
...****************...
Yuna yang sedang duduk di atas tempat tidurnya sambil memainkan handphone, tiba-tiba ia di telepon oleh seseorang yang tidak di kenal
Yuna:
"tut.....tut....tut (nada handphone)...apa ini??"
Dengan segera Yuna mengangkatnya
Yuna:
"hallo?? ada apa ya?"
Anindita:
"Yuna, ini Anindita, aku beritahu ada info terpenting di kantor, aku tidak bisa memberitahumu di telpon karena di sini ribut sekali, sebaiknya kau harus ke kantor dengan secepatnya"
Anindita pun mengakhiri telponannya, melihat kejadian itu membuat Yuna kebingungan
Yuna:
"apa ini?, info terpenting?, sepertinya keadaan kantor tidak baik-baik saja, ya sudah aku harus bersiap-siap"
Setelah bersiap-siap Yuna pun keluar dari kamarnya, Nenek yang sedang menyapu halaman rumah dan melihat Yuna yang sedang terburu-buru, dengan segera Nenek menghampiri Yuna
Nenek:
"Yuna!!!!, kamu mau kemana?"
Yuna:
"ada hal penting yang harus diselesaikan, Yuna pamit nek"
Nenek:
"…………………."
Setelah meminta pamit Yuna pun pergi, karena hal mendadak, Yuna memutuskan untuk mempercepat langkah kakinya agar segera sampai di kantor, setelah keluar dari lorong rumahnya, tiba-tiba sebuah taksi lewat di hadapannya, dengan segera Yuna pun memberhentikan taksi tersebut, taksi tersebut pun berhenti tepat di depan Yuna, tidak butuh waktu lama Yuna langsung masuk ke dalam taksi tersebut, setelah selesai taksi tersebut pun berangkat kembali
(Di dalam taksi)
Yuna yang tidak sabar ingin segera sampai di kantor, ia pun meminta sopir taksinya untuk mempercepat jalan taksinya
Yuna:
"pak, tolong cepat sedikit pak!!"
Pak sopir:
"baik Nona"
Pak sopir pun mempercepat jalan taksinya
...//...
Sekitar dua menit di perjalanan, akhirnya Yuna sampai di depan kantor, mengetahui hal itu dengan segera Yuna turun dari taksi tersebut, setelah selesai Yuna pun membayar ongkos, setelah membayar ongkos Yuna pun memutuskan pergi meninggalkan taksi tersebut menuju kantor dengan segera, saat Yuna berjalan menuju kantor ia melihat keadaan kantor telah di kepung oleh banyak orang, Yuna pun terheran-heran
Yuna:
"apa ini?, kok tiba-tiba ramai seperti ini?"
Karena keadaan di halaman kantor sudah penuh, agar bisa masuk ke kantor, Yuna harus melewati kerumunan orang sambil berdesakan, tanpa berpikir panjang Yuna pun langsung memasuki kerumunan orang, setelah melewati sempitnya jalan, akhirnya Yuna pun sampai di pintu depan kantor, saat Yuna ingin memasuki kantor Tiba-tiba ia di kepung oleh sekelompok polisi, dan menyeretnya kebelakang, karena hal itu membuat Yuna takut
Yuna:
"apa ini??"
Sekelompok polisi tadi menarik Yuna ke belakang, dan tidak mengizinkan seorang pun yang masuk ke dalam kantor, Yuna yang tidak terima ia dilakukan seperti itu, dengan segera Yuna melawannya
Yuna:
"cukup!!!!!!"
Karena teriakan Yuna membuat semua orang terdiam
Yuna:
"apa ini??, kenapa semua ini?, saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, pak polisi izinkan saya masuk ke dalam kantor sekarang!!!"
Pak polisi:
"atas izin siapa kau boleh masuk?"
Yuna:
"atas izin....(Yuna berpikir keras untuk membuat alasan agar dia bisa masuk ke dalam kantor, tiba-tiba Yuna menemukan solusi), baiklah pak akan saya beritahukan kedatangan saya di sini karena di undang oleh seseorang agar masalah ini selesai, dan apa bapak tahu siapa saya, saya adalah istri Tuan tang xiahao"
Mendengar perkataan Yuna membuat semua orang takut, begitu juga dengan sekelompok polisi tadi, dengan segera mereka melepaskan Yuna dan mengizinkan Yuna masuk
Yuna:
"…………………"
Dan seseorang itu pergi mendekati Yuna, setelah berhadapan dengan Yuna langsung, tiba-tiba ia pun bersujud di hadapan Yuna, melihat tingkah laku orang tersebut membuat Yuna kebingungan, dengan segera Yuna membangunkan orang tersebut agar tidak bersujud di kakinya
Yuna:
"buk tolong jelaskan, apa yang sebenarnya terjadi?"
