My Boss Is My Husband

My Boss Is My Husband
part 22



Yuna pun terkejut dengan kedatangan Tuan tang xiahao yang tiba-tiba, Tuan tang xiahao memandang wajah Yuna dengan tatapan yang dingin.


Tuan tang xiahao:


"apakah engkau akan membiarkan Tuan mu diluar?"


Yuna pun terkejut, dengan segeranya ia pun mempersilahkan Tuan tang xiahao masuk.


Yuna:


"masuk Tuan"


Dan akhirnya Tuan tang xiahao pun masuk.


[Di rumah Yuna]


Dan Yuna mempersilahkan Tuan tang xiahao untuk duduk, dan Tuan tang xiahao pun duduk di kursi sofa yang sudah disediakan di situ, setelah duduk Tuan tang xiahao terkejut dengan kedatangan seorang pria, dan pria tersebut adalah Kevin, mata Kevin pun membalas tatapan Tuan tang xiahao dan mereka saling bertatapan seakan-akan penuh amarah, suasana berubah menjadi canggung, Yuna yang melihat keadaan suasananya ia pun mencoba untuk mencairkan suasana.


Yuna:


"oh Tuan, perkenalkan ini teman saya namanya Kevin"


Tuan tang xiahao:


"oh Kevin, kalian dekat ya?"


Yuna:


"dekat sebagai teman Tuan"


Kevin yang mendengar semuanya ia pun merasa terganggu dan ia mencoba untuk menjawab dengan perasaan jijik.


Kevin:


"kalau kita dekat emangnya kenapa?"


Tuan tang xiahao terkejut seketika terdiam.


Tuan tang xiahao:


"......................."


Yuna pun merasa bersalah dan kesal atas mereka berdua ia pun berkata dalam hatinya"aduh!!!, apa yang engkau lakukan Yuna, kedatangan mereka sungguh membuat ku pusing", dan lagi Yuna mencoba untuk menghilangkan rasa amarah mereka berdua.


Yuna:


"Kevin, perkenalkan ini Tuan saya di tempat kerja saya namanya Tuan tang xiahao"


Kevin:


"................ "


Dan tiba-tiba Nenek datang dengan membawa teh hangat di tangannya, setelah sampai Nenek terkejut bahwa ia kedatangan tamu dan teh nya tidak cukup.


Nenek:


"oh ternyata kita ada kedatangan tamu lagi, Yuna kenapa kamu tidak beritahu Nenek, sebentar ya Nenek buatkan teh lagi"


Tuan tang xiahao:


"jangan repot-repot Nek, kedatangan saya hanya menjenguk Yuna saja"


Nenek:


"tidak apa-apa"


Nenek pun pergi menuju dapur dan membuatkan teh lagi.


Dan seketika suasana menjadi canggung lagi


Tuan tang xiahao pun bertanya kepada Yuna dengan perasaan khawatir.


Tuan tang xiahao:


"apakah kamu baik-baik saja?"


Yuna:


"ia saya baik-baik saja"


Dan Tuan tang xiahao pun tidak sengaja melihat kaki Yuna yang sudah terbalut plaster luka, ia pun bertanya lagi dengan perasaan khawatir.


Tuan tang xiahao:


"kaki mu kenapa?"


Dan Yuna terkejut dengan pertanyaan Tuan tang xiahao, dan ia segera menutupi lukanya, dan Yuna menjawab.


Yuna:


"tidak apa-apa, hanya luka kecil"


Tuan tang xiahao:


"jaga dirimu baik-baik"


Yuna:


"iya terima kasih atas sarannya"


Dan tiba-tiba Nenek datang dan membawa secangkir teh hangat dan di berikan kepada tuan tang xiahao.


Nenek:


"silahkan di minum"


Dan Kevin berkata dalam hatinya"aku merasa tidak enak, sebaiknya aku pulang saja dan tidak menggangu suasana mereka"dan kevin memutuskan untuk pulang dan ia meminta permisi kepada Nenek.


Kevin:


"Nek, saya pulang dulu ada urusan yang belum saya selesaikan, saya permisi"


Yuna:


"cepat sekali"


Nenek:


"ya sudah hati-hati"


Kevin:


"iya Nek"


Dan Yuna berpikir dan ia pun berkata dalam hatinya"aku tahu maksud kepulangan Kevin karena tergganggu oleh Tuan tang xiahao, tapi gimana harus buat aku harus menerima kenyataan"


Dan Yuna memeperkenalkan Tuan tang xiahao kepada Nenek.


