
Malam yang indah, DIAMOND'S PARK adalah salah satu Apartement termahal di kota ini dengan fasilitas yang sangat mewah dan lengkap serta keamanannya yang super ketat, membuat semua penghuninya merasa nyaman, Di salah satu kamar seorang Gadis, hmm lebih tepatnya seorang ibu yang masih berkutat dengan ponselnya terdiam menunggu jawaban dari pemilik nomor yang ia telpon.
"Hallo yuyue, adikku yang cantik." sapa pria dari sebelah line dengan nada jenaka nya.
"Yeye,,kenapa lama sih angkat telponnya, sampai panas telinga yue nungguinya." ujar Rachel Panjang lebar pada kakak lelakinya.
"Dimana baby boyku, Yuyue! Yeye kangen padanya." ujar Raynaldo kakak dari Rachel yang sekarang ada di kota S, tempat darimana Rachel berasal.
"Axell sudah tidur yeye, apa yeye tidak sadar sekarang jam berapa?." tanya Rachel sedikit gemas akan tingkah kakaknya itu
"Hey,,dan kenapa kamu telpon yeye tengah malam begini?." Tanya Raynald,
"Apakah tidak bisa besok pagi kamu menelponnya." lanjutnya lagi dengan nada kesal karena ia tidak bisa mendengar suara ponaan tampannya.
"Ada apa, tidak biasanya yuyuku menelpon malam-malam begini,,sepertinya ada yang penting nie." Ujar Yeye dengan sedikit candaan.
"Yeye bisakan serius, yuyue minta tolong carikan Gadis bernama Shera kak, istrinya Reivant." Ujar Rachel
"Ha, siapa? Shera siapa yuyue, apakah ia tidak mempunyai nama lengkap?." Tanya Raynald pada adiknya itu dengan kesal. (ia tahu siapa Reivant karena ia pernah melihatnya walaupun belum pernah bertemu langsung).
"Uhmm,,namanya Shera christella Freya." Jawab Rachel dengan sedikit berkerut di keningnya seakan mengingat-ingat nama itu, seperti Familiar di telinganya.
"Siapa?? Shera Freya, tunggu bukankah itu dari keluarga Wilson Freya!." Ujar Raynald seakan tahu nama Freya karena hanya ada satu keluarga konglomerat di kota S yang bermarga Freya yaitu Wilson Freya dan (Wilson Freya adalah sahabat dari kakek Aharon), kakek mereka.
"Apa??.sepertinya bisa jadi itu yeye! Karena, bukan kah dulu keluarga Wilson Freya mempunyai seorang anak lelaki yang menghilang karena menolak perjodohan." Ujar Rachel, karena ia juga sempat mendengar cerita yang sangat santer tempo itu, itupun ia mendengar cerita dari ibunya. Karena ia tahu keluarga mereka sangat dekat dengan keluarga Wilson Freya.
"Baiklah! karena adikku yang cantik yang memintanya. Maka, yeye akan mencarikan informasinya, walaupun sedikit melanggar privasi." ujar Raynald
"Ya, yuyue percaya karena yeye kan kakak yang sangat baik dan bisa di andalkan." jawab Rachel dengan suara yang di buat manja.
Ck,,Raynald hanya bias berdecak, mendengar penuturan adiknya itu.
******
Di kediaman Park, setelah tadi Brandon menceritakan pada kedua orang tuanya, mereka pun akhirnya menceritakan pada Reivant dan anak-anak yang lainnya jika Shera adalah anak dari Arnold dan Cristela.
Walaupun mereka tidak tahu pasti kenapa Cristella bisa menikah dengan Rouwnd, karena walaupun Tn.Park bersahabat dengan Rouwnd tapi mereka benar-benar menutupi soal pernikahan mereka pada siapapun dan sekarang mereka tahu jika istri Rouwnd adalah cristella.
Sedikit titik terang akhirnya terbuka, dan sepertinya mereka harus bekerja keras untuk membebaskan Shera dari kungkungan keluarga Rouwnd atau mereka akan memilih jalan damai, entahlah kita lihat saja nanti, dengan cara apa mereka berusaha membebaskan Shera.
Setelah hari dimana mereka mengetahui tentang siapa shera, akhirnya hari ini Reivant meminta Brandon untuk menyuruh Rachel datang ke ruangannya.
"Don, telpon Rachel sekarang! katakan aku memerlukannya ." ujar Reivant pada adiknya itu
"Baiklah kak!." jawab Brandon dan langsung menelpon sekertarisnya itu
"Hallo pak Boss." sapa Rachel dari line telpon sebelah.
"Kak Rachel, kesini sekarang, kak Rei ada perlu." ujar Brandon dan langsung mematikan sambungan telponya.
"Ck,,kebiasaan yang buruk!untung Bos." gumam Rachel melihat ponselnya.
"Ada apa, tumben es balok mencariku,," pikirnya.
*****
Tock,,tock ketukan pintu ruang kerja Reivant.
"Siang, Pak." sapa Rachel karena ia tahu memposisiskan tempat
"Siang Chel, maaf merepotkanmu,," ujar Reivant beranjak dari kursi kebesarannya dan menuju sofa dimana adiknya Danien dan Brandon berada.
