My Bodyguard My Obsession

My Bodyguard My Obsession
ke Hawaii



”Hai sayang!! kau sedang apa??? Apakah sedang sibuk???” tanya Leona pada Ethan. Leona memutuskan untuk menghubungi Ethan dia ingin menyuruh Ehtan untuk persiap pergi liburan nanti malam.


“Aku baru saja bangun tidur dan ini aku sedang membuat makan siang. Kenapa??” tanya Ethan balik.


“Oh kau baru berniat membuat makan siang. Uhmm sebenarnya aku ingin memberitahumu sesuatu???”


Ethan mengernyit. “Memberitahu sesuatu??? memberitahu sesuatu tentang apa??? Tanyanya penasaran.


“Nanti malam aku ingin mengajak papa dan juga kau untuk pergi liburan bersama.”


“Pergi liburan??? Pergi liburan ke mana??” Tanya Ethan.


“Ke Hawaii, aku dan Papa sedang ingin Suasana pantai dan Papa juga sepertinya butuh hiburan, aku sudah memberitahunya mengenai permasalahan Mama dan ya aku coba menguatkan dia. Tetapi sepertinya lebih baik aku mengajaknya untuk mencari udara segar, menenangkan diri sambil berlibur. Aku sebenarnya ingin pergi berdua saja tetapi Papa ingat kau, dan menyuruhku untuk mengajakmu, jadi mau tidak mau kau harus ikut kami liburan. kau harus bersiap dan kita berangkat nanti malam.”


“Ke Hawaii nanti malam??? Kenapa buru-buru sekali???”


“Bukan buru-buru sayang??? Tapi aku tiba-tiba saja berpikir Kenapa tidak pergi liburan saja. ini kesempatan yang bagus aku bisa menikmati waktu bersama dengan Papa di tempat yang nyaman tanpa kebisingan dari Mama ikut ya???? Bersiaplah kita akan pergi bertiga.”


“Nona Kaia tidak ikut???”


“Tidak, Kai harus menggantikanku bekerja di kantor, itu sudah jadi kebiasaan kami jika salah satu dari kami pergi liburan maka yang satunya harus Stay di kantor untuk mengurus pekerjaan di sana. Aku juga sudah menyuruh Kaia untuk membooking penginapan untuk kita bertiga dan juga kita akan pergi dengan pesawat Baruku.”


“Oh iya kau belum mencoba pesawat barumu ya?? oke baiklah jika memang Tuan Haidee yang mengajakku, aku akan bersiap tapi kira-kira kita akan berapa hari di sana ya??? untuk memastikan aku akan membawa berapa pakaian.”


“Tiga hari.” jawab Leona, kemudian ia memberitahu Ethan mengenai keberangkatannya nanti. Leona menyuruh Ethan untuk pergi ke bandara lebih dulu dan ia serta Tuan Haidee akan menunggu atau menyusul ke bandara. Mereka tidak bisa berangkat bersama tentu saja, karena ada beberapa pertimbangan yang harus mereka jaga. Ethan mengerti maksud Leona dan dia nanti akan ke bandara sendirian tanpa bebarengan dengan Leona dan Tuan Haidee. Leona pun menyuruh Ethan untuk kembali membuat Makan siang jangan sampai lelaki yang sangat dicintainya itu sakit karena terlambat makan siang. Leona akan mengakhiri panggilan videonya. “Oke kalau begitu lanjutkan memasakmu makan dan bersiaplah, sampai jumpa Nanti malam aku mencintaimu!!” ucap Leona.


Ethan meletakkan ponselnya di meja. Ia terdiam untuk sesaat. Ethan memikirkan tentang Leona dan Tuan Haidee, tadi Leona baru saja mengatakan jika dia sudah memberitahu Tuan Haidee mengenai apa yang terjadi. Ethan merasa senang karena Leona sepertinya bisa mengatasi permasalahan yang ada dengan memikirkan untuk membuat Papanya terhibur. ide Leona sangat bagus, dia mengajak Papanya untuk pergi berlibur. Ethan juga senang sekali Tuan Haidee sangat menyayanginya bahkan Tuan Haidee meminta kepada Leona agar Leona mengajaknya ikut pergi liburan bersama.


