My Bodyguard My Obsession

My Bodyguard My Obsession
Long Island Iced Blanco



Semua hidangan dari mulai makanan pembukaan, makanan utama hingga makanan penutup sudah di hidangkan. Mereka berempat kembali mengobrol. "Ah bagaimana kalau kita mulai pesta nya sekarang, ayo kalian ikut aku dan pilih minuman yang kalian inginkan di gudang penyimpanan minuman milikku..!! Ayo..!!" Ajak Leona.


Kaia, Gemma dan Ethan berdiri lalu mengikuti Leona. Mereka berjalan menuju bagian belakang area dapur, dan disana memang ada sebuah ruangan. Masuklah mereka berempat, Leona menyalakan swift dan lampu menyala.


Lagi-lagi Gemma di buat terpesona oleh ruangan beserta isi nya. Dimana berjejer puluhan minuman berbagai merk di rak-rak. Sangat luar biasa sekali, dan Gemma banyak yang tidak tahu minuman itu, karena sepertinya import dan kebanyakan dia belum pernah meminumnya juga. "Nah ini koleksi minuman faforitku, kalian berdua bisa memilih mana yang mau kalian minum, tapi yang di bagian rak-rak ini saja ya??? Karena yang bagian ini adalah milik orang tua ku.. " Ucap Leona berbohong sambil menunjuk ke sebuah meja dimana ada beberapa botol yang tertata disana. Itu miliknya hanya saja dia tidak bisa mengkonsumsi nya sembarangan karena dia hanya menginginkan minuman itu bisa dia minum dengan seseorang yang luar biasa nanti nya. Mengingat minuman itu sangat langka sekali.


Sementara itu, Ethan hanya memilih diam lagi, dia jadi teringat ketika pertama kali masuk ke ruangan ini, memilih minuman dengan Leona lalu mereka mabuk dan tidak sadar sehingga mereka bercinta disini. Ethan tidak ingat bagaimana percintaan itu tetapi dia hanya ingat saat masuk kesini dan memilih minuman bersama Leona. Ethan tahu bahwa Leona berbohong mengenai minumann itu, yang sebenarnya adalah milik Leona sendiri, karena Leona sebelumnya sudah pernah menjelaskan itu padanya.


Gemma mengajak Ethan melihat-lihat minuman itu dan memilih mana yang cocok untuk di nikmati malam ini. Sementara Leona dan Kaia juga memilih di rak sisi yang lain. Leona tersenyum menatap Kaia, mereka berharap rencana mereka berhasil lagi kali ini.


Gemma membelalakkan matanya menemukan minuman yang selama ini di inginkan olehnya. Dia memanggil Leona dan menunjukkan minuman yang di inginkan nya. Leona tersenyum dan setuju dengan pilihan Gemma. Sementara itu, Ethan memilih sebotol vodka. Leona tersenyum, dan dia tahu cara untuk membuat kedua orang itu terkesan.


"Pilihan kalian bagus sekali, dan aku akan membuatkan minuman spesial dari dua botol yang kalian pilih.. " Ucap Leona.


"Minuman spesial???" Tanya Gemma.


Kaia tersenyum. "Leona sangat suka meramu minuman, dia bartender yang hebat hehehe dia bisa memanfaatkan bebraoa minuman menjadi minuman yang enak dan spesial, jago membuat cocktail... Percaya saja dia bisa mengkombinasikan kedua nya dengan baik.. " Ujar Kaia.


Gemma ikut tersenyum. "Wah... Boleh juga... Oke oke... "


"Kai, tolong ambil sebotol Gin..!!" Pinta Leona dan Kaiaengangguk lalu mencari minuman lain yang di minta Leona.


Mereka berempat keluar dari gudang penyimpanan minuman itu menuju minibar milik Leona. Kaia, Gemma dan Ethan duduk di kursi bar, mereka duduk melihat Leona sedang menyiapkan beberapa bahan untuk minumannya.


