
Ethan dan Leona berbaring sambil mengatur napas mereka setelah percintaan panas kedua nya. Ethan lagi-lagi telah bercinta dengan atasannya dan mereka sama-sama sadar saat melakukannya.
Leona tiba-tiba mendekatkan tubuhnya pada Ethan, menarik selimut dan menutupi tubuh mereka dengan selimut itu. Leona menarik lengan Ethan dan menjadikannya sebagai bantal. Leona kemudian memeluk Ethan, mendongakkan kepala nya menatap lelaki itu sambil tersenyum. "Bagaimana perasaanmu???" Tanya nya pada Ethan.
"Hah....???" Ethan tampak bingung. Leona pun mengulangi pertanyaan nya. "Aku tidak tahu harus mengatakan apa, tetapi perasaan orang setelah bercinta pasti merasa puas.. " Jawab Ethan akhirnya.
"Kau menikmati nya???" Tanya Leona lagi.
"Jika Aku tidak menikmatinya, aku tentu tidak akan meledak.. Tetapi Aku berharap, kau tidak menganggapku brengsek dengan memanfaatkanmu, kau selalu yang memulai duluan.. Lalu bagaimana Aku bisa menolaknya.. "
Leona melempar senyumnya. "Tentu saja Aku tidak akan melakukan itu, Aku juga tidak pernah berpikir kau memanfaatkanku... Kita melakukannya secara sadar dan sama-sama menikmati nya... Aku harap kita ti$ak perlu sungkan, dan bisa mengulangi nya lagi jika kita mau... "
"Apa...?!!!! Mengulangi nya lagi???" Seru Ethan.
"Iya... Kenapa???? Aku sangat emmyukai gaya bercintaku, dan kia juga sedang tidak terikat dalam sebuah hubungan dengan orang lain, lalu apa salahnya jika kita saling mencari kepuasan satu sama lain..??"
"Salahnya tentu saja karena hubungan kita adalah atasan dan bawahan, tentu itu sangatlah tidak bagus untuk di dengar.. "
"Itu bagi mereka yang tahu, tetapi jika tidak ada yang mengetahui nya kan tentu tidak akan menjadi masalah??? Aku ingin bersenang-senang saja, dan aku harap kau juga menikmati nya dan kita sama-sama menikmatinya... Jadi Aku harap kau tidak perlu memikirkan ketakutan-ketakutan mu.. "
"Memang, dan aku menyukai hal seperti ini, hidup tidak perlu terikat oleh hubungan, yang penting kita merasa senang.. Kau bekerja denganku jadi kau harus menuruti semua keinginanlu termasuk bercinta denganku.. Oke???" Tanya Leona.
"Aku terikat kontrak dan aku tidak bisa untuk mengatakan tidak padamu.. " Ujar Ethan.
Leona tersenyum lalu mencium pipi Ethan. "Jika aku boleh jujur, Aku sangat ketagihan denganmu, sejak pertama kali kita melakukannya.. Kau begitu agresiif, dan membuatku tidak bisa beristirahat selama seharian hingga tengah malam, kau sangat erotiis dan membuatku gila... Aku tidak pernah bercinnta seperti itu dengan laki-laki... Kau belajar darimana???" Tanya Leona.
"Belajar apa???" Tanya Ethan balik.
"Belajar bercinta seperti itu??? Sangat nikmat sekali... "
Ethan akhirnya tersenyum. Dia menjelaskan pada Leona jika dia tidak belajar dari siapapun, dan itu tentu terjadi begitu saja. Dan mengenai bercinta pertama kali dengan Leona serta alasan kenapa percintaan itu begitu lama seolah tidak ada habisnya, Ethan tidak tahu. Tiba-tiba saja peniis nya terus ereeksi, tidak mau berhenti Dan meminta untuk dinpuaskan dengan menggauIi perempuan. Ethan mengakui kehebatan Leona yang bisa bertahan bercinta tanpa henti dengannya. Leona tidak merasakan lelah sama sekali. "Lalu bagaimana bisa kau bertahan begitu lama???" Tanya Ethan.
"Kau begitu luar biasa, hingga aku tidak bisa lagi berkata-kata mengenai gaya berciinta mu yang sangat nikmat itu... Milikmu besar, berurat dan rasanya luar biasa.. " Puji Leona. "Kita harus sering melakukannya jika ada waktu, kau mau kan??? Aku juga tidak terlalu buruk untukmu.. Kau mau kan???" Tanya Leona pada Ethan. ..
"Ya.. Bagaimana aku bisa mengatakan tidak, jika kau yang meminta.. " Jawab Ethan.