My Bodyguard My Obsession

My Bodyguard My Obsession
Mengambil Pilihan



"Bagaimana kalau aku pindah ke sini juga???" Tanya Leona pada Ethan. Leona masih berbaring di sebelah Ethan.


Ethan tersenyum. "Kau pasti tahu bahwa sebenarnya aku sudah tidak berniat untuk ke sini, tetapi aku menurutimu karena kurasa tempat ini memang aman untukku dan rasa tidak enak itu tentu saja bisa menimbulkan masalah baru apalagi jika Mamamu mengetahuinya, dia pasti akan semakin membenciku lalu kau malah ingin pindah ke sini. Bukankah masalah akan semakin runyam lagi."


"Maafkan Aku karena aku membuatmu dalam situasi seperti ini tetapi mau bagaimana lagi??? Aku benar-benar cinta dan sangat sayang padamu aku juga ingin melindungimu dari kegilaan Mama."


"Sudah konsekuensinya, sejak awal kita juga sudah menduga tapi mungkin ada beberapa hal yang di luar dari bayangan kita."


"Aku sangat berharap kau tidak terpengaruh dengan ucapan Mama, serta tidak terlalu mengambil hati meski memang itu pasti sangat melukai hati mu dan seandainya jika bisa, aku ingin sekali meninggalkan tempat ini, kita bisa pergi jauh mencari tempat yang aman untuk kita tinggali berdua. Dan kita bisa berbahagia, tetapi jika aku menyerahkan perusahaan kepada orang yang salah, yang ada justru aku tidak bisa menjaga. Tapi jujur aku sangat ingin menjauh dari Mama."


"Kau tidak boleh meninggalkan tempat ini, jangan sampai membuat Papa kecewa karena Papa sudah memberikanmu kepercayaan untuk kau bisa merawat apa yang sudah diperjuangkan oleh Papa dari awal. Hanya kau satu-satunya yang menjadi harapan Papa untuk bisa membuat perusahaan semakin maju dan semakin besar."


"Itulah yang menjadi bebanku, bukan karena hubunganmu denganku saja, tetapi ini berbicara mengenai kenyamanan hidupku, jika seandainya aku tidak menjalin hubungan denganmu pun aku pasti tetap akan pergi jauh dari tempat ini karena aku sangat membenci semua tingkah Mama yang selalu mencampuri dan merecoki urusanku. Aku ingin hidup tenang pergi jauh dari sini, tinggal di tempat yang nyaman tanpa harus berurusan dengan hal-hal yang menyakitkan hati."


"Ya kalau harus bersabar,  mungkin itu memang ujian yang diberikan Tuhan kepadamu melalui Nyonya Haidee."


"Iya, semoga aku punya kesabaran yang tidak terbatas." Leona memeluk erat Ethan. Sejak kepergian Papanya ada masanya Leona merasa kesepian. Tetapi kehadiran Ethan juga Kaia sedikit mengobati rasa kesepiannya juga rasa lelah dengan permasalahan yang harus dia hadapi setiap harinya dengan Mamanya. Ingin sekali semua itu segera berakhir dan Tuhan segera menghukum Mamanya supaya Mamanya tidak berulah lagi.


*****


Beberapa hari kemudian...


Ethan sudah bisa beraktivitas kembali. Beberapa hari terakhir ini Dia sudah kembali mengantar Leona ke kantor seperti biasanya. Kondisinya sudah sangat membaik. Ethan sedang duduk dan mengobrol dengan teman-temannya sembari menikmati siang mereka di kantin kantor. Leona sendiri sedang ada meeting di kantor sehingga dia tidak bisa pergi keluar untuk makan siang, biasanya jika Leona ingin makan siang di luar. Leona mengajak Ethan sekaligus Bodyguard yang lainnya untuk makan siang bersama di restoran bersama-sama. Seperti janji Leona sebelumnya bahwa dia tidak akan memperlakukan Ethan lebih spesial dibandingkan yang lainnya. Ethan akan memperlakukan mereka sama sehingga Leona memilih untuk mengajak seluruh bodyguard-nya makan siang bersamanya di tempat yang sama tanpa ada perbedaan sama sekali.


Ethan dan teman-temannya memilih makan siang terlambat menunggu jam istirahat berakhir dan mereka memilih makan siang di kantin yang ada di kantor itu Leona saja, sehingga para staf sudah tidak ada di kantin dan suasananya juga sudah sepi karena memang sudah jam masuk.


