
πΈπΈπΈ
Disebuah negara yang dikenal dengan julukan paman syam. Disebuah perusahaan terbesar didunia, disebuah ruangan, berhadapan dua orang pria berumur dengan visual keduanya masih terlihat awet muda.
Ada kilatan-kilatan dari tatapan tajam keduanya. Tatapan permusuhan antara keduannya begitu terlihat.
Tatapan yang sangat tidak bersahabat, padahal dulunya, mereka berdua adalah dua sejoli yang tak dapat dipisahkan.
Sebuah hasutan dan kesalah pahaman, mampu mengubah ikatan persahabatan menjadi ikatan permusuhan.
Begitulah yang terjadi pada tuan besar aldeich dan juga tuan besar Mou.
"Jadi ada urusan penting apa, yang membuat tuan Mou jauh-jauh menemuiku,"tanya tuan besar Aldrich menyilangkan kakinya dengan gagah.
"Hentikan semua ini Al, kau tau Mike semakin menjadi. Kau benar-benar bodoh, karena telah dibodohi oleh putramu yang selama ini memakai topeng palsu. Mike bukanlah orang baik Al, "ucap tuan besar Mou, berusaha meyakinkan mantan sahabatnya.
"Heh... Kau kira aku akan percaya dengan segala ucapanmu. Kau tau, aku hanya percaya dari apa yang kulihat, "jawab tuan besar Aldrich menatap tajam tuan besar Mou.
"Jikq aku perlihatkan bukti ini, apa kau yakin kalau penglihatanmu tidak bermasalah, "ucap tuan besar Mou, dengan senyuman sinisnya.
"Lihatlah vidio ini, setelah melihatnya kau akan merasa sangat menyesal karena telah merawat singa yang akhirnya memakanmu juga, "ucap tuan besar Mou, sambil menyerahkan sebuah flashdisk kepada tuan besar Aldrich. Tuan besar Aldrich menerimanya dengan raut penasaran diwajahnya.
Menuju komputernya, tuan besar Aldrich mencolokkan flashdisk itu pada komputernya. Tak lama muncullah sebuah berkas yang terdapat vidio didalamnya.
Penasaran, tuan besar Aldrich segera memasang vidio pertama yang berisi, semua kebusukkan yang dilakukan Mike putra angkatnya. Dan raut wajah tuan besar Aldrich, semakin menunjukan amarah yang memuncak ketika memasang vidio terakhir yang berisi, bagaimana Mike menyiksa Anak dan Istrinya lalu dibuangnya kelaut.
Setelah itu barulah mike merekayasa semua adegan, hingga keluarga Mou lah yang menjadi penyebab hilangnya anak dan istrinya.
"Butuh waktu lama untuk aku menemukan bukti-bukti itu. Apa masih akan membanggakan putramu itu. " Tanya tuan besar Mou.
"Persahabatan kita hancur hanya karena sebuah adegan rekayasa. Kenapa kau semakin bodoh Al, "ejek tuan besar Mou semakin menjadi.
Sedangkan tuan besar Aldrich tak daoat berkata-kata, dia hanya diam dan terus fokus menonton vidio dengan raut wajah yang semakin memerah, memplihatkan bahwa emosinya sudah sangat memuncak.
πΈπΈπΈ
"Siapkan pesawat, kita berangkat kesana sekarang juga, "titah tuan Yong.
"Beraninya kau Mike, beraninya kau mengganggu istriku. Kau tunggu saja, aku tidak akan membiarkanmu hidup lama, "ucap tuan Yong.
Setelah semua siap, tuan Yong segera pulang kembali kenegaranya sendiri. karena istrinya sudah lebih dulu berada disana.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 5 jam menggunakan pesawat, kini tuan Yong sudah mendarat di bandar ibu kota Beijing China.
Hal pertama yang dilakukan tuan Yong adalah,pergi ke persembunyian gangnya, dan mempersiapkan anggota CruelBlood untuk segera menyerang musuhnya yaitu anggota mafia BlackBlood, yang diketuai oleh Mike Aldrich.
Tapi sebelum itu mereka melacak terlebih dahulu dimana keberadaan Mike Aldrich. Tapi mereka tak berhasil menemukannya. Bahkan, mereka sudah mengeluarkan semua alat-alat cangih yang selama ini mereka ciptakan sendiri.
Bersambung.......
Novel kedua othor, seharusnya terbit disini, tapi nggk jadi π π
Like, komen, hadiah, dan Voteeee ππ
Rate bintang 5 pleaseeeee πππ
Selamat membaca dan semoga suka πππ
Maafkan typonya πππ
ππΈ