My Bodyguard My Obsession

My Bodyguard My Obsession
Impas



"Memangnya Tuan Haidee meminta bertemu dimana???" Tanya Ethan.


"Di hotel, aku akan meminta Kaia untuk melakukan reservasi di resto hotel dengan ruang pribad, ya aku tahu maksud Papa meminta seperti itu pasti untuk menghindari Mama, aku akan menghubungi Kaia agar melakukan memesan sebuah kamar suite juga di hotel..."


"Antuk apa kamar Suite???" Tanya Ethan lagi. "Kenapa tidak di apartemen mu saja kalau ingin makan siang, kau pandai sekali memasak kan????" Tanya Ethan lagi


Leona tersenyum. "Papa ingin bicara denganmu, kalau di apartemen pasti ada bodyguard yang lainnya, kau ingin mereka curiga padamu???? Haha ah sudahlah....! kau menurut saja dan jangan banyak bertanya..!" Leona menyiapkan omelette ke mulutnya. "Ah dan ha, kamar suite tentu untuk kita berdua, aku masih malas untuk pulang, ah kau tahu maksudku kan???" Leona mengedipkan matanya dengan genit pada Ethan.


Ethan terkekeh. "Kau ini, ada-ada saja...!!! Tapi btw kenapa tuan Haidee ingin bertemu denganku???"


"Aku tidak tahu, jadi berhentilah banyak bertanya, habiskan sarapan mu, dan aku akan menghubungi Kai..."


***


Kaia sedang berbaring di tempat tidurnya. Dia sedang sendiri di apartemennga. Kekasihnya sedang pergi keluar kota tadi pagi. Karena hari ini libur dan dia ingin memanfaatkannya dengan beristirahat. Leona juga sedang bersama Ethan sehingga Kaia tidak ingin mengganggu nya.


ponselnya berdering, Kaia melemparkan senyum karena dia baru saja memikirkan Leona dan sahabatnya itu menghubungi nya. "Hai Na....??? Bagaimana malammu dengan Ethan???" Tanya Kaia menggoda.


"Semua berjalan dengan baik Kai, seperti yang aku inginkan.. Hahaha..!"


"Dasar, kau ini...! Kenapa??? Pasti ada sesuatu yang kau inginkan??? Katakan??? Kau butuh apa???" Tanya Kaia.


"Kau dimana???"


"Aku di apartemen, bete sekali karena sendirian.." Jawab Kaia.


"Oh kasian sekali.. Begini, bisakah kau memesan kamar suite di hotel untukku dan Ethan??? Sekaligus reservasi restoran di hotel itu, tapi aku mau yang private ya??? Soalnya Papa ingin bertemu dengan ku dan juga Ethan untuk makan siang nanti, dan aku akan bersiap setelah ini, jadi kau bisa langsung memesan kamar hotelnya sekarang.. Papa memintamu berangkat lebih dulu, ya kauu pasti tahu alasannya kan???"


"Ya ya ya.. Oke aku akan memesannya sekarang, kau bersiap saja nanti kalian tinggal berangkat. Aku akan pesan atas nama Ethan."


Leona tersenyum. "Terima kasih Kai, kalau begitu aku dan Ethan akan bersiap, love you???"


"Love you too, enjoy..."


Leona menutup panggilannya pada Kaia. Dia melanjutkan sarapannya lagi dengan Ethan dan akan meminta lelaki itu untuk bersiap juga. Leona sebenarnya sudah memberitahu Papa nya semalam mengenai hubungannya dengan Ethan yang sudah memasuki penjajakan. Dan Tuan Haidee merasa senang sekali dengan hal itu, sehingga membuatnya ingin bertemu dan bicara lagi dengan Ethan.


Sementara itu, di luar apartemen Ethan, Gemma ternyata masih bertahan disana untuk menunggu Ethan keluar sehingga dia bisa berbicara dengan Ethan lagi. Gemma menunggu dengan sabar tetapi Ethan tidak kunjung keluar. Hanya saja Gemma sudha memutuskan untuk tetap menunggu Ethan sampai malam pun akan menunggu. Dia tidak bisa melepaskan Ethan begitu saja. Ethan harus tetap bersama nya dan ini adalah bukti bahwa dia masih membutuhkan Ethan.


Setelah selesai menghabiskan sarapan, dan Leona membsereskan meja makan. Dia dan Ethan pun bersiap untuk pergi. Tidak lupa Leona memakai topi, masker dan kacamata hitam milik Ethan sebelum keluar. Leona mengikat rambutnya dan menutupnya dengan hoodie milik Ethan juga. Semua Leona lakukan untuk menghindari hal yang bisa saja mengganggu hubungan mereka, dan Leona tidak ingin identitasnya di ketahui oleh orang lain. Mengenai mobil yang di pakaiannya kemarin dengan Ethan juga adalah mobil rahasia yang selama ini Leona sembunyikan di tempat rahasia dan hanya dia gunakan ketika akan ke fine line atau tempat lain yang dia tidak ingin di ketahui oleh siapapun termasuk Mama nya.


Tidak di sadari oleh mereka berdua, ternyata Gemma ada di luar apartemen Ethan dan melihat mereka berdua. Gemma sangat terkejut sekali melihat Ethan bersama seorang perempuan. Dan Gemma tidak tahu siapa perempuan itu. "Ethan, dengan siapa dia????" Gumam Gemma.