Di tengah menikmati makan siang itu, tiba-tiba ada beberapa laki-laki yang menghampiri Ethan dan teman-temannya dan di belakang laki-laki itu ada Nyonya Haidee. Sontak Ethan dan teman-temannya pun langsung berdiri, mereka ingat dengan pesan Leona agar mereka bisa menjaga dan menemani Ethan apalagi ketika ada Mamanya, sehingga teman-teman Bodyguard itu pun langsung sigap untuk melindungi Ethan.


Ethan kemudian berdiri dan memandangi para pria itu kemudian. Nyonya Haidee yang sebelumnya ada di belakang pun melangkah ke depan. Tiba-tiba saja Nyonya Haidee melempar sebuah Map di atas meja. Ethan melirik ke arah map itu.


"Baca itu..!!!" Teriak Nyonya Haide.


Setelah membacanya, Ethan kembali mengarahkan pandangan yang ke arah Nyonya Haidee dengan berbagai pertanyaan yang muncul di benaknya. Dia membaca berkas itu di mana ternyata berkas itu menunjukkan bahwa sebagian dari harta yang dimiliki Tuan Haidee diberikan kepada Leona dan juga Nyonya Haidee. Akan tetapi hal yang mengejutkan adalah Leona hanya mendapatkan 49% dari 100% sedangkan sisanya yaitu 51% ternyata diberikan kepada Nyonya Haidee. Ethan sama sekali tidak mengerti kenapa ada surat seperti itu. Bukankah yang dia tahu bahwa seluruh perusahaan itu sudah dalam rencana akan diberikan kepada Leona oleh Tuan Haidee hanya saja Tuan Haidee belum sempat melakukannya karena dia sudah terlebih dulu meninggal tetapi yang membuat Aneh lagi kenapa Leona mendapatkan pembagian yang lebih sedikit dibandingkan Nyonya Haidee. Meski hanya selisih dua persen tetapi seharusnya Leona lah yang mendapatkan lebih banyak dibandingkan Nyonya Haidee, apalagi dulu melihat kemarahan itu dan kekecewaan Tuan Haidee kepada istrinya itu karena berselingkuh. Lalu bagaimana bisa ada berkas seperti ini. Ethan sekarang benar-benar bingung.


"Apa maksud anda memberikan berkas ini kepada saya??" Tanya Ethan pada Nyonya Haidee.


"Aku hanya ingin kau tahu bahwa aku memiliki nilai yang lebih tinggi dari Leona tentang warisan yang ditinggalkan oleh Papanya dan aku akan menjual apa yang menjadi milikku kepada dia." Nyonya Haidee menunjuk ke arah seorang laki-laki tampan, tetapi usianya sedikit lebih tua daripada Ethan. "Ethan, dia adalah Steven yang akan bersedia membeli apa yang aku miliki yaitu 51% saham dari perusahaan ini. Itu artinya dia akan lebih berkuasa dibandingkan Leona dan Leona akan menjadi bawahannya nanti, lalu perlahan Leona akan kehilangan segalanya. Dia tidak akan memiliki apapun lagi. Warisan dan peninggalan Papanya akan hilang darinya." ujar Nyonya Haidee.


"Jika seperti itu memang Apa hubungannya dengan saya??" Tanya Ethan lagi mencoba tetap bersikap tenang meskipun dia juga sangat terkejut dengan apa yang baru saja dilihatnya saat ini.


"Aku tahu jika kau sangat peduli terhadap Leona, apalagi tentang apa yang ditinggalkan oleh suamiku dan apa yang saat ini di jalankan oleh Leona. Dan aku juga tahu bahwa Leona akan mempertahankan perusahaan ini dengan baik karena itu adalah peninggalan dari Papanya yang harus dia jaga. Hanya saja sayangnya Leona belum tahu bahwa sebelum meninggal suamiku sudah menandatangani surat ini dan memberikan ku lebih banyak dibandingkan memberikan kepada Leona." Nyonya Haidee pun tersenyum kemudian dia menarik kursi dan duduk di depan Ethan. "Seperti apa yang aku katakan tadi, Ethan. Jika aku berniat menjual saham yang aku miliki kepada Steven dan jika perusahaan sudah jatuh ke tangan Steven maka dia bisa dengan mudah menyingkirkan Leona dari perusahaan ini dan Kau pasti tahu apa akibatnya jika Leona kehilangan semua yang dimilikinya. Dia pasti akan menjadi orang yang paling menderita dan paling merasa bersalah kepada Papanya karena dia tidak bisa menjaga amanah terakhir Papanya untuk memimpin dan membesarkan perusahaan ini."


