My Bodyguard My Obsession

My Bodyguard My Obsession
Mencuri



Setelah beberapa menit, kamar Leona di ketuk dari luar. Leona tahu itu pasti Gemma, karena sekarang Kaia sedang berolah raga pagi di balkon. Leona berdiri dan menuju pintu kemudian membuka nya. Leona tersenyum karena memang tebakannya benar, Gemma berdiri di depan pintu kamarnya. "Hai Gem... Selamat pagi...!" Sapa Leona.


"Selamat pagi, maaf jika aku mengganggumu.. "


"Ah tidak sama sekali.... Masuklah..!!! Aku sedang duduk-duduk saja menonton televisi.. "


Leona mempersilahkan Gemma masuk ke kamarnya. Benar yang Gemma pikirkan, bahwa kamar Leona pastilah luas dan bagus sekali. Bahkan kamar ini luasnya dia kali lipat dari kamar yang semalam dia gunakan untuk beristirahat dengan Ethan. Semua terlihat begitu mewah, furniture hingga semua benda yang ada di dalamnya juga terlihat mahal sekali. Gemma semakin yakin bahwa Leona memang bukan orang sembarangan. Dan Gemma belum tahu sebenarnya bekerja sebagai apa Leona ini di perusahaan itu sehingga Leona memiliki kesempurnaan yang begitu luar biasa.


"Bagaimana istirahatmu tadi malam???" Tanya Leona.


"Sangat nyenyak sekali, Terima kasih atas kamarnya.. " Ucap Gemma.


"Syukurlah kalau kalian tidur dengan nyaman, Kaia tadi sudah memberitahu mu kan mengenai pakaian ganti??? Ayo ikut aku ke kamar ganti ku, kau bisa memilih pakaian mana yang akan kau kenakan... Ayo..!!" Ajak Leona. Gemma menurut dan berjalan di belakang Leona.


Leona membuka pintu sebuah ruangan, dan mempersilahlan Gemma untuk masuk. Lagi dan lagi, Gemma di buat terpukai dengan ruangan itu, karena itu adalah sebuah walk in closet yang sangat besar. Di kelilingi oleh lemari dan rak yang berisi puluhan bahkan mungkin ratusan tas mewah berbagai brand terkenal. Selain tas juga ada banyak sekali sepatu berwarna warni yang tersusun rapi bagaikan di sebuah toko. Ada sepatu sport, sandal, wedges, boot hingga sepatu heels dari berbagai merk. Di tengah ruangan itu terdapat meja etalase kaca yang cukup besar berisikan berbagai jam tangan hingga belt serta accessories yang tidak kalah mewah nya.


"Gemma..!!" Panggil Leona, membuat Gemma lekas mengalihkan pandangannya dari arah deretan tas milik Leona dan menghampiri Leona yang berdiri depan sebuah lemari besar. "Pilihlah pakaian yang kau mau!!! Terserah kau ingin memakai yang mana...!" Perintah Leona. "Pilih saja yang mana yang menurutmu nyaman, aku ke kamar mandi dulu, perutku sakit... " Ucap Leona yang kemudian meninggalkan Gemma sendirian di walk in closet nya.


Gemma berdiri dalam diam, melihat ada banyak pakaian di dalam lemari itu. Gemma terpana untuk sesaat, mengagumi semua ini. Dia memang memiliki beberapa barang mahal seperti ini, hasil dari pemberian para mantan kekasihnya dulu, tetapi tentu miliknya bisa di hitung dengan jari, jauh berbeda dengan milik Leona yang begitu banyak hingga nyaris seperti sebuah store.


Gemma berjalan pelan melihat-lihat seluruh koleksi milik Leona, dari pakaian, sepatu, tas hingga accessories pendukung penampilan Leona. Ini seperti sebuah surga yang di inginkan oleh semua perempuan. Gemma hanya bisa menelan ludahnya. Terlalu luar biasa untuknya.


