My Boss Is My Husband

My Boss Is My Husband
Episode 75



🌸🌸🌸


Di kediaman Mike Aldrich:


"Bik, ganti baju perempuan itu dengan baju ini, "titah mike pada pelayannya.


Setelah memerintahkan pelayannya untuk mengganti baju annin, ia pun keluar dari kamarnya.


"Shilin shilin, kau ingin membodohi ku. Kau seperti tidak mengerti bagaimana aku saja, "ucap mike lalu mendudukkan bokongnya disofa ruang tamunya.


"Hallo dad,"ucap mike pada ponselnya.


"Bagaimana apa yang kau sudah menemukan kelemahannya? "tanya tuan besar A*****h diseberang sana (sengaja disensor biar misterius gitu)πŸ˜‚


"Tentu saja aku sudah menemukan kelemahannya, Agar kita bisa membalaskan dendam atas kematian Mommy dan juga adikku. Tapi dad, daddy tau bagaimana aku kan. aku masih ingin bermain denganya, Dad. Aku punya rencana untuk menghancurkan KELUARGA MOU."ucap Mike dengan suara khasnya.


"Apa yang kau rencanakan, nak. Tapi apapun itu, asal kau bisa membalaskan dendam kita. Daddy akan selalu mendukungmu, "ucap tuan besar A*****h.


"Kenapa kalian semua sangat mudah ku bohongi, "ucap mike dalam hatinya.


"Baiklah dad, aku pasti akan membalaskan dendam kita, "jawab Mike tersenyum sinis.


Setelah mengakhiri panggilannya dengan sang daddy yang kini berada di amerika. Mike kembali ke kamar nya. Ia tersenyum puas saat melihat annin yang telah memakai pakain seksi berwarna merah menyala.


Ia benar-benar serius, untuk bermain api dengan Shilin.


"Kau boleh keluar, "ucap mike pada pelayannya.


"Wah... Benar-benar sempurna, "ucap mike duduk dikursi samping ranjangnya.


Melipat kaki jenjangnya lalu melakukan panggilan lagi.


"Hallo bro, apa kabar mu. Apa kau mencari sesuatu yang hilang, "ucap mike pada layar ponselnya. Yang terdapat wajah presdir shilin di sana. Karena mereka sedang melakukan panggilan vidio call.


"Apa yang kau maksud, mike. "tanya presdir shilin santai, namun garis-garis wajahnya sangat menunjukkan ke kuatiran.


"Ohhh... Shilin. Tidak usah berpura-pura begitu, wajahmu sudah menjelaskan semuanya. Kau lupa bahwa aku tau segala gerak gerik di wajah tampan mu, "ucap mike dengan raut wajah sinisnya.


"Apa kau mencari istri mu. Tenang, dia aman bersama ku. Tidak perlu mencemaskannya. Kau lihat itu, istri seksimu tengah terlelap sangat pulas. DIRANJANG KU, "ucap mike menekankan kata ranjang. Dan mengarahkan kamera ponselnya pada annin yang tengah terlelap diranjangnya.


Tanpa mendengarkan dulu reaksi dari presdir shilin. Mike langsung mematikan panggilan vidio nya sepihak.


Mike berjalan menuju meja dikamarnya. Ia memasukkan sebutir obat pada gelas air minum, yang kelak akan ia berikan pada annin ketika annin bangun.


Tak butuh waktu lama untuk menunggu, ia melihat annin mengerjabkan mata sipitnya. Dan perlahan membuka matanya.


Annin begitu terkejut saat melihat seisi kamar tempatnya sekarang sangat berbeda dengan kamarnya di mansion keluarga mou.


"Tu.. Tuan mike, "ucap annin kaget dan sedikit terbata-bata.


"Hai nona annin, nona sudah sadar. "ucap mike mendekati annin dengan membawa gelas air tadi.


"Tuan, kenapa saya bisa berada disini?"tanya annin bingung.


"Pakaian saya, siapa yang mengganti pakaian saya, tuan."tanya annin ketakutan, saat melihat pakaian nya sudah berganti dengan dress berwarna merah yang cukup minim.


"Tenanglah nona annin, tadi saya menemukan nona tengah pingsan dipinggir jalan. Jadi saya membawa nona kerumah saya. masalah pakaian, saya hanya punya 1 dress itu. Jadi saya menyuruh pelayan saya untuk memakaikannya pada nona. Nona tenang saja saya tidak akan berbuat jahat pada nona. Tenangkan diri nona, Dan minum dulu air ini, "ucap mike menenangkan annin, lalu memberikan segelas air pada annin.


"Terima kasih banyak tuan. Maaf, saya kira tuan...."


"Sudah tidak usah dibahas nona. Tidak apa-apa, ini, minum lah dulu. agar nona tenang, "ucap mike kembali menyodorkan air itu pada annin.


Tanpa curiga annin menerima air itu dan........


Bersmbung........


πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


Like, komen, hadiah dan VOTEEEEEEEπŸ˜­πŸ˜…


KASIH BINTANG LIMA JUGA DONG πŸ™πŸ™πŸ™


Selamat membaca dan semoga suka 😍😘


Maafkan typonya πŸ™πŸ™πŸ™


πŸ’—πŸŒΈ