
Sekarang mereka sudah berkumpul semua di meja makan dan menikmati makannya masing-masing dan tak ada pembicaraan hingga mereka selesai sarapan.
"Aku akan mengantarkan Axell ke sekolah, baru langsung ke kantor." ujar Rachel pada keluarga park, terutama Brandon bossnya saat mereka sudah selesai sarapan.
Sedangkan Reivant hanya menatap Rachel, ia masih tidak percaya jika Rachel adalah adik kandung dari sahabat masa kecilnya, ya ia hanya kurang jeli ternyata mereka punya kemiripan.
"Kita pergi bersama saja." ujar Danien danĀ pamit pada kedua orang tuanya dan saudaranya,
"Hati-hati Dan, Chel jaga cucu tampanku ini." ujar Ny.park.
"Iya mom,,"jawab Rachel dan berpamitan dengan keluarga Park.
"Grandmom,grandpa, daddy Rei,,Axell pergi sekolah dulu ya.Baby cantik, Axell pagi sekolah,kamu jangan nakal ya." ujar Axell pada Carli, yang di tatap sengit oleh bayi cantik itu yang sekarang ada di gendongan papa nya
"Sekolah yang Rajin boy,," ujar Reivant
"Siap daddy Rei,,Axell harus pintar supaya baby cantik senang." jawab Axell dengan senyumnya.
"Dan, jangan lama, kakak tunggu di kantor 20 menit lagi." ujar Reivant pada Danien karena sekarang jam sudah menujukan angka 9 pagi.
"Ya kak, kami pergi dulu." Ujar Danien.
Rachel dan Axell duduk di depan samping kemudi, karena Danien bilang, dia bukan sopir jadi duduk lah mereka di depan dengan Axell yang duduk di pangkuan mommynya.
"Mereka seperti keluarga kecil yang bahagia." celetuk Chaiden yang baru keluar, karena ia juga akan ke kampus, dimana Aidyen dia sudah pergi terlebih dahulu tadi.
"Apa yang kau katakan, Kai?." tanya Ny.Park yang sekilas mendengar perkataan Chaiden.
"Tidak mommy sayang, kai pamit dulu."ujar Chaiden dan mengecup pipi Mommy nya.
Sedangkan Tuan Park sudah masuk ke dalam, Reivant dan Brandon sudah bersiap untuk berangkat ke kantor.
"Mom, Rei akan pergi kekantor, baby daritadi tidak mau di lepas." ujar Reivant saat melihat mommy nya.
"Baby, dengan grandmom ya,papa mu pergi kerja."ujar Ny.Park membujuk baby cantik itu.
"Papa, papa,alang ,alang nana." celoteh gadis kecil itu sambil mengelengkan kepalanya.
"Ya, pakaikan baby baju yang cantik mom, aku akan membawa baby ke kantor." ujar Reivant pasrah karena ia tidak tega melihat putrinya itu.
"Baiklah baby akan jalan-jalan dengan papa." ujar Reivant sambil mencium pipi gembil anaknya itu.
Baby Carli tersenyum menampilkan gigi kecilnya depan papanya, membuat Ny.park mengabadikan moment itu di ponselnya.
"Mereka benar-benar bagai pinang di belah dua."gumam Ny.park melihat hasil jepretannya.
Ny.park mengambil baby Carli dari gendongan Reivant dan membawanya ke kamar untuk di ganti kan baju yang bagus sesuai permintaan papanya itu.
Tak berselang lama Ny.Park keluar dengan baby Carli yang sudah berganti baju dengan gaun warna pastel sepatu yang senada dan rambut yang di ikat dua, sungguh cantik gadis kecil itu.
"Ponaan Paman cantik sekali."ujar Brandon saat melihat dan mengulurkan tangannya untuk mengendong baby Carli
"Don alan, alan,," oceh baby Carli pada pamannya.
"Iya kita akan jalan-jalan dengan papa."jawab Brandon dan mengendong Baby Carli.
"Apa semuanya sudah di siapkan mom?."tanya Reivant pada mommy tentang semua yang di perlukan baby Carli.
"Sudah Rey. Hati-hati dengan Cucu Mommy Rey, Don."jawab Ny.Park memperingati kedua putranya.
