My Bodyguard My Obsession

My Bodyguard My Obsession
Mengungkapkan Perasaan



Ethan dan temannya kembali lagi menghampiri Leona. Perempuan itu sedang duduk menikmati siapa terakhir kue yang di beli nya. Leona berdiri dan membayar semua pesanannya. Kemudian memanggil kedua bodyguard nya. "Bawa semua nya dan bagikan ke yang lainnya nanti, hari ini kalian tugas berlima kan???" Tanya Leona. "Ambil satu-satu... Sekarang kita pulang.. " Ucap Leona lagi lalu berjalan meninggalkan cafe itu.


Karena Leona sudah membelikan kue, Ethan pun membatalkan niatnya untuk membeli juga. Pemberian Leona ini yang akan dia manfaatkan untuk dia berikan kepada Gemma. Ada perasaan tidak enak sebenarnya dihati Ethan, seharusnya dia tadi tidak mengatakan jika ingin membeli kue disana pada Leona, karena bisa jadi Leona sekarang tidak akan memberikan nya secara gratis kepadanya dan teman-temannya.


**


Mobil meninggalkan area parkir dan Ethan mengemudikan nya membawa Leona pulang. "Kau kenapa membelikan kami semua kue-kue itu???" Tanya Ethan akhirnya setelah dia di mobil hanya bersama Leona.


"Kau bilang kau ingin kue, jadi aku membeli nya, kalau aku hanya membelikan untukmu saja, itu akan terlihat aneh.. " Jawab Leona.


"Aku kan ingin membeli sendiri, kenapa jadi kau yang membelinya??"


"Agar uangmu tidak berkurang, dan agar uangku berkurang tetapi berguna untuk orang lain, kau tinggal membawa nya, apa susahnya..??? Kalau tidak mau ya berikans aja pada yang lain.. " Gumam Leona yang tampak tidak terlalu menyukai pertanyaan Ethan.


"Aiiissshhh... Kau ini benar-benar menyebalkan, aku hanya bertanya tetapi dingin sekali menanggapi nya.. "


"Kau sendiri kenapa bertanya-tanya, kau sudah tahu bagaimana kebiasaanku kalau aku sedang makan kan??? Aku selalu membeli juga untuk kalian... Pertanyaanmu sangat tidak berguna.. " Ejek Leona. Mood nya benar-benar reaksi setelah mendengar bahwa Ethan akan mengungkapkan perasaan pada Gemma. Dan lelaki ini justru semakin membuatnya kesal saja dengan bertanya seperti.


"Oke aku minta maaf, jika pertanyaanku menyinggung mu.. "


"Aku tidak tersinggung, pertanyaanmu sebenarnya tidak perlu di tanyakan lagi karena aku sudah bisa melakukan hal seperti itu.. "


"Kau membeli banyak sekali tas, dan barang yang lain, apa sebegitu tidak berguna nya uangmu sehingga kau menghambur-hamburkannya, padahal beli satu sudah cukup.. Dan sama pula warna nya, kan aneh, biasanya orang beli banyak berbeda warna.. "


"Aku membeli untuk Kai.. " Jawab Leona.


"Lalu satunya lagi???"


"Untuk disimpan ketika aku bangkrut.. " Jawab Leona lagi.


"Apa....!!!?????" Seru Ethan.


Leona tertawa. "Aku hanya bercanda.... Aku memang biasa membeli dua atau tiga, selain untuk Kaia, satunya ku pakai, dan satu nya lagi akan aku simpan, untuk investasi..."


"Perlukah investasi semacam itu??? Bisnismu begitu besar, aku rasa nilainya jauh lebih besar daripada hanya investasi barang seperti itu.. "


"Jangan katakan pada siapapun mengenai ini, karena ini rahasiaku dan Kaia saja... Anggap saja ini bisnis gelap.. " Gumam Leona dengan santai nya.


"Apa....!!!???" Seru Ethan lagi.


Leona kembali tertawa. "Nanti kapan-kapan aku beri tahu... Ini rahasia kita... Fokus saja mengemudi dan jangan banyak bertanya... "


Ethan menggeleng-gelengkan kepala nya. Dia tidak tahu kegilaan apa yang di lakukan Leona. Ada saja kelakuannya yang membuat Ethan tidak habis pikir. Apa seperti itu kehidupan orang-orang kaya ini ketika menghabiskan uang nya. Untuk membeli sesuatu yang tidak berguna.


***


Malam harinya.....


