
Beberapa hari kemudian....
Seperti biasa Ethan mengantar Leona pulang setelah dari kantor. Mereka hanya berdua saja karena Kaia sudah pulang lebih dulu. Leona ada beberapa pekerjaan yang harus di selesaikan sehingga menyuruh Kaia untuk pulang lebih dulu. Dan sekarang dia akan pulang bersama Ethan dan menyiapkan akses acara untuk nanti malam, dimana beberapa hari ini Leona berkomunikasi dengan Gemma dan mengatur waktu untuk makan malam bersama termasuk dengan Ethan. Tetapi Leona lebih memilih mengundang kedua nya di apartemennya di banding di restoran.
"Kau kenapaengundang kami ke apartemenmu??? Bukan di restoran saja, nanti bagaimana kalau bodyguard lainnya mengenaliku dan melihatmu bersama Gemma masuk ke apartemenmu???" Tanya Ethan pada Leona yang duduk di belakangnya
"Tenang saja, malam ini aku meliburkan semua bodyguard yang bertugas malam ini, jadi kau tidak perlu khawatir.. Aku juga sudah memanggil chef terkenal di kota ini untuk menyajikan makan malam kita, jadi untuk apa kita harus ke restoran lagi???"
"Aku bingung dengan cara berpikirmu, aku merasa bahwa makan di restoran jauh lebih murah di bandingkan dengan menyewa chef ke apartemenmu.. "
"Memangnya kenapa???? Aku biasa melakukannya untuk menjamu tamu ku, lagipula kau dan Gemma adalah tamu ku malam ini, aku ingin menjamu kalian sebagai ucapan Terima kasihmu untuk kalian yang sudah menolongku saat itu. "
"Itu sudah berlalu lama, kenapa kau masih saja mengingatnya.. " Gerutu Ethan.
"Kebaikan selama apapun akan di ingat dengan baik oleh orang yang mendapatkan pertolongan, aku tentu tidak akan melupakan itu, jadi ya aku tetap akan melakukan sesuatu sebagai ucapan Terima kasihku pada kalian berdua... Lagipula kenapa sih Ethan??? Kau sepertinya tidak menyukai nya??? Kau bisa tenang aku tidak akan memberitahu Gemma apapun mengenai hubungan kita.. "
"Aku berharap kau menepati janjimu.. " Gumam Ethan.
Leona tersenyum. Dia memang sengaja untuk mengundang Gemma ke apartemennya dan ingin berbicara mengenai beberapa hal tentang perempuan itu. Leona juga sudah menyiapkan sesuatu untuk Gemma. Jebakan kecil untuk mengetahui kelicikan Gemma. Sehingga dia bisa mencari bukti tambahan untuk membongkar kedok Gemma.
"Oh iya, sekali lagi aku mengucapkan Terima kasih padamu dan juga nona Kaia.. " Ucap Ethan.
"Terima kasih??? Untuk apa???" Tanya Leona balik.
"Karena kalian berdua membantuku memilih tas untuk Gemma, dia sangat senang sekali aku memberinya hadiah itu.. "
"Oh itu, lalu apa dia tidak curiga jika itu tas preloved???" Tanya Gemma lagi.
"Seperti nya tidak...!! Kondisi nya memang benar-benar seperti baru, jadi dia tidak curiga, tapi, jangan beritahu dia ya kalau itu preloved.. Bisa kena masalah aku.. "
Leona tertawa. "Tentu saja tidak Ethan, kau kenapa khawatir sekali sih... Santai saja.."
****
Malam harinya...
Gemma tampak sibuk di depan lemari nya. Dia terlihat bingung memilih baju yang mana yang akan dia kenakan untuk makan malam di apartemen Leona. Gemma tahu dari cerita Ethan jika apartemen Leona sangat bagus sekali. Dan Leona juga sangat kaya sepertinya, jadi Gemma tidak ingin tampil biasa saja. Dan dia senang sekali bisa berteman dengan orang seperti Leona karena perempuan itu kaya, fashionable dan begitu luar biasa penampilannya. Dia bisa memanfaatkannya dengan baik, siapa tahu dia bisa kecipratan loyalitas dari Leona. Dan orang seperti Leona biasanya tidak terlalu peduli dengan uang, dan bisa menghambur-hamburkannya dengan mudah, itulah kesempatan yang bisa Gemma lakukan untuk memanfaatkan Leona.