Tiba-tiba orang tersebut menangis, melihat keadaan tersebut membuat Yuna tersentuh
Yuna:
"sudahlah buk jangan menangis, mohon maaf, kalau boleh tahu siapa nama ibu?"
Dan orang tersebut pun menjawab...
"saya ibu dari Alya"
Yuna pun terkejut saat mengetahui bahwa yang dihadapannya adalah ibu teman dekatnya sendiri
Yuna:
"ibu, kedatangan saya disini karena diundang oleh seseorang, sebenarnya ada masalah apa sehingga jadi seperti ini?"
Ibu Alya pun menjelaskan semuanya pada Yuna
Ibu Alya:
"terima kasih Yuna, karena telah mengizinkan diriku untuk berbicara langsung dengan istri Tuan tang xiahao, baiklah akan saya jelaskan yang sebenarnya terjadi, ini semua di sebabkan oleh Nona Helena, apa Yuna tahu, dia yang telah menyebabkan kematian Alya"
Yuna pun terkejut...
Yuna:
"apa!!! Alya?, apa yang terjadi padanya?"
Ibu Alya:
"Nona helena penyebab dari semua ini, dia telah menjual temannya sendiri pada orang lain, sehingga membuat anakku hamil, teman Nona helena memperkosa Alya hingga dia mengandung, saya sebagai ibunya tidak tahu masalah ini, karena Alya tidak menceritakan padaku, karena anakku tidak terima dia hamil di saat usianya yang masih muda ini akhirnya dia menghabiskan hidupnya dengan cara bunuh diri"
Mendengar hal itu membuat Yuna terkejut, dan lemas seketika, Yuna tidak menyangka teman dekatnya yang selama ini selalu bersamanya menyimpan masalah yang cukup besar hingga ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, tiba-tiba Yuna mengeluarkan air matanya
Yuna:
"lalu dimana orang yang memperkosanya?"
Ibu alya:
"dia sudah di tangkap, kami menginginkan supaya Nona helena juga di tangkap, tetapi kedatangan kita kesini ingin menuntut Nona Helena agar dia bisa di tangkap karena telah membunuh anakku yang tidak berdosa itu, kau teman dekat Alya bukan?, aku rasa kau bisa menyelesaikan masalah ini, sehingga arwah anakku berjalan dengan damai dan tidak ada lagi kebencian"
Yuna hanya terdiam, setelah memberitahukan Yuna yang sebenarnya, ibu Alya pun pergi meninggalkan Yuna dan berkumpul lagi dengan segerombolan orang yang ingin menuntut Nona helena
Yuna pun mengarahkan pandangannya ke arah segerombolan orang, dan tiba-tiba dengan serentak mereka menjawab
"Istri Tuan tang xiahao, izinkan kami meminta satu permintaan, berilah hukuman untuk Nona helena yang setimpal, dan tegakkan kebenaran"
Yuna yang berdiri di depan segerombolan orang, dan mereka memohon pada Yuna, Yuna seketika terharu dan menjawab......
Yuna:
"baiklah, aku berjanji dihadapan kalian semua, aku akan berusaha untuk menyelesaikan masalah ini dan tidak mengecewakan kalian semua"
Semua orang pun terharu dan senang melihat wanita pemberani seperti Yuna
Tanpa menunggu lama lagi, Yuna pun pergi meninggalkan semua orang dan masuk ke dalam kantor
...//...
Yuna berjalan menyusuri setiap lorong dan dipandu oleh seorang polisi, tidak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai di sebuah ruang, yang dimana ruang tersebut adalah ruang kerja Tuan tang xiahao, sebelum masuk Yuna menarik nafas dalam-dalam dan mengeluarkannya, dan akhirnya Yuna membuka pintu lalu masuk
Tuan tang xiahao:
"selamat datang Sekretaris Yuna"
Nona helena:
"Yuna??"
Yuna:
"…………………………"
...(continued ❤️)...