Leona mengambil beberapa bahan lainnya seperti lemon dan sirup blue curacao serta sirup cinnamon, white rum, grapefruit soda dan daun mint juga es batu sebagai pelengkapnya. Leona kemudian mulai meracik bahan itu dengan mencampur 3 minuman yang sudah dia, Gemma dan Ethan pilih menjadi satu. Leona meracik dengan takaran sama agar rasanya juga enak. Setelah mencampurkan semua nya, Leona menuang ke dalam gelas, menghiasnya dengan buah cherry segar.


"Long Island Iced Blanco..!!" Ucap Leona. Dan dia memberikan minuman itu pada Kaia, Gemma dan Ethan.


"Wah, cantik sekali, dan aku yakin rasanya pastilah enak... " Puji Gemma.


Gemma mencoba meminumnya dan menyesapnya perlahan, mencecap untuk menikmati perpadian yang ada. Dan matanya terbelalak menatap Leona yang ada di depannya dengan senyum yang tersungging di bibirnya. "Oh wow.... Ini enak sekali... Astaga... Kau memang sangat luar biasa sekali Leona.." Puji Gemma.


"Terima kasih.. " Gumam Leona.


Gemma mengarahkan pandangannya pada Ethan. "Sayang??? Kau menyukai nya tidak???" Tanya Gemma pada Ethan.


Lelaki itu melempar senyumnya. "Ya, sangat enak...!!" Jawabnya. Kali ini dia jujur bahwa minuman racikan Leona memang selalu terbaik dan tidak ada yang mengalahkan rasanya. Ini sudah kesekian kalinya Ethan mencoba minuman yang di racik oleh Leona, dan rasanya tidak pernah gagal.


Mereka menikmati minuman itu dan menghabiskan yang ada di botol-botol pilihan mereka. Mereka minum hingga larut dan mengobrol banyak sekali. Sepertinya Gemma adalah perempuan yang kuat minum banyak, Gemma tidak terlihat mabuk berat, memang mabuk tetapi masih bisa mengontrol dirinya dengan baik. Sementara Ethan mencoba menahan diri untuk tidak minum terlalu banyak. Dia terhitung hanya menghabiskan beberapa gelas saja.


"Ah tidak terasa sudah jam satu, lebih baik kita tidur saja, dan besok bangun supaya lebih segar dan kita bisa mengobrol lagi.. " Ucap Leona yang memang sudah mulai mengantuk.


"Ya, Leona benar, kita harus pergi ke kamar dan beristirahat.. " Sahut Kaia. "Ayo, aku akan mengantar kalian berdua ke kamar tamu yang ada di atas..!!" Ujar Kaia pada Gemma dan Ethan. Kedua nya mengangguk. Dan mereka berempat turun dari kursi lalu naik tangga untuk ke atas dan beristirahat.


Sampai di atas, Kaia membuka pintu kamar tamu. "Kalian bisa beristirahat disini, aku harap kalian bisa tidur dengan nyenyak, kamar Leona ada disana, dan aku akan tidur bersama Leona, kalau butuh apa-apa kalian bisa membangunkan kami.. " Ucap Kaia.


Gemma tersenyum. "Terima kasih... "


Kaia kemudian mengajak mereka masuk. Dan lagi-lagi Gemma di buat terpesona oleh kamar tamu yang luas itu. Ini kamar tamu tetapi seperti kamar utama. Dan Gemma tidak bisa membayangkan bagaimana kamar Leona, pasti bagus sekali. Leona benar-benar luar biasa.


Kaia kemudian berpamitan meninggalkan dia sejoli itu agar beristirahat. Dan dia juga akan menyusul Leona untuk beristirahat juga.


★★★


Gemma berjalan, memutar pandangannya ke setiap sudut kamar ini. Dan pandangannya terarah ke jendela kaca yang lebar tertutup gorden. Gemma membuka nya dan di depannya ada pemandangan kota yang menakjubkan dengan kerlap-kerlip lampu kendaraan di jalan juga lampu gedung-gedung. "Ini tempat yang luar biasa sekali.. " Gumam Gemma.


"Memang luar biasa.... " Sahut Ethan. Dia tidak berbohkng mengenai itu, karena tempat ini memang benar benar luar biasa, pemandangannya juga apa yang ada di dalamnya.