Sampai di mobil, Ethan membuka pintu dan menyuruh Leona masuk.


"Ethan,....!!!!" Teriak Gemma sembari berlari ke arah Ethan. Lelaki itu menoleh dan terkejut dengan keberadaan Gemma yang masih ada disini. Ethan lekas menutup pintu dan meminta Leona mengunci dari dalam.


Leona yang ssudah ada di dalam mobil pun mengunci pintu mobil dari dalam. Beruntungnya dia menutup wajahnya dengan lengkap dan berharap Gemma tidak mengenali nya.


"Siapa perempuan itu???" tanya Gemma dengan ketua pada Ethan.


"Siapapun dia, memang apa urusanmu??? Kita sudah tidak ada hubungan apapun lagi kan??? Jadi apa masalahmu???" tanya Ethan. "Lagipula kenapa kau masih ada disini??? Kau ingin memata-matai ku???"


"Aku menunggumu untuk berbicara denganmu..!!"


"Bicara apa lagi???? Bukankah tadi kau sudah berbicara denganku??? Memangnya apa lagi yang ingin kau bicara kan denganku????" Tanya Ethan.


"Kau membawa perempuan menginap di apartemenmu???? Kenapa kau melakukan itu Ethan??? Jadi apa ini alasanmu meminta untuk mengakhiri hubungan denganku???"


Ethan membuang wajahnya dan mendengus kesal. Dia kemudian menatap Gemma dengan kesal. Perempuan ini sangat tidak tahu diri. "Kau yang memulai lebih dulu, kau mengkhianatiku, berhubungan dengan laki-laki itu, membohongiku, menipu ku, jadi apakah alasan itu menurutmu belum cukup untuk mengakhiri hubungan konyol yang penuh dengan dusta ini????? Aku tidak pernah mengkhianati cintaku pada seseorang, aku berhubungan dengan perempuan lain adalah saat aku sudah tidak ada hubungan denganmu, aku tidak mengkhianati cinta yang aku miliki, kecuali aku mengetahui bahwa aku di khianati juga, jadi ku pikir adalah impas.."


"Ethan...!!! Kenapa kau berpikir seperti itu???? Atau jangan-jangan mobil mewah ini milik perempuan itu dan kau hanya memanfaatkan kekayaannya saja???" Seru Gemma.


"Jika iya memangnya kenapa???? Bukankah kau juga melakukan itu selama ini??? Memanfaatkan laki-laki hanya untuk uangnya dan ketika kau merasa cukup kau akan meninggalkannya dan mencari laki-laki lain lagi??? Itu kan yang kau lakukan selama ini??? Jadi apa salahnya aku juga melakukan hal yang sama???? Memangnya kau pikir bahwa kau yang paling cerdas dan bisa membodohi orang lain??? Aku juga bisa melakukannya, bahkan aku melakukannya tidak tanggung-tanggung dan lebih jauh daripada dirimu.. Tidak perlu lagi ada pembicaraan di antara kita, aku rasa semua na sudah cukup, aku juga tidak pernah mau kembali kepadamu, kau punya kebiasaan yang. sangat buruk, suka mencuri, dan aku sangat membenci hal itu, jadi maaf aku tidak tertarik kepadamu lagi...!!" Ethan berjalan menuju sisi kiri mobil, masuk dan menyalakannya lalu meninggalkan Gemma begitu saja.


"Ethan..... Ethan.....!!!!" Teriak Gemma tetapi Ethan mengabaikannya dan memilih meninggalkannya.


"Maaf...!!" Gumam Ethan pada Leona yang duduk di sebelahnya.


Perempuan itu menoleh. "Maaf???? Untuk apa???" Tanya Leona.


"Kau pasti mendengar semua tadi, tetapi aku bersumpah aku tidak bermaksud untuk menganggapmu seperti apa yang aku katakan tadi, aku tidak mau memanfaatkanmu, aku mencoba menerima mu dan ingin belajar mencintai mu itu benar adanya dan tidak bermaksud seperti tadi, akh hanya ingin membuat Gemma....??? " Belum selesai berbicara, Leona menyahut Ethan.


"Kau hanya ingin membuat Gemma bungkam dan ingin berpura-pura membalasnya kan???" Leona terkekeh. Aku mengerti sekali maksudmu itu, dan aku juga tidak berpikiran bahwa mau akan mempermainkan ku seperti Gemma mempermainkanmu, itu sama sekali tidak ada di pikiranku, jadi santai saja.. " Ujar Leona.


Ethan menoleh kemudian melempar senyum. "Aku hanya takut kau berpikir buruk tentangku, aku bersumpah aku tidak berniat buruk terhadap hubungan kita ini... "


"Aku mengerti, jadi jangan pikirkan itu,, aku percaya denganmu...!!" Leona menyandarkan kepala nya di pundak Ethan. Dia sangat percaya dengan ketulusan Ethan dan Ethan mengatakan semua itu di depan Gemma hanya untuk membuat Gemma bungkam serta tidak lagi mengganggu nya. Cara yang di lakukan Ethanemang ada benarnya, perempuan seperti Gemma memang harus di bungkam dan di sadarkan dengan cara yang sama seperti apa yang sudah di lakukan Gemma. Meski itu hanya kepura-puraan tetapi pasti cukup untuk menyadarkannya secara langsung.