
"Ada apa,," tanya Danien bingung karena tatapan dari kakak dan adiknya itu.
"Apa yang Done?." tanya Reivant dengan menyipitkan matanya menatap penuh tanya pada Danien.
Dan yang mengemaskan adalah tatapan bayi mungil itu baby Carli ia juga menatap pamannya itu dengan matanya yang bulat,.
"Dan,,dan," celotehan nya membuat Agatha tanpa sadar mencium bayi mungil itu, sehingga membuat Brandon dan Arthur menatap tak percaya, tingkah Agatha membuat membuat Brandon tersenyum.
"Menarik,," gumam Brandon dengan senyum tipis di bibirnya dan itu tidak luput dari perhatian Arthur.
"Tidak kak Rei,,aku baru menyelesaikan sedikit pekerjaan." ujar Danien serta melihat baby Carli yang memanggilnya tadi.
"Baby makan yang banyak ya, supaya cepat besar dan bisa bermain Bersama paman dan aunti mu." Goda Danien dengan melirik pada Brandon.
Walaupun ia sibuk dengan Ipadnya tapi matanya masih bisa melirik tingkah adiknya dan sekretaris kakaknya tersebut
"Iya baby! Apakah baby menginginkan seorang adik?. Tenang saja sebentar lagi Baby Carli akan memiliki adik dari paman Brandon." Lanjut Arthur yang tidak mau kehilangan kesempatan untuk menggoda kakaknya Brandon.
Brandon dan Agatha yang berdeham, Brandon melonggarkan sedikit dasinya, dan Agatha melanjutkan menyuapi Baby Carlissa.
"Sepertinya ada yang falling in love nie,," goda Danien lagi dengan senyum yang sungguh menawan, tidak luput dari perhatian Agatha.
"Pantesan Devi sangat menyukainya." gumam Agatha yang masih bias di dengar oleh Brandon.
Brandon menatap Kakaknya Danien, dan ikut mengangguk, tak bisa di pungkiri oleh dirinya sendiri bahwa kakaknya sangatlah menawan dan mempesona.
Selesai Baby Carli makan, Agatha merapikan kembali barang-barang tempat makan dari bayi mungil itu.
Dan keempat putra Park bersiap akan menuju ketempat Rapat, sebelumnya Brandon menelpon seseorang.
"Rachel,Apakah kau sibuk? Datang ke Ruangan Pak Rei." ujar Brandon tanpa menunggu jawaban dari Rachel.
Rachel hanya menatap nanar telponnya karena sambungan telpon sudah di matikan secara sepihak.
"Ckckc dasar boss yag menyebalkan! baiklah mungkin ada yang penting disana." tanya nya sendiri pada diri sendiri
Tak berselang lama Rachel datang, dan langsung mengetuk pintu ruangan atasannya tersebut.
"Selamat siang,," sapa Rachel dan matanya langsung berbinar saat melihat bayi mungil siapa lagi jika bukan Carlissa Reivanette Park.
"My Baby,," panggil Rachel langsung menuju ke tempat bayi itu berada
"Tidak salah kak,," tanya Arthur saat mendengar sekretaris kakak keempatnya memanggil Baby Carli dengan sebutan my baby.
"Apa yang salah Thur? Dimana letak kesalahananya,dia adalah Bayi mungilku. Ututu,,Mama sangat merindukanmu sayang." Ujar Rachel lagi dan menggendong Baby Carlissa.
"Chel? Apakah aku tidak salah mendengarkannya?". Tanya Reivant dengan bingung sama kapan Rachel menjadi Mama dari putri kecilnya itu.
"Apa yang salah,Pak? Sebentar lagi dia akan menjadi anak mantuku. Ututu Putri kecil Mama." Jawab Rachel tanpa melihat Reivant dan semua yang ada di ruangan itu langsung cengo dengan jawaban Rachel.
Terlebih Agatha, baru kali ini dia melihat sisi lain dari Sekretaris Pak Brandonnya ini. Selama ini Rachel selalu terlihat Wibawa dan tegas,tapi berbeda kali ini.
"Terserah dirimu lah,Chel!" Jawab Reivant yang tak mau menanggapi perkataan konyol Sekretaris adiknya itu dan Juga Rachel adalah Teman bukan lebih tepat sahabat satu-satunya yang Reivant punya.
"Ada apa memanggil saya kesini,pak?"tanya Rachel yang baru mengingat kenapa dia di panggil ke Kantor Reivant.
"Sebentar lagi kita ada meeting dengan para pemegang saham dari setiap perusahaan. Agatha akan mengikuti kami,sedangkan Baby Carlissa tidak ada yang menjaganya..."
"Siap! Saya akan melaksanakan tugas,Pak!"jawab Rachel cepat dengan langsung memotong pembicaraan Reivant.
Ia sudah tau apa yang akan di bicarakan Pria dingin itu,jadi untuk mempersingkat waktu Rachel langsung menjawab tanpa berpikir panjang.
"Baguslah. Jadi aku dapat pergi meninggalkan bayi kecilk dengan aman." Angguk Reivant yang percayakan Baby Carli pada Rachel.
"Tapi,,tunggu! Siapa yang akan menjemput My Boy?"Tanya Rachel sambil melihat jam tangannya.
"Jam berapa dia pulang?"Tanya Brandon dan juga melihat jam tangannya.
"Seharusnya sekarang!"Jawab Rachel kembali.
"Baiklah. Pergilah dengan cepat, aku tidak mau menunggu lebih lama lagi. Apakah kau membawa mobil?"tanya Reivant dan dengan cepat Rachel menangguk.
