My Bodyguard My Obsession

My Bodyguard My Obsession
Menemui Gemma



"Kau benar-benar serius ingin bertemu Gemma...???" Tanya Kaia. Mereka sekarang sudah berada di restoran dan menikmati makan siang berdua. Sementara para bodyguard duduk di kursi lain, Leona meminta mereka untuk makan siang juga di restoran yang sama dengannya saat ini, termasuk Ethan.


"Tentu saja.. Aku sudah bilang padamu kan semalam..?"


"Sebenarnya apa yang ingin kau obrolan dengannya????"


"Ya pasti tidak banyak mengingat dia ada di tempat kerja nya, ummmhhh mungkin mengajak dia makan malam itu ide yang bagus, bagaimana menurutmu???" Tanya Leona.


"Makan malam????"


Leona menganggukkan kepala nya. "Ya, sehingga aku bisa tahu lebih banyak tentangnya, sekaligus aku ingin membuntuti nya lagi.. "


"Dengan Ethan????" Tanya Kaia.


"Aku rasa tidak, jika bersama Ethan, aku tidak bisa leluasa untuk mengobrol dengan Gemma.. Kita bisa mengaturnya, tenang saja Kai... " Leona kembali menyiapkan makanan ke mulutnya. Kaia hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala nya saja. Dia pun tidak tahu rencana bagaimana yang akan di jalankan oleh sahabatnya itu. Leona jika sudah punya keinginan dan sedang mengejar sesuatu tidak pernah setengah hati, dan akan mencari berbagai cara untuk mendapatkannya.


Kaia senang sebenarnya jika Leona menyukai Ethan dan sedang berusaha mendapatkan hati lelaki itu, tetapi kekhawatiran Kaia adalah hubungan mereka ke depannya akan seperti apa jika sampai hubungan ini di ketahui oleh Nyonya Haidee. Tentu baik Ethan dan Leona akanemgalami banyak kesulitan. Kaia juga tahu bahwa Tuan Haidee sendiri memberi lampu hijau, meski begitu, tidak bisa menjamin hubungan mereka akan berjalan lancar.


Kai selalu berharap Leona di berikan kebahagiaan oleh Tuhan. Sahabatnya itu sudah terlalu banyak mengalami kesulitan selama ini. Dan keberadaan Ethan saat ini telah membuat Leona begitu bahagia. Leona tampak nyaman bersama Ethan meskipun Ethan hanya seorang supir dan bodyguard tetapi itu membuat Leona selalu ingin bersama Ethan setiap waktu. Kaia tidak masalah sama sekali jika Leona pada akhirnya memilih Ethan, yang utama adalah Leona bahagia, dan Ethan juga adalah laki-laki yang sangat baik, kepribadian dan juga hati nya.


"Kai, aku masih tidak mengerti, apa yang membuat Papa kemarin bertengkar dengan Mama, lalu Mama pergi dan tidak pulang berhati-hati, dan Papa memilih untuk datang ke apartemenku... Apa kau masih belum mendapatkan jawabannya???" Tanya Leona.


Kaia menggelengkan kepala nya. "Aku coba mencari tahu dari orang-orang di rumah, tetapi tidak ada yang tahu, bahkan aku juga bertanya pada asisten Papa mu, dia juga tidak tahu alasannya apa... "


"Sesuatu pasti terjadi Kai.... Ini begitu aneh sekali, dan aku benar-benar tidak tenang di buatnya, kita harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, karena Papa sama sekali tidak mengatakan apapun padaku, aku juga sudah mencoba bertanya pada Ethan apakah Papa membahas sesuatu, Ethan hanya bilang jika Papa hanya membicarakan hal ringan saja dan tidak menjurus ke mana-mana. Bahkan Papa sepertinya justru sibuk mencari tahu mengenai kehidupan Ethan sehari-hari.. Maksudnya Papa justru berfokus untuk mencari tahu apakah Aku cocok dengan Ethan atau tidak.. Itu yang di lakukannya kemarin.. "


"Aku akan berusaha mencari tahu, kau tenang saja dan jangan terlalu di pikirkan..!" Mereka pun melanjutkan makan siang.


***


Setelah Kaia membayar semua nya. Dia bersama Leona dan para bodyguard keluar dari restoran. "Aku ingin shopping...!! Kalian tunggu saja di luar, tidak perlu mengikutiku, ada Kaia bersamaku, jika butuh sesuatu aku akan meminta Kai memanggil kalian... " Ucap Leona. Semua bodyguard nya pun mengangguk dan pergi menuju mobil. Sedangkan Leona dan Kaia tampak melihat-lihat sekeliling. Kemudian Kaia menunjuk ke suatu store pakaian.


"Disana ada toko pakaian, kau ingin kesana atau tidak???" Tanya Kaia.


