PRINCESS DADDY'S

PRINCESS DADDY'S
39. New Work For Danien Park



Di ruang meeting saat ini terjadi ketegangang dari para pemilik saham ataupun semua kepala bagian dari perusahaan Park Company , mereka bertanya-tanya ada apa ini kenapa tiba-tiba di adakan meeting dadakan seperti ini. Tak berselang lama Tn.Park berserta ketiga putranya dan sekretarisnya masuk ke dalam ruangan meeting tersebut.


Dan tatapan mereka tertuju kepada salah satu anak yang di bawa Tn.Park tersebut, mereka bertanya-tanya siapa anak itu, wajah nya sedikit mirip istrinya Tn.Park, itulah yang ada dalam benak mereka saat ini.


"selamat siang semuanya,," sapa Tn.Park


"perkenalkan ini anak kedua saya, namanya Danien Park,," ujar Tn.Park memperkenalkan anaknya tersebut,


"Mulai hari ini ia akan mengikuti meeting kita dan mulai hari ini ia akan menjadi bagian dari perusahaan Park Company."lanjut Tuan Park.


Semua mata tertuju kepada Danien, dan yang di tatap hanya tersenyum tanpa arti. Karena hanya ia yang tahu apa yang ada dalam pikirannya saat ini.


Dan bagaimana reaksi seorang Devi Maharani, ia sangat bahagia karena pria yang menjadi cinta pada pandangan pertamanya menjadi salah satu orang terpenting dalam perusahan Park ini. ia tersenyum sendiri tanpa menyadari tatapan heran Brandon dan Arthur padanya.


Dan Arthur yang sejak tadi sibuk dengan pikiran dan terus memikirkan keadaan Kakak pertamanya, dan juga ia tampak focus dengan inti dari meeting dadakan mereka itu, Saat melihat senyuman Devi yang mencurigakan, Wajah Arthur langsung cengo dan heran, begitu juga dengan Brandon ia melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan oleh Arthur.


"Ar, perhatikan tatapan Devi? Sangat tidak beres, aku tidak pernah melihat wanita Itu tersenyum seperti itu."Bisik Brandon dan di angguki oleh Arthur.


"Sepertinya wanita itu mengagumi Kak Danien, itu sangat jelas dari tatapannya." Jawab Arthur sambil terus memperhatikan Devi.


"hmmm,,ku rasa benar."Angguk Brandon.


"Tapi, ku rasa Devi harus bersaing ketat dengan istri-istri tercinta Kak Danien yang sekarang berada di Rumah." Ujar Arthur dan Brandon hanya bisa cekikikan mendengar penuturan Arthur yang bisa membayangkan bagaimana Usaha Devi untuk mendapatkan Manusia persegi itu.


itulah panggilan konyol yang di berikan oleh Brandon saat itu juga untuk Kakak keduanya itu, yang tampaknya tidak merespon tatapan Devi yang bisa di katakan genit.


Dan Danien jangan di tanya apakah ia memperdulikan semua tidak sama sekali, hingga tatapan Devi saja ia tak menyadarinya sama sekali karena ia sibuk dengan benda perseginya itu yaitu IPadnya.


Dan semua orang yang ada dalam ruangan itu hanya menatap tak percaya pada ucapan Tn.Park karena saat ini mereka melihat Danien tampak sibuk dengan gamenya itulah yang ada dalam pikiran mereka.


Tn.Park memulai meetingnya kali ini tanpa menyinggung soal Reivant, hingga salah satu dari para pemegang saham menayakan di mana seorang CEO Reivant Park berada.


tak ingin menimbulkan kecurigaan bertambah tuan park menjelaskan jika saat ini Reivant masih di luar negri karena ada sedikit masalah dengan perusahaan di sana. sehingga ia mengenalkan putra keduanya itu supaya bisa membantu menghandel perusahaan yang lain, selain kakak dan adiknya.


*****


Sekarang pukul 6 petang, Tn.Park dan ketiga putranya sudah kembali ke mansion. Kenapa mereka pulang cepat karena mereka akan ke rumah sakit karena sepertinya hari ini Reivant akan di pindahkan ke rumah sakit milik keluarga Park, itu rencana mereka jika Reivant belum sadar juga. Saat di mansion Tn.Park melihat kedua putra bungsunnya Bersama cucu tercinta nya bermain.


"Selamat malam!" sapa Tn. Park dan ketiga manusia beda generasi tersebut langsung menoleh melihat kedatangan Tn.Park Bersama ketiga putra park tersebut dan Baby Carli bangun berjalan dengan tertatih menuju Tn.Park, sehingga membuat semua mata tertuju pada nya karena biasanya baby carli akan mencari brandon tapi kali ini bayi mungil itu langsung meminta grandpanya untuk mengendongnya. Tn.park merasa terharu melihat cucunya mengangkat kedua tangannya untuk minta di gendong.


Tn.Park mengendong bayi mungil itu, ia benar-benar seperti melihat Reivant masa kecil tapi versi yang berbeda karena yang ini cucu perempuannya yang lucu.


