My Bodyguard My Obsession

My Bodyguard My Obsession
Makan Malam Bersama



"Lucu sekali.. " Ucap Ethan ketika dia melihat piring berisi dessert berbentuk kepala domba dan juga kepala kucing.


Kyros tersenyum. "Itu dibuat oleh Aunty Rana. istriku, saudara perempuan ku dan aku sangat menyukainya dan Aunty Rana sering mengirimkannya ke rumah kami.." Memberitahu Ethan jika itu di buat oleh Rana.


"Benarkah???? Manis sekali... Aku tidak sabar untuk mencobanya juga..."Ethan pun langsung mengambil satu dan langsung memasukkan ke mulutnya tanpa menggigit. Dia langsung melahap nya.


"Ya, silakan... Anda harus mencobanya, ini sangat enak dan rasanya tidak pernah berubah sejak dulu."Ucap Kyros lagi.


Saat sedang mengunyah. Ethan memejamkan matanya dan berhenti mengunyah untuk sesaat. Dia seperti merasakan sesuatu pada makanan itu, dan tiba-tiba di pikirannya dia merasa seperti melihat anak kecil memakannya ."Rasanya lezat dan entah kenapa saya merasa pernah makan ini sebelumnya... Seperti saat aku masih kecil... Aku pernah makan choux tapi rasanya tidak seperti ini. Dan saya benar-benar merasa sudah sering memakannya, berkali-kali, tapi di mana ya???" Ethan tampak berpikir.


Ucapan itu sontak membuat orang-orang kembali terkejut di buatnya. Ethan memuji rasanya yang sangat enak dan dia merasa seperti pernah memakan itu saat kecil sebelumnya tetapi lupa dimana. Bahkan dia juga merasa seperti sangat sering memakannya.


"Apakah Anda benar-benar pernah memakan nya???" Tanya Kyros tidak percaya.


"Ya, rasanya seperti itu, tapi saya benar-benar lupa di mana ... Rasanya sangat enak, marshmallow-nya juga sangat lezat, saya menyukainya..." Ucap Ethan lagi. Dia benar-benar lupa dimana memakannya tetapi rasanya begitu tidak asing di mulutnya, bahkan aroma nya juga sangat khas.


Semua orang saling melempar pandangan. Tetapi kemudian mereka kembali bersikap biasa. Sanne pun memberitahu Ethan bahwa di dapur masih banyak kue choux itu, nanti dia akan membungkusnya dan memberikannya pada Ethan sehingga Ethan bisa menikmati nya lagi di rumah. Ethan pun merasa senang dan berterima kasih.


Makan malam itu berjalan dengan lancar, santai dan terasa sekali kekeluargaan nya. Setelah makan, teman Kyros tidak langsung pulang termasuk Ethan juga. Mereka memilih mengobrol santai lagi di tepi kolam renang. tampak para laki-laki juga berkumpul dan terlihat seru dengan obrolan mereka. Sedangkan Gienka juga sedang mengobrol dengan Shanon dan Leona di sisi yang lain. Sanne melihat Mama nya dan juga Vineet berdiri menatap ke arah Ethan yang sedang mengobrol. Sanne menghampiri kedua nya.


"Mama...???" Panggil Sanne dengan suara lembut. Rana membalikkan badannya dan tersenyum. "Mama harus ingat kata Papa, bahwa kita harus bersikap biasa saja, jangan sampai terlihat aneh di mata Ethan dan Leona, yang ada mereka akan merasa tidak nyaman lalu mungkin saja mereka bisa menjauhi kita, dan kita akan mengalami kesulitan untuk menggali kehidupannya lebih detail lagi.. " Ucap Sanne.


"Mama tahu... Dan tadi kau bisa dengar sendiri bahwa dia dulu tinggal di panti asuhan, serta bagaimana dia ingin datang ke Indonesia dan dia mengenali rasa Choux buatan Mama.. Ne.. Mama sangat yakin dia adalah Naufal... Kau juga bilang kan bahwa Vineet pernah mengatakan bahwa dia ingin memeluk Ethan, feeling adikmu begitu kuat, dia bisa merasakan kedekatan dengan kakak nya... "


Sanne mengangguk. "Iya Ma, Sanne pun sama dengan Mama, berharap Ethan adalah Naufal, tetapi kita harus sedikit bersabar, kita tunggu laporan hasil penyelidikan William nanti... Aku yakin Kak Kyros dan Smith memilih William karena dia punya track record yang baik, dia pasti akan menemukan sesuatu yang lebih mendetail lagi tentang Ethan... "


"Ya... Kita berharap William berhasil mendapatkan informasi yang lengkap..." Ucap Rana.


"Sekarang, Mama harus bersikap seperti biasa lagi, dan Mama bergabunglah dengan kak Gienka, aku akan menyusul nanti, kau juga Neet, Tahan dirimu, kita harus bersikap normal, jangan sampai membuat Leona atau Ethan merasa tidak nyaman... Pergilah kesana, aku ke kamar sebentar.. "


Vineet mengangguk. Dia pergi bersama dengan Rana menghampiri Gienka, Shanon dan Leona yang sedang asyik mengobrol.


Waktu berlalu dan Ethan serta Leona pun berpamitan untuk pulang lebih dulu. Kyros dan Gienka tidak lupa untuk mengucapkan Terima kasih atas kehadiran Ethan dan Leona ke rumah nya. Sebagai tuan Rumah, Kyros dan Gienka mengantar mereka sampai luar rumah karena Ethan membawa mobil. Dan dia sempat mengatakan jika dia harus kembali lebih dulu karena hanya menyewa mobil sampai jam 11 saja sehingga dia harus segera mengembalikannya. Tidak lupa, Rana membungkus kan kue Choux itu agar di bawa pulang oleh Ethan.


