My Bodyguard My Obsession

My Bodyguard My Obsession
P!nggangku sakit sekali



Setelah kepergian Nyonya Haidee. Kaia menghela napasnya panjang. Dia berdiri dari kursi tempatnya duduk dan meminta temannya untuk melanjutkan bekerja lagi. Ini sudah hal biasa terjadi sehingga mereka tidak terlalu terkejut. Ketika Nyonya Haidee datang, pasti selalu meninggalkan kemarahan kepada semua orang termasuk Leona. Dan Leona meminta agar seluruh staf nya tidak perlu terlalu memikirkannya, menyuruh mereka menganggapnya sebagai iklan yang hanya sekedar lewat saja.


Kaia masuk ke ruangan Leona, dan mengambil ponsel nya untuk menghubungi sahabat nya itu. Beberapa kali Kaia mencoba menghubungi tetapi tidak di jawab oleh Leona. Kaia menghubungi Leona menggunakan kontak yang satu nya lagi, tidak ada yang tahu kontak itu selain hanya Kaia. Ponsel utama Leona sebenarnya ada pada Kaia, dan Kaia memblokir kontak Nyonya Haidee sementara waktu agar Nyonya Haidee tidak bisa menghubungi Leona.


Sementara itu, Leona tidur dan berpelukan dengan Ethan setelah percintaan panas mereka sejak pagi tadi. Mereka menghabiskan 3 ronde. Setelah ronde pertama berakhir, mereka beristirahat sebentar dan ketika Ethan mulai ereeksi lagi, mereka pun kembali bercinta, hingga 3 kali. Dan mereka benar-benar kelelahan lalu tertidur.


Leona terganggu dengan suara ponselnya, tetapi dia tahu itu pasti dari Kaia, karena hanya Kaia yang memiliki kontaknya. Masih sambil memejamkan mata, Leona berusaha mengambil ponselnya di meja. "Ya Kai....??? Ada apa???"


"Kau ini kemana saja, aku sudah beberapa kali menghubungimu.. "


"Ada apa memangnya??? Aku sedang tidur dengan Ethan, kami sangat lelah bercinta sejak pagi... Kenapa???" Tanya Leona lagi.


"Kau asik bercinta dan aku disini di maki oleh Mama mu, kau benar-benar keterlaluan menjadikanku tameng.. "


Leona tertawa. "Itu sudah biasa terjadi, dan aku yakin omelan nya melebihi ketika dia mengomeli ku, kenapa kau harus terkejut Kai??? Setelah aku kembali, kau bisa pergi ke Hawai dengan kekasihmu... Selama satu minggu, dan kalian bisa bercinta dari pagi sampai malam tanpa gangguan dari siapapun... Carilah resort atau hotel yang terbaik.. "


Kaia tersenyum. "Aku senang jika Mama mu marah-marah padaku karena ulahmu, karena aku selalu mendapatkan bonus besar darimu... Hahahaha... Terima kasih Leona sayang... "


"Aku kan orang baik hahahaha... Oh iya bagaimana persiapan untuk besok???" Tanya Leona.


"Semua sudah di siapkan, mainan, susu serta kebutuhan lainnya sudah di siapkan termasuk goodie bag untuk anak-anak juga sudah beres, besok aku akan mengirimnya ke Portland, atur saja kau dan Ethan ingin bertu mereka dimana, jadi kalian bisa berangkat bersama.. " Jawab Kaia.


"Oke kerja bagus... ah ya besok aku juga butuh kau mengirim uang ke yayasan itu, jadi nanti aku akan menghubungimu mengenai itu, kau bisa langsung mentransfer nya.. "


"Oke Na, aku akan langsung mentransfer nya... Oh iya, tadi Nyonya Haidee mengancamku, aku rasa dia akan mengikuti ku seperti biasa nya untuk bisa menemukan keberadaanmu.. "


Leona tersenyum. "Itulah kenapa aku melarangmu untuk kesini lagi, jangan sampai dia tahu keberadaanku dan mengganggu ku.. "


"Ya, aku mengerti... Oke sudah dulu, ada banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan selam akau pergi, jadi enjoy your time with Ethan... Hubungi aku jika butuh sesuatu.. "


"Oke... " Ucap Leona kemudian panggilan itu di matikan. Leona meletakkan kembali ponselnya di meja. Dia berbalik badan dan mendapati Ethan masih tertidur pulas di sebelahnya. Lelaki itu meningkatkan tangannya di perut Leona, seolah merasa nyaman sekali tidur sambil memeluk Leona.


