
Satu minggu kemudian.
Leona dan Naufal berdiri di pelaminan dan menerima ucapan dari para tamu undangan. Yang memang hanya sekitar 50 orang saja, terdiri dari keluarga dan sahabat dekat saja. Semua berjalan lancar dan terlihat bahagia sekali.
Vino dan Arindah berdiri di sebelah Naufal sedangkan sebagai pihak keluarga Leona adalah Mama Kaia dan Mantan Aspri Tuan Haidee. Leona menghubungi mereka dan meminta mereka untuk datang. Leona sudah menganggap Mama Kaia adalah Ibu nya sedangkan mantan Aspri Papa nya yanv selama inj sudah banyak membantunya sebagai Papa nya. Tentu ada sedikit kesedihan di hati Leona karena Papa nya sudah tidak bersama nya, sedangkan Mama nya sudah seperti orang asing bagi nya. Sehingga Leona hanya punya Kaia dan Mamanya, juga mantan asisten pribadi Papa nya yang turut hadir.
Satu persatu memberikan ucapan selamat kepada Leona dan Naufal. Mereka berdua sangat bahagia sekali. Dan para tamu itu juga sangat mengerti bagaimana kultur kehidupan di Amerika. Bukan hal tabu jika ada yang belum menikah tetapi sudah hamil, apalagi Naufal juga baru tahu jika Leona sedang hamil, seandainya tahu sejak awal mungkin pernikahan mereka juga akan di lakukan sejak lama.
Vino berjanji akan mengadakan pesta yang lebih meriah lagi nanti setelah Leona selesai melahirkan dan akan mengundangs seluruh teman dan kolega nya.
Aditya datang dengan istrinya, yaitu Cahya, juga ada Kyra serta suami dan anaknya. Kyra adalah adiknya Kyros, yang dulu pernah membantu Vino dan Vitto menemukan Naufal. Aditya menyalami Vino dan memberikan selamat kepada sahabat dan rekan bisnisnya itu. Kemudian beralih menyalami Arindah. Di susul oleh Cahya, Kyra dan Axel suaminya.
"Naufal, selamat ya???? Uncle senang sekali melihatmu berbahagia dengan Leona dan kembali dengannya lagi." Aditya menyalami Naufal dan memeluk nya.
"Terima kasih uncle.." Ucap Naufal. "Sayang, ini adalah Uncle Aditya dan aunty Cahya. Orang tua nya Kyros, mertua nya Gienka." Naufal mengenalkan pada Leona.
Leona menyalami Aditya. "Oh orang tua Kyros." Leona tersenyum. "Terima kasih Uncle sudah berkenan datang."
"Selamat ya????"
"Terima kasih."
"Ini Aunty Cahya istrinya, dan di belakangnya itu Kyra, dia adik kembarnya Kyros, di belakangnya adalah suami Kyra, Axel." Naufal kembali mengenalkan keluarga Kyros.
Leona pun berkenalan dengan mereka. Merasa senang bisa bertemu dengan keluarga Kyros yang juga terlihat sangat baik sekali. Dan di belakang keluarga Kyros, ada keluarga Gienka. Naufal juga memperkenalkan mereka pada Leona.
**
Leona dan Naufal duduk bersama keluarga mereka, untuk menikmati makanan yang di sajikan di pernikahan mereka ini. Mereka baru saja menyelesaikan pernikahan mereka dan menerima ucapan selamat dari keluarga dan sahabat dekat orang tua Vino. Datang juga Kaia, Mama Kaia dan mantan Asisten Pribadi Tuan Haidee yang memenuhi undangan Leona sebagai pihak keluarga Leona. Pernikahan berjalan dengan lancar dan memang di gelar terbatas dan di lakukan di rumah Naufal.
Raut wajah bahagia terlihat sekali di wajah Leona. Dia merasa seperti mimpi karena bisa menikah dengan Naufal secepat ini. Persiapan yang secepat kilat tetapi sangat lancar dan baik sekali. Semua disiapkan dengan baik oleh keluarga Naufal. yang tanpa Leona duga sebelumnya bahwa mereka sangat luar biasa kaya, baik dan hanya dengan menjentikkan jadi semua langsung disiapkan dengan baik.
Dan Vitto kali duduk di kursi nya setelah dia menerima panggilan telepon dari seseorang. Kebetulan Vitto duduk di sebelah Vino. Keluarga nya juga sedang makan sembari bercengkrama.
"Vin..." Panggil Vitto dengan suara lirih dan berbisik di telinga adiknya.
Vino menoleh dan mendekatkan telinga nya. "Kenapa Vit???"
"Aku baru di hubungi oleh kantor kita di Oregon."
"Kenapa??? Ada masalah disana???" Tanya Vino penasaran.
"Haidee enterprises terus menghubungi mereka dan menanyakan kelanjutan rencana take over kita. Setiap hari mereka menghubungi kantor kita yang di Oregon." Gumam Vitto.
Vino tersenyum mengejek. "Biar tahu rasa mereka. Ini yang aku tunggu-tunggu ketika mereka mengemis kepada kita. Biarkan saja dulu."
"Baiklah..."
"Kira-kira mereka tahu tidak ya kalau Leona bersama kita disini???
Vitto menggelengkan kepala nya. "Aku rasa tidak Vin, Leona juga sudah tidak berhubungan lagi dengan Mama nya. Aku rasa ini harus kita simpan dulu, karena aku takut Mamanya Leona itu justru memanfaatkan keadaan ini untuk mempengaruhi Leona. Apalagi selama ini dia sudah memperalat Leona untuk kesenangannya."
"Ya." Kedua saudara itupun kembali melanjutkan makan nya agar tidak mengundang kecurigaan Naufal dan Leona yang ada di depan mereka saat ini.
Selesai makan, Leona ke kamar dan mengganti pakaian. Dia dan Naufal akan menuju airport untuk pergi berbulan madu sekaligus baby moon selama satu minggu di Karimun Jawa. Pulau cantik dengan pasir putih yang terletak di utara pulau jawa. Naufal sengaja ingin mengajak Leona berbulan madu disana sekaligus baby moon. Leona sangat menyukai laut, dan laut disana sangat jernih dan punya villa yang berderet di atas air layaknya di Maladewa. Dan Naufal sengaja memilih untuk berlibur di di Indonesia saja, supaya lebih dekat dan banyak tempat yang sangat cantik disini.
Para tamu juga sudah pulang, dan ini masih belum terlalu sore. Sehingga kemungkinan akan sampai disana tidak sampai malam.
Naufal dan Leona masuk ke kamar untuk.berganti pakaian, dan koper mereka juga sudah di siapkan sejak kemarin sehingga mereka tinggal berangkat saja.
"Kau lelah???" Tanya Naufal.
Leona tersenyum. "Sedikit, tapi aku baik."
"Duduk dulu, kita masih punya waktu untuk ke airport, dan juga nanti kita akan menginap di kota Semarang dulu, besok baru kita ke pulau nya. Jadi kau tidak akan terlalu lelah."
"Iya..." Leona memeluk Naufal. "Aku sebelumnya benar-benar tidak menyangka jika kita bisa menikah secepat ini, aku berpikir mungkin beberapa tahun lagi.".
"Untuk apa menunggu terlalu lama, jika bisa hari ini kenapa harus tahun depan atau dua tahun lagi.??? Sudah tidak ada lagi yang bisa menghalangi cinta kita kan???"
"Iya, kau benar sekali." Leona mempererat pelukannya. Setelahnya Leona memilih duduk berselonjor di atas tempat tidur. Naufal dengan baik memijit kaki perempuan yang saat ini sudah menjadi kekasihnya itu. Sekarang dia bisa kembali bersama dengan Leona dan tidur dengan Leona. Dia sudah menikahi Leona sehingga tidak ada lagi batasan untuk ya dan juga Leona.
Naufal mengoleskan minyak pijat aromaterapi di kaki Leona. Melihatnya dengan lembut agar Leona tidak merasa pegal-pegal setelah berdiri dan menyapa tamu. Untungnya hanya beberapa orang saja, sehingga Leona tidak berdiri terlalu lama. Leona tersenyum memandangi Naufal yang melihatnya. Bahagia sekali rasanya dan Leona terus berusaha menyadarkan dirinya sendiri bahwa semua ini bukanlah sebuah mimpi. Tetapi kenyataan. Sekarang dia sudah menyandang status sebagai Nyonya Naufal Prakarsa. Leona masih merasa ini seperti sebuah mimpi.
Sekitar satu jam kemudian, mereka berdua keluar dari kamar dan sudah berganti pakaian. Naufal membawa koper miliknya dan Leona keluar. Mereka juga sudah di tunggu oleh keluarga mereka.
Arindah dan Vino menghampiri kedua nya. "Kalian nikmati honey sekaligus baby moon kalian dengan baik disana ya???" Arindah mengusap kepala Leona.
Leona tersenyum dna memeluk ibu mertuanya yang baik itu. "Terima kasih Mama sudah menyiapkan pernikahan yang luar biasa ini dan semua nya."
"Itu supaya kalian berdua senang. Dan jangan lupa minum vitaminmu secara teratur ya???? Jaga kehamilanku dengan baik, kalau kau merasakan sesuatu yang tidak biasa, langsung hubungi Mama."
"Iya Ma."
"Kau nikmati satu minggu ini dengan bersenang-senang dengan istrimu, jangan memikirkan pekerjaan di kantor, Papa dan Uncle akan mengurusnya. Juga jaga istrimu serta bagimu. Ingat semua yang di katakan Mama kalian kemarin, tentang ala yang boleh dan tidak boleh di lakukan Leona, supaya istri dan bagimu baik-baik saja." Ucap Vino.
"Iya Pa, tenang saja aku akan menjaga menantu dan cucu Papa dengan baik."
"Sampai di Semarang langsung istirahat. Supaya besok bisa kembali fit."
"Ya Pa.."
Vineet menghampiri Naufal dan Leona lalu memeluk mereka dan meminta mereka untuk bisa menikmati quality time yang baik setelah mereka terpisah selama berbulan-bulan. Leona juga memeluk Kaia, Mama Kaia, Rana dan Sanne. Ya, Kaia dan Mama nya serta mantan Aspri tuan Haidee dan istrinya menginap di rumah ini, atas permintaan Vino sendiri. Setelah berpamitan, Leona dan Naufal masuk ke mobil yang akan langsung mengantar mereka ke bandara.
******