
Tatapan mata Kevin yang sangat tajam membuat Yuna dan Kirana yang sedang berdiri seketika bergetar, Kevin pun mengangkat kakinya dan berjalan sedikit demi sedikit menuju tempat dimana Yuna dan Kirana berdiri, setelah sampai, dengan segera Kevin menarik Yuna ke belakangnya dan menggantikan posisi Yuna di depan, Yuna tidak bisa menghindar, ia hanya diam di belakang Kevin, Kevin menatap Kirana dengan tatapan yang sangat tajam, sehingga membuat Kirana ketakutan, suasana yang tidak memungkinkan lagi, Yuna berusaha menenangkan Kevin
Yuna:
"Kevin?"
Kevin hanya terdiam dan masih menatap Kirana, karena hal tersebut Yuna mencoba berusaha lagi untuk menenangkan Kevin
Yuna:
"Kevin?"
Dengan segera Kevin membalikkan tubuhnya dan menghadap Yuna, Kevin pun menatap Yuna dan berbicara...
Kevin:
"apa kamu baik-baik saja?"
Bukannya mengkhawatirkan ibunya malah mengkhawatirkan Yuna dengan menanyakan keadaan Yuna, karena hal tersebut membuat Yuna seketika bingung, Yuna hanya terdiam tanpa menjawab pertanyaan Kevin.
Melihat Yuna hanya terdiam tanpa menjawab pertanyaannya, hal itu membuat Kevin marah, dan ia memutar balik tubuhnya lagi menghadap Kirana, dan menatap Kirana kembali, dan Kevin pun memarahi Kirana...
Kevin:
"apa kau melukainya?"
Mendengar pertanyaan Kevin membuat Kirana takut, saking takutnya ia tidak bisa mengeluarkan satu patah katapun di mulutnya
Melihat Kirana hanya terdiam tanpa menjawab pertanyaan darinya, Kevin pun bertanya sekali lagi
Kevin:
"apa yang telah kau lakukan padanya?, sehingga ia ketakutan sekali, apa jangan-jangan kau memukulnya?"
Mendengar perkataan Kevin membuat Yuna tidak bisa berkutik lagi, Kirana pun mencoba menjawab pertanyaan dari Kevin dan menjelaskan semuanya
Kirana:
"apa yang kau katakan Kevin?"
Kevin:
"apa??, apa kau berpikir, bahwa aku tidak tahu apa yang telah kau lakukan tadi"
Kirana:
"iya?"
Kirana:
"hah???, dasar bodoh, aku tahu semua apa yang kau lakukan barusan, kau ingin aku berbuat sesuatu padamu"
Kirana:
"Kevin apa kau sedang mengancam ku?"
Kevin:
"tidak!!, aku hanya memberitahu semuanya tentang dirimu, apa kau melakukan trik menjijikkan ini untuk membohongiku Kirana?"
"maaf aku tidak tahu apa yang kau lakukan" sahut Kirana dengan perasaan bingung
Kevin:
"aku tahu apa tujuanmu kemari, Karena kau ingin hubungan ku dan Yuna hancur kan?, namun sayang rencana kotormu itu sudah aku ketahui sejak awal"
Karena pembicaraan antara Kevin dan Kirana membuat Yuna bingung dan ia pun berusaha bertanya apa yang sebenarnya terjadi..
Yuna:
"maaf?, apa yang sebenarnya terjadi?"
Kevin:
"apa kau tidak memberitahu Yuna juga tentang apa yang sebenarnya?, baiklah akan aku beritahu, Yuna... apa kau ingat apa yang dulu pernah ku ceritakan padamu dulu tentang orang tuaku yang sudah meninggal di saat aku masih kecil?"
Yuna:
"iya pernah, tapi apa hubungannya?"
Kevin:
"setelah orang tuaku meninggal, tidak ada yang namanya pengganti ibu dan ayahku, dan aku tidak tahu bahwa masih ada orang yang mengaku-ngaku sebagai reinkarnasi dari ibuku, Yuna apa kau kenal siapa dia?"
Yuna:
"tidak!!, sebenarnya siapa dia?"
Kevin pun menarik Kirana dan menghadapkannya dengan Yuna sehingga Yuna dan Kirana saling bertatapan, setelah selesai, Kevin pun berbisik di telinga Kirana sambil berkata....
Kevin:
"jelaskan apa yang sebenarnya terjadi, sebelum aku berbuat sesuatu padamu Kirana"
Mendengar perkataan Kevin yang mengandung ancaman, membuat Kirana takut tidak karuan, dan akhirnya Kirana pun menjelaskan semuanya yang terjadi
Kirana:
"maafkan aku Yuna, sebenarnya aku telah di jodohkan dengan Tuan Jordan Kevin di saat kita masih kecil oleh orangtuanya"
Mendengar jawaban dari Kirana membuat Yuna terkejut sehingga jatuh ke lantai dalam posisi terduduk, tatapan mata Yuna yang kosong.