"Apa baby merindukan grandpa??" tanya Tn.Park


Bayi mungil itu hanya melihat dan tersenyum dengan giginya yang sangat kecil dan lucu, ia mengoceh tiada henti seolah menceritakan apa saja yang di lakukan Bersama kedua pamanya tersebut.


"Mike,,apa baby sudah makan,," tanya Brandon pada Michael


"sudah kak, Baby carli baru selesai makan, setelah mandi tadi,, kak Lian yang mengurusinya tadi,," jawab Michael.


"Cucu grandpa sangat lucu memakai pakaian ini, kita telpon grandmom mu ya, pasti ia merindukan cucu nya yang cantik ini,," ujar Tn park


Tanpa di suruh Brandon langsung mengambil handphone nya dan membuat video call pada mommynya itu.


Dan di mana Danien dan Arthur mereka sudah masuk ke kamarnya masing-masing ,untuk Danien ia sungguh tidak tahan lagi memakai pakai formal tersebut yang akan menjadi pakaian kantornya mulai hari ini.


Arthur ia menyiapkan diri karena mereka akan ke rumah sakit nanti.


"Mommy, selamat malam,," sapa Brandon pada mommynya


"Malam Don, mana Baby carli,," tanya Ny.park ( Nah kan benar ny.park sungguh merindukan cucunya itu).


"Sabar mom, baby ada Bersama Daddy sekarang. Mom,,apakah Mommy tidak merindukan putramu yang tampan ini?"Tanya brandon sedikit Narsis dan memberikan ponselnya pada daddynya itu, Ny. Park hanya mencibirnya.


"Hallo Ma,," sapa Tn.Park memanggil istrinya,


"pasti mommy cape ya seharian mengurusi Reivant?"tanya Tn. Park yang dapat melihat dengan jelas dari raut wajah Ny. Park


"Hallo Dad,," Jawab Ny.park ,


"tidak dad, mommy sangat ingin Rei cepat sadar Dad,," lanjut Ny.Park dan tetap tersenyum.


"Papapaa,," ocehan Baby Carli


"Mana cucuku Dad,," tanya Ny.Park karena dari tadi Tn.park sengaja tidak menujukan wajah bayi mungil itu walaupun terdengar suara celotehan bayi kecil itu.


Tn.Park menunjukan wajah Baby Carli, dan Ny.Park keluar dari ruangan karena ia tidak ingin bayi mungil itu melihat kondisi papanya saat ini, karena mereka tahu bayi ini sungguh pintar.


Disaat Ny.Park keluar dari ruangan Reivant, saat itu juga, seorang wanita yang beberapa hari ini selalu memantau keadaan Reivant masuk ke dalam ruangan itu, ia sungguh menyesal telah meninggalkan lelaki yang pernah dan akan selalu hadir dalam hidupnya, karena anak mereka. ia tak kuasa menahan air matanya saat matanya melihat suaminya, ya itu adalah suaminya, wanita bernama lengkap Ashera Christel Freya itu adalah istri dari seorang Reivant Park, ibu dari Bayi mungil Carlissa Reivanette Park.


Ia mengenggam tangan Reivant, ia mencium tangan suaminya dan berjanji takkan meninggalkan suami dan anaknya lagi.


"Rei, bangun lah, aku ada disini, aku datang kembali untukmu dan anak kita Rei,," Gumam Shera dengan terus mengenggam tangan Reivant, airmatanya jatuh membasahi wajah Reivant saat ia mengecup kening suaminya itu,, "bangunlah, Kumohon demi Anak kita." Bisik wanita itu dan dengan perlahan ia melepas tangan Reivant karena ia merasa sebentar lagi pasti Ny.Park akan masuk. ia membuka sedikit masker oksigen dan mengecup bibir pucat itu.


"Janji kita Rei,,sehidup semati saat mengucapkan janji suci di depan altar takkan terpisah sampai selamanya. aku kan berusaha untuk lepas dari jeratan mereka Rei dan aku akan kembali untuk mu." Ujar Wanita yang bernama Shera.


Dan Shera pergi meninggalkan Reivant seorang diri di ruangan itu, dan satu yang terlewat kan oleh Shera, saat ia mengucapkan kata perkata , saat itu Reivant sudah sadar walaupun ia belum mendapatkan kesadarannya secara penuh.


"Shera,," ucap Reivant saat ia merasakan kesadaranya sudah mulai ia rasakan kan. Dan saat bersamaan Ny.Park masuk ia melihat tangan Reivant yang terangkat seolah ingin mengapai sesuatu. Ny.park memencet tombol yang ada di samping tempat tidur Reivant tak berselang lama dokter datang ke ruangan itu,,itu adalah dokter kepercayaan keluarga Park, mereka sengaja di datang kan khusus untuk merawat Putra pertama keluarga Park tersebut.


Dokter Diki adalah dokter kepercayaan keluarga Park, ia berbicara pada Ny.Park jika Reivant sudah benar-benar siuman dan hanya harus menjalani perawatan untuk beberapa hari kedepan.


Ny.Park mengucapkan terimakasih kepada dokter dan mengucap rