
๐ธ๐ธ๐ธ
"Apa ini! Kenapa semua pejabat negara menjual saham mereka. Dan yang membelinya hanya 1 orang pula, ini bisa gawat, sayang. Orang yang membelinya mempunyai persentase saham yang sejajar dengan kita, ini benar-benar gawat, sayang. Bisa-bisa posisi ku diperusahaan bisa tersingkirkan. Percuma kita punya Tahta tapi miskin akan Harta. Kita harus mencari tau siapa yang membelinya, sayang. Kita harus berkomunikasi dengannya, kau tau semua pejabat negara tidak menyukaiku. Kalau sampai pemilik 45% saham itu tiba-tiba muncul. Dan bagaiamana kalau pejabat negara juga mendukungnya untuk memimpin perusahaan. Kita benar-benar akan hancur, sayang. Kita harus segera mencari jalan keluarnya," teriak tuan Jeff di kamarnya. Tengah malam tapi raja dan ratu itu, masih mempermasalahkan sistem IT kerajaan yang tiba-tiba eror. Dan semua pejabat negara langsung menjual saham milik mereka, karena tak merugi. Selama Raja Jeff naik Tahta menjadi raja, sistem pemerintahan dikerajaan menjadi kacau, harga saham anjlok, perusahaan merugi sangat besar jumlahnya.
"Tenanglah dulu, jangan membuatku semakin pusing," teriak istrinya.
"Ini semua kesalahanmu, kau yang bodoh. Bukannya membuat perusahaan untung, tapi malah merugi, kau memang tidak berguna, seharusnya aku saja yang menjadi pemimpin," teriak sang istri memarahi Raja Jeff.
"Dengar ya Della, kau itu hanyalah permaisuriku. Aku bisa saja membuatmu turun derajat menjadi sellir ku. Apa kau mau!," Bentak Raja Jeff, berhasil membuat istrinya terdiam.
"Coba saja kalau kau berani. Kau jangan lupa, aku punya bukti bahwa kau sudah membunuh kakakmu sendiri. Kalau sampai kau menurunkanku menjadi sellir, apa kau kira aku tidak berani mempublikasikan bukti ini, dan kita berdua akan hancur bersama," ancam Della sukses membuat Raja Jeff giliran terdiam. Dan oada akhirnya kedua iblis itu kembali lagi menyusun rencana licik mereka, setelah sebelumnya berbaikan lagi.
๐ธ๐ธ๐ธ
"Dengan senang hati suamimu ini akan membantu istrinya tercinta. Itu hal yang mudah bagiku," jawab Presdir Chao kembali menyerang bibir ranum istrinya, sedangkan tangan laknatnya telah menjalar kemana-mana.
Nai tampak kualahan meladeni Presdir Chao yang ternyata sangatlah agresif. Menikmati, pada akhirnya Nia juga membalas setiap kecupan yang diberikan suaminya. Keadaan semakin panas ketika Presdir Chao mulai membuka jubah mandi yang menutupi tubuh indah istrinya.
Presdir Chao melepaskan jubah mandi itu dengan mudah, lalu melemparkannya ke sembarang arah. Presdir Chao semakin mengila, kala melihat lekukan tubuh istrinya dibalik lingerie berwarna menggoda itu.
Jak*nnya naik turun, na*sunya benar-benar telah memuncak. Nia pun sudah memerah matanya. Nia juga sudah terbakar na*su, Nia mengigit kukunya, menahan agar tak ada suara erotis yang lolos dari bibir ranumnya.
Presdir segera mengangkat tubuh Nia, dan membawanya keatas ranjang. Ia kembali menyerang bibir Nia, dengan tangan nakalnya sudah menyelinap dibawah sana.
"Aaaahhh....k-kak sa-kiiit," suara Nia tak karuan.
Presdir Chao mengerutkan dahinya, ketika merasai ada cairan yang keluar dari inti istrinya. Ia langsung melihat ekspresi istrinya.
"Masih sama, tidak seperti mendapatkan pel*pasan," batin Presdir Chao heran, merasa aneh ia langsung menarik telunjuknya dari dalam sana. Dan betapa terkejutnya ia kala melihat tangannya yamg dipenuhi dengan cairan terlarang.
Bersambung...
Gagalin nggak yah๐๐๐
Like, komen, hadiah, dan vote๐
Maafkan typonya๐
Selamat membaca dan semoga suka ๐
Lope readersss ๐
๐๐ธ