Kyros dan Gienka ikut duduk dan bergabung dengan yang lain.


"Ky.... Tadi kita mendengar sendiri kan bagaimana Ethan di masa kecil, aunty sangat yakin dia pasti benar-benar Naufal... " Ucap Rana memecah keheningan.


"Iya Aunty, akan tetapi kita tetap harus mencari informasi lebih lengkap lagi, karena tadi kita sepenuhnya belum mendapatkan sesuatu yang jelas, takutnya Ethan memiliki orang tua dan penyebab dia tinggal di panti asuhan itu karena alasan apa, kita masih tetap harus menyelidiki nya.. Dan William punya tim yang bagus untuk bisa menyelidiki nya.. " Ujar Kyros.


William ternyata adalah seorang detektif, dia teman dari Smith. Dan ketika Kyros menceritakan apa yang terjadi kemarin mengenai Ethan yang di yakini adalah sahabat kecilnya yang pernah hilang lebih dari 20 tahun yang lalu karena sebuah tragedi. Dari cerita Kyros itu, Smith menyarankan agar Kyros meminta bantuan detektif atau lainnya yang bisa menemukan informasi penting yang terjadi di masa lalu. Smith punya kenalan yang adalah temannya sendiri bernama William. Itulah kenapa Smith mengajak William kesini dan bertemu langsung dengan keluarga Kyros serta Ethan sendiri yang ingin di jadikan target penyelidikan.


"William, saya ingin Anda mencari tahu di panti asuhan mana Ethan diasuh, dan tolong selidiki juga mengapa dia ada di sana, dan apakah dia memiliki keluarga sebelumnya... Informasi itu tentu saja merupakan langkah penting dan utama bagi kita untuk menggali lebih dalam. " Ucap Vitto. Dia ingin William mencari tahu di panti asuhan mana Ethan dulu di rawat, dan meminta William menyelidiki juga alasan Ethan ada disana, dan apakah Ethan memiliki keluarga sebelumnya.. Informasi itu tentu sebagai langkah penting dan utama untuk bisa mereka menggali lebih dalam lagi tentang Ethan.


"Baiklah, Pak, saya akan mengirim tim ke Portland dan mencari tahu tentang Ethan..." Sahut William. Dia akan mengirim tim ke Portland untuk melakukan penyelidikan tentang masalalu Ethan.


"Ya, lakukan dengan baik dan dapatkan informasinya sesegera mungkin. Tolong laporkan informasi sekecil apapun kepadaku atau kepada Kyros, semuanya, dan jika perlu cari tahu juga tentang kebiasaannya dan apa yang biasa dia lakukan... Kami benar-benar mempercayakan hal ini kepada kalian agar kami tidak terus bertanya-tanya tentang siapa Ethan, apakah dia benar-benar keponakanku yang selama ini hilang atau bukan... " Ujar Vitto. Vitto ingin William melakukan tugasnya dengan baik dan secepat mungkin dapatkan informasi nya. Termasuk mendapatkan informasi sekecil apapun harus di laporkan William kepada nya ataupun kepada Kyros, semua nya, dan jika di perlukan cari juga tentang informasi mengenai kebiasaan Ethan dan apa saja yang dulu dia hadapi. Karena Vitto dan yang lain sangat mempercayakan ini pada William agar mereka tidak terus bertanya-tanya mengenai siapa Ethan, apakah dia benar-benar keponakan nya yang selama ini hilang atau tidak.


"Baik pak, kita akan segera mulai malam ini, saya akan kirim tim ke sana, mencari tahu tentang masa lalunya, ke sekolahnya hingga ke tempat kerjanya di masa lalu, dan juga saya akan kirim orang untuk melihat aktivitas kesehariannya di sini, sehingga nanti kita bisa mengambil kesimpulan tentang dia..."


Ucap William lagi. Dia menyanghupi semua keinginan Vitto dan Kyros. William akan langsung memulainya malam ini juga, lalu akan mengirim tim kesana, mencari tahu mengenai masalalu nya, sampai ke sekolah hingga tempat-tempat kerja Ethan dulu, dan juga Willam akan mengirim orang untuk melihat aktifitas keseharian Ethan disini, sehingga nanti mereka bisa mengambil kesimpulan tentang Ethan.


"Ya, tolong bantu kami... Jangan khawatir tentang bayarannya, Kau melakukan pekerjaan dengan baik, kami akan memberi kau lebih banyak... " Vitto berharap William bersedia menolongnya dan keluarga nya untuk mencari informasi tentang Ethan. Vitto meminta William agar Jangan khawatirkan bayaran nya, karena jika William dan tim nya bekerja dengan baik, maka dia akan memberikan lebih juga kepada William.


"Mereka benar-benar baik sekali." Gumam Leona. Dia dan Ethan dalam perjalanan pulang ke apartemen Ethan. Kesan pertama Leona ketika bertemu keluarga itu sangat baik sekali. Mereka ramah dan penuh kehangatan.


Ethan menoleh dan tersenyum. "Itu lah kesan pertamaku pada mereka. Sangat baik sekali."


"Aku pernah mendengar jika orang Indonesia itu terkenal dengan keramahannya. Dan itu benar."


"Aku bahkan merasa bahwa aku adalah bagian dari keluarga mereka, mungkin karena sambutan mereka yang hangat sehingga semuanya terasa menyenangkan." Ujar Ethan.


"Ya, kau benar sekali..." Gumam Leona.