My Bodyguard My Obsession

My Bodyguard My Obsession
Makan malam bersama Leona



Ethan dan Gemma sampai di apartemen Leona. Mereka masuk melalui lobi apartemen itu. Ethan tentu tidak mungkin mengajak Gemma masuk melalui lift basement, karena itu pasti menimbulkan kecurigaan. Karena tidak semua orang bisa punya akses ke basement.


Ethan meminta Gemma untuk menghubungi Leona, karena Ethan tahu akses untuk ke apartemen itu hanyalah Leona yang bisa membuka nya. Ethan kembali berbohong pada Gemma, ber pura-pura tidak bbanyak tahu mengenai Leona, 0adahal dia memiliki kontak Leona dan tahu banyak tentang Leona. Tetapi sekali lagi dia tidak ingin menimbulkan kecurigaan Gemma kepada nya.


Gemma menghubungi Leona dan mereka diminta menunggu sebentar tak lama ternyata Kaia muncul dari dalam lift dan mengajak kedua nya untuk masuk karena sudah di tunggu oleh Leona. "Kenalkan, saya Kaia, asisten pribadi Leona sekaligus sekretaris nya.. "' Ucap Kaia sambil mengulurkan tangannya menyalami Gemma.


Gemma menerima ukuran tangan Leona. " Sayaa Gemma, kita sudah bertemu sebelumnya.. "


Kaia tersenyum. "Senang bisa bertemu lagi dengan anda..." Ucap Kaia dia kemudian beralih menyalami Ethan dan


Sampailah mereka di pantai tertinggi yang ada di apartemen itu. Pintu lift terbuka dan langsung terhubung masuk ke apartemen Leona. Perempuan itu tersenyum berdiri awalnya lalu menghampiri Ethan dan Gemma, menyalami kedua nya. Leona juga cipika-cipiki dengan Gemma. "Selamat datang, aku sudah menunggu kalian sejak tadi, silakan duduk.. !" Pinta Leona.


"Terima kasih sudah mengundang kami.. " Sahut Gemma.


Leona tersenyum. "Tidak hanya mengundang, kau juga bisa datang kesini jika ada waktu, kita bisa mengobrol atau bergosip, tetapi hubungi aku dulu dan kita atur waktu.. "


Mereka pun duduk di sofa yang ada di ruang tamu. Tak lama seorang pelayanan datang membawa nampan berisi minuman dan juga camilan. Gemma memutar pandangannya ke seluruh sudut apartemen itu. Apartemen yang begitu luas bahkan seperti sebuah rumah, dengan furniture nya yang begitu bagus dan pastinya sangat mahal sekali. Leona ternyata adalah perempuan yang sangat kaya raya. Dia pernah masuk ke apartemen mewah beberapa kali tetapi yang kali ini adalah apartemen paling luar biasa yang pernah di lihatnya.


"Bagaimana perjalanan kalian berdua???" Tanya Leona.


Gemma melempar senyum. "Lancar sekali... "


"Terima kasih kalian sudah mau datang kesini, dan Gemma juga ini pertama kali nya kau datang kesini, oh iya Ethan, aku minta maaf jika sikapku sebelumnya membuatmu jengkel, saat itu sedang benar-benar kacau sekali, jadi aku harap kau mau memaklumi nya.. " Ujar Leona.


"Tidak apa-apa.. " Gumam Ethan.


"Ya, tidak apa-apa Leona, Ethan sangat maklum sekali dengan sikapmu waktu itu, aku sudah coba menjelaskan padanya bahwa mungkin kau memang butuh teman untuk bicara, teetapi karena Ethan juga sedang tidak baik, sehingga dia tidak terlalu mengerti mengenai dirimu.. " Sahut Gemma. Dia harus bisa memulai untuk akrab dengan Leona agar perempuan itu mau menjadikannya sebagai teman. Kedekatan dengan Leona penting sekali bagi Gemma.


"Oh iya??? Sudah berapa lama kau bekerja di toko pakaian itu??" Tanya Leona.


