
"Ethan....!!! Aku punya sesuatu untukmu..!" Ucap Leona.
Ethan menghentikan kunyahan nya. "Punya sesuatu??? Apa???" Tanya nya.
Leona memundurkan kursi nya dan meninggalkan Ethan.eona membuka koper nya dan terlihat mencari sesuatu di dalam sana. Tak lama Leona kembali dan duduk di sebelah Ethan, menyodorkan sebuah amplop pada Ethan. "Kaia memberikan itu tadi pagi, karena kemarin dia lupa. dan itu adalah bukti deposito atas nama mu, uang yang sudah kau keluarkan untuk membelikan tas Gemma beberapa waktu yang lalu sudah aku masukkan ke dalam deposito atas nama mu.. "
Ethan terlonjak. "Uang membeli tas??? Apa maksudnya??? Kenapa kau malah memasukkannya menjadi deposito atas namaku???"
Leona melempar senyum. "Kau membelikan Gemma Tas kw premium, dan harga nya tidak sebanyak yang kau bayar, harga nya adalah sisa uang yang ada di bukti deposito itu.."
Ethan mengernyit. "Maksudnya apa???"
"Aku dan Kaia mengajakmu ke tempat penjualan tas KW premium, aku tidak rela kau menghabiskan banyak uang untuk membeli barang yang di inginkan Gemma, jadi aku mengadakan itu, meminta Kaia mencari penjual tas palsu, lalu mengajakmu kesana.. Semua sudah aku atur, jadi ketika kau membelinya dengan harga yang di sepakati sebenarnya harga nya tidak seginggi itu, aku membayarkan sesuai harga sebenarnya dan uangmu aman bersamaku lalu aku me? inta Kaia membuatkan deposito atas nama mu, uangmu masih aman terkendali di dalam sana, gunakan itu untuk kebutuhanmu sendiri atau hal yang bermanfaat lainnya di bandigkan harus membeli sesuatu untuk orang yang tidak menghargaimu.."
"Jadi kau dan Nona Kaia membohongiku???" Tanya Ethan.
"Ya, bisa kau katakan seperti itu, aku minta maaf untuk semua nya, aku hanya ingin membantumu saja.. "
"Kenapa melakukan itu dan kau tidak mengatakannya padaku??.?" Tanya Ethan. Lelaki itu membuka amplop pemberian Leona dan melihatnya.
"Ya tentu tidak mungkin aku memberitahu mu, kau bisa marah kepada mu, dan aku rasa memang ini waktu yang tepat untuk memberitahumu. Kau tidak senang dengan apa yang aku lakukan????" Tanya Leona balik tetapi Ethan memilih untuk diam dan hanya memandang perempuan itu saja. "Aku melakukannya karena a... ku....??"
"Peduli padaku??? Karena ku peduli kepadaku, dan kau mencintaiku??? Iya kan???" Sela Ethan dan Leona menganggukkan kepala nya.
"Mau sudah tahu jawabannya jadi tidak perlu menanyakan semua itu lagi.. Aku mencintaimu dan aku peduli padamu, sangat sederhana sekali. "
Ethan memegang kedua rahang Leona dan tersenyum. "Aku tidak tahu apa yang sebenarnya ada di otakmu, kau melakukan begitu banyak hal selama ini, dan kau melakukan ini untukku, kau memiliki cinta untukku, tapi bodohnya aku tidak menyadari nya, Terima kasih..." Ethan mengecup bibir Leona.
"Kau tidak marah????" Tanya Leona.
"Untuk apa???? Aku mendapatkan uangku kembali...!" Ethan tersenyum. "Kau mempermudah hidupku.. "
"Aku pikir kau akan marah padaku, sekarang habiskan makananmu."
