
"Leona." Panggil Ethan dengan suara lemah. Leona yang sedang duduk di sofa pun langsung beranjak dan melihat bahwa kekasihnya itu sudah bangun. Ia lekas menghampirinya.
Leona melempar senyumnya. "Kau sudah bangun juga akhirnya, kau butuh sesuatu, atau kau ingin minum??" Tanya Leona.
"Tidak.."
Leona tersenyum kemudian dia duduk di kursi di sebelah Ethan dan menggenggam tangan Ethan kemudian menciumnya. "Aku senang sekali kau baik-baik saja dan apa yang sekarang kau rasakan??? Apa wajahmu masih sakit???"
"Masih tapi tidak terlalu, mungkin obatnya sudah mulai bereaksi." Jawab Ethan dengan suara yang pelan. Aku bertemu dengan Nyonya Haidee kemarin , orang-orangnya yang membawaku ke tempat itu tapi bagaimana kau bisa menemukanku???"
"Aku sudah tahu kalau semua yang terjadi ini pasti ada hubungannya dengan Mama dan mengenai kenapa aku tahu Keberadaanmu, itu karena aku meminta Kaia untuk mengecek GPS mu. Untungnya ponselmu masih aktif. Jadi kami bisa segera menemukanmu, inilah yang aku takutkan kau akan jadi bulan-bulanan Mama dan anak buahnya, kau harus lebih berhati-hati lagi dan sekali saja turuti keinginanku agar kau bisa tinggal di apartemen yang sama denganku."
"Aku sudah menjelaskan tetapi Nyonya Haidee tidak mau mendengar penjelasanku."
"Kan aku sudah bilang berbicara dengan Mama, itu sama saja berbicara dengan batu, dia keras dan tidak akan mendengarkan siapapun jadi semua akan percuma saja, lagi pula kita yang menjalani hubungan ini tidak perlu mendengarkan Mama atau orang lain. Sekarang aku ingin kau tinggal di apartemen yang sama denganku dan juga aku akan menyuruh Bodyguard yang lain untuk selalu pergi bersamamu kemana-mana. Kau harus ada teman dan tidak boleh pergi sendirian karena aku juga tidak bisa menjamin Mama tidak akan melakukan sesuatu kepadamu lagi."
"Bagaimana bisa aku harus dikelilingi teman-teman Bodyguard yang lainnya???"
Leona kembali tersenyum menatap wajah Ethan. "Kau tidak perlu khawatir, kita tidak akan lagi menyembunyikan hubungan kita dari orang-orang karena Mama sudah tahu dan pastinya yang lainnya pun harus tahu dan aku sudah memberitahu Bodyguard yang lain bahwa aku punya hubungan spesial denganmu. Aku mau minta mereka untuk mengerti dan menjelaskan beberapa hal sebelumnya, jadi tidak akan ada masalah."
"Jadi kau sudah memberitahu mereka???"
"Ya... Aku sudah memberitahu mereka, tidak akan ada masalah lagi sekarang, aku juga sudah bilang pada mereka bahwa tidak akan ada yang aku spesialkan. Aku tetap menganggap mu dan mereka sama ketika sedang bekerja. Aku mengatakan kepada mereka bahwa kau bersikap profesional karena hubungan ini berjalan ketika tidak di jam kerja, jadi mereka tidak perlu mengkhawatirkan apapun tentang perlakuanku terhadapmu atau terhadap mereka selama itu di waktu kerja dan aku rasa mereka semua mengerti."
"Apakah harus kita seperti itu???"
"Sudahlah jangan terlalu di pikirkan, sekarang kau fokus beristirahat dan supaya lukamu cepat sembuh jangan membuat aku meninggalkan perusahaan terlalu lama."
Ethan mencoba tersenyum tetapi dia langsung mengernyit karena merasa sakit di bibirnya. "Ya sudah kau pergi saja ke kantor, aku bisa menjaga diriku."
***
Satu minggu kemudian...
Ethan sudah sembuh dan dia juga ditemani oleh Leona dan beberapa Bodyguard lainnya untuk mengemasi barang-barangnya dari apartemen lamanya. Hari ini Ethan akan pindah ke apartemen baru Leona di mana memang Leona memiliki satu unit yang tidak di ketahui oleh siapapun, di apartemen yang sama tetapi unit itu tidak sama dengan unit yang dihuni oleh Leona sekarang. Dimana unit yang akan ditempati Ethan itu lebih kecil karena memang tidak ditinggali oleh Leona dan hanya digunakan Leona sebagai tempat penyimpanan barang-barangnya.
Ethan hanya membawa pakaiannya saja serta beberapa barang lainnya, sisanya tetap dia tinggal di apartemennya sendiri karena memang apartemen itu sudah dibayar penuh oleh Ethan selama 1 tahun sehingga Ethan tetap bisa memanfaatkannya untuk tempat tinggalnya selama beberapa bulan ke depan. Karena tentu Ethan tidak mungkin tinggal selamanya di apartemen milik Leona. Dia hanya akan tinggal sementara sampai kondisi nya membaik.
Leona benar-benar menjaga Ethan dengan sangat baik dan tidak meninggalkan Ethan selama di rumah sakit. Leona sepertinya tidak mempedulikan pekerjaannya di kantor dan hanya fokus untuk merawat dan menemani Ethan selama di rumah sakit. Leona menunjukkan kepeduliannya serta cintanya yang besar untuk Ethan membuat Ethan merasa sangat tenang dan bahagia sekali, karena inilah yang diinginkannya selama ini, yaitu mendapatkan perempuan yang baik dan sangat menyayanginya. Leona sangat berarti sekali di hati Ethan dan membuat Ethan selalu ingin menjaga dan membahagiakannya.
Sampailah mereka di apartemen itu, Leona menggunakan jaringan untuk akses masuk ke apartemen itu. Apartemen itu memang dilengkapi oleh fingerprint, yang bisa masuk apartemen itu lagi-lagi adalah Leona dan Kaia saja tetapi karena akan ditempati oleh Ethan maka nanti Leona akan menambahkan sidik jari Ethan untuk bisa mempermudah lelaki itu masuk ke dalam apartemen ini.
Mereka masuk begitu saja dengan barang milik Ethan. Leona menunjukkan kamar lelaki itu, apartemen sudah dirapikan sehingga bisa langsung dihuni oleh Ethan. Dan ketika masuk ke dalam kamar itu ternyata kamarnya cukup luas, kemudian Leona juga mengajak Ethan untuk masuk ke ruang penyimpanan pakaian dan barang-barang atau walk in closet.
Dan Ethan dibuat terperangah oleh adanya rak-rak besar dan juga barang-barang seperti koleksi tas dan sepatu milik Leona. Etnhan berpikir bahwa itu pastilah milik Leona, ya karena memang Apartemen ini milik Leona. Lalu ada barang-barang itu jelas itu pastilah milik dari kekasihnya itu. "Apa ini semua barang-barangmu???" Tanya Ethan.
"Iya, ini milikku semua, aku menyimpannya di sini juga, soalnya yang di apartemenku sudah hampir penuh sih."
"Kau ini, aku tahu uangmu begitu banyak sekali tapi untuk apa kau membeli tas atau sepatu mahal-mahal ini sebanyak itu. Iya kau bilang itu investasi, memang bagus tapi kalau banyak seperti ini rasanya apa tidak berlebihan???"
Leona tersenyum. "Ya untuk jaga-jaga saja, sudah aku taruh tasnya di sini dan kau langsung beristirahat saja di kamar ya.. Ayo...!!"
Leona mengajak Ethan keluar dari walk in closet, kembali ke kamar kemudian lelaki itu berbaring di tempat tidur dan Leona ikut ke atas tempat tidur lalu ikut berbaring juga di sebelah Ethan. Leona memeluk Ethan. Ia sangat merindukan laki-laki ini merindukan memeluknya.
Leona sangat mencintai Ethan dan dia tidak bisa jauh dari nya. Leona berharap permasalahan ini bisa segera berakhir dan tidak ada yang merecoki hubungannya dengan Ethan karena dia hanya ingin berbahagia dengan laki-laki yang dicintainya itu.