Leona memegang kedua tahan Ethan, membuat lelaki itu mengernyit. "Ethan.....!!!" Panggilnya.


Ethan mengerjapkan matanya perlahan membuka nya dan mendapati Leona ada di depannya. "Ahhhh Kau sudah bangun???" Tanya nya lalu menguap.


"Aku lapar sekali, ini sudah siang...!" Ucap Leona.


Ethan melihat ke jendela lalu tersenyum. "Ah iya sudah siang! Kau ingin sesuatu??? Aku akan keluar untuk membeli nya.. "


Leona menggelengkan kepala nya. "Tidak perlu keluar, kita masak saja.."


Ethan melempar senyum. "Kau ingin aku membuatkan sesuatu untukmu???? Oke aku akan membuatnya... "


"Kita harus merasakan ber sama-sama, aku akan mengajarimu beberapa resep, bagaimana???"


"Baiklah jika itu yang kau inginkan.. Aku sebenarnya juga sangat lapar, kita bercinta seperti orang tidak waras, dan entah penyakit apa yang menyerangku, milikku terus sajaengang, bahkan sampai sekarang... "


"Apa kau ingin kita melakukannya lagi???" Tanya Leona.


"Ah tidak-tidak.... Pinggang ku sakit sekali, biarkan saja, nanti juga akan mereda sendiri, berendam beberapa saat di bathtub akan membantu.. "


Leona tertawa. "Aku juga ingin mandi, jadi lebih baik kita mandi berdua sebelum kita memasak.. Mandi berdua akan membantu kita bisa membersihkan punggung satu sama lain.. " Leona menyingkirkan selimut yang menutup tubuhnya dan tubuh Ethan, menarik lelaki itu agar bangun juga. Kemudian mereka masuk ke kamar mandi ber sama-sama. Ethan tidak menolak dan memilih diam menuruti keinginan Leona. Toh mereka sudah melihat satu sama lain sehingga tidak ada sesuatu yang harus mereka hindari. Disini juga tidak ada siapapun selain mereka berdua.


Mereka berdua langsung masuk ke dalam bathtub dan berendam di dalamnya. Ethan menyandarkan punggungnya, berselonjor dan di depannya Leona juga melakukannya tetapi Leona bersandar di dada Ethan. Mereka saling membasaahi tubuh satu sama lain. Leona mengambil sabun dan meminta Ethan untuk menggosok punggungnya dengan sabun itu, dan nanti Leona juga akan melakukannya di punggung Ethan.


Ethan dengan telaten membersihkan punggung Leona dengan sabun. Ethan tidak tahu dia harus senang atau bagaimana bisa melakukan ini, karena dia dan Leona tidak memiliki hubungan apapun. Tetapi dia sendiri juga tidak bisa menolak keinginan Leona, karena selain menguntungkan Leona, Ethan juga merasa dia juga di untungkan. Bahkan dia seperti di istimewakan oleh Leona, dan perempuan itu membuka diri lebar-lebar. Meski baru tiga hari bersama Leona, akan tetapi Ethan sudha cukup banyak mendengar fakta mengenai Leona dan keluarga nya. Hubungan keluarga yang sangat rumit, dan di balik sosok Leona yang hidup bergelimang harta, Leona tetap tidak sepenuhnya merasa bahagia. Bahkan terkesan tertekan oleh tuntutan dari Ibu nya. Leona yang tidak beruntung. Begitulah yang Ethan pikirkan saat ini tentang Leona.


Hal itu akhirnya membuat Leona memilih jalan cukup ekstrim untuk menyenangkan hatinya sendiri. Leona sangat luar dan seolah tidak peduli dengan apa yang di depan matanya. Dan Leona seolah tidak masalah berhubungan dengan laki-laki tanpa ikatan sebagai seorang kekasih atau semacamnya. DlSemua itu di lakukan pasti untuk menghilangkan kesepiannya. Meski begitu, Leona ternyata juga orang yang baik. Ethan terkesima dengan pribadi Leona yang mungkin jarang di ketahuilah oleh orang lai