My Bodyguard My Obsession

My Bodyguard My Obsession
kedatangan Ethan



Gienka masuk ke dalam ruang ganti dan Kyros sedang mengganti pakaiannya. Gienka bergegas membantu nya. Mengancingkan kemeja suami nya. Kyros tersenyum menatap kecantikan istrinya. Gienka nya yang selalu membuatnya jatuh cinta setiap hari. Gienka yang selalu membuatnya merasa sebagai laki-laki yang beruntung di dunia ini memiliki istri yang luar biasa seperti Gienka. Kyros membeIai rambut Gienka dan mendaratkan kecupan manis disana.


"Kenapa Senyum-senyum???" Tanya Gienka.


"Memangnya kenapa??? Tidak boleh??? Kau kan istriku, aku bebas melakukan apapun padamu... Mengelus, senyum, menciun bahkan menyetubuuhi mu aku bisa melakukannya sesuka hatiku, kau istriku kan???"


Gienka mencubit pinggang Kyros. "Ky... Kau ini... Aku akan mengantar aunty Rana ke supermarket setelah kau berangkat, tidak apa-apa kan???" Tanya Gienka.


"Ya, tentu saja kau bisa pergi...." Jawab Kyros.


"Terima kasih suamiku yang tampan.... Eh tapi fix kan nanti Ethan akan datang kesini??? Jangan sampai semua sudah di siapkan, terus dia membatalkannya, Aunty Rana pasti kecewa sekali.. "


"Hmmm ya semoga saja.. Tapi nanti aku coba hubungi Ethan lagi dan menanyakan kesediaannya atau tidak... "


Gienka mengangguk. "Ya, tanyakan dan kabari aku...."


"Smith akan kesini bersama dengan Shanon serta ada satu orang lagi teman Smith, dan sebenarnya aku ada tujuan kenapa mengundang mereka, selain agar tidak menimbulkan kecurigaan Ethan... "


"Memangnya apa???" Tanya Gienka.


"Kau akan tahu nanti jika memang ini sesuai ekspektasi kita semua... Aku sudah berbicara dengan Smith semalam sebelum kita makan malam bersama, dan Smith merekomendasikan sesuatu... Ya aku pikir ini cukup berguna, dan nanti aku akan menjelaskannya pada uncle Vitto.. "


Gienka menganggukkan kepala nya dia meraih dasi dan memakai kanna di leher suami nya. "Yang terbaik saja, aku percaya rencana mu akan berjalan dengan baik..."


"Aku sendiri pun berharap Ethan adalah teman kita, saudara kita yang sudah lama hilang, Naufal... Jika benar, aku sangat yakin semua orang akan berbahagia... Dan apa yang terjadi saat ini mungkin bukan hanya sebuah kebetulan, tetapi pasti sudah di rencanakan oleh Tuhan... Doa kita semua selama ini mungkin sudah di dengar..."


"Ya, tidak akan pernah ada yang menduga dengan keajaiban yang sudah Tuhan berikan..! Sudah selesai, pakai jas mu, sepatu dan bersiaplah, aku akan turun untuk siapkan makanmu sebelum kau berangkat. " Gienka mengecup bibir Kyros. "Aku mencintaimu.. " Ucapnya lalu pergi keluar meninggalkan suami nga untuk turun ke lantai satu dan menyiapkan makanan. Karena Kyros belum sarapan.


★★★★


Sore hari nya.....


Rana, dibantu Sanne, Gienka dan Vineet mulai menyiapkan masakan untuk nanti malam. Gienka sudah di beritahu Kyros jika Ethan nanti akan datang bersama pacarnya yang bernama Leona. Itulah kenapa sejak siang setelah mengantar Rana berbelanja di supermarket, Gienka dan yang lainnya mulai menyiapkan bahan untuk di masak dan di sajikan malam nanti.


Tadi saat baru sampai di rumah setelah berbelanja, Rana langsung sibuk membuat marshmallow untuk hiasan kue yang akan di buatnya nanti. Karena marshmallow butuh waktu berjam-jam untuk mengeras, sehingga hrus sedmgera di kerjakan supaya bisa di aplikasikan dj atas kue buatannya nanti. Rana lebih suka membuat marshmallow sendiri di bandung harus membeli, karena dia ingin membuat bentuk yang lucu, seperti dulu saat dia sering membuat itu untuk anak-anak, yaitu Kyros Kyra, Gienka kecil hingga Sanne, Vineet dan bahkan Naufal juga sangat menyukai nya.