Sementara itu, Leona meletakkan ponselnya di meja. Dia memandang Tuan Haidee sambil tersenyum lebar dan mengatakan jika Ethan bersedia untuk ikut liburan bersama mereka berdua. Ethan sekarang akan mulai untuk bersiap-siap dan mereka bisa melakukan perjalanan ini nanti malam kaya juga sudah mencari villa yang bagus di pantai. Ini menjadi pertama kalinya bagi Leona Setelah sekian lama Ia tidak pergi liburan dengan Tuan Haidee. Leona juga senang karena Ini pertama kalinya dia bepergian jauh dengan Ethan untuk liburan bukan untuk pekerjaan seperti biasanya.


“Jadi Ethan setuju???” Tanya Tuan Haidee.


“Iya Pa, Ethan setuju dan akan pergi bersama kita ke Hawaii. Papa sepertinya sangat menyukai Ethan sampai Papa memintaku untuk mengajaknya.?”


Tuan Haidee tersenyum. “Tentu saja, Ethan adalah Kekasihmu dan kita pergi liburan, kenapa kita tidak mengajaknya. Dan dia juga pasti Butuh hiburan apalagi dia selama ini harus bekerja dari pagi hingga malam untuk mempermudah perjalananmu ke mana-mana. Ethan Pasti jarang sekali liburan dan Ini kesempatan bagus untuknya Papa senang mengobrol dengannya dia sangat luar biasa.” Puji Tuan Haidee.


Leona senang, Papanya sepertinya benar-benar menyukai dan sudah menyayangi Ethan, menandakan bahwa hubungannya dengan Ethan Direstui dengan sangat baik oleh Papanya. Kini mereka memutuskan untuk pergi liburan bertiga, Leona berharap hubungan Ethan dan Papanya semakin membaik dan mereka benar-benar mendapatkan Restu. Leona juga sangat berharap dengan hal ini bisa meluluhkan Ethan dan Ethan mau mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya kepada dirinya.


Leona berharap Ethan mengungkapkan bahwa lelaki itu mencintainya karena sejauh ini Ethan masih belum pernah mengatakan mencintainya. Ethan hanya menjalani apa yang seharusnya dia jalani dan mencoba lebih mengenal Leona lebih dekat lagi. Leona ingin ini semakin merekatkan hubungannya dengan Ethan dan mereka bisa benar-benar saling mencintai satu sama lain sehingga hubungan ini kedepannya bisa menjadi lebih baik lagi.


“Oke kalau begitu kita bersiap ya Pa??? Nanti aku akan membantu Papa berkemas tapi papa hanya membawa beberapa pakaian. tenang saja Leona akan membelinya sekarang atau Leona akan menyuruh Kaia saja ya???”


“Sudahlah Jangan pikirkan itu kita bisa membelinya di jalan.” ucap Tuan


“Ah tidak apa saja yang membelinya Leona akan meminta kaya untuk membeli beberapa pakaian untuk Papa lagi pula mana Papa jarang di sini dan papa sepertinya hanya membawa sedikit pakaian sekaligus Papa bisa gunakan juga di sini papa kan akan tinggal di sini untuk beberapa lama pasti Butuh banyak pakaian Papa Tenang saja Jangan pikirkan soal pakaian tapi yang paling ribet Papa pasti tahu dong kalau Leona butuh beberapa waktu untuk memilih pakaian yang akan lewat bawah Papa maklumi ya hehehe.”


Tuan Haidee terkekeh. “Ya kau tenang saja atau sekarang kau bisa pergi untuk bersiap dan berkemas lalu Papa akan duduk di sini untuk menikmati pemandangan dan juga kesejukan di sini.!”


“Oke, tapi papa jangan melamun ya??? Jangan sedihw, awas saja kalau Papa sedih??? Leona juga pasti ikut sedih, kita harus berbahagia karena kita akan pergi liburan bersama, oke????”


Tuan Hidee tersenyum. “Tenang saja sayang, Papa tidak akan sedih dan akan menikmati waktu Papa saja sendiri , kau bersiaplah supaya nanti malam kita bisa langsung pergi.”