Ethan datang ke flat milik Gemma. Dia membawa oleh-oleh untuk perempuan itu. Kue yang di belikan oleh Leona siang tadi. Selain kue, Ethan juga membeli bunga. Dia tidak bisa menunggu lagi dan malam ini semua perasaan yang dia simpan selama ini untuk Gemma akan dia ungkapkan. "Ethan...!!!??? Kau sudah datang???? Makan malam nanti belum selsai aku masak.. " Gemma membuka pintu flat nya dan sudah berdiri Ethan disana. "Masuklah..!!!"


"Terima kasih...!" Ucap Ethan. "Maaf aku datang lebih cepat ya???" Tanya Ethan.


"Iya, tapi tidak apa... Duduklah..!!! Aku akan memeriksa masakanku.. "


Ethan duduk di sofa yang ada di ruangan itu. Dia meletakkan kue yang di bawa nya di atas meja. Sementara dia menyembunyikan bunga mawar yang di beli nya di dalam saku mantel yang di pakai nya.


"Kau membawa apa???" Tanya Gemma sambil menuang saus dari panci.


Ethan tersenyum. "Aku membawa kue untukmu.. " Jawab Ethan.


"Wah jadi merepotkan, tapi Terima kasih ya???"


"Sama-sama... " Gumam Ethan.


Setelah menunggu beberapa saat, makan malam yang di siapkan oleh Gemma akhirnya selesai. Dia mengajak Ethan duduk dan makan bersama. Ethan beranjak dari sofa dan menghampiri Gemma. Bukannya duduk di kursi makan, Ethan justru berjongkok di bawah Gemma yang duduk. Ethan mengeluarkan setangkai mawar merah dan mendongak menatap Gemma. Perempuan itu tampak bingung sekali. "Ethan...???? Kau kenapa berjongkok???" Tanya Gemma.


"Gemma...???? Aku sudah menyukaimu sejak lama, dan kita juga sudah sangat dekat sekali, aku tidak bisa menahan perasaanku terlalu lama kepadamu, kau sangat baik, penyayang, lemah lembut dan punya rasa kepedulian yang besar, aku sangat menyukai semua sifatmu selama ini, aku jatuh cinta padamu dan perasaanku semakin dalam saat kita menghabiskan waktu bersama, jadi jika kau tidak keberatan, mau kah kau menjadi kekasihku???? Aku sangat mencintaimu selama ini, akh juga berharap kau memiliki perasaan yang sama kepadaku... Jika kau menerima nya ambil mawar ini dan simpan, jika kau menolak ambil dan patahkan.. " Ujar Ethan.


"Ethan...??? Apa yang kau katakan??? Berdiri lah..!!" Ucap Gemma, dia ber pura-pura terkejut. Ini yang sudah lama di tunggu nya, yaitu Ethan mengungkapkan perasaan kepada nya. Ethan akan jadi sasaran empuk nya untuk bisa membodohi lelaki itu dan menjadikan nya mesin uang.


"Aku tidak mau berdiri jika kau tidak memberiku keputusan.. " Ucap Ethan kemudian. "Aku sangat mencintaimu dan aku ingin bersamamu, melewati hari yang indah... Aku sangat sangat mencintai mu... Maukah kau jadi ke kasihku???" tanya Ethan.


"Karena aku takut kau menolakku, dan aku berusaha untuk menyiapkan mentalku sekaligus mengetahui isi hatimu, apakah kau juga memiliki perasaan yang sama terhadapku..??"


Mata Gemma mulai berkaca-kaca. "Kenapa harus selama itu???? Apa kau juga tidak bisa amembaca perasaanku bahwa aku juga sebenarnya menyukaimu, karena jika aku tidak memiliki perasaan yang sama, tidak mungkin aku mau bercinta denganmu selama ini..." Gemma mengambil mawar yang di pegang oleh Ethan. Dia lalu membungkuk dan memegang kedua bahu Ethan. Gemma meminta Ethan berdiri. "Aku juga mencintai dan menyukaimu.. " Gumam Gemma.


Ethan tersenyum. "Kau juga punya perasaan yang sama??" Tanya Ethan dan Gemma menganggukkan kepala nya. Ethan langsung memeluk Gemma. "Ahhh .... Terima kasih Tuhan... Perasaanku terbalaskan juga...!!!" Seru nya. Gemma membalas pelukan Ethan. Diam-diam Gemma tersenyum jahat. Dia senang karena akhirnya berhasil membuat lelaki itu masuk ke dalam perangkapnya.


