My Bodyguard My Obsession

My Bodyguard My Obsession
.



"Justru karena sepi dan tidak ada siapapun, maka saya harus menjaga anda, saya tidak bisa mengabaikan kontrak kerja saya begitu saja, keselamatan dan tanggung jawab anda ada pada saya.. " Ujar Ethan.


"Oke aku minta maaf dan aku sangat yakin kau akan bekerja dengan sangat baik, aku tidak akan bertanya seperti itu lagi.. " Ucap Leona kemudian


****


Malam harinya, Ethan sudah selesai membersihkan ikan hasil memancingnya sedangkan Leona masih mandi. Ethan mengambil beberapa siung bawang putih, mengupas kulitnya. Itu akan dia gunakan untuk membubuhi ikan bakarnya supaya bau nya lebih harum. Setelah di kupas, Ethan menghaluskan nya dan juga memberi perasan lemon pada ikan yang sudah di cuci nya.


Leona menggosok rambutnya dengan handuk dan keluar dari kamar mandi. Dia melihat Ethan tampak sedang menyibukkan diri di dapur. Penasaran, Leona pun menghampiri lelaki itu. "Apa itu???" Tanya Leona ketika melihat Ethan menuangkan sesuatu berwarna putih dari blender.


"Eh anda sudah selesai mandi... Ini bawang putih, yang saya haluskan.. "


"Untuk apa???" Tanya Leona lagi.


Ethan tersenyum. "Untuk membumbui ikannya saat di bakar nanti, saya akan mencampur nya dengan soy sauce... "


"Soy sauce?!! Bawang putih??? Aku tidak pernah menggunakan itu, aku langsung membakarnya saja.. "


Ethan tersenyum. "Anda sangat suka memasak tetapi masa hal seperti ini saja anda tidak tahu, bau nya akan sangat harum sekali nanti saat di bakar... Ikannya akan terasa lebih enak.. "


"Ya, biasa nya aku menggunakan sauce barbeque tapi bukan ikan melainkan daging.. Oke aku sangat percaya padamu, kau selesaikan, aku akan mengeringkan rambut dulu.. " Leona kembali ke kamar untuk bersiap. Ethan pun masih sibuk dengan kegiatannya di dapur.


Setelah memastikan semua selesai, Ethan keluar dan mulai membuat api unggun yang akan dia gunakan untuk membakar ikan juga menghangatkan badan.


"Terima kasih nona Leona... Api nya sudah jadi, menunggu jadi bara dulu agar nanti mudah memanggang nya.. "


Leona duduk di kursi kecil menghadap ke api. Ethan sudah menusuk Ikan dengan kayu agar lebih mudah membakarnya nanti. "Ethan, boleh aku meminta sesuatu padamu???" tanya Leona.


"Ya, tentu saja, anda ingin meminta apa???" tanya balik Ethan.


"Bisakah kau berbicara biasa saja denganku, dan jangan terlalu formal.. " Pinta Leona.


"Maksudnya???" Tanya Ethan bingung.


"Jangan gunakan anda, saya atau memanggil saya nona saat kita sedang seperti ini, kecuali saat di depan yang lainnya, kau baru memanggilku seperti itu... Gunakan aku, kamu, kau dan panggil saja namaku tanpa embel-embel Nona.. Bisa????"


Ethan mengernyit. "Tapi, anda kan atasan saya???"


"Aku tahu, tapi pakai kata-kata itu saat kau ada di depan bodyguard yang lain, aku ingin kita lebih akrab dan santai saja.. Kau mau kan???" Pinta Leona lagi.


Ethan terdiam menatap Leona. "Baiklah... Sesuai keinginan anda.. " Gumam nya.


Leona melempar senyum. "Bagus sekali...!! Aku ingin kita mulai akrab sebagai teman, bukan atasan dan bawahan saat disini.. Aku hanya punya Kaia sebagai teman dan sahabatku, dan entah kenapa aku juga ingin kau jadi temanku, kau orang yang menyenangkan dan sangat enak berbicara denganmu.. Jadi mau kah kau berteman denganku???" Leona mengulurkan tangannya pada Ethan.