
Seminggu semenjak Danien tahu jika malam minggu saat itu Rachel dan Gavin ada disana, ia menjadi seperti kehilangan arah, entahlah satu sisi ia menjalani hubungan dengan Devi, tapi satu sisi hatinya terpaut pada wanita beranak satu itu.
Jika ia bisa memilih ia ingin membahagiakan hati nya tapi untuk saat ini ia tak bisa egois, ada rasa kasihan saat melihat Devi.
Wanita muda itu hanya hidup sebatang kara, ia juga tahu jika Devi selalu memberi sumbangan pada salah satu panti yang merupakan tempat Devi sempat tinggal dulu nya, yang kebetulan panti itu bersebelahan dengan rumah mungilnya peninggalan ibunya hingga saat ini.
Danien hanya duduk di kursi kebesarannya menatap Ipadnya, iya tahu saat ini hatinya sudah terpaut pada mama muda itu. Tapi, ia belum bisa mengambil keputusan saat ini, yang ia tahu jika jodoh pasti mereka di persatukan.
"Hufff..". Terdengar helaan napas dari nya. Selang waktu berapa lama terdengar bunyi ketukan pintu.
"Masuk,," -Ujar Danien
"Pagi pak, ini berkas yang sudah di Acc oleh pak Reivant."Ujar Devi sambil memberikan laporan itu.
"Iya, Makasih Dev."Ujar Danien dengan senyuman tipis
"Kalau begitu saya undur diri."Ujar Devi dan akan berlalu hingga suara Danien menghentikannya.
"Dev, tolong buatkan kopi untukku ya."Ujar Danien, dan itu sukses membuat Devi kebingungan karena selama beberapa bulan ini, dia mengenal pria dingin itu baru kali ini ia meminta kopi.
"I,,iya pak."Ujar Devi dan berlalu dari ruangan kekasihnya itu untuk membuat kopi.
***
Lantai 40 tampak Reivant yang sibuk dengan berkas-berkas yang baru di antar oleh Brandon dari ruangan IT, entah apa, dan juga berkas yang di bawa oleh Agatha, dia harus menyelesaikan semua, karena minggu ini ia harus terbang ke kota S, dan yang menemaninya kesana Brandon, sekalian pengenalan Brandon menjadi atasan di sana.
Reivant mendial nomor Danien dan tak berselang lama terdengar sapaan dari seberang line.
"Dan, kesini sekarang."Ujar Reivant menyuruh adiknya datang ke ruangannya.
"Iya kak."Balas Danien dan Panggilan itu berakhir.
Reivant masih sibuk lagi memeriksa laporan keuangan yang tadi di antarkan oleh Agatha, hingga tak berselang lama ketukan pintu terdengar, tampak Danien yang masuk dengan membawa Ipad nya, entahlah sepertinya itu barang yang sangat penting.
"Siang kak."Sapa Danien
"Dan, duduk lah, kakak hanya mau bilang minggu ini kakak dan Brandon akan ke kota S, jadi kamu Handel perusahaan bersama Rachel."Ujar Reivant
"Kakak, berapa lama disana?."Tanya Danien sambil membuka map yang ia ambil dari meja kakaknya.
"Mungkin 4-5 hari, tergantung masalahnya, dan kakak juga akan mengenalkan Brandon sebagai atasan Resmi di perusahaan Kota S."-Kata Reivant.
"Hm, Baiklah kak."Jawab Danien sambil mengangguk menyanggupi.
Dia seolah berpikir bagaimana ia harus bekerja bersama Rachel, jika saat bersama wanita itu ia sebenarnya gugup tapi berusaha untuk tetap stay cool, dan ia juga belum tahu perasaaan wanita itu padanya.
"Kenapa dengan wajahmu?."Tanya Reivant yang sedari tadi menatap wajah adik Keduanya itu.
Pertanyaan Reivant membuat Danien salah tingkah, tapi ia berusaha menutupinya dan sepertinya ia tak bisa menyembunyikan dari seorang Reivant Park, karena Reivant sangat tahu watak dan tingkah adik-adiknya.
"Oh ya kak, hari ini akan ada meeting dengan Mr.Azura, apa kakak yang akan bertemu langsung?."Tanya Danien mengalihkan pertanyaan kakak pertamanya itu.
"Hm, Dengan kamu juga."Ujar Reivant
"Apa anak itu benar-benar ingin bekerja sama dengan kita?."Tanya Reivant
Dia memang meng-ACC prosposal pengajuan kerja sama dari AMH tapi ia belum tahu mau di bawa kemana dan kenapa Reivant menyebutnya dengan anak itu, karena usia mereka terpaut 7 tahun.
Azura seumuran dengan Arthur adiknya itu, Sebelum ia menyetujui sebuah kerja sama ia akan mencari tahu siapa orangnya, karena baru dua orang yang ia terima yaitu perusahan Gerald dan sekarang Azura. Dia salut akan kerja keras Anak bernama Azura, walaupun Keluarga Azura adalah orang terkaya di kota K, salah satu negara adidaya di benua itu.
"Oh ya, tadi juga ada undangan dari AMH untuk Park company kak."Ujar Danien, tadi ia mendapatkan undangan itu dari Agatha.
"Oh undangan apa, Dan serta kapan acarannya?."Tanya Reivant
"Hari sabtu ini kak, di AMH Resto."Ujar Danien yang sambil membuka Undangan itu.
"Hm, ini acara aniv dari Tuan dan Ny.Marvell sekaligus ulang tahun Ny.Marvell."Ujar Danien lagi memberitahukan acara itu.