Ethan memeluk Gemma dengan perasaan haru. Cintanya di Terima dan Gemma juga ternyata mencintai nya. Dia bahagia sekali sudah menemukan belahan jiwa yang baru dan Ethan berjanji dalam hati bahwa dia akan menjaga cinta nya kepada Gemma dengan baik. Dia akan membahagiakan Gemma, dan perlahan akan saling mengenal satu sama lain, jika sudah dekat serta yakin, tentu Ethan akan membawa hubungannya ini ke hal yang lebih serius lagi nanti nya.


★★★★★


Beberapa hari kemudian.......


Leona menatap layar komputernya, dia sibuk sekali dengan pekerjaannya. Selama Kaia pergi, Leona memang hanya di bantu oleh asisten Kaia, sehingga itu sedikit membantu nya, meski tentu cara bekerja nya tidak segesit Kaia tetapi Leona cukup terbantu. Leona juga menyibukkan diri untuk melupakan kekesalannya atas hubungan Ethan dan Gemma. Leona sudah tahu mengenai hal itu. Ethan berhasil mendapatkan Gemma. Dan bukan dari mulut Ethan Leona tahu, tetapi dari chat kedua nya yang setiap hari penuh dengan kata-kata romantis. Bahkan malam setelah Ethan memberitahu jika dia akan mengungkapkan perasaan pada Gemma, tidak ada chat dari kedua nya hingga hari minggu. Dimana Leona bisa menyimpulkan bahwa malam itu hingga senin pagi Ethan ada bersama Gemma. Lelaki itu pasti menginap di flat Gemma.


Sampai hari ini, Leona sendiri belum mendapatkan informasi dari Chloe yang dia tugas mencari informasi mengenai Gemma. Perempuan yang bekerja sebagai detektif itu belum memberi kabar hingga saat ini pada Leona. Leona tahu jika Chloe seperti itu, artinya Chloe masih dalam tahap melakukan penyelidikan. Tidak ada yang bisa Leona lakukan selain menunggu hasilnya entah dalam waktu dekat ini atau nanti beberapa minggu lagi.


Sebuah ketukan pintu membuyarkan Leona dari lamunannya. Dia menyuruh masuk orang yang ada di luar itu. Dan Leona terkejut mendapati Kaia sudah masuk kerja padahal sahabatnya itu baru sampai tadi malam dan sekarang sudah masuk. "Kai...??? Kau sudah masuk??"


"Maaf aku datang terlambat Na.. " Ucap Kaia. "Ada yang mencarimu di depan.. "


Leona mengernyit. "Siapa???? Mama???"


"Bukan, tapi Chloe.. "


"Chloe??? Suruh dia masuk, aku sudah menunggunya, akhrinya datang juga.. " Senyum Leona mengembang.


Kaia mengangguk dan dia berbalik badan untuk memanggil Chloe. Perempuan itu masuk bersama dengan Kaia. Sebenarnya Kaia juga penasaran apa yang sedang di selidiki oleh Leona, karena sahabatnya itu sampai sekarang belum menceritakan kepadanya mengenai apa yang terjadi. Leona hanya memintanya untuk menikmati liburan tanpa harus memikirkan apa yang terjadi disini karena tidak terlalu urgent.


"Duduklah..!!!" Perintah Leona. Chloe pun duduk dan Kaia berdiri di sebelah Leona untuk menyimak apa yang ingin di laporkan Chloe. Leona tidak mengusir Kaia, artinya Kaia di ijinkan untuk bergabung dalam obrolan ini.


"Maaf nona Leona, saya baru bisa datang menemui Anda.. " Ucap Chloe.


Leona tersenyum. "Tidak apa-apa, aku tahu jika ka7 belum menghubungiku atau menemuiku itu artinya kau masih bekerja... Bagaimana dengan permintaanku kemarin???" Tanya Leona.


Chloe menyerahkan sebuah berkas kepada Leona. "Ini hasil penyelidikan saya terhadap perempuan bernama Gemma.. Saya sudah mengikutinya juga, dan hal pertama yang saya dapati adalah dia setiap hari bertemu dengan laki-laki yang fotonya ada di halaman terakhir... " Ucap Chloe dan Leona membuka halaman terakhir mendapati ada foto laki-laki disana. Laki-laki yang sama dengan yang dia lihat sebelumnya.