Sayangnya Gemma tidak tahu bahwa Leona bukanlah orang yang bisa dengan mudah dia manfaatkan karena Leona justru sudah mengetahui semua sikap dan sifat buruknya. Bahkan saat ini Leona sedang dalam rangka untuk menjebaknya. Leona sedang menyiapkan beberapa rencana untuk menjebak dan memergoki nya.
Gemma sudah merias wajahnya dengan sangat cantik, dan akhirnya dia juga sudah mengenakan pakaian yang bagus. Dan dia akan membawa tas yang di belikan oleh Ethan kemarin. Tas itu sangat mahal, berharap dia tidak kalah saing dengan Leona dan tampak pantas berteman dengan Leona. Sekarang dia tinggal menunggu di jemput oleh Ethan.
Setelah menunggu beberapa saat, Ethan akhirnya datang. Lelaki itu terlihat sangat tampan sekali dengan memakai setelan jas. Gemma tersenyum dan mengecup bibir Ethan dengan lembut, mengagumi ketampanan lelaki itu, sebaliknya Ethan juga mengagumi kecantikan Gemma.
"Taksinya sudah menunggu di bawah, kita bisa pergi sekarang???" Tanya Ethan pada kekasihnya itu.
"Ya, ayo kita pergi..!" Gemma mengaitkan lengannya di lengan Ethan, keluar dari flatnya, mengunci pintu dan turun untuk segera pergi ke apartemen Leona. Gemma sudah tidak sabar sekali melihat seperti apa istana Leona itu.
Di dalam taksi, Gemma tidak melepaskan oegangannya di lengan Ethan. Dia memasukkan ponselnya ke dalam tas dan menoleh menatap ketampanan Ethan. "Aku sudah memberitahu Leona jika kita dalam perjalanan.. " Ucap Gemma.
"Baguslah jika kau sudah memberitahu nya.. " Gumam Ethan. Dia sejak tadi merasa deg-degan sekali, berharap dia dan Leona tidak melakukan kesalahan dengan keceplosan membahas hubungan mereka sebenarnya. Ethan tidak mau jatuh dalam masalah besar dengan Gemma. Dia harus bisa menghindari konflik dengan perempuan itu, karena adia tidak bisa melihat Leona marah, dan juga sedih. Dia ingin Leona selalu bahagia bersama nya dan tidak tahu hubungan seperti apa antara dirinya dan juga Leona. Itu harus tetap jadi rahasia selama nya.
"Bagaimana penampilanku???? Aku cocok kan dengan baju ini???" tanya Gemma pada Ethan lagi. Dia benar-benar takut salah menggunakan pakaian dan bisa-bisa malu kepada Leona nanti.
Ethan tersenyum menatap wajah Gemma. "Kau cantik sekali, Sayang...!! Kenapa kau khawatir sekali???? Kau cantik mengenakan apapun, dan malam ini juga tampak luar biasa sekali, jadi jangan khawatirkan apapun...."
"Aku takut sekali tidak terlihat bagus di depan Leona, dia begitu luar biasa penampilannya.."
"Dia tidak akan menertawakanmu.. Sudahlah jangan terlalu di pikirkan, yang terpenting kia jaga sikap saja di depannya jangan sampai membuat dia kecewa... Dia sudah mengundang kita datang kesana, dan kia harus menghormatinya, aku juga yakin dia akan menghormati kita sebagai tamu yang baik pula.. " Ethan memeluk punggung Gemma untuk membuat perempuan itu nyaman di dekatnya dan agar Gemma tidak terlalu berpikir berlebihan mengenai acara malam ini. Mengingat Leona juga sangat baik, dan pasti memiliki adab yang baik pula menerima tamu.