Ethan mengangguk dan membiarkan meneruskan makan malamnya bersama Leona. Apa yang di lakukan Leona semakin membuat Ethan yakin bahwa Leona memang peduli dan perhatian padanya, padahal hal semacam itu pasti tidak akan terpikirkan untuk di lakukan. Dan Leona melakukannya dengan baik, Ethan pun tidak menyangka sama sekali. Selain itu Leona juga terpikirkan untuk mengembalikan uang itu mepadanya dalam bentuk lain. Leona sangat baik sekali, dia tidak akan salah jika menerima cinta Leona. Ketulusan itu ada di hati Leona.
★★★
Beberapa hari kemudian.....
"Hai sayang???? Sudah lama menunggu ku???" Tanya Gemma kepada seorang laki-laki yang duduk di sendirian di sebuah bar. Gemma baru pulang dari tempat kerja nya. Gemma menghampiri dan mengecup bibir lelaki itu.
"Aku baru duduk sekitar setengah jam yang lalu, bagaimana harimu???"
"Seperti biasa nya saja... Tanpa Ethan yang bodoh itu, aku merasa sedikit bebas, dan bisa bertemu denganmu setiap hari, kita bisa pesta setiap malam.. " Gemma memeluk lelaki yang sedang duduk itu dengan manja, mengecupnya baru setelah itu duduk di sebelahnya. Gemma juga memesan minuman. Inilah yang di lakukannya beberapa hari ini, dia memiliki waktu kosong untuk ke bar bersama pujaan hatinya itu dan tidak perlu takut dengan kehadiran Ethan yang saat ini masih berada di luar kota.
"Tentu nya kita membutuhkan uang lagi dari si tolol itu, tadi aku sudah meminta uang kepada nya dengan alasan aku terlambat menerima gaji dan butuh uang untuk membayar sewa flat ku.." Jawab Gemma.
"Dia memberikannya???" tanya Laki-laki itu lagi.
"Dia bilang malam ini dia akan mentransfer nya... Aku harus kembung berakting menangis dan sedih untuk bisa mendapatkannya.. Itu selalu berhasil, Ethan yang bidoh itu terdengar panik sskali saat tadi menceritakan masalh itu kepada nya, tetapi karena adia sibuk jadi belum sempat mentransfer nya.. "
"Kau belum terlalu banyak mendapatkan uang darinya, berapa lama lagi kau akan mempertahankannya..???"
"Ya aku akui aku salah target ternyata, Ethan tidak seloyal yang aku pikir, dia ternyata cukup pelit, aku tidak tahu kenapa dia begitu perhatian dengan panti asuhannya, itu saja yang dia pikirkan, pada seharusnya dia tidak perlu seperti itu, dia sudah kuar dari sana jadi untuk apa harus selalu mengirim uang kesana, ummhh tapi tas yang dia berikan kepadaku kemarin harga nya sangat mahal sekali, kita bisa menjualnya nanti dan aku rasa itu cukuplah..."
"Ya tapi tidak bisa menjualnya dalam waktu dekat kan??? Nanti kalau dia menanyakan nya bagaimana??? Ayolah pikirkan sesuatu supaya dia bisa memberimu banyak uang lagi???" Rengek lelaki itu.
Gemma mengangkat gelas dan meminum minuman yang dia pesan memandangi kekasihnya. "Setiap hari aku selalu memikirkan cara untuk mendapatkan uang dan kesenangan dari Ethan, tetapi bukan perkara mudah, karena meski begitu Ethan itu orang yang cukup cerewet, dia akan bertanya dan lainnya sehingga aku pun harus memikirkan cara untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu."
"Lain kali lebih selektif lagi memilih target, jangan mengejar ketampanannya saja, cari yang lebih bodoh lagi daripada dia. Menyebalkan sekali.. " Gerutu lelaki itu pada Gemma. "Bagaimana dengan Leona perempuan kaya raya itu???? Kita jual saja minimal bag yang kau curi itu.."