"Nama nya Paul, dan itu adalah kekasih Gemma... " Lanjut Chloe.


"Kekasih????" Seru Leona.


"Ya, kekasih Gemma, hubungan mereka sepertinya sudah berlangsung bertahun-tahun, mereka juga tinggal di flat yang sama tetapi berbeda unit... Itu mereka lakukan untuk menutupi sesuatu yang besar di antara mereka.. "


"Menutupi apa???" Tanya Leona lagi.


"Sudah bertahun-tahun, Gemma selalu mendekati banyak pria yang di anggap nya lugu, dia memanfaatkan mereka untuk kesenangannya, hal yang sama juga di lakukan oleh Paul, mereka mengincar orang-orang yang lugu dan mudah di tipu untuk menghabiskan uang mereka, seperti memoroti.. Ketika dirasa sudah cukup mendapatkan banyak hasil, mereka akan mencampakkan orang-orang itu. Meninggalkan mereka begitu saja dengan kejam... Itulah yang di lakukan mereka berdua selama ini.. Foto pria-pria di bawah itu adalah korban dari Gemma..." Ujar Chloe lagi.


Leona dan Kaia melihat ke berkas itu dan ada banyak foto laki-laki terpampang disana.


"Dan saya berhasil bertemu dengan dua di antaranya mereka untuk bertanya mengenai Gemma, di dapati hasilnya adalah mereka di manfaatkan oleh Gemma, dan mereka selalu menuruti keinginan Gemma untuk membeli ini dan itu, mereka menghabiskan puluhan ribu dollar untuk memberikan barang yang di inginkan oleh Gemma, bahkan ada yang hampir seratus ribu dollar.. Banyak sekali yang di minta Gemma. Dia selalu berpenampilan biasa saja di depan targetnya tetapi dia memiliki banyak koleksi barang-barang mewah yang dia simpan di flat milik Paul.. Dan saya rasa targetnya sekarang adalah Ethan.. "


"Tapi kenapa Ethan??? Dia kan biasa saja dan tidak memiliki banyak uang??" Tanya Kaia tiba-tiba.


"Bodooh... Ethan pasti sudah memberitahu nya mengenai uang simpanannnya untuk masa depannya nanti, Ethan sangat mencintai nya pasti dia sering bercerita mengenai impian masa depannya pada Gemma... " Sahut Leona.


Tetapi Chloe menggelengkan kepala nya. "Saya rasa Ethan tidak memberitahu hal itu, tetapi Gemma sepertinya mengetahui nya jika Ethan memiliki banyak uang, saya berhasil menyadap ponsel Paul, dan dari riwayat obrolannya dengan Gemma, ternyata Gemma bercerita pada Paul jika dia menemukan buku deposito milik Ethan, dan nominalnya sangat besar sekali sehingga Gemma semakin menjadi bersemangat untuk menjebak Ethan agar jatuh ke dalam pesona nya..!"


Leona mengernyit. "Siaaalll......!!!! Cerdik juga dia... "


"Ya, Gemma memang mengincar laki-laki yang terlihat baik, dan biasa saja, karena mereka akan mudah untuk di bodohi... Dan Ethan masuk kategorinya, Gemma tidak sembarangan ketika memilih laki-laki, dia akan memastikannya dengan betul apa laki-laki itu cerdik ataukah polos... "


"Tapi jika dia melakukan penipuan semacam itu, kenapa tidak ada yang melaporkan nya???" Tanya Kaia.


"Gemma menjalankan cara yang sangat cerdik, dia tidak menipu mereka secara langsung, tetapi para laki-laki itu yang secara sukarela memberi kepada nya, dan Gemma akan membuat rencana untuk menjebak mereka dengan sesuatu yang bisa membuat mereka mengakhiri hubungan nya... Sehingga semua akan terlihat normal... Lalu Gemma akan menghilang dari mereka, saya sudah merangkum semua kejahatan Gemma termasuk caranya mencampakkan para pria itu, anda bisa membaca nya sendiri... "


Leona mengangguk. "Thanks Chloe, kau bekerja sangat bagus sekali, dan aku suka cara kerjamu dan anak buahmu.. "


"Terima kasih juga Nona Leona sudah mempercayakan itu kepada saya... "


Leona kemudian meminta Kaia agar mentransfer uang ke rekening Chloe. Chloe kemudian berpamitan karena dia juga harus memiliki tugas lain lagi. Dan meminta Leona menghubunginya jika ada sesuatu.