Dan marshmallow itu sudah tidak lagi cair, dan kenyal. Kue choux juga sudah dingin sehingga Rana mulai menghiasnya dengan marshmallow di atas nya. Gienka melempar senyumnya melihat berapa menggemaskan nya kue kue itu. Dia benar-benar teringat masa kecilnya ketika Rana sering memberi nya kue ini. Rasanya sudah pasti enak, crispy di luar dan lumer di dalam karena berisi kan berbagai varian cream yang super lezat, belum lagi tekstur marshmallow semakin menambah kenikmatan saat memakannya. Dessert sempurna untuk menutup makan malam.


"Aku selalu ingat rasanya....!!! Aunty memang laur biasa.. " Puji Gienka.


Rana menoleh dan melempar senyum. "Kalian sangat menyukai nya, itulah kenapa Aunty membuat ini sekarang, sayangnya Kyra dan Louis tidak ada disini, karena pasti mereka juga akan senang aunty membuat ini.. "


"True... Hahaha kami semua selalu ketagihan dan kalap ketika memakannya... Seolah peraturan untuk tidak makan yang manis-manis secara berlebihan jadi tidak berguna karena terlalu enak.. " Ujar Gienka.


"Ambil dan cobalah supaya kau bisa kembali bernostalgia... " Ucap Rana dan Gienka mengambil satu lalu menyiapkan ke mulutnya. Rasanya sangat enak dan tidak pernah berubah, masih sama seperti dulu.


****


Beberapa jam kemudian......


Semua orang sedang bersiap menunggu kedatangan Ethan. Kyros sedang duduk di ruang tamu bersama dengan Vitto, serta sahabatnya bernama Smith, yang istrinya dulu pernah membantu menjaga Gienka saat di rumah sakit. Selain itu Smith juga membawa seorang teman lagi. Mereka sedang sibuk membicarakan sesuatu mengenai Ethan. Sampai kemudian terdengar suara bel berbunyi. Vineet bergegas berlari untuk membuka pintu dan mendaoati Ethan berdiri dengan seorang perempuan yang sangat cantik di sebelahnya. Mungkin perempuan ini yang di ceritakan Kyros bernama Leona yang adalah kekasih Ethan.


Vineet tersenyum kepada mereka berdua, lalu menyalami nya secara bergantian. Tak lama Kyros bersama dengan Gienka menyusul Vineet dan menyapa Ethan serta Leona sebagai penyambutan untuk kedua tamu nya itu. Kyros menyalami kedua nya begitu juga dengan Gienka. Lalu berkenalan dengan Leona.


Kyros mempersilahkan Ethan dan Leona masuk ke dalam. Sampai disana, mereka di sambut oleh Vitto juga Rana. Kyros tersenyum dan memperkenalkan mereka kepada Ethan dan Leona.


"Ini Om dan Tante, mereka adalah orang tua Sanne, ah yupz, Ethan kau sudah pernah bertemu dengan Tante Rana." Ucap Kyros.


Ethan mengangguk dan melempar senyum kemudian menyalami Rana dan Vitto. "Ya, aku sudah bertemu dengannya kemarin, selamat malam tante dan Om, saya Ethan dan ini Leona pacar saya, maaf ya kemarin karena waktu kalian datang saya sedang tidak ada di rumah, sekali lagi maaf." Ethan sekali lagi meminta maaf kepada Rana dan Vitto karena kemarin saat mereka datang dia tidak ada di rumah.


"Ya Ethan, kami harus meminta maaf, dan juga memperkenalkan ini adalah sahabat ku Smith, ini Shanon istrinya dan ini William teman ku juga..."


Ethan tersenyum dan menyalami ketiga orang itu, begitu juga dengan Leona. Kyros mempersilahkan mereka duduk di sofa untuk mengobrol sebelum nanti makan malam bersama. Sebelumnya Kyros meminta maaf pada Ethan karena mengundangnya untuk datang kesini, dimana malam ini dia ingin mengadakan pesta kecil bersama temannya untuk merayakan kepindahannya ke rumah ini. Hanya pesta kecil sehingga tidak mengundang banyak orang. Mereka pun larut dalam obrolan berbagai hal. Hingga Vitto dan Kyros saling mencuri panjang. Mungkin ini waktunya mereka beraksi untuk mencari informasi tentang Ethan.


"Ethan, apakah kau berasal dari Washington DC atau kau hanya bekerja di sini???" Tanya Vitto.


Ethan menggelengkan kepala nya. "Tidak, saya sebenarnya berasal dari Portland, tapi pindah ke Seattle dan kemudian ke sini...!" Jawabnya, menjelaskan jika dia berasal dari Portland bukan dari Washington. Lalu pindah ke Seattle.


"Oh, jadi keluarga mu berasal dari Portland????" Tanya Vitto lagi pada Ethan apakah keluarga Ethan berasal dari Portland.