Kirana:
Yuna hanya terdiam dengan deraian air mata yang membasahi kedua pipinya, melihat keadaan Yuna yang seperti itu, Kevin pun menghampiri Yuna dan berusaha menenangkannya.
Kevin:
"Yuna, apa kau baik-baik saja?"
Yuna hanya menganggukkan kepalanya menisyaratkan bahwa ia baik-baik saja.
Kirana:
"maafkan aku Yuna, Kevin aku mencintaimu, kenapa kau tidak mencintai diriku?, bukannya kita telah di jodohkan?"
Kevin:
"jangan pernah mengatakan hal menjijikkan itu!!!!" nada suara penuh kemarahan"
Kirana:
"apa aku mengatakan hal yang menjijikkan?, aku mengatakan hal ini dengan penuh kelucuan?, Kevin sadarlah aku adalah jodohmu, kita telah di janjikan hidup bersama oleh kedua orangtua kita, apa kau tidak menyadarinya?, dan selama ini aku mencarimu di mana-mana, setelah kau sesukses ini kau tega meninggalkan diriku"
Kevin:
"cukup!!!!!!"
Kirana:
"dan kau tega memarahiku?"
Kevin:
"cukup Kirana!!!, kita tidak ada hubungannya lagi, dan aku tidak pernah mencintaimu Kirana bahkan sedikit pun, hanya karena perkataan orang tua kau langsung mempercainya, aku tidak menyadari kau melakukannya Kirana"
Kirana:
"Kevin..., aku mempercainya karena itu adalah perkataan dari kedua orangtuamu Kevin"
Karena tidak terima Orang tuanya adalah penyebab dari ini semua, Kevin pun berontak dan memarahi Kirana
Kevin:
"cukup Kirana!!!!, kau hari ini menuduh orang tuaku yang menyebabkan ini semua, dan kau juga menyamar jadi ibuku, apa kau sekarang mengolok-olok orang tuaku Kirana, dimana letak malumu!!!, baru kali ini aku mendapat orang yang berani mempermainkan orang tuaku yang telah tiada"
Kirana:
"bukan seperti itu Kevin!!!, aku hanya ingin menyadarkanmu sedikit"
Kevin:
"apa menyadarkanku?, aku sudah sadar Kirana, aku tidak gila!!, dari dulu aku sudah sadar bahkan aku yang lebih mengetahuinya dari pada dirimu apa yang sebenarnya terjadi"
Kirana:
"Kevin?"
Kevin:
"cukup!!!!, jangan pernah memanggil namaku lagi, aku maafkan dirimu kali ini, walaupun kau telah mengolok-olok orang tuaku, dan sekarang sebaiknya kau pergi dari sini, jangan pernah aku melihatmu lagi"
Kirana:
"Kevin?, baiklah aku akan pergi"
Tiba-tiba Yuna bangun dari lantai, dengan tatapan kosong Yuna pun berkata...
Yuna:
"biarkan aku saja yang pergi, Kevin jika kau mencintai dia menikahlah dengannya, kehadiranku membuat ini semua menjadi seperti ini"
Yuna pun mengangkat kakinya dan pergi, saat Yuna ingin pergi, tiba-tiba Kevin menarik tangan Yuna dan memberhentikannya, Kevin berusaha menenangkan Yuna dan menjelaskan
Kevin:
"Yuna?, bukan seperti itu"
Yuna:
"lepaskan tanganku Kevin, jika kau mencintai dia menikahlah dengannya, bila denganku kau tidak akan pernah bahagia"
Tiba-tiba Kevin terkejut dan menyadari sesuatu dengan perkataan yang di ucapkan Yuna tadi...
"apa yang telah aku ucapkan" sahut Yuna dalam hatinya
Kevin:
"apa yang kau ucapkan tadi Yuna?"
Karena perasaan malu, dengan segera Yuna pun pergi meninggalkan tempat tersebut.
Kevin hanya terdiam tanpa menahan Yuna, Kirana yang sedang memperhatikan keadaan tersebut ia pun berkata...
"Apa aku harus melihat semua kemesraan kalian?" sahut Kirana dengan perasaan marah
Begitu juga dengan Kirana, dengan amarah akhirnya Kirana pun meninggalkan tempat tersebut juga, sekarang tinggallah Kevin sendiri, Kevin tidak menyadari apa yang telah di katakan oleh Yuna tadi, pipi Kevin mulai memerah, ia merasa bahwa Yuna sedang cemburu
Kevin:
"apa dari kata-kata Yuna tadi bahwa ia sedang cemburu?"
...(Continued ❤️ )...