***
Akhirnya mereka masuk ke mobil menuju kantor.
"Jam berapa Arthur tiba,Don?."tanya Reivant pada Brandon menanyakan adik kelimanya.
"Sekitar jam 1 siang kak."jawab Brandon yang sambil bermain dengan ponaan cantiknya.
"Suruh ia langsung ke rumah dan istirahat dulu." ujar Reivant.
Sekitar 20 menit perjalanan akhirnya mereka sampai di kantor dengan baby Carli yang berada di gendongan papanya.
Seperti biasanya,kedatangan Kedua putra Park selalu menarik perhatian setiap Karyawan yang ada disana, di tambah dengan kehadiran Baby Carli yang sangat cantik. Membuat siapapun yang melihatnya sangat gemas pada bayi cantik itu.
Buktinya Agatha yang melihat kedua bos tiba dan pandangannya langsung tertuju kepada Baby Carli yang ada di gendongan atasannya atau lebih tepatnya papanya baby Carli.
******
Sekolah Axell.
Setibanya mereka di sekolah Axell, Rachel turun dari mobil dan hendak mengantar Axell hingga depan kelasnya.
"Daddy, Axell kekelas dulu yah." Pamit Axell pada Danien dan masuk kembali ke mobil,serta mencium pipi Danien.
"Sekolah yang rajin yah,boy." Ujar Danien yang sempat kaget dengan perlakuan Axell,begitu juga dengan Rachel yang diam-diam merasa sedih melihat putranya.
"Aku antar Axell kekelas dulu." Ujar Rachel dan menggandeng tangan Axell.
Danien menggenggam tangan Axell yang lainnya. Rachel hanya menatap perlakuan Danien pada Axell dan hanya diam. Mereka mengantar Axell ke depan kelas dan pamit untuk langsung ke kantor.
"Baby,Mommy ke kantor dulu, yah. Belajar yang Rajin yah, sebentar Mommy akan menjemputmu." Ujar Rachel dan tersenyum pada Anaknya.
"Baik mom. Apakah nanti Daddy juga akan menjemput Axell juga??".tanya Axell dan menatap Danien.
"Daddy tidak berjanji,Boy. Sepertinya Pekerjaan Daddy sangat padat." Ujar Danien yang mengusap surai hitam Putra tampannya itu. Yah, Secara tidak langsung Danien sudah menanggap Axell sebagai putranya, Karena Axell adalah anak dari sahabat kakaknya dan pasti temannya juga.
"Baiklah,Daddy!. Mommy,Axell masuk kelas dulu,yah." Ujar Axell dan berbalik memasuki kelasnya.
Begitu juga dengan Rachel dan Danien yang langsung kembali ke mobil,karena waktu mereka tinggal 10 menit lagi. Sesuai perkataan Reivant yang meminta mereka agar tidak telat ke kantor dalam waktu 20 menit.(Sungguh permintaan yang tidak masuk akal.)
"Apakah Kau mengikutiku ke kantor Kak Rei??." Tanya Danien
"Tidak. turunkan aku di kantor ku." jawab Rachel tanpa melihat Danien, karena dia sibuk membalas Chat dari Yeyenya,Raynald.
*****
Sekarang kita kembali ke Mansion Park.
Arthur yang telah tiba di Kota B tempat kota asal mereka dengan lebih cepat. Tidak sesuai dengan waktu yang di katakan Brandon tadi, karena Arthur memintanya untuk mempercepat keberangkatan mereka.
Karena,disisi lain dia sangat merindukan keluarganya, seminggu Arthur meninggalkan rumah dan dia sudah sangat merindukan keluarganya.
"Aku Pulangg" Ujar Arthur yang tiba di Mansion dan memasuki Rumah dengan sedikit berteriak.
"Ck,,kau sangat ribut kak." Ujar Michael yang baru keluar dari dapur dengan semangkuk Sereal dengan milk.
"Yah,, sejak kapan kau jadi penghuni rumah." Ujar Arthur dan membuat Michael sedikit menyerngit menatapnya.