"Ah tidak, bukan.." Jawab Ethan."Saya tidak memiliki keluarga sejak kecil, di Portland saya tinggal di panti asuhan, kemudian setelah lulus SMA saya pergi ke Seattle untuk kuliah dan bekerja di sana ... " Ethan menjelaskan.


Dengan cepat Vitto meminta maaf pada Ethan. Dia tidak tahu jika Ethan sudah tidak memiliki keluarga sejak kecil. "Maaf Ethan karena telah menanyakan pertanyaanku sebelumnya... Aku tidak tahu kalau kau  tidak punya keluarga..."


"Tidak apa-apa Om, tidak masalah, wajar jika Om bertanya seperti itu karena banyak orang yang bertanya seperti itu juga kepada saya. Dan saya benar-benar tidak suka jika orang-orang menatap saya dengan tatapan iba, tinggal di panti asuhan dan tidak memiliki keluarga, itu tidaak terlalu mengganggu, karena orang-orang di panti asuhan adalah keluarga saya.. " Ethan tidak mempermasalahkan pertanyaan Vitto, karena memang sudah sangat sering orang bertanya hal itu kepada nya. Dan Ethan menjelaskan meskipun dia tidak memiliki keluarga kandung, karena penghuni panti asuhan adalah keluarga nya. Dan dia tidak suka jika ada yang memandang kasihan kepada nya setelah mengetahui fakta mengenai masa kecilnya.


Sontak mendengar itu, semua orang sangat terkejut. Itu artinya bahwa Ethan tidak memiliki keluarga disini dan sejak kecil di panti asuhan. Rana seperti nya semakin yakin bahwa Ethan mungkin benar adalah Naufal.


"Aku Minta Maaf" Ucap Vitto lagi meminta maaf.


"Tidak masalah Om, jangan merasa tidak enak seperti itu, hidup saya tidak seburuk yang dipikirkan orang lain... Hehehe.." Ethan mencoba tertawa agar suasana tidak menjadi tegang. Dia menyadari bahwa orang-orang di sekitarnya itu terlihat terkejut dengan apa yang di katakan olehnya tadi, dan terlihat mereka tidak enak.


Kyros pun coba mengajak Ethan mengobrol hal lain untuk mencairkan suasana. Dia merasa informasi kali ini sudah cukup. Ethan ternyata seorang yatim piatu dan selama ini hidup di panti asuhan. Rasanya tidak elok jika terlalu jauh menanyakan mengenai kehidupan Ethan.


Sampai akhirnya Gienka memberitahu Kyros sesuatu. Dimana ini sudah waktu nya menikmati makan malam karena sudah selesai di siapkan.


"Eh sudah waktunya makan malam, sebaiknya kita pergi ke meja makan karena makam makan malam telah disiapkan" Ucap Kyros. Dia mengajak semua orang ke meja makan untuk menikmati makan malam bersama. Semua pun berdiri dan menuju ke bagian belakang rumah dimana meja makan sudah di pindahkan kesana bersama dengan makanannya juga. Serta beberapa botol Champagne undangan wine untuk teman minum.


Meja makan itu cukup panjang, dan di lingkaran oleh kursi-kursi. Di atas meja makan tersedia mangkuk berisi soup berwarna kuning. Dan itu adalah yellow chicken soup yang di buat oleh Sanne dan Gienka sebagai makanan pembuka. Sebagai tuan rumah, Kyros langsung mempersilahkan para tamu nya untuk menikmati makanan yang di sedia kan.


"Ini adalah sup ayam kuning atau kami menyebutnya soto ayam, ini adalah sup favorit orang Indonesia, warna kuning berasal dari kunyit ditambah serai dan rempah-rempah lainnya, ini dibuat oleh Sanne dan istri saya, dan Sanne adalah lulusan terbaik sekolah memasak di Perancis dan Swiss jadi rasanya dijamin lezat, semoga Anda semua menyukainya..." Ucap Kyros. Dia menjelaskan jika makanan pembuka sekarang adalah soto ayam, makanan favorit kebanyakan orang Indonesia dan di buat dengan bumbu khas yaitu kuning berasal dari kunyit serta tambahan batang sereh juga bumbu lainnya, di masak oleh Gienka dan Sanne. Agar merasa tidak ragu saat memakannya, Kyros bahkan memberitahu para tamu nya itu bahwa Sanne adalah lulusan terbaik sekolah masak di Perancis dan Swiss, sehingga rasa masakannya di jamin sangat enak.


"Saya pernah berlibur ke Indonesia, dan saya melihat teman saya makan sup ini, kelihatannya enak sekali, tapi saya belum pernah mencobanya, jadi ini pertama kalinya..."  Sahut Leona. Dia bercerita jika dulu pernah liburan di Indonesia dan melihat temannya memakannya sup itu. Terlihat sangat enak, sayangnya dia belum pernah mencoba nya dan ini adalah pertama kali nya dia mencoba nya.


