PRINCESS DADDY'S

PRINCESS DADDY'S
78. Sahabat masa Kecil



Sesaat tiba di ruangannya, Reivant menyuruh adiknya Brandon untuk menelpon Rachel, karena hari minggu besok mereka sudah harus di rumah.


Tadi saat mereka keluar dari lift, Agatha sempat terkejut menatap bossnya yang seharunya di jadwalkan pulang besok, dan hari ini ia sudah di kantor, tapi ia tidak berani bertanya.


"Hallo boss."Jawab Rachel dari line sebelah


"Ke ruangan kak Rei, sekarang."Ujar Brandon tanpa ada basa -basi


"Oke."Jawab Rachel dan menutup telpon nya.


Selang sepuluh menit kemudian Rachel datang dengan nafas yang memburu, ingin rasanya ia mengumpat kedua kakak beradik yang seenak jidat menyuruhnya ke ruangan tanpa ada perkataan yang jelas.


"Hei kenapa lama sekali,Chell??"Tanya Reivant sedikit tersenyum pada sahabatnya, saat melihat Rachel memasuki ruangannya.


"Apa kalian ingin membuat ku mati muda hah??".Ujar Rachel tanpa menjawab pertanyaan dari atasannya sekaligus sahabatnya itu. Karena sekarang ia masih menetralkan nafasnya.


"Haha,,apa kak Rachel berlari dari gedung sebelah, hingga tampak seperti orang yang di kejar singa."Ujar Brandon mengoda sekertarisnya itu sambil tertawa.


"Ck,,dasar boss kurang ajar."Ujar Rachel dengan wajah yang ingin sekali menggerutu. Ia akan bertingkah layaknya teman saat mereka sendiri tapi akan bersikap professional di depan orang lain.


"Oh ya Chell, besok kamu akan di jemput oleh Danien dan Brandon ke rumah."Ujar Reivant sesaat setelah Rachel mendudukan diri di sofa sebelah Brandon.


"Oke baiklah."Jawab Rachel dan meneguk segelas air,sebenarnya saat berlari dari gedung sebelah, yang ia inginkan saat itu adalah segelas air yang dingin.


Sat ia ingin melanjutkan perkataannya, ponselnya berbunyi yang tertera nama kakak tercintanya disana. Ia bingung karena tidak mungkin mengangkatnya sekarang.


"Hm angkat lah telponmu, menganggu saja."Ujar Reivant pada Rachel dan membuat Rachel berdecak.


"Apa itu pacar mu, kak Chell."Goda Brandon yang ikut menimpali perkataan kakaknya.


"Ck, iya gebetan baru ku."Ujar Rachel asal sambil tersenyum menatap kedua kakak beradik itu.


"Wow, Bravo akhirnya Baby Axel akan punya ayah juga."Goda Brandon


"Yayayaya,, Daddy nya Axell tetap lah Daddy Rei dan daddy Danien."Goda Rachel balik sambil tersenyum puas.


"Ya aku tetap menjadi Daddy mertua untuk anak mantu tertampanku."Ujar Reivant


"Oh ya Vant, aku balik dulu ke kantor ya."Ujar Rachel karena ponselnya daritadi berbunyi terus, sepertinya kakaknya sudah mendapatkan informasi penting


"Hm baiklah!!."Ujar Reivant dan mengangguk,


Dan Rachel pergi dengan tergesa-gesa, membuat kedua kakak beradik itu mengeryitkan keningnya karena tidak biasanya seorang Rachel seperti itu, saat ia sudah di lift ia menelpon balik kakaknya


"Hallo Yue, kemana aja kamu??".tanya Rayn dari seberang line, karena biasanya adiknya akan langsung mengangkat telpon darinya


"Hm tadi, yue masih di ruangan Reivant, yeye."Ujar Rachel


"Ada apa yeye menelpon ku???."Tanya Rachel lagi, sedikit penasaran


"Kemarin yeye bertemu dengan Reivant bossmu itu bersama adiknya Danien."Ujar Rayn menceritakan pertemuannya dengan kedua kakak beradik park


"Bagaimana bisa kalian bertemu, ye?"Tanya Rachel


"Karena perusahaan kakek Wilson bekerja sama dengan perusahaan Park company."Ujar Rayn,


"dan saat makan malam yeye serta kakek di undang juga, disitulah kami bertemu."Lanjutnya lagi


Hal itu sukses membuat Rachel terkejut dan menatap layar handphone nya,seolah menatap kakaknya dengan wajah yang penuh tanya.


"Terus, apakah mereka tahu tentang yeye dan kakek."Tanya Rachel lagi


"Tidak, yeye hanya bercerita seadanya saja, tidak menyinggung tentang mu yue."Ujar Rayn pada adiknya


"Oh ya, yeye sudah mendapatkan data lengkap tentang keluarga dari istri sahabatmu itu. Benar dugaan kita, Ashera adalah anak tunggal dari Arnold Freya, anak pertama dari kakek Wilson."Cerita Rayn Panjang lebar


"Ha, jadi Shera adalah cucu kandung dari kakek Wilson."Ujar Rachel dengan pelan sambil tersenyum, seakan ada kebahagian di hatinya.


"Iya dan untuk paman Arnold serta istri nya, mereka sudah meninggal, dan yeye akan bertemu kamu sekarang yue."Ujar Rayn pada adiknya, karena sekarang ia sudah berada di kota B, saat ia tahu tentang semua yang terjadi.


"Dimana yeye sekarang, kita bertemu sekarang, ceritakan sedetail mungkin semuanya. Kirimkan alamatnya, dan aku akan datang menemuimu, Ye."Ujar Rachel Panjang lebar tanpa jeda.


"Yeye tunggu di kafe biasa. Bernapas lah sedikit Yue, baru kamu lanjutkan bicaramu itu."Ujar Rayn sambil tersenyum mendengar adiknya yang berbicara tanpa jeda, dan mematikan sambungan telpon mereka.


Rachel mengirimkan pesan pada Bossnya Brandon jika ia akan keluar sebentar dan di jawab Brandon dengan satu kata Iya.


"Jadi,lanjutkan ceritamu,yeye."Tanya Rachel saat berhadapan dengan kakaknya itu, dan Rayn memberikan sebuah amplop coklat yang berisi semua tentang Shera dan kedua orang tuanya.


Rachel mengambil amplop itu serta membuka dan membaca serta meneliti semua photo-photo yang ada di situ. Ia sedikit mengeryitkan keningnya seakan tak mengerti dengan semua itu


"Dari mana yeye mendapatkan ini semua??."Tanya Rachel dengan wajah yang tampak bingung.


"Apa kamu meragukan yeyemu ini yeu?".tanya Rayn pada adiknya.


"Yayaya aku tahu tentang itu semua.'Ujar Rachel


"Jadi itu adalah bukti tentang pembunuhan yang di lakukan oleh Pria yang bernama Rouwnd pada paman Arnold."Ujar Rayn


"Dan, dengan memaksa menikahi mamanya Shera, dengan ancaman akan membunuh Shera juga, hingga mamanya Shera menikahi Pria bernama Rouwnd agar anaknya selamat."Lanjutnya lagi


"Betapa kejam nya pria itu."Ujar Rachel tak percaya dengan nasib yang di alami oleh anak dari kakek Wilson yang sudah ia anggap kakek nya sendiri.


"Iya, yeye harus bisa berbicara langsung dengan Reivant tentang masalah ini."Ujar Rayn menatap adiknya itu


"Baiklah, yue akan mengusahakan yeye bertemu dengan Reivant."Ujar Rachel, ya pada akhirnya ia akan menujukan siapa dia sebenarnya.


"Tapi jangan dalam waktu dekat yue, karena yeye masih mencari informasi tambahan tentang pria itu."Ujar Rayn


"Oh ya, dan anak gadis yang ada di photo itu selain Shera adalah anak dari Rouwnd yang bernama Stella."Ujar Rayn lagi


"Ha, jadi wanita yang setiap hari datang dan mengklaim Reivant adalah pacarnya adalah adik dari Shera??."Tanya Rachel seakan tak percaya


"Iya mungkin,,"Ujar Rayn seakan tidak tertarik dengan pertanyaan adiknya itu


"Baiklah untuk amplop ini yeye yang pegang, karena yeye lah yang akan berbicara langsung dengan Reivant nanti."Ujar Rachel sambil beranjak untuk kembali ke kantornya.


"Hei apa yue akan meninggalkan yeye begitu saja?".Ujar Rayn dengan wajah yang di buat sedih.


Rachel berbalik dan mengecup pipi tampan yeyenya itu, dan berbalik


"Oh ya yeye, besok aku dan Axell akan tinggal sementara di rumah Reivant, karena ini permintaan mereka, demi anak mantu ku yang cantik."UJar Rachel di depan pintu


"Hei, Axell masih kecil Yue, apa kamu menjodohkan anakmu dengan anak Reivant?."Tanya Rayn seakan tak percaya dengan kelakuan konyol adik nya dan sahabatnya itu. Tapi,setelah itu ia tersenyum penuh arti, mungkin ia sedikit bahagia.


Setelah Rachel pergi, tak berapa lama seorang kepercayaan Rayn masuk dan memberikan sebuah berkas yang akan di gunakan untuk membantu keluarga kakek Wilson.


"Pergi, selidiki semua tentang pria itu."Ujar Rayn dengan datar.


"Baik Tuan muda."Jawab orang kepercayaan


"Maaf Tuan muda, apa tuan kenal pria inimm."Tanya pengawal itu menujukan ponselnya yang terdapat photo Rouwnd dan seorang pria seumuran Rayn dan Reivant.


"Hm,,Siapa pria ini??."Tanya Rayn,


"Selidiki semua yang berkaitan dengan Rouwnd, tanpa terlewatkan satu pun."Tekannya lagi


"Baik Tuan, saya undur diri."Ujarnya


"Vant, sepertinya musuh mu sangat banyak."Ujarnya sambil melihat sebuah photo usang yang di ambil sekitar mereka berumur 7 tahun.


Setelah permintaan dari adiknya Rachel yang menyuruhnya membantu mencarikan tentang istri dari sahabatnya yang ternyata adalah Reivant, Rayn sempat terkejut ternyata sahabat masa kecilnya adalah sahabat adiknya sekarang, dan sekarang ia akan bermain seolah tak mengenal Reivant park.


.


Sedikit cerita, dulu saat ibu dari Rayn dan Rachel masih hidup, kedua orang tua nya sempat berpisah, dan Rayn mengikuti ibunya ke kota B, sedangkan Rachel mengikuti ayahnya tetap di kota S.


Di saat itulah ia bertemu dengan Reivant serta menjadi sahabat satu-satunya. Mereka berphoto untuk kenang-kenangan itulah yang di katakan Reivant saat itu dan mereka berpisah, karena Rayn harus kembali ke kota S setelah ibunya meninggal, dan menyuruhnya kembali pada ayahnya.


Setelah itu ia di didik oleh kakek Aharon yang merupakan ketua mafia terkenal di dunia bawah. Hingga sekarang ia lah yang memegang kendali kekuasaan tertinggi di dunia bawah, hanya,, ia juga membuka perusahaan yang bersifat Legal juga.


Dan saat Rachel mengajukan ingin berkuliah di kota B, Rayn sempat ingin meminta bantuan adiknya untuk mencarikan sahabat masa kecilnya, tapi entah ia urungkan niat itu, hingga takdir akhirnya membawa mereka untuk bertemu kembali, ia akan membantu sahabatnya dari belakang layar untuk saat ini.


Karena dulu Reivant lah yang menyelamatkan nya dari perampokan dan pelecehan yang terjadi saat ia baru pulang dari sekolah.


"Vant, aku akan selalu menjadi sahabatmu, yang akan membantumu."Gumamnya


(Panggilan yang di gunakan oleh kedua Cucu Aharon kepada Reivant adalah sama "Vant" entah hanya kebetulan semata ataukah sudah di setting oleh authornya😁).


TBC.