My Bodyguard My Obsession

My Bodyguard My Obsession
Mencari Ethan



Pagi harinya Leona bangun dari tempat tidurnya tangannya menggeraya mencari EtHan di sebelahnya, tetapi ternyata lelaki itu tidak ada. Leona kemudian bangun dan sepenuhnya membuka matanya, ia melihat ke sekeliling dan tidak menemukan Ethan. Ia berpikir mungkin Ethan sudah bangun lebih dulu dan ada di kamar mandi. Dia mengetuk pintu tetapi tidak ada jawaban dari dalam dan tidak ada bunyi orang yang sedang mandi, kemudian Leona membuka pintu kamar mandi yang tidak dikunci dan ternyata di dalam sana juga dia tidak menemukan Ethan. Leona kemudian mengambil pakaian dan dia memakainya lalu keluar dari kamarnya.


"Ethan sayang.... Kau sudah bangun ya??? Kenapa tidak membangunkan aku juga??" Teriak Leona sembari menuruni tangga menuju ke lantai bawah. "Sayang....!!!!" Panggil Leona lagi berharap Ethan bangun dan sedang ada di dapur untuk membuatkannya sarapan.


Ketika sampai di dapur. Leona justru tidak mendapati Ethan juga tetapi ketika melihat di lantai ia sudah tidak lagi melihat pakaian Ethan. Hanya tinggal pakaiannya saja yang sudah diletakkan oleh Ethan di kursi makan. Leona merasa bingung dan dia melihat ponsel Ethan masih ada di atas meja makan, posisinya masih sama seperti tadi malam. Karena tidak menemukan Ethan, Leona pun berkeliling ke seluruh ruangan yang ada di apartemennya sambil Memanggil nama Ethan akan tetapi Leona tidak menemukannya. Leona kemudian pergi ke lift untuk menuju apartemen yang saat ini ditempati oleh Ethan, dia masih berpikir bahwa Ethan mungkin pulang dan meninggalkan ponselnya. Pergilah Leona kemudian.


Sampai di apartemen Ethan, Leona masuk dan dia kembali memanggil lelaki itu tetapi tidak ada jawaban dari Ethan. Leona juga tidak menemukan lelaki itu. Leona kembali mengecek seluruh ruangan. Ethan tidak ada. Leona akhirnya mulai khawatir. Leona juga mulai curiga ketika ia tidak melihat koper Ethan yang sebelumnya ada di ruangan Walk in closet. Leona kemudian membuka lemari di mana sebelumnya dia menyimpan pakaian Ethan tapi yang dilihatnya justru lemari dalam keadaan yang kosong.


Leona pun langsung berlari keluar dari apartemen itu dan dia masuk ke dalam lift dan menekan tombol lift ke basement. Tempat di mana para bodyguard-nya sedang berjaga.


Leona keluar dari lift dan ia langsung berlari menghampiri bodyguard-nya. "Di mana Ethan???" Tanya Leona.


Para bodyguard-nya pun saling melempar pandangan satu sama lain. "Kami tidak melihat Ethan Nona Leona, Bukankah dia bersama anda???" Bodyguard itu pun bertanya balik pada Leona.


"Kalian ini bagaimana, kenapa malah bertanya kepadaku??? Ethan tidak ada dan pakaiannya juga tidak ada di apartemennya, itu artinya dia pergi dan Kenapa kalian tidak tahu????"


"Ethan pergi??? Tetapi sejak semalam kami berjaga, dia tidak keluar sama sekali???"


"Itu artinya dia tidak ke sini. Tapi dia bisa jadi lewat di lobi depan. Sekarang aku tidak mau tahu, kalian harus mencari Ethan dan melihat CCTV di lift juga di lobby apartemen, aku takut dia pergi atau di bawah oleh anak buah Mama, aku tidak mau tahu kalian harus mengecek semua CCTV, mulai dari CCTV lift hingga CCTV lobby Apartemen ini, lihat dia keluar dengan siapa, ayo cepat!!!!" Teriak Leona yang mulai panik.


Dua bodyguard-nya pun langsung berlari meninggalkan Leona sementara yang satunya lagi berdiri di depan Leona. "Apa Anda tidak mencoba untuk menghubungi Ethan???" Tanyanya pada Leona.


"Bagaimana aku bisa menghubunginya, dia saja tidak membawa ponselnya." Leona kemudian berbalik badan dan dia menghubungi Kaia meminta Kaia untuk segera datang ke apartemennya karena dia tidak menemukan Ethan di mana-mana. Leona sangat khawatir telah terjadi sesuatu kepada Ethan.