"Boleh... Kita lihat-lihat dulu...." Ucap Leona. Dia melirik ke Kaia sambilan tersenyum. Lalu mereka berjalan menuju ke store itu.


Langkah Ethan terhenti ketika melihat Leona dan Kaia berjalan menuju ke sebuah tempat dimana Ethan tahu itu tempat apa. Ethan mengernyit, apakah Leona akan berbelanja di tempat Gemma bekerja. Ethan tentu tidak bisa ikut mereka berdua, meskipun dia ingin melihat Gemma. Selain karena Leona dan Kaia tidak ingin di kawal, Ethan juga tidak bisa memberitahu Gemma jika dia bekerja dengan Leona. Karena sejauh ini Ethan tidak pernah memberitahu Gemma, dengan siapa dia bekerja.


Leona dan Kaia masuk ke store itu dan mereka mulai berkeliling mencari pakaian. Leona tidak berbohong ketika bilang ingin belanja, dia memang benar-benar ingin membeli pakaian dan nanti akan mengobrol dengan Gemma. Kaia memberi Leona kode bahwa di meja kasir ada Gemma yang sedang sibuk dengan customer.


Leona berkeliling dan melihat-lihat serta bertanya dengan beberapa pegawai yang bertugas melayani customer. Leona juga mencoba beberapa pakaian, begitu juga dengan Kaia.


Cukup lama mereka berada disana, dan Leona sudah memilih beberapa pakaian, begitu juga dengan Kaia. Mereka pun membawa pakaian-pakain itu ke kasir.


Gemma tampak terkejut ketika melihat Leona. "Kau...???" ucap Gemma sambil menunjuk ke arah Leona.


"Gemma...??? Kau bekerja disini???" tanya Leona yang juga berpura-pura terkejut melihat Gemma.


"Ya, aku bekerja disini..."


"Oh wow, aku tidak menyangka kita bisa bertemu lagi, bagaimana kabarmu??" Tanya Leona sambil menyerahkan pakaian yang akan di beli nya.


"Aku baik, senang sekali bisa bertemu denganmu..!!"


"Aku juga senang sekali... Oh iya, kapan-kapan kita ketemuan dong, makan malam di tempatku, atau kita keluar untuk makan malam dimana kek, di restoran atau cafe.. Bagaimana???? Ya, itung-itung sebagai tanda Terima kasihku karena kau dan Ethan sudah menolongku waktu itu... Bagaimana????"


Gemma terkekeh. "Ya, boleh saja, apa kau ada kartu nama??? Agar kita bisa berkomunikasi dengan baik.. "


"Kai, berikan Gemma kartu nama ku.." Pinta Leona pada Kaia. Kaia pun bergegas mengambil kartu nama Leona di tas nya. Lalu memberikannya pada Gemma.


"Aku akan menghubungimu nanti, oh iya aku juga akan memberitahu Ethan jika kita bertemu, dia pasti senang sekali.. "


Leona hanya tersenyum dan membayar semua pakaiannya. Dia tidak mau berkomentar banyak mengenai Ethan. Karena yang ada malah nanti timbul kecurigaan. Dan mengenai Ethan yang bekerja dengannya adalah urusan Ethan mau menceritakan kepada Gemma atau tidak. Setelah membayar semua nya, Leona pun berpamitan pada Gemma. Dan dia berharap Gemma nanti menghubunginya sehingga mereka bisa berkomunikasi. Ya, walaupun sebenarnya Leona sudah tahu nomor kontak Gemma dari aplikasi chat Ethan yang Leona sadap.


"Aku pergi dulu, jangan lupa hubungi aku... " Ucap Leona. "Bye Gem...!!" Leona dan Kaia pun meninggalkan store itu.


Leona berjalan dengan Kaia menuju mobil. Bodyguard langsung bersiap dan membuka pintu mobil. Mereka juga sigap mengambil belanjaan milik Leona dan Kaia. Memasukkannya di bagasi. Leona masuk ke dalam mobil, begitu juga dengan Kaia yang duduk di sebelah Ethan.


"Baik, nona Kai...." Jawab Ethan.


"Kalian berdua pergi berbelanja di store itu, kalian pasti bertemu Gemma, dia bekerja disana.. "


Leona tersenyum. "Aku baru akan memberitahu mu.. Kenapa tidak bilang kalau kau ingin kesana???"


"Kenapa harus bilang??? Aku tidak tahu kalau dia bekerja disana, tadi akau hanya ingin shopping saja, dan kebetulan aku melihat ada toko pakaian yang koleksi nya bagus-bagus jadi ya, aku mengajak Kai kesana, ternyata Gemma jadi kasir disana.. Dia terkejut sekali melihatku, aku juga sama.. "


"Kau tidak membahas ku kan???"