"Yapss. Kalau begitu apa pergi dulu. Baby, Mama akan kembali." Pamit Rachel dan mempercepat langkahnya.
Reivant menggendong Baby Carlissa dan Bayi kecil itu sangat senang di pelukan Papanya. Ia menjamah wajah tampan Papanya dan Terus Mencoleteh tanpa henti.
"Dia sangat cantik." Ujar Agatha dan terus menatap gemas Baby Carlissa.
"Benar! Dia sangat mirip dengan ibunya." Brandon membenarkan perkataan Agatha.
Diam-diam Arthur terus memperhatikan kedua manusia yang berhasil mencuri perhatian nya dari tadi,dan tanpa sepengetahuan mereka teryata Davien mencuri foto dari kedua sepasang manusia itu.
*****
Tak selang beberapa lama Rachel kembali dengan seorang Anak kecil yang mungkin berusia 5 tahunan.
"Selamat siang." Sapa Rachel dengan riang dan di sampingnya berdiri Bocah kecil yang sangat tampan.
"Baby Boy, Sapa mereka." Ujar Rachel pada Pria kecil itu.
"Hay uncle. Selamat siang!" Sapa Pria kecil itu dengan sopan.
"Rachel? Apakah dia putramu?"Tanya Brandon dan berjalan kearah Rachel dan putra kecilnya itu.
"Yapss. Dia anakku dan dia ayahnya." Ujar Rachel dan menunjuk kearah Reivant.
"Dia Daddyku?"Tanya Pria kecil itu polos, dan Rachel menangguknya dengan senyum tengilnya.
"Yaps,, good boy. Sapa Daddymu!" Jawab Rachel dan mengacak Rambut putra kecilnya itu.
Reivant hanya melongo dan memberikan Baby Carlissa pada Danien. Ia menunjuk diri nya sendiri seolah bertanya pada Rachel, apa yang kau katakan.
"Hay Daddy! Selamat siang." Sapa Pria kecil itu dengan sopan.
"Ha-hay!hay boy,,Sini kemari lah, Siapa namamu,boy?."Tanya Reivant dan langsung memangku Putra kecil Rachel.
"Namaku Axell,Daddy." jawab Pria kecil yang sangat tampan itu.
"Nama yang sangat bagus. Tapi,dia sangat Tampan, berbeda darimu kak? Apakah benar kau ibunya,kak?". Tanya Brandon dan memperhatikan Rachel yang menatapnya kesal.
"Ck,, Apakah kau meragukan Visualku,Don? Namanya Caesar Axelle Aharon." Jawab Rachel dan langsung mengambil Baby Carlissa dari pangkuan Danien.
"Baby! Apakah dia cantik?"Tanya Rachel pada putranya dan menunjuk Baby Carlissa.
"Yah Mam! Dia sangat cantik,Aku mau boneka ini,mam!". Ujar Axell dan tersenyum dengan mata yang berbinar.
Tapi,ia masih enggan turun dari pangkuan Reivant.
"Nanti kau akan memiliki,Boy!". Jawab Rachel menanggapi perkataan Baby Axell.
"Chel,apa yang kau katakan?"Tanya Reivant yang cengo mendengar perkataan Ibu dan anak itu. Bukan hanya Reivant tapi semua yang ada ruangan itu, mereka benar-benar tak percaya dengan apa yang di katakan oleh Rachel.
"Daddy, bolehkah aku memiliki boneka cantik itu?"Tanya Baby Axell dan menatap Reivant dengan tatapan memohon.
"Iya Boy. Kau akan memiliki nya nanti,bukan sekarang. Sekarang kau harus belajar dan menjadi Pria yang tangguh dan berani." Ujar Reivant dan disisi lain Rachel tersenyum jahil mendengar perkataan Reivant.
"Baby, Apakah kau mau menjaganya dan melindungi baby Cantik itu?"Tanya Rachel dan Axell menangguknya dengan cepat.
"Ya Mom! Aku akan menjaganya dan melindungi nya, dan aku takkan membiarkan seorang pun menyakiti nya." Jawab Baby Axell dengan tenang.
Danien cengo mendengar jawaban anak Bayi itu, ia tak pernah berpikir akan bertemu dengan anak yang sangat pintar.
(Ya iyalah Nien,gimana mau ketemu,tiap hari yang di temui cuma istri persegimu itu.).
"Baiklah, Chel! Aku titip putri kecilku dan Baby Axell jaga adikmu ini yah, Daddy dan uncle-nya akan meeting sebentar." Ujar Reivant dan mengacak rambut Baby Axell.
"Siap Daddy.! Mam, siapa nama boneka cantik ini?" Jawab Axell dan duduk di samping Mamanya.
"Namanya Carlissa. Baby Carli." jawab Rachel.
"Kami pergi, jaga mereka dengan baik yah,kak!" Pamit Arthur dan berjalan mengikuti ketiga kakaknya.
Begitu juga dengan yang lainnya. Sedangkan Agatha sudah di ruang meeting mengatur keperluan meeting nanti.
TBC.
Hay kakak-kakak pembaca.
jumpa lagi dengan author yang menawan seperti Daddy-Daddy Baby Carlissa.
Terima kasih atas dukungannya selama ini, Walaupun Terkadang Author selalu saja telat Up.
Tapi, berkat dukungan kakak-kakak pembaca, Semuanya berjalan dengan lancar.
Dukung terus cerita ini, Ikuti terus dan like serta Votenya yah. Terima kasih
Spesial Pict Baby Caesar Axelle Aharon