat Raja Jeff mengeluarkan senjatanya untuk melumpuhkan istrinya.


"Tuan Chao, ingatlah pada janji anda. Tuan tenang saja, saya tau bagaimana hebatnya Putri Zanna. Saya lebih mengenalnya dari pada tuan," ucap pangeran Jain putra kandung dari Raja Jeff.


"Bagus, sayang. Ambil pedangnya, yes. Kalian lihat! Istriku sangat hebat," ucap Presdir Chao bangga, kala melihat istrinya melumpuhkan Raja Jeff.


"Jangan rambut istriku. Astaga! Dia tau kelemahan istriku," ucap Presdir Chao kembali berdiri dari duduknya. Akan segera menuju tkp.


"Tenanglah, taun. Lihatlah itu," tunjuk Pangeran Jain pada layar yang menampakkan istrinya yang saat itu memotong rambutnya dengan sangat hebat bak di film-film Action.


"Apa dia istriku, kenapa dia sangat keren. Tapi rambutnya!" Ujar Presdir Chao agak kecewa dengan rambut pendek istrinya.


"Mereka sangat licik, kapan kita akan kesana?" Tanya presdir Chao tak sabaran, kala melihat layar, yang menampakkan istrinya terduduk dilantai setelah diancam oleh ratu Dellla yang akan menembak kepala Putri Anna.


"Tenanglah tuan. Ingatlah, tuan sudah berjanji tidak akan menyakiti kedua orang tua saya. Kita tunggu dulu hingga orang tua saya mengakui kesalahannya. Sehingga kedua orang tua saya tidak akan dihukum mati. Dan hanya masuk penjara. Saya mohon biarkan kedua orang tua saya hidup. Setelah itu, saya pastikan mereka akan dipenjara dan tidak akan pernah mengganggu Putri Zanna juga Putri Anna." Ucap Pangeran Jain mengingatkan Presdir Chao akan kesepakatan mereka.


"Baiklah, tapi awas! Kalau sampai terjadi apa-apa pada istriku, aku tidak akan mengampuni kedua orang tuamu," jawab Presdir Chao, murka melihat ke layar. Dimana istrinya telah diikat diatas ranjang kayu.


"Saya berani jamin, tuan. Tidak akan terjadi apa-apa pada istri tuan," jawab pangeran Jain. "Mereka berdua adalah Kakak saya. Saya tidak mungkin mencelakakan kakak-kakak saya. Tapi saya juga tidak bisa membiarkan kedua orang tua saya, celaka. Jadi, mohon kerjasamanya tuan," sambung Pangeran Jain lagi.


Semua yang ada Disana, kembali memandang pada layar dihadapan mereka. Menunggu saat yang tepat untuk muncul.


Flashback On:


Dimalam itu, presdir Chao juga yang lainnya masih berkeliling kota untuk mencari jejak istrinya. Mereka juga sudah meretas CCTV di semua jalan raya, tapi hasilnya masih nihil.


Didalam mobilnya Presdir Chao, tampak begitu frustasi. Mengendarai mobilnya tanpa tujuan, hanya satu tujuannya yang pasti. Yaitu, menemukan istrinya. Tapi hingga kini, belum juga mendapatkan hasil. Cairan bening lolos begitu saja dari kedua sudut matanya, juga kedua lubang hidungnya.


Ia tak tau harus berbuat apalagi. Istrinya menghilang begitu saja, tanpa meninggalkan jejak sedikit pun.


Suara ponselnya yang berdering memecah lamunannya. Ia segera memencet sebuah alat berbentuk mini yang melingkar di daun telinganya. Memencet alat kecil itu, untuk menerima panggilan.


"Hallo," ucapnya tanpa tenaga.


"Saya tau diamana istri anda, tuan Chao," jawab seseorang diseberang sana, membuat Presdir Chao, langsung menginjak rem mendadak.


"Saya Pangeran Jain dari negara D. Saat ini, Putri Zanna juga Putri Anna sedang disekap oleh ibu dan ayah saya. Kita tidak punya banyak waktu, kalau saya harus menjelaskan panjang lebar. Sekarang cepatlah datang ke negara D, temui saya. Saya akan menyelamatkan istri Tuan, Tapi segeralah datang untuk kita membuat kesepakatan terlebih dahulu," jelas Pangeran Jain diseberang sana.


Presdir Chao langsung memutuskan panggilan. Memerintah kan bawahannya untuk meyiapkan pesawatnya guna berangkat ke negara D, diaman istrinya berada.


Flashback Off:


🌸🌸🌸


"Sayang, apa aku boleh mencicipi daun muda," ucap Raja Jeff penuh nafsu melihat kedua Putri Cantik, yang kini terbaring tak berdaya. Zanna dan Anna memang keponakanya, tapi mereka tak punya hubungan darah. Karena Raja Jeff hanyalah anak angkat. Raja Jeff hanyalah adik angkat Raja Grizelle.


"Kau mau mati," ucap Ratu Della mengacungkan telapak tangannya akan menampar suaminya.


"Bukan kau yang akan melakukannya. Tapi!" dengan senyuman ala Nenek lampirnya.


"Masuklah, Kevin dan Danial," titah Ratu Della, tak lama datanglah Kevin juga Danial. Dengan senyuman licik, juga wajah penuh nafsu melihat kakak beradik yang kini terbaring tak berdaya diatas ranjang kayu.


Bersambung.....


Hayo, mana nih Kopi-nya. Othor udah kasih Gila Up, lohπŸ˜…


Baikkan Othor, semua sudah tersusun sesuai rencana Pangeran Jain. Nggak tau juga berhasil atau nggakπŸ˜…πŸ˜…


Kasih Othor Hadiah dong. Biar punya tenaga buat bantu Presdir Chao πŸ˜‚πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ


Like, komen, hadiah, dan vote πŸ™


Maafkan typonya πŸ™


Selamat membaca dan semoga suka πŸ’–


Lope readersss 😘😘😘


πŸ’–πŸŒΈ