"Oh kau bekerja paruh waktu, lalu kau kuliah dimana???" Tanya Leona dan Gemma menjelaskan di Universitas mana dia berkuliah saat ini. Mereka mengobrol sekitar satu jam. Berbagai hal hingga membicarakan hobi juga. Leona bisa melihat ketegangan di wajah Ethan, dan dia berusaha untuk tetap santai mengobrol dengan Gemma, tahu bahwa dia juga harus menjaga rahasia Ethan. Leona tidak maubuat Ethan kecewa, meskipun ada sakit dan sesak di hatinya melihat Ethan beberapa kali bermesraan dengan Gemma di depannya. Leona saat ini benar-benar sedang di uji kesabarannya.


"Ah sudah waktu nya.. " Ucap Leona. "Ayo kita ke meja makan, sepertinya sudah siap..!!" Ajak Leona.


Mereka berempat beranjak dari sofa dan menuju meja makan. Ethan melihat ada yang berbeda dari biasanya dimana meja makannya di pindah ke dekat jendela. Itu Leona lakukan agar bisa menikmati makan malam sambil melihat pemandangan di luar.


Mereka duduk dan pelayanan mengantar makanan pembukaan nya terlebih dulu. "Khusus untuk kalian berdua, aku mengundang chef terbaik yang ada di kota ini untuk memasak makan malam kita sekarang... Semoga kalian suka.. " Ujar Leona.


Gemma. tersenyum. "Apa sampai harus seperti itu???? Seharusnya kita makan malam yang biasa saja, supaya tidak merepotkan mu.. "


"Tidak sama sekali...! Ini karena aku sangat menghargai kalian berdua dan tidak akan melupakan jasa kalian yang sudah membantuku.... Oh iya, jika berkenan, menginap lah disini,kalian berdua besok tidak bekerja kan???? Aku berharap kalian berkenan, dan kita bisa mengadakan pesta kecil sampai tengah malam, ada kamar tamu, kalian bisa beristirahat disana. Bagaimana??? Mau ya???" Pinta Leona.


"Menginap????? Tidakk tidak, itu tidak perlu, yang ada kami malah merepotkan mu.. " Sela Ethan dengan cepat.


"Oh ayolah, tidak sama sekali, aku justru senang ada banyak teman disini.. Aku punya beberapa minuman, kalian bisa amemilih mau yang mana dan kita bisa minum-minum juga.. Mumpung besok hari minggu, jadi kita semua bisa bersantai???? Mau ya????" Rengek Leona. "Mau ya Gem???? Please...???"


Gemma menoleh menatap Ethan. Dia merasa tidak enak jika menolak permintaan Leona. Gemma menepuk paha Ethan, dan berharap lelaki itu setuju menginao disini. Lagipula kapan lagi bisa beristirahat di tempat yang bagus seperti ini. Melihat mata Gemma yang penuh harap, akhirnya Ethan mengangguk. Gemma melempar senyumnya. "Baiklah, permintaan tuan rumah tidak boleh di tolak.. " Ucap Gemma.


Senyum Leona mengembang. Dia sudah bisa menebak bahwa Gemma pasti tidak akan menolaknya. Dan rencana Leona berhasil. "Nah gitu dong....!!! Supaya kita semua bisa lebih akrab lagi... "


Leona mengarahkan pandangan nya pada Kaia. "Kai, nanti setelah ini kita ajak Mereka ke ruangan penyimpanan minuman....!!"


Kaia mengangguk. "Baik Na... "


Gemma memandangi Leona dan Kaia bergantian. Ternyata Leona memang bukan orang yang sembarangan. Bahkan Leona memiliki asisten pribadi, dan memiliki tempat tinggal yang begitu menakjubkan. Bahkan pemandangan di bawah dilihat dari sini juga cantik sekali. Dan beruntung sekali, dia bisa menginap di apartemen ini.


Leona melanjutkan makaan malamnya, dan tersenyum. penuh kemenangan, karena dia bisa menjebak Gemma disini. Dia sudah merencanakan sesuatu dengan Kaia, dan tinggal mengeksekusi nya di waktu yang tepat. Leona tahu Ethan terlihat semakin tidak nyaman sekali sejak tadi tetapi Ethan berusaha untuk menutupi nya dengan baik di depan Gemma. Padahal seharusnya Ethan tidak perlu mengkhawatirkan apapun karena dia tidak akan mengungkapkan apapun pada Gemma. Itu juga karena Leona masih ingin bermain lebih dulu dengan Gemma sambil mengumpulkan bukti kebusukan Gemma.