Leona menganggukkan kepalanya kemudian mencium pipi Tuan Haidee dan berpamitan untuk masuk ke kamarnya, mengemasi pakaiannya supaya nanti malam mereka bisa langsung pergi dengan tenang dan nyaman tanpa diributkan oleh persiapan keberangkatan.


Sampai di kamar Leona kembali menghubungi kaya ia meminta agar kaya ngirimkan beberapa pakaian baru untuk papanya Leona juga meminta kaya untuk mengecek beberapa pekerjaan yang mungkin membutuhkan tanda tangannya agar kita bisa dikirim ke sini ataupun ditunda ya Meskipun ini hari libur tetapi tidak ada masalahnya kayak mengecek mengeceknya.


★★★


Malam harinya.......


Ethan sudah berada di bandara lebih dulu, dia sedang menunggu Leona datang bersama dengan Tuan Haidee. Mereka sedang dalam perjalanan ke sini dan akan sampai sebentar lagi. Tidak ada banyak persiapan yang dilakukan oleh Ethan dia hanya membawa backpack untuk membawa beberapa pakaiannya.


Ethan memakai hoodie hitam, berkacamata dan juga memakai masker dia melakukan itu karena permintaan dari Leona.


“Lama ya??? Tanya Leona.


“Tidak juga, hanya 30 menit tidak terlalu lama.” Jawab Ethan.


“Oke kalau begitu kita urus beberapa hal lalu ke pesawat kita sudah di tunggu!”


****


Mereka memasuki pesawat. Ini kali pertamanya mereka masuk ke pesawat ini termasuk Leona setelah ia membeli pesawat ini beberapa hari yang lalu ini adalah kali pertamanya melihat dan menaiki pesawat miliknya sendiri. Mereka disambut oleh para kru pesawat kemudian diantar untuk berkeliling sebentar ke dalam pesawat, menunjukkan apa saja yang ada di dalam pesawat itu termasuk ada satu ruangan yang dipergunakan untuk sebagai kamar, di mana di dalamnya ada tempat tidur dan juga kamar mandi kesan mewah dan glamour langsung terlihat ketika memasuki pesawat itu. Beberapa kursi berjajar serta interiornya yang begitu menawan, ada televisi besar dengan sofa panjang di dalamnya juga berbagai kemewahan lainnya. Semua seperti apa yang diinginkan oleh Leona. Kaia mencari pesawat ini sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan Leona.


Leona memilih pesawat ini tentu karena dia ingin kenyamanan dan bisa beristirahat dengan nyaman seperti layaknya di hotel.


Leona mengajak Papanya ke kamar yang ada di pesawat itu ke kamar. “ Bagaimana menurut Papa ???” tanyanya.


“Kau memang tidak pernah salah ketika memilih sesuatu. Ini sangat bagus dan pasti sangat nyaman.”


“Itu karena Leona juga ingin merasa nyaman berada di pesawat ketika dalam perjalanan jauh, sekarang papa lebih baik istirahat di sini saja, sekarang sudah malam Papa bisa tidur saja, nanti aku bisa tidur di di depan ada sofa panjang ataupun aku bisa di kursi. Tidur di manapun di pesawat ini pasti rasanya akan sangat nyaman. Papa Istirahatlah!!!”


“Baiklah papa akan istirahat...”


Leona membantu Tuan Haidee di tempat tidur itu supaya Papanya bisa istirahat lebih dulu dan menyelimutinya, setelahnya Leona pergi ke depan dan menyusul Ethan yang ada di sofa panjang di depan televisi.


Leona duduk di sebelah Ethan " Bagaimana apa kau menyukai pesawat ini???” Tanya Leona pada Ethan.


“Pilihanmu memang tidak pernah salah.” Jawab Ethan.


“Apa kau sudah pernah pergi ke Hawaii???”


“Belum pernah. Ini pertama kalinya, aku terakhir pergi liburan ke Kuba!”


“Wow ke Kuba. Itu pilihan yang menarik, kau sudah pergi ke mana saja???”