"Oh ya? Anda pernah berlibur di Indonesia??? Di mana??? Pasti bersama Ethan, kan???" Tanya Kyros. Dia bertanya pada Leona kapan pergi ke Indonesia dan apakah pergi bersama Ethan.


Leona menggelengkan kepala nya."Tidak, saya tidak pergi dengan Ethan tapi saya pergi dengan asisten saya, kami pergi ke Bali dan juga ke Lombok, saat itu saya dan Ethan belum saling mengenal. Dan kami melihat sup ini saat makan malam di hotel Green Golden..." Leona tidak pergi dengan Ethan saat itu melainkan dengan asistennya dan melihat sup itu saat makan malam di hotel.


"Green Golden Hotel???" Tanya Kyros dan Leona mengangguk."Itu adalah hotel milik mertua saya, orang tua Gienka"  Jelasnya. Dia memberitahu Leona bahwa hotel itu adalah milik mertua nya yaitu orangtua Gienka.


"Benarkah? Oh wow.. Hahaha itu adalah hotel bintang enam terbaik menurut saya, pelayanannya luar biasa... Aku bahkan ingin pergi ke sana lagi..." Puji Leona. Menurutnya itu adalah hotel bintang enam yang terbaik. Pelayanan luar biasa dan dia ingin datang lagi kesana. Kyros pun menimpali bahwa memang harus kesana lagi.


"Tentu saja, saya sangat ingin ke sana lagi... Dan Ethan sangat ingin datang ke Indonesia tapi tidak ada kesempatan... Negara lain yang ingin dikunjungi Ethan adalah Indonesia..." Leona mengatakan lagi bahwa Ethan sangat ingin datang ke Indonesia tetapi belum ada kesempatan. Leona menjelaskan jika. egara yang sangat ingin Ethan kunjungi adalah Indonesia.


"Benarkah??? Kalau begitu, kau harus pergi ke Indonesia...!!!"  Ucap Rana. Jika Ethan ingin datang ke Indonesia maka dia harus kesana.


Leona menjelaskan jika dia dan Ethan sudah berniat untuk pergi ke Indonesia dan karena Ethan selalu saja membahas Indonesia, dia selalu seperti merasa ada ikatan disana padahal belum pernah kesana, tetapi mungkin karena Indonesia punya banyak tempat yang cantik sehingga Ethan ingin kesa a. Dan Ethan kemarin sempat bercerita kepada Leona bahwa dia bertemu dengan orang Indonesia yang sangat baik yang sudah menolongnya saat mengalami kecelakan, hal itu membuatnya sangat bahagia sekali. Segala sesuatu yang berhubungan dengan Indonesia, Ethan selalu merasa excited, tetapi ketika Leona bertanya kenapa Ethan begitu terobsesi dengan Indonesia, Ethan selalu menjawab tidak tahu. Bagi Leona itu sangat aneh.


Lagi-lagi penjelasan itu membuat semua orang terkejut. Tetapi mereka tetap harus menjaga sikap agar tidak menimbulkan kecurigaan. Entah kenapa Rana semakin yakin bahwa mungkin saja Ethan memang berasal dari Indonesia.


"Ethan, jika kau ingin datang ke Indonesia, hubungi aku, aku siap menjadi pemandu wisata yang baik. Vineet dan aku akan membawamu dan Leona ke semua tempat yang keren... Benar kan Neet???" Tanya Sanne. Dia meminta agar jika Ethan pergi ke Indonesia untuk bisa menghubungi nya karena dia dan Vineet siap untuk mengantar Ethan dan Leona jalan-jalan.


"Yups... benar, saya siap mengajak kalian berwisata, dan Indonesia bukan hanya Bali dan Lombok, tapi masih banyak tempat lain yang menakjubkan... " Ujar Vineet. Dia siap untuk mengantar mereka jalan-jalan di berbagai tempat yang menarik karena Indonesia tidak hanya punya Bali dan Lombok yang cantik tetapi memiliki banyak sekali tempat yang tidak kalah keren nya.


" Benar sekali, kau harus menghubungi kami... Dan hotel-hotel milik papa Gienka tersebar di seluruh Indonesia, jadi aku yakin kau akan mendapatkan diskon besar nanti hehehe... " Sanne tertawa. Dia sangat berharap nanti Ethan dan Leona agar menghubunginya jika ingin datang. Dan Papa Gienka punya banyak hotel yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, karena bisa saja nanti mereka akan dapat diskon menginap di hotel milik orang tua Gienka. Mendengar itu semua orang pun tertawa. Dan Ethan juga ikut tertawa. Senang sekali rasanya bisa bertemu dengan orang-orang baik seperti Kyros dan keluarga nya ini.