"Ohh,,yah. Aku lupa kalau kau adalah penghuni rumah. Dimana Mommy?" Tanya Arthur dan mencari Ny.Park
"Kau sudah pulang sayangku?". Ujar Ny.Park yang baru masuk dari arah belakang kebunnya.
"Mom,,aku merindukanmu." Ujar Arthur dan memeluk Mommy Park.
"Dimana Kakak?"Lanjutnya lagi dan merasa rumah begitu sepi hanya terdengar suara game dari PC gaming milik Michael yang memenuhi Ruangan itu.
"Apakah selama disana kepalamu sedikit terbentur ,kak? ini sudah jam berapa?" Jawab Michael dan Arthur yang menatapnya dengan tatapan sengitnya.
"Kakak-kakakmu sudah kekantor, Tadi Reivant berpesan, untuk hari ini Kamu istirahat d rumah dulu." Ujar Ny.Park
"ohh begitu yah, mom! Aku akan menyusul mereka kesana." Ujar Arthur dengan cengiran khasnya.
Ny.Park hanya bisa menghela nafas menghadapi putranya yang satu itu.
Dan kini Arthur telah siap dengan pakaian yang terlihat santai tapi tetap Rapi dan Menawan. Arthur menuruni tangga dengan langkah santai, dan tersenyum kearah Michael yang hanya menatap kakaknya datar.
"Dimana Mommy. Katakan pada Mommy, kakak ke kantor dulu." Ujar Arthur dan Michael hanya mengacungkan jempolnya.
Arthur telah siap dengan mobilnya dan mengemudinya sendiri tanpa sopir menuju kantor. Tak berselang lama mobilnya kini terparkir di depan lobby perusahaan dan langkah santai Arthur masuk kedalam kantor.
"Morning Calon kakak ipar." Sapa Arthur saat melewati Meja Agatha yang tak jauh dari pintu menuju ke ruangan Reivant.
"Ini sudah siang,Thur." Jawab Agatha yang berusaha untuk tidak menanggapi sapaan konyol Arthur, sebenarnya Agatha sedang berusaha menutupi semburat merah di pipinya.
"Yayay,, terserah kau saja,tha! Apakah kakak didalam??".tanya Arthur dan langsung masuk tanpa menunggu jawaban Agatha.
"Hey Brother,,i'm coming." Sapa Arthur kepada ketiga kakaknya, tak lupa cengiran khas ala Arthur.
"Bukankah, aku sudah mengirim pesan padamu, untuk istirahat hari ini." Ujar Brandon yang terkejut melihat kemunculan Arthur disana.
"Aaa..aku sudah membacanya,kak. Ayolah aku terlalu bosan untuk di rumah dan Michael takkan meresponku, dia terlalu sibuk dengan dunianya. Hayy,,baby Cantik." Jawab Arthur dan berjalan kearah Baby Carli yang sibuk dengan permainannya.
"Al..Al.." Ujar baby Carli yang tampak senang melihat Arthur dan Saat Arthur berjalan kearahnya dan hendak menggendonnya.
"No..al..no..Al..hummm". Ujar Baby Carli dan menutup hidungnya,seolah mengatakan jangan mendekat Al,kamu bau.
Hal itu membuat Brandon dan Danien menertawakan Arthur yang di kerjai oleh Baby Carli, Reivant yang sempat melihat itu ,juga turut tersenyum. Sejak kapan Putri kecilnya bisa jahil seperti itu.
"Hahah,, jangan menyalah baby,Ar. Dia belajar dari kalian." Ujar Reivant dan hanya bisa menertawakan Arthur dan di ikuti Baby Carli yang sepertinya puas menertawakan Pamannya itu.
"Ck,,kau sudah pintar sekarang yah. Jam berapa kak kita bertemu kakak ipar?". tanya Arthur kepada kakak Pertamanya itu.
"Sebentar lagi." Jawab Reivant dan menatap jam tangannya.
"Apakah Baby akan ikut?". Tanya Danien yang akhirnya membuka suara.
"Ya,, baby akan ikut Bersama." Jawab Reivant dan menatap putri kecilnya itu.
"Sebentar lagi kita akan bertemu mommymu,Baby." Gumam Reivant dan tersenyum membayangkan pertemuan dengan istri kecilnya itu.
TBC.