"Duduklah, Chel." perintah Reivant lagi pada Sekertaris adiknya itu
"Kenapa,,sepertinya ada yang terlewatkan olehku, Vant?". Ujar Rachel
"Begini kak Rachel, sepertinya memang harus diceritakan. Tapi, harus memulai dari mana,ya." ujar Brandon dengan bingungnya.
"Ck, kebiasaan memang." jawab Danien menanggapi adiknya itu
"Sebenarnya kami sudah menemukan siapa itu Shera, istri mungilku itu, ia adalah anak Tiri dari Rouwnd papinya Stella, dan yang intinya mereka berdua adalah saudara beda ayah " Ujar Reivant akhirnya menceritakan inti pokoknya pada sahabatnya itu.
"Jadi intinya kakak ipar tahu dengan pasti bahwa pria yang menjadi suaminya sekarang itu adalah pria yang di jodohkan oleh papi nya pada adiknya itu, karena itu ia menyembunyikan identitas aslinya, kak." Cerita Brandon pada Rachel
"Dan saat setelah kedatangan Baby Carli di mansion, sopir taksi yang mengantarkan kakak ipar pada saat kakak ipar menghilang, akhirnya ia bercerita jika saat itu mereka di hadang oleh beberapa pria berpakaian rapi dan mereka meminta kakak ipar untuk mengikuti mereka, di saat itu kakak ipar mungkin sudah hamil, itu menurut prediksi saya." lanjutnya lagi sambil melirik kakak pertamanya itu. ( mungkin ia takut salah bicara).
"Terus saya harus berakting lagi menjadi istri dari Pria tampan dan kaku di sampingku ini?." Tanya Rachel dengan lirikan pada Danien dan senyum jahilnya itu.
"Ya, begitulah kak." jawab Brandon
"Bagaimana Chel, apakah kamu bersedia menjadi istri virtualku, selain kotak-kotak persegi ini?." tanya Danien dengan senyum manisnya sambil menujuk Ipad dan teman-temannya itu.
"Ck,,ya demi anak mantuku yang cantik, aku bersedia menjadi istrimu eh istri virtualmu." Jawab Rachel pasrah
"Ck kak Rachel harus tahu, yang akan menjadi istrinya kak Danien kelak adalah Devi." Goda Brandon pada kakak keduanya.
"Tunggu,, apakah yang kau katakan benar Don, jika Devi sekertaris Daddy menyukai adikku ini?." tanya Reivant menunjuk Danien sambil tersenyum, yang sepertinya ia juga ingin mengoda adikknya itu. ( karena mommy nya bilang mereka 11:12 sifatnya).
"Iya kak, itu sangat benar,,," lanjut Brandon lagi menjawab pertanyaan kakaknya itu
"Ohh berarti, aku tahu sekarang kenapa Boss selalu ada disini, karena ada Agatha kan??." Goda Rachel pada Brandon sambil tertawa.
"Ck, ah kak Rachel gak seru ihh." seru Brandon karena ia juga di kerjain oleh sekertarisnya itu.
"Sudah-sudah, sekarang bagaimana, Chel." Ujar Reivant akhirnya Ia menjadi penegah untuk aksi pembullyan itu
"Baiklah,,trus aku akan tidur dimana? maksudku kamar yang ku tempati nanti?." Jawab Rachel dengan nada candaanya yang selalu ada.
"Apakah kamu bersedia tidur bersamaku, Chell?." Ujar Danien mengikuti alur dari Rachel.
"Haha, itu bukan ide yang buruk." jawab Rachel dengan cekikikan karena ia melihat wajah frustrasi dari sahabatnya itu.
"Benar chell, aku akan menyiapkan satu ranjang khusus untukmu dan Baby Axell bersamaku." Lanjut Danien
"Oh,, tidak! Itu tidak seru, bagaimana kalau kita tidur Bersama dalam satu ranjang." Sambung Rachell dengan senyum jahilnya dan menatap Reivant.
"yapss, itu ide yang bagus! wah, kita akan seperti keluarga kecil yang bahagia." Ujar Danien lagi
"Jangan lupa Baby cantikku, Dan!." Senyum Rachel
"Oh Tidak Chel, apakah kalian sudah gila." Ujar Reivant yang syok mendengar nama putrinya.
*Reivant hanya bisa memijat pelipisnya, yang ia merasa sangat pusing dengan tingkah sahabatnya itu, dan sejak kapan adiknya Danien jadi seperti itu, ck.
Brandon hanya bisa tertawa, ia mengakui kakaknya Danien benar-benar bisa mengikuti arus dalam permainan peran itu, di tambah Rachel sang Ratu Drama*.
"Permainan yang sesungguhnya akan segera di mulai, baiklah semoga apa yang aku dan yeye cari bisa secepatnya di temukan. Jika Shera adalah cucu dari Wilson Freya mungkin ini tidak akan terlalu sulit,," pikir Rachel.
TBC.
Spesial Pict. Aidyen Park