Setelah menghubungi Kaia, Leona pun meminta Bodyguard yang satunya lagi untuk mendatangi apartemen lama Ethan dan mencari Ethan di sana. Apakah Ethan pulang ke sana atau bagaimana karena ia benar-benar khawatir sekali. Bodyguard itu pun langsung mengambil mobil dan pergi untuk mencari Ethan ke apatemennya. Leona kembali lagi ke dalam lift untuk ke apartemennya dan dia coba untuk mengecek CCTV yang ada di dalam.


Leona bingung karena Ethan tidak membawa ponselnya dan Leona harus menghubungi Ethan menggunakan apa.


***


Lama Leona berkutat di depan monitor komputernya, tak lama Kaia pun datang bersama dua Bodyguard yang tadi Leona suruh untuk mengecek di CCTV di bagian keamanan apartemen. Mereka pun masuk ke ruangan kerja Leona di mana ternyata Leona sedang Menatap layar monitornya dengan serius. Leona melihat Ethan keluar dari apartemennya sekitar pukul 2 dini hari, dimana tentu saja saat itu ia sedang tertidur pulas. Ethan terlihat seperti buru-buru lalu masuk ke dalam lift.


Leona menyadari kedatangan Kaia dan juga dua bodyguard-nya. Kaia masih bingung tetapi kemudian dua bodyguardnya menunjukkan sesuatu kepada Leona. "Nona Leona!!! Kami mendapatkan rekaman ketika Ethan keluar dari apartemen yang satunya lagi dan di dalam lift Ethan terlihat memakai jaket masker dan juga topi." Ucap Bodyguard itu kemudian menunjukkan ponselnya, dimana tadi dia sudah mendapatkan rekaman dari pihak keamanan apartemen saat Ethan keluar.


Benar saja Ethan membawa kopernya masuk ke dalam lift lalu ketika di rekaman satunya lagi di dalam lift, Ethan memakai topi dan juga kacamata serta masker seperti menutup dirinya agar tidak ada yang melihat kalau itu dia. Dan setelah itu Ethan keluar dari lift dan rekaman berganti ke lobby apartemen di mana Ethan keluar dari lift dan berjalan cepat menarik copernya keluar dari lobby. Sesekali Ethan juga menengok ke belakang seperti memastikan bahwa tidak ada yang melihatnya pergi.


Tentu saja hal itu membuat Leona dan Kaia saling melempar pandangan dan terkejut. Kenapa Ethan harus pergi dari apartemennya secara diam-diam dan Kenapa Ethan melakukan itu serta tidak memberitahu siapapun jika dia ingin pergi.


Di tengah kebingungannya Leona pun mendapat telepon dari salah satu bodyguardnya yang tadi dia kirim untuk mendatangi apartemen Ethan dan mengejutkan sekali ternyata Ethan juga tidak berada di apartemen itu. Akan tetapi tadi dia bertanya kepada resepsionis apartemen Ethan untuk menanyakan keberadaan Ethan dan resepsionis itu menitipkan sebuah surat dari Ethan di mana Ethan menyuruh untuk memberikan surat itu kepada siapa saja yang mencarinya di apartemen ini.


"Apa kau sudah membuka surat itu???" Tanya Leona.


"Belum Nona Leona. Saya tidak berani membukanya."


"Oke buka saja suratnya dan kirimkan fotonya padaku."


"Baik nona Leona, kalau begitu saya buka dulu suratnya dan akan saya foto lalu akan saya kirimkan kepada anda." Panggilan itu di akhiri.


Leona tidak mengerti dan dia benar-benar bingung sekali dengan keadaan ini. Kenapa Ethan melakukan itu kepadanya.


"Apa sebelumnya kau bertengkar dengannya??" Tanya Kaia.


"Tidak Kai, kami tidak bertengkar sama sekali, kami bahkan tadi malam makan bersama dan dia juga tidur bersama denganku di kamar, tapi tadi pagi tiba-tiba saja dia tidak ada, aku cari dia dimana-mana dan tidak menemukannya ponselnya juga ada di meja makan."


"Apa mungkin dia sengaja meninggalkannya???"


"Itu dia, aku juga tidak tahu.!!!"


Ponsel Leona berdering dan pesan dari bodyguard-nya masuk di mana ada sebuah foto sebuah surat yang ditulis tangan. Leona mencoba membesarkan layar nya untuk bisa membaca isi dari surat itu dan Leona tahu itu adalah tulisan tangan Ethan


" Leona sayang...