Ethan terdiam tetapi kemudian dia mengarahkan pandangannya ke arah pria bernama Steven. Di mana pria itu memandanginya dengan tawa mengejek membuat Ethan merasa sangat geram sekali.


"Tetapi Ethan, aku bisa saja memberikan saham milikku kepada Leona secara percuma atau aku juga bisa tetap menjualnya pada Steven karena nanti Steven bisa mengembalikan semuanya kepada Leona jika mereka menikah. Steven akan memberikan secara percuma kepada istrinya nanti yaitu Leona karena sudah sejak lama aku ingin menjodohkan mereka berdua."


Ethan hanya terdiam dan tidak mengatakan apapun ia mencoba membiarkan Nyonya Haidee menyelesaikan ucapannya.


"Jadi aku ingin kau segera mengakhiri hubunganmu dengan Leona, jika kau ingin menyelamatkan Leona dari haknya. Karena jika kau masih terus bersama Leona itu artinya kesempatan ku untuk merebut semua yang menjadi milik Leona, karena aku tidak akan segan-segan untuk benar-benar menjualnya kepada Steven. Sekarang pilihan ada padamu Ethan, kau ingin tetap bersama dengan Leona lalu Leona kehilangan semua miliknya yang ditinggalkan oleh Papanya atau kau memilih merelakan Leona untuk tidak menjadi kekasihmu lagi semuanya terserah padamu sekarang kau mau pilih yang mana." Ucap Nyonya Haidee. "Aku akan memberimu waktu 3 hari untuk berpikir mengenai masalah ini, pilihan ada padamu dan aku selalu serius dengan setiap ucapanku jadi jangan kau coba-coba untuk bermain denganku, karena aku selalu melakukan apa yang aku inginkan dan tidak pernah main-main dengan setiap ucapanku. Jika aku sudah mengatakan bahwa aku akan menjual saham milikku maka aku akan menjualnya dan kau akan melihat penderitaan Leona jika sampai saham itu menjadi milik orang lain." Nyonya Haidee mengambil berkas itu kemudian dia berdiri dan meninggalkan Ethan serta teman-temannya. Nyonya Haide pergi dengan Steven dan juga laki-laki yang bersama mereka.


"Aku minta kepada kalian bertiga agar tidak memberitahu Leona tentang hal ini, tidak memberitahunya jika Nyonya Haidee menemuiku apalagi memberitahunya mengenai Apa yang dibicarakan oleh Nyonya Haidee. Aku tidak mau Leona menjadi memikirkan masalah ini, aku merasa dia belum tahu. Jadi kita berempat harus merahasiakan ini dari Leona untuk sementara waktu Jangan sampai Leona mengetahuinya, tidak hanya Leona saja tapi nona Kaia juga, jangan sampai mereka berdua tahu kalian bisa kan membantuku???" Pinta Ethan pada teman-tmannya.


"Tapi Ethan bukankah kita harus memberitahu segalanya kepada Nona Kaia ataupun juga Nona Leona. Lalu bagaimana nanti jika mereka tahu lalu marah kepada kita semua???"


"Mereka tidak akan tahu jika kita tidak memberitahu mereka. Itulah kenapa aku meminta pada kalian untuk jangan menceritakan apapun karena aku masih ingin memikirkan jalan keluar dari permasalahan ini dan mungkin nanti aku sendiri yang akan memberitahu Leona tetapi sepertinya tidak untuk sekarang karena kalian bisa lihat sendiri Leona sangat sibuk sekali akhir-akhir ini, dia menjagaku hampir satu minggu di rumah sakit dan meninggalkan pekerjaannya di sini dan dia baru saja kembali selama beberapa hari pekerjaannya pasti sedang banyak sekali kita jangan sampai merecokinya aku sendiri nanti yang akan memberitahu Leona."


"Baiklah kalau begitu Ethan. Kami tidak akan memberitahu Nona Kaia ataupun nona Leona."


Mereka kemudian kembali duduk dan melanjutkan makan siang mereka. Tapi tentu perasaan Ethan tidak lagi tenang seperti sebelumnya. Ia dia terus kepikiran tentang berkas itu dan juga ucapan dari nona Haidee. Leona pasti akan hancur sekali jika kehilangan semua nya. Ethan harus mengambil pilihan dan keputusan yang terbaik untuk tetap bersama Leona atau meninggalkan Leona untuk kebaikan Leona.