"Hm, kakak masih di kota S, Jadi kakak minta kamu yang pergi, bawa Rachel bersama mu."Ujar Reivant, entah ia lebih nyaman mengirimkan Rachel untuk undangan Resmi itu.
"Oh,, baiklah kak."Ujar Danien sedikit bingung, kakaknya tahu ia dengan Devi, tapi ia bersyukur kakaknya menyuruhnya pergi bersama Rachel.
"Besok kakak dan Brandon melakukan perjalanan ke kota S, jadi kakak harap semua disini terkendali."Ujar Reivant menatap penuh adiknya itu.
"Baiklah kita langsung ke ruangan meeting."Ujar Reivant
"Kak, aku tak bawa jas."Ujar Danien karena tadi ia datang hanya memakai kemeja biru tanpa dasi dan jas karena ia tinggalkan di ruangannya, walaupun ia sudah lumayan lama bekerja di kantor tapi untuk mengenakan pakaian resmi rasanya menyiksa nya.
"Tidak apa-apa, kakak butuh otak mu, bukan pakaian mu yang rapi, tapi otak mu."Ujar Reivant melihat penampilan adiknya yang ia anggap bagus.
Dia tersenyum menatap adiknya yang di balas Danien dengan anggukan lemas, yang membuat Reivant mengingat lagi saat mereka kecil dulu, Danien yang hampir sama dengannya.
"Tha, mana proposalnya?."Tanya Danien
Agatha sempat terpesona dengan penampilan Danien yang terbilang santai tapi menarik.
"aduh semakin Cinta dah si Devi."Iner Agatha
"Ini pak, semua sudah di ruangan juga pak."Ujar Agatha yang berjalan di belakang Danien.
"Hm,,"- Danien
Sedangkan Reivant berjalan di depan, dengan sibuk memainkan ponselnya ia berkirim pesan dengan istri mungilnya, ia sangat merindukan untuk bermain bersama putri kecilnya tapi pekerjaan membuat ia meninggalkan mereka di rumah.
Akhirnya ketiga manusia itu masuk dan di sana sudah ada Azura bersama Hans yang menunggu. Agatha sempat terpesona dengan pria di depannya itu, seperti seorang idol, itulah yang ia pikiran, akhirnya ia tersadar dari lamunannya saat mendengar suara Atasannya itu.
"Apa yang kamu pikirkan Agatha, Brandon adalah pria tampan untukmu,,"Inernya
"Maaf Mr.Azura, membuat anda menunggu."Ujar Reivant sambil tersenyum dan menjabat tangannya.
"It's oke Mr.Reivant, tak jadi masalah, saya yang terlalu cepat sampai."Jawab Azura dengan senyum manisnya dan menjabat tangan dari orang yang akan menjadi partner kerjanya itu.
"Oh kenalkan ini adik saya Danien."Ujar Reivant mengenalkan Danien pada kedua manusia di depannya itu. Baik Danien maupun Azura sama-sama saling mengenalkan diri
"Silahkan duduk."Ujar Reivant dan mereka berlima duduk di kursi masing-masing.
"Baiklah, mulai lah presentasikan apa yang akan kalian ajukan untuk kerjasama ini."Ujar Reivant
Ia menatap wajah Azura yang tampak seperti Idol daripada seorang pengusaha, ia kagum pada anak itu karena mengingatkanya pada dirinya sendiri saat umur belasan sudah di ajarkan untuk berbisnis oleh Daddynya.
Hans mulai menjelaskan materi-materi yang berhubungan dengan kerja sama mereka, Danien juga menatap dan menangkap setiap kata perkata yang di ucapkan oleh asisten dari Azura itu, ia akui jika pria di depannya itu sangat pintar.
"Baiklah, saya menyukai dan itu sangat bisa saling menguntungkan untuk kita."Ujar Reivant menyetujui kerjasama itu.
"Terima kasih Mr. Semoga kedepannya ini akan membawa perubahan yang lebih baik."Balas Azura sambil tersenyum dan akhirnya terjalinlah kerja sama Park company dengan perusahaan milik Azura.
Akhirnya mereka meninggalkan Ruangan meeting itu, Reivant Danien dan Agatha kembali ke ruangannya, sedangkan Azura dan Hans di dalam lift untuk turun ke lobby, saat turun mereka bertemu dengan Brandon yang baru datang dari kantor IT nya.
"Kenapa wajah seperti familiar."Gumam Azura.
"Ada apa Az?."Tanya Hans yang juga menatap wajah pria yang baru melewati mereka
"Tunggu wajahnya seperti tak asing."Ujar Azura dan terus menatap Brandon.
"Mungkin mirip Az."Ujar Hans dan mereka berlalu menuju mobil yang terparkir indah di depan pintu masuk.
Hayo Brandon mirip siapa???
TBC.
Halo,kakak-kakak pembaca.
Sebelumnya, Author ingin meminta maaf untuk give away kemarin yang belum sempat di umumkan. Karena ada satu dua hal yang memaksa dan sehingga membuat Author terpaksa menunda untuk memberikan hadiah untuk para pemenang Give Away pada bulan ini. Jadi, Give Away akan di umumkan pemenangnya dengan tiga pemenang dengan Vote terbanyak di akhir bulan depan.
Bagi Para pemenang yang nanti namanya di umumkan harap untuk menginformasikan data diri dan hubungi Author
di Ig LalaliloYm.
Terima kasih. Dukung terus baby Carli dan para Dadd tampannya yah.
karena,author ingin menebus kesalahan. ni author kasi deh Spesial Pict. Paman Keenam Park. Michael Park