Aku minta maaf jika aku harus meninggalkanmu dengan cara seperti ini. Aku selalu ingin kau bahagia dan mungkin jalan inilah yang harus aku ambil supaya kau bisa bahagia. Jangan mencariku, aku pergi bukan untuk meninggalkanmu tetapi aku hanya ingin terlepas darimu, supaya kau tidak kehilangan segalanya. Aku akan pergi jauh jadi aku harap kau tidak mencariku, lanjutkan hidupmu dan carilah kebahagiaanmu. Semoga kau selalu bahagia, aku akan selalu mencintaimu dalam hidupku.


Ethan


Kaia membaca surat itu lalu mengernyit dan memandang ke arah Leona. "Apa maksud Ethan menulis ini. ada masalah apa kenapa dia harus pergi???" Tanya Kaia.


Mata Leona kembali berkaca-kaca dan dia kemudian meminta bodyguard-nya untuk kembali lagi ke pihak keamanan apartemen untuk mengecek CCTV yang ada di depan dengan menggunakan apa Ethan pergi tadi malam. Bodyguard-nya pun langsung berlari keluar dan diantar oleh Kaia untuk membuka akses pintu lift apartemen Leona, lalu Kaia kembali lagi menghampiri Leona.


Leona terduduk di lantai dan dia mulai menangis. Kaia pun bergegas untuk memeluk sahabatnya itu. "Kenapa Ethan pergi Kai??? Kenapa dia tega sekali meninggalkanku??? aku merasa tidak melakukan kesalahan apapun tapi kenapa dia meninggalkanku.???" Leona benar-benar terisak di pelukan Kaia. " Aku tidak tahu apa kesalahanku??? Tadi malam kami baik-baik saja, kami tidak ada masalah apapun, sesuatu pasti sedang terjadi. Ethan tidak mungkin meninggalkanku begitu saja, dia sudah berjanji untuk menjagaku dan membahagiakanku???"


"Tenanglah kita akan menemukan Ethan, kau jangan khawatir kita tunggu sebentar kabar dari Bodyguard yang mengecek CCTV dengan apa Ethan pergi dari Apartemen ini. Lalu nanti aku akan mengecek plat kendaraan yang digunakan oleh Ethan, sehingga kita bisa mencarinya dan langsung menemukan Ethan. Kemana dia pergi, kau jangan khawatir." Kaia menenangkan Leona.


"Entah kenapa firasat ku mengatakan bahwa Ethan telah menyembunyikan sesuatu dariku, kau bisa lihat sendiri kan Bagaimana cara dia menulis dan bunyi dari surat itu, dia bilang dia pergi karena dia tidak ingin aku kehilangan semuanya, apa maksudnya pasti sesuatu telah terjadi padanya."


"Iya kita akan cari tahu itu nanti, sekarang kau tenang dulu dan kita pastikan dulu ke mana dia pergi, setidaknya kita harus menemukannya lebih dulu."


Beberapa saat kemudian Leona kembali diberitahu bahwa Ethan pergi dengan sebuah taksi. Leona pun meminta kepada bodyguardnya untuk menulis nomor kendaraan taksi itu dan mengeceknya lalu menyuruh mereka untuk mencari taksi itu dan mencari tahu di mana sopirnya menurunkan Ethan.


**


Beberapa jam kemudian


Leona mendapatkan kabar bahwa ternyata taksi itu mengantarkan Ethan ke apartemen lamanya. Lalu setelah Ethan turun tentu saja taksi pergi dan drivernya tidak tahu, yang jelas dia hanya mengantarkan Ethan dan melihat Ethan masuk ke dalam apartemennya, hanya itu saja. Kemudian Leona dan Kaia juga pergi ke apartemen Ethan dan mengecek juga CCTV yang ada di sana ternyata Ethan pergi tak lama setelah datang dan hanya membawa kopernya lalu Ethan juga terlihat keluar dengan taksi yang lain.


Kaia kembali mencoba untuk mengecek plat dari taksi itu untuk mencari tahu kemana taksi itu membawa Ethan pergi dan hasilnya sungguh mengejutkan karena taksi itu ternyata membawa Ethan ke bandara. Kaia pun langsung mencari seluruh penerbangan dini hari tadi sampai pagi. Ada pesawat pergi ke mana saja tetapi tentu saja ada puluhan pesawat yang pergi meninggalkan Seattle menuju ke berbagai kota, baik itu di dalam Amerika sendiri ataupun ke luar negeri sehingga Kaia juga berusaha untuk mendapatkan informasi daftar penumpang dari pesawat-pesawat itu. Kaia juga mengecek data dari akun Ethan untuk memesan taksi online, hasilnya Ethan menggunakan nomor baru yang sampai saat ini Kaia coba menghubunginya tapi tidak aktif. Kaia juga mencoba melacak lokasi terakhir dan itu memang ada di Bandara, setelahnya tidak bisa lagi di temukan.