“Setiap tahun sekali aku selalu menyisihkan uang untuk pergi. Itu sudah 5 tahun terakhir dan dan yang terakhir kemarin aku pergi ke Kuba. Sebelumnya aku pergi liburan ke Meksiko, ke Brazil, ke Kanada dan ke Argentina. Ya hanya seputaran benua Amerika saja tetapi aku berniat untuk pergi ke Eropa ataupun ke Asia. Itu baru rencana tapi aku masih coba untuk menabung lagi.” Jawab Ethan sambil tersennyum simpul.


Leona tersenyum, kemudian dia memeluk Ethan. “Itu bagus kita memang harus menyisihkan penghasilan kita untuk jalan-jalan. Jangan hanya terus bekerja saja, jiwa kita harus dibahagiakan, aku yakin kau pasti nanti bisa ke Eropa atau bahkan mungkin keliling dunia. Uhmm kalau ke Asia Kau pasti ingin ke Indonesia ya???” Leona mencoba menebak.


Ethan menganggukkan kepala nya. “Iya tapi itu terletak di dunia yang berada di ujung selatan, walaupun tidak paling ujung hehehe, tentu biayanya sangat mahal sekali, tentu aku ada rencana untuk ke sana. Aku tidak tahu kenapa tetapi aku hanya ingin ke sana saja.”


“Baguslah nanti kita pergi sama-sama..” Celetuk Leona.


“Pergi sama-sama???” Tanya Ethan.


“Iya pergi bersama-sama, aku juga akan menabung dan akan pergi ke Indonesia bersamamu. Lagi pula kalau aku mengajakmu ke Indonesia kau juga tidak akan mau karena pasti berpikir bahwa itu menggunakan uangku bukan uangmu jadi ya aku akan ikut denganmu kalau kau sudah punya tabungan untuk pergi ke sana, kau harus mentraktirku liburan juga karena aku sering mengajakmu pergi liburan. Oke???”


Ethan pun terkekeh. “ Hahaha, oke baiklah nanti kita pergi ke sana tapi kau pergi ke mana saja saat ke Indonesia??? Pasti ada banyak tempat bagus di sana???”


“Aku sih tidak pergi kemana-mana aku hanya Stay di hotel dan di hotel itu punya view langsung ke laut di bagian belakang nya dan kita bisa langsung ke laut yang bisa dikunjungi oleh semua tamu hotel dan hotelnya sangat bagus sekali bukan hanya sekedar bintang 5 tapi itu adalah hotel bintang 6 satu-satu-nya yang ada di Bali, aku juga pergi ke Jakarta tapi pergi Jakarta itu hanya untuk urusan bisnis saja hanya satu hari.”


“Apa di sana tidak ada tempat wisata sampai kau hanya Stay di hotel saja???” tanya Ethan.


“Ada banyak sekali di sana, selain pantainya yang indah juga ada banyak sekali budayanya yang sangat klasik serta menarik. Kita bisa nikmati budayanya di sana menurutku yang terbaik tapi sayangnya aku di sana aku hanya dua hari. Hanya 3 hari saja jadi aku tidak punya banyak waktu untuk pergi ke mana-mana satu harinya aku ada di Jakarta dan 2 harinya aku ada di sana itu pun dua hari satu malam dan aku harus kembali lagi ke Amerika untuk bekerja. Tetapi nanti kalau kau pergi ke sana dan aku ikut denganmu kita harus full pergi untuk jalan-jalan dan liburan bukan untuk bekerja bagaimana????”


Ethan kembali tersenyum. “Okelah itu bisa diatur tapi masalahnya tabunganku sampai saat ini belum cukup kau harus sabar menunggu sampai tabunganku cukup.”


“Oke, tapi ngomong-ngomong memangnya kau masih belum tahu kenapa kau ingin sekali pergi ke negara itu. Apa yang kau cari??? Kau bilang kau tidak memikirkan tempat wisata atau hal yang lainnya tetapi apa sebenarnya yang membuatmu ingin ke sana??” Leona tampak penasaran.


“Aku tidak tahu aku hanya ingin ke sana saja, entahlah mungkin saat sampai di sana apa yang aku inginkan aku bisa menemukan nya.”


“Kau aneh sekali tapi ya sudahlah kau harus banyak menabung dan kita harus pergi ke sana kalau bisa tahun ini hehehe..”