My Bodyguard My Obsession

My Bodyguard My Obsession
Aku akan mengatasinya



Keesokan harinya.....


Leona terbankgun ketika tangannya di sentuh oleh Ethan. Leona tidur dalam posisi duduk di tepi ranjang tempat Ethan berbaring. Semalaman dia menunggui Ethan di tangani oleh Dokter. Leona bangun, mengerjapkan mata nya dan melihat ke arah Ethan yang sudah bangun. Lelaki itu mencoba tersenyum ke arah nya tetapi Ethan mengernyit merasa kaku di area wajahnya. Ada beberapa perban yang tertempel di wajah tampan nya itu.


"Kau sudah siuman???" Tanya Leona.


"Kenapa aku ada disini???Bagaimana kau juga ada bersamaku? Kemarin aku ada di rumah kosong."


"Diam lah dan janagn banyak bicara, semalam aku dan yang lainnya membawamu kesini karena kau tidak sadarkan diri. Sekarang diam dan jangan banyak bicara ataupun banyak brgerak, aku akan memanggil dokter supaya kau bisa di periksa lagi." Leona berdiri dan menekan tombol untuk memanggil perawat ataupun dokter. Leona sudah di beritahu semalam jika besok Ethan siuman, Leona harus memberitahu mereka untuk di lakukan pemeriksaan lanjutan.


Tak berapa lama, perawat dan dokter datang dan memeriksa Ethan. Leona berdiri dan memandangi kekasihnya itu yang sedang terbaring lemah di ranjang rawat inap. Semalaman dia menangisdan terus merapalkan doa untek kesembuhna Ethan. Semalam setelah Ethan di periksa dan di obati tetapi Ethan harus menjalani operasi kecil, karena tulang hidung Ethan sedikit bergeser. Selebihnya Ethan baik-baik saja. Leona merasa lega sekali. Kemudian dia meyuruh Kaia untuk pulang, dan hari ini Leona meminta Kaia untuk mencari orang untuk melakukan penyelidikan mengenai apa yang terjadi sekaligus mencari informasi siapakah orang yang memberitahu Mama nya mengenai hubungannya dengan Ethan karena selama ini semua sudah dia ssimpan dengan baik dan tidak pernah dia bersikap mencurigakan di depan orang lain saat bersama Ethan. Tetapi sangat mencurigakan jika pada akhirnya ada yang ttahu mengenai hal itu sampai mengundang Mama nya untuk mengirim mata-mata.


Dokter selesai memeriksa Ethan dan mengatakan jika kondisi Ethan sudah baik, tetapi Ethan harus tetap beristirahat dan di cek secara berkala. Mereka kemudian keluar dari ruangan perawatan Ethan. Leona duduk di sebelah Ethan. Memegang jemari lelaki itu dan mengecupnya dengan lembut. Leona tersenyum memandangi Ethan. "Syukurlah kau baik-baik saja, aku ke kamar mandi dulu ya??? Apa kau ingin menonton televisi???"


"Tidak."Jawab Ethan lemah.


"Seperti dokter bilang, kau jangan banyak bergerak, jangan banyak bicara juga, hidungmu baru selesai di operasi." Leona berdiri dan mengecup lagi jemari Ethan. Lalu dia ke kamar mandi sebentar untuk mencuci wajahnya supaya lebih segar. Ethan hanya diam memandangi Leona. Ethan merasa sakit di sekitar wajahnya, bibirnya juga bengkak karena pukulan yang di dapatkannya kemarin cukup keras, tetapi tadi perawat sudah menyuntikkan obat anti nyeri, Ethan hanya tinggal menunggu reaksinya saja.


Tetapi mungkin hal ini yang membuatnya khawatir ketika pada akhirnya hubungannya dengan Leona terendus oleh Nyonya Haide. Dan hubungan mereka dalam masalah besar, itulah yang membuat Ethan memikirkan cara bagaimana dia harus bisa meyakinkan Nyonya Haidee bahwa hubungannnya dengan Leona tidak ada unsur untuk memanfaatkan kekayaan yang Leona miliki dan bahwa dia benar-benar tulus pada Leona.