Leona terkekeh. "Membahas mu??? Kenapa kami harus membahas mu??? Kami hanya bertegur sapa saja...! Lagipula aku juga tahu kalau kau bum memberitahu Gemma jika kau bekerja dengan ku... Jadi aku tentu saja tidak membahas ku, lah bisa tanyakan sendiri nanti adalah bertemu dengannya.. " Ujar Leona.


"Kau memang pengertian...!!" Gumam Ethan.


"Memangnya kenapa kalau kau memberitahu nya???" Tanya Leona.


"Tidak apa-apa, nanti saja aku memberitahu nya.. "


★★★


Mereka sampai di tempat teman Kaia yang menjual tas dengan brand terkenal versi Kw. Dan Ethan tidak tahu bahwa Leona dan Kaia akan menipu nya. Leona tidak ingin Ethan menghabiskan banyak uang hanya untuk Gemma yang menyebalkan itu.


Kaia sebelumnya sudah memberitahu bodyguard yang alin agar kembali ke kantor karena dia dan Leona ada perlu keluar sebentar. Leona dan Kaia tentu tidak ingin bodyguard yang lain melihat mereka mengantar Ethan. Takut menganggap Ethan dibist imewakan, jadi lebih baik yang lainnya kembali ke kantor dan tidak tahu mereka berdua akan pergi kemana bersama Ethan.


Mereka sampai di tempat itu. Bukan rumah melainkan sebuah apartemen. Ketiga nya keluar mobil dan masuk ke apartemen menuju lantai tempat dimana orang yang berjualan tas itu, yang nama nya di samarkan oleh Leona dan Kaia sebagai Eliza. Kedua nya juga sudah menjelaskan semua nya kepada Eliza dan Eliza mau membantu asalkan nanti jika ada sesuatu, semua harus jadi tanggung jawab Leona dan Kaia. Kedua nya setuju dan Eliza tinggal Terima beres saja.


Mereka di sambut oleh seorang perempuan yang cantik, di persilahkan masuk. Kaia dan Leona mengobrol dan mengenalkan Ethan.


Setelah di rasa cukup berbuincang-bincang. Eliza mengajak mereka bertiga ke ruangan tempatnya menyimpan puluhan tas.


"Silakan kalian memilih, ingin yang mana.." Ucap Eliza.


"Ethan, pilihlah mana yang kau inginkan, kau juga bisa bertanya-tanya pada Eliza.. " Ucap Leona.


Ethan mengangguk dan tampak melihat-lihat koleksi tas milik Eliza. Baik Kaia maupun Leona juga terlihat memilih, membantu Ethan. Mereka berbincang dan bertanya mengenai tas tas itu pada Eliza.


Hingga akhirnya, Ethan tertarik pada tas berwarna merah. Dia menanyakan mengenai tas itu, termasuk harga nya pada Eliza. Lama berbincang akhirnya di sepakati lah harga nya. Itupun Leona dan Kaia menawarkan beberapa kali, sampai menemukan harga yang di rasa cocok.


Leona menyarankan agar Ethan menggunakan uangnya dulu, dan besok menggantinya. Ethan awalnya menolak tetapi kemudian setuju lalu tas itu pun di masukkan ke dalam box nya. Sudah tampak seperti barang yang baru.


Mereka pun meninggalkan apartemen Eliza. Dan Ethan akan mengantar Leona kembali ke kantor. Wajah Ethan tampak bahagia sekali, karena sudah membelikan Gemma hadiah. Nanti malam dia juga akan memberikan kejutan untuk Gemma.


"Jadi besok ulang tahun Gemma ya????" Tanya Leona.


"Iya, nanti malam aku akan memberi kejutan untuknya.. " Jawab Ethan.


"Kau sudah membeli kue???"


"Belum.. "


"Lah kok belum???" Leona mengernyit. "Ya harusnya kah sudah membeli nya.. " Ucap Leona lagi.


"Ya, sepulang kerja aku akan membeli nya nanti... "


Leona melempar senyum. "Kau benar-benar di mabuk cinta, sampai kau juga membelikannya barang yang mewah... "


"Apa saja untuk orang tercinta pasti akan aku berikan.. " Gumam Ethan.


"Kau seperti tidak pernah jatuh cinta saja Na.. " Timpal Kaia.


"Ya, aku juga pernah di butakan oleh Cinta hehehe.. " Leona terkekeh.


Ethan dan Kaia juga tertawa. Memang cinta selalu membuat orang jadi lupa diri, bahkan di buat buta juga. Sayangnya yang membuat Leona miris, Ethan hanya di permainkan oleh Gemma. Ethan yang polos dan terlalu berlebihan mencintai seseorang. Seharusnya secara biasa saja dan tidak mudah percaya terhadap Gemma.