"Issshhh..... Kenapa kau buru-buru sekali, kalau di jual sekarang kita akan dalam masalah besar, dia pasti sedang mencari mini bag itu sekarang, atau mungkin belum sadar, tetapi dia juga pasti punya kenalan banyak dan memberitahu mereka jika mini bag nya hilang, lalu jika aku menjualnya maka akan ketahuan jika aku mengambilnya, pasti akan ada laporan yang masuk kepada nya.. Menjualnya tdak bisa semudah itu.. Kau ini bagaimana..???" Wajah Gemma juga mulai terlihat kesal.
"Ahh ya ya sorry sorry.... Aku ingin kita berpesta, jadi tentu kita butuh uang sayang.. "
"Kita tunggu saja, kalau Ethan malam ini mengirimkan uangnya kita bisa berpesta dan membeli wine dan Champagne favorit kita.. "
"Oke...!!" Lelaki itu tersenyum kepada Gemma, mereka berdua bersulang dan menikmati minuman masing. "Aku takut kau benar-benar jatuh cinta pada si Ethan yang tolol itu, dia sangat tampan, dan kau selalu menikmati bercinta dengannya.."
Gemma terkekeh. "Aku???? Jatuh cinta pada Ethan??? Hahaha te tu saja itu tidak mungkin, yang ada hanya rasa muak saja, dia Laki-laki tolol dan tidak berguna, seperti kesetanan saat bercinta, dia seperti tarzan yang hidup di hutan, sehingga tidak bisa berpikir, muak sekali.. Yang memang miliknya besar, tapi bercinta dengan orang yang tidak aku cintai itu sangat membosankan sekali, aku harus berpura-pura menikmati nya.. Aiiissshhh menyebalkan sekali. "
Lelaki itu tertawa. "Hahahaha kau harus bersabar untuk itu hahaha... Karena kita butuh uangnya..!" Kedua nya pun tertawa. Mereka juga membiarkan bersulang.
"Oh jadi mini bag yang pernah aku lihat itu milik Leona??? Dan kau yang mencuri mini bag itu????"
Suara seseorang dari belakang membuat Gemma dan lelaki itu menoleh. Dan betapa terkejutnya Gemma melihat siapa yang ada di belakangnya. Ethan berdiri dengan wajah penuh kemarahan, menatap nya dengan tajam seolah ingin membunuhnya. "Sayang, kau???" Gemma turun dari kursi bad dan mendekati Ethan.
"Mencuri barang milik orang lain adalah kejahatan, begitu juga dengan menipu orang lain.."
"Ethan sayang... Kau jangan salah paham.. Kau kenapa ada disini??? Kenapa tidak bilang jika kau sudah pulang???" Tanya Gemma yang mulai panik. Gemma menyentuh bahu Ethan tetapi Ethan lekas menepis nya dengan kasar.
"Aku sekarang sudah tahu segalanya tentangmu, kau selain pencuri juga adalah seorang penipu.. Aku sangat mencintaimu dan kau ternyata hanya mempermainkan ku.. Kau benar-benar buruk sekali.. Dan aku akan memberitahu Leona jika kau yang sudah mencuri barang miliknya.. "
Ethan sebenarnya sudah sejak tadi duduk di sebelah Laki-laki kekasih Gemma itu. Dia menyamar dengan memakai kumis, berjaket dan berkacamata hitam juga. Dia sudah pulang dari fine line sejak kemari, tetapi tidak memberitahu Gemma. Dan Ethan mendapatkan informasi dari ora g suruhan Leona yang bertugas mengawasi Gemma telah memeberi informasi jika Gemma akan bertemu dengan kekasihnya itu di sebuah bar. Itulah kenapa Ethan memilih menyamar untuk memergomi mereka berdua.
"Tidak sayang, aku tidak mencuri, jangan beritahu Leona..!!" Gemma mak merengek tetapi Ethan sudah terlalu kecewa hingga memalingkN sajah, enggan menatap Gemma.
"Kau sudah mencurinya dan aku akan memeberiahu Leona agar mau bisa di penjara... Dasar penipu dasar pencuri..!! Mulai detik ini kita putus, aku tidak lagi sudi memiliki kekasih pernah curi sepertimu.. "