Yuna:


"Nenek perkenalkan ini Tuan saya namanya Tuan tang xiahao"


Nenek:


"Nenek sudah kenal"


Yuna:


"yang betul Nek?"


Nenek:


"iya Nenek sudah kenal"


Yuna:


"maksudnya?, Yuna tidak ngerti Nek"


Nenek:


Dan seketika Yuna terkejut dengan jawaban Nenek, dan ia pun berkata dalam hatinya"jadi bunga yang aku buang kemarin adalah pemberian dari Tuan tang xiahao, dan anehnya ada sebuah surat bertuliskan istriku kita bertemu lagi itu juga dari Tuan tang xiahao, apa maksud di balik kata-kata itu, aduh!!"


Yuna:


"Tuan kenapa engkau tidak bercerita tentang perkenalan Tuan dengan Nenek?"


Tuan tang xiahao:


"cari waktu yang pas untuk menceritakan ini semua, dan inilah waktu yang pas untuk menceritakan nya"


Yuna:


"Tuan tang xiahao?"


Dan Nenek berkata dalam hatinya"biarkan mereka berdua, sebaiknya aku pergi dari sini, itu akan membuat suasana diantara mereka berdua jadi baik, aku harus membuat alasan"


Nenek:


"Yuna, Nenek ke dapur dulu mau masak untuk makan siang, kalian berbincang lah"


Tuan tang xiahao:


"iya Nek"


Yuna pun merasa kesal dengan Tuan tang xiahao, ia pun berkata dalam hatinya"Tuan, sikap anda sangatlah sadisssssss"


Tuan tang xiahao:


"di mana kamar mu?"


Yuna pun terkejut dengan pertanyaan tuan tang xiahao, dalam hati Yuna"kenapa Tuan menanyakan dimana kamar aku?"


Yuna:


"ada apa dengan kamar saya?"


Tuan tang xiahao:


"apakah saya tidak boleh melihat kamar sekretaris saya"


Yuna:


"tapi........."


Yuna pun merasa kesal sekali, dan ia pun berkata dalam hatinya"apa ini?,apa ini termasuk peraturan sekretaris, dan harus mengalami hal seperti ini?"


Tuan tang xiahao:


"Yuna, dimana kamarmu?"


Yuna:


"sini, ikuti saya"


Dan akhirnya Yuna bangun dari tempat duduknya dan ia pun pergi menuju kamarnya, setelah sampai Yuna membuka pintu kamarnya.


Yuna:


"ini Tuan"


Dan tanpa berbicara Tuan tang xiahao langsung masuk.


Yuna merasa kesal dengan sikap Tuan tang xiahao.


Yuna:


"Tuan kau......."


Dan akhirnya Yuna pun masuk juga.


[D****i dalam kamar Yuna]


Setelah sampai di dalam kamar Yuna


"Tuan apa yang ingin Tuan lakukan pada kamar saya?" tanya Yuna


Tanpa berbicara Tuan tang xiahao berjalan mendekati toilet yang ada di kamar Yuna, dan tuan tang xiahao pun masuk.


Yuna menjadi panik seketika


Yuna:


"Tuan, apa yang dilakukannya?"


Dan sekitar dua menit yang lalu, keluar lah Tuan tang xiahao dari toilet.


Dan disaat Yuna berlari mendekati Tuan tang xiahao, ia tidak sengaja ia tersandung.


Yuna pun berteriak


Yuna:


"Tuan awas!!!!!!......."


Dan Tuan tang xiahao segera menangkap Yuna, dari belakang, dan ternyata Tuan tang xiahao pun terjatuh dan Yuna juga terjatuh di atas Tuan tang xiahao sambil berpelukan.


Setelah terjatuh


Tuan tang xiahao:


"Yuna? apa kamu baik-baik saja?"


Yuna masih memejamkan matanya dan memeluk Tuan tang xiahao karena ketakutan


Dan Tuan tang xiahao tersenyum dan ia membalas pelukan Yuna, dan berkata....


Tuan tang xiahao:


"sampai kapan kau akan memelukku seperti ini?"


Yuna pun masih terdiam.


Tuan tang xiahao:


"Yuna?"


Dan tiba-tiba Yuna tersadar,dan ia segera bangun dan meminta maaf pada Tuan tang xiahao.


Yuna:


"Tuan tang xiahao, maafkan saya"


Tuan tang xiahao:


"lupakan"


Yuna:


"Tuan, apakah Tuan baik-baik saja?"


Tuan tang xiahao:


"iya"


Dan Yuna mencoba membantu Tuan tang xiahao untuk bangun dan tiba-tiba.......


 


...(continued❤)...