Gemma kemudian berjalan menuju meja kaca yang ada di tengah ruangan itu, memperhatikan dengan baik setiap koleksi yang ada di dalam sana. Jam tangan yang semua nya sangat cantik dan berkilau di hiasi berlian hingga emas. Gemma menelan ludahnya, tidak berhenti mengagumi semua yang ada di hadapannya. Dan tiba-tiba pikiran jahat nya muncul. Tidak ada siapapun di ruangan ini, dan dia bisa mencari kesempatan untuk mengambil sesuatu yang ada disini, tetapi Gemma harus memperhitungkannya dengan baik, agar tidak terjadi masalah.


Gemma memutar pandangannya ke setiap sudut, untuk mencari kamera cctv. Dan tersenyum ketika tidak menemukannya. Sekarang dia harus mencari sesuatu yang berharga dengan ukuran yang tidak besar dan terlihat tidak terlalu di butuhkan oleh Leona.


Gemma melihat ke lemari kaca yang berisi kumpulan mini bag dengan berbagai bentuk, ada yang terbuat dari kulit hingga yang berkilau di hiasi oleh berlian dan juga terbuat dari emas. Meskipun bentuknya kecil sekali tetapi Gemma tahu betapa mahalnya harga tas tas mini itu.


Pandnagn Gemma tertuju pada sebuah mini bag yang sepertinya di letakkan secara sembarangan sehingga mini bag itu tidak berdiri dengan rapi di banding yang lainnya. Dan letakkan juga ada di pojokan. Gemma tersenyum dan dia mencoba membuka perlahan pitu kaca nya lalu mengambil tas berwarna emas yang sepertinya juga terbuat dari emas asli. Gemma mengambilnya dan memasukkan dan menyembunyikan nya ke dalam b'ra nya agar tidak di lihat dan di curigai oleh siapapun termasuk Ethan. Gemma tahu jika di jual, mini bag itu sangatlah mahal sekali, dia pernah melihat di katalog bahwa harga nya senilai ratusan juta karena terbuat dari emas murni 24 karat. Dia bisa memiliki banyak uang jika menjualnya nanti.


Gemma pun hendak kembali ke lemari pakaian, tetapi kemudian dia seperti menginjak sesuatu di lantai. Saat dia menunduk untuk melihat apa yang di indahnya ternyata itu adalah sebuah anting. Gemma membungkuk dan mengambilnya. Permata anting itu sangat berkilau sekali. Gemma kembali tersenyum dan kali ini dia memasukkan anting itu ke saku nya. Jika lau seandainya Leona mencari anting itu pasti Leona mengira memang jatuh dan tidak bisa di temukan, padahal Gemma lah yang menemukannya. "Itu tidak penting, dia pasti akan membeli nya lagi.. " Gumam Gemma dalam hati.


Setelah mengamankan anting itu, Gemma kembali ke depan lemari dan memilih pakaian yang ingin di pinjamnya. Tak lama setelah memilih, Kaia ternyata masuk. Gemma menghela napasnya, merasa bersyukur karena Kaia datang tepat waktu dimana dia sudah mengamankan anting dan mini bag itu sehingga Kaia tidak tahu jika dia telah mencuri sesuatu dari ruangan ini.


"Leona mana???" Tanya Kaia.


"Tadi perutnya sakit, dia ada di kamar mandi.. " Jawab Gemma.


"Oh di kamar mandi, bagaimana??. Apa kau sudah memilih pakaiannya???" Tanya Kaia lagi.


"Sudah.. " Jawab Gemma sambil menunjukkan pakaian itu di depan Kaia. Sebuah mini dress berwarna hijau menjadi pilihan Gemma.


"Baguslah jika sudah memilih... Oh iya, sarapannya sudah di siapkan, lebih baik kau mandi dulu dan nanti kita sarapan bersama di bawah..!" Ajak Kaia.


Gemma menganggukkan kepala nya. Kemudian dia mengucapkan permisi dan meninggalkan ruang itu dan akan mandi di kamar tamu, karena Ethan pasti juga sudah selesai mandi. Gemma senang sekali, dia bisa mendapatkan sesuatu yang luar biasa dari tempat ini, selanjutnya dia harus bisa memanfaatkan keadaan lagi juga bisa memanfaatkan Leona untuk dapat keuntungan yang lebih besar sekali.