Beberapa menit kemudian, Leona keluar dari kamar mandi dan sudah segar. Perempuan itu melempar senyumnya ketika mengarahkan pandangannnya ke arah Ethan. Leona mengelap wajahnya dengan handuk dan menghampiri Ethan. Leona duduk di kursi dan kembali mengecup jemari Ethan. "Kau pasti bertanya-tanya ya kenapa kau berada disini dan bersama ku?? Semalam aku dan Kaia juga bodyguard lainnya mencarimu karena kau tidak bisa di hubungi. Aku panik karena datang ke apartemenmu juga kau tidak ada disana. Akhirnya Kaia coba melacak lokasimu dan kau ada di rumah ksoong itu tidak sadarkan diri, jadi kami membawamu kesini."


Leona menarik napasnya dalam-dalam kemudian menghela nya. "Kau tidak perlu menjelaskan apapun karena aku bisa menebak bahwa mungkin ini adalah perintah dari Mama supaya kau di keroyok. Aku penasaran bagaimana kau bisa ada di rumah itu, tapi jangan ceritakan sekarang, kau harus diam dan istirahat saja. Aku sudah menyuruh Kai untuk menyelidiki nya. Dan aku juga penasaran dengan siapa otak di balik ini semua, maksudku siapa orang yang sudah memberitahu Mama mengenai hubungan kita karena tidak seorang pun yang tahu selain kita bertiga dan juga Papa, Kaia juga tidak mungkin melakukannya, aku sangat percaya sekali padanya. Pasti sesuatu telah terjadi." Leona kembali melempar senyum. "Aku ingin kau tenang, aku akan mengurusnya. Dan inilah yang aku takutkan, sesuatu yang buruk akan terjadi padamu, itulah kenapa aku memintamu untuk pindah apartemen, setelah ini kau pindah ya??? Aku sangat mencintaimu dan tidak ingin sesuatu terjadi padamu." Ujar Leona.


Leona kemudian mengambil sarapan untuk Ethan. Dimana sudah di siapkan makanan dengan tekstur lembut agar Ethan tidak perlu mengunyah. Leona kemudian meminta Ethan untuk membuka mulutnya perlahan dan akan menyuapi nya. Dengan pelan Leona mulai menyuapi Ethan. Miris melihat kondisi Ethan seperti ini, Leona sedih sekali Ethan harus menghadapi hal seburuk itu. Leona marah sekali dan dia akan menemui Mama nya hari ini untuk memperingatkannya agar tidak berbuat seenaknya. Karena dalam hal ini Ethan tidaklah bersalah.


Sekitar saju jam kemudian, Ethan pun tidur setelah perawat menyuntikkan obat. Ini adalah saatnya Leona untuk pergi menemui Nyonya Haidee. Leona akan meminta bodyguard agar menjaga Ethan. Kebetulan di depan ada beberapa bodyguard yang memang sengaja Leona tugaskan berjaga di depan ruangan ini agar tidak ada yang bisa masuk selain dokter dan perawat saja.


Leona pun beranjak dan pergi ke luar ruangan Ethan. Dia membuak pintu dan bertemu dengan 3 bodyguard yang ada di depan. "Aku akan pergi sebentar, kalian berjaga disini dan ingta tidak boleh ada siapapun yang boleh masuk selain dokter dan juga perawat. Dan salah satu dari kalian masuklah untuk menjaga Ethan, takutnya dia bangun dan butuh sesuatu. Jika dia bertanya katakan kalau aku pulang sebentar dan akan kembali. Oh iya panggil Jhon suruh untuk menunggu ku di depan, aku harus diantar olehnya." Ucap Leona pada bodyguardnya.


"Baik nona Leona, saya akan mengantar anda sampai ke depan dan akan kembali lagi kesini nanti." Ucap salah satu bodyguard. Leona menganggukkan kepala nya kemudian pergi untuk keluar.