Leona tidak berhenti menangis, bingung dengan keadaannya saat ini dan bingung ke manakah Ethan pergi sebenarnya. Sedangkan Kaia sibuk menghubungi beberapa orang kolega nya untuk bisa mendapatkan akses daftar manifest penumpang dari beberapa pesawat itu dan itu butuh waktu yang cukup lama sekali hingga akhirnya ketika hari sudah siang, Kaia pun mendapatkan informasi bahwa nama Ethan masuk ke dalam daftar manifest pesawat dari Seattle menuju ke Los Angeles.


Itu artinya Ethan dipastikan saat ini ada di Los Angeles. Kaia pun langsung menghubungi beberapa anak buahnya untuk mengelilingi Los Angeles dan mencari keberadaan Ethan dan pesawat itu sudah mendarat sekitar 2 jam yang lalu.


Sementara Leona memaksa Kaia untuk pergi bersamanya ke Los Angeles karena dia ingin mencari Ethan sendiri di sana. Tidak ada pilihan lain, Kaia pun menuruti keinginan Leona dan Kaia menghubungi lagi anak buahnya untuk menyiapkan pesawat karena mereka harus pergi ke Los Angeles saat ini juga. Tetapi Kaia dan Leona harus kembali ke apartemen lebih dulu karena Leona sendiri masih dalam keadaan berantakan dan mereka juga harus membawa beberapa pakaian.


"Kai hubungi semua Bodyguard, minta mereka untuk berkumpul di apartemen semuanya, jangan sampai ada yang terlewat karena aku harus bertanya kepada mereka satu persatu mengenai Ethan. Sebelumnya aku menugasi mereka untuk menjaga dan menemani serta tidak membiarkan Ethan sendiri sehingga dari mereka pasti sedikit banyak tahu siapa yang bertemu Ethan atau apa yang dilakukan Ethan beberapa hari ini. Tolong hubungi mereka semuanya dan minta mereka datang secepatnya tanpa terkecuali, aku tidak peduli mereka harus tetap datang dengan alasan apapun." Pinta Leona.


"Baiklah aku akan menghubungi mereka."


Kaia dan Leona pun masuk ke dalam mobil dan mereka akan dalam perjalanan untuk kembali ke apartemen Leona.


*****


Leona dan Kaia keluar dari lift, mereka sudah bersiap dan akan kembali ke bandara untuk terbang ke Los Angeles dan ketika mereka keluar dari lift seluruh Bodyguard sudah berkumpul. Leona dan Kai mendekati mereka semua dan mereka berbaris di depan kedua perempuan itu. Mata Leona sudah terlihat sembab karena sejak tadi dia tidak berhenti menangis atas kepergian Ethan.


"Aku merasa kalian sudah mendengar jika teman kalian yaitu Ethan telah meninggalkan Apartemen ini dan aku sudah mencarinya setengah hari ini, tetapi ternyata dia sudah pergi ke Los Angeles tanpa ada seorangpun yang mengetahuinya. Sekarang Aku hanya ingin bertanya kepada kalian satu persatu, apa telah terjadi sesuatu dalam beberapa hari terakhir ini setelah Ethan keluar dari rumah sakit??? Dan ceritakan kepadaku apapun yang kalian ketahui. Seperti Ethan bertemu dengan siapa, mengobrol dengan siapa atau mungkin Ethan pernah bercerita sesuatu kepada kalian yang tidak aku ketahui??? Aku hanya ingin kalian jujur karena mungkin itu bisa membantuku untuk menemukan Akar masalah yang sedang terjadi saat ini dan alasan kenapa Ethan pergi meninggalkanku." Ujar Leona dengan sedih.


Para bodyguad itu pun saling melempar pandangan satu sama lain, mereka sendiri pun sangat terkejut ketika dikatakan bahwa Ethan telah kabur secara diam-diam. Mereka juga tidak tahu Apa alasan yang membuat Ethan melakukan itu tetapi ada beberapa dari mereka yang tampak ketakutan karena mereka tiba-tiba terpikirkan akan pertemuan Ethan dengan Nyonya Haidee beberapa hari yang lalu dan mereka juga sadar bahwa ini tepat sudah tiga hari setelah pertemuan itu di mana Nyonya Haidee memberikan waktu kepada Ethan selama 3 hari untuk menentukan pilihan. Dan jangan-jangan Ethan pergi sekarang adalah karena dia lebih  memilih untuk meninggalkan Leona agar Leona tidak Kehilangan seluruh warisan dari mendianng Tuan Haidee.


"Kenapa diam???? Apa kalian tidak ingat sesuatu bahwa mungkin Ethan pernah bercerita kepada kalian tentang satu hal atau tentang diriku atau mungkin hal lain atau Ethan pernah bertemu seseorang akhir-akhir ini yang tidak aku ketahui???" Tanya Leona lagi untuk memperjelas.


Para Bodyguard itu pun menggelengkan kepalanya tetapi Leona Curiga dengan beberapa Bodyguard lainnya yang hanya menunduk diam, seperti orang ketakutan. Leona pun menaruh curiga dan meminta untuk ketiga body guard itu untuk menghadapnya. " Kalian bertiga kemarilah...!!!" Perintah Leona pada ketiga Bodyguard yang menurutnya tahu akan sesuatu, kemudian ketiganya pun maju beberapa langkah dan langsung berhadapan dengan Leona dan Kaia.


"Kenapa kalian hanya diam??? Apa kalian tahu sesuatu???" Tanya Leona menyelidik.


Ketiga pria itu pun diam dan tidak menjawab pertanyaan Leona, mereka benar-benar ketakutan.


"Dan kalian kenapa diam!!! Jawablah pertanyaan Leona!!!" sahut Kaia kemudian.


Akhirnya salah satu dari mereka pun meminta maaf kepada Leona dan ia pun mulai menceritakan kejadian 3 hari yang lalu di mana saat mereka sedang menikmati makan siang di kantin perusahaan, datang Nyonya Haidi dan beberapa orang laki-laki kemudian Nyonya Haidee menunjukkan sesuatu kepada Ethan serta bodyguard itu menjelaskan semua yang mereka dengar saat itu kepada Leona. Sontak Hal itu membuat Leona terkejut sekali.


Leona memegang kepalanya dan meringis. "Oh astaga......!!!! Kenapa kalian tidak memberitahuku jika Mama bertemu dengan Ethan!!!!" teriak Leona.


"Kami minta maaf Nona Leona, karena Ethan lah yang melarang kami untuk memberitahu anda dan dia bilang bahwa dia sendiri yang akan menceritakan semuanya kepada anda. Kami benar-benar tidak tahu bahwa Ethan tidak menceritakan hal itu kepada anda. Kami juga sangat terkejut jika tiga hari waktu yang di berikan oleh Nyonya Haidee, Ethan justru memilih untuk meninggalkan anda."


"Aku membayar kalian untuk melaporkan setiap apapun yang terjadi kepadaku. Lalu kenapa kalian justru mendengarkan Ethan. Kenapa kalian tidak bilang kepadaku jika Mama datang menemuinya. Lihatlah sekarang apa yang terjadi. Kalian bertiga benar-benar keterlaluan....!!!!! Dan sekarang Ethan pergi dan apa Kalian bertiga mau bertanggung jawab untuk bisa menemukannya, untuk bisa menemukan keberadaannya. Ya Tuhan......!!!!" Leona memegang kepala nya dengan frustasi.


"Kami benar-benar minta maaf nona Leona..!!!"


Leona meringis dan wajahnya begitu marah. Tetapi dia marah bukan hanya kepada ketiga bodyguardnya itu yang tidak memberitahunya tentang pertemuan Ethan dengan Mamanya tetapi Leona juga marah kepada dirinya sendiri serta kepada Mamanya yaitu Nyonya Haidee karena ternyata Mamanya telah mengancam Ethan dan memberikan Ethan pilihan semacam itu. Leona kemudian meminta Kaia untuk mengurus mengenai ancaman dari Mamanya itu apakah hal itu benar adanya karena Leona sama sekali tidak tahu mengenai Pembagian warisan itu karena Papanya juga tidak pernah menceritakannya. Kaia pun mengangguk dan dia akan mengurus segalanya kemudian Kaia mengajak Leona untuk pergi ke bandara sekarang juga karena mereka harus segera melakukan penerbangan karena semakin cepat semakin lebih baik untuk bisa menemukan Ethan karena bisa saja kalau Los Angeles hanya dijadikan pancingan oleh Ethan dan Ethan bisa saja keluar dari Los Angeles diam-diam dan mencari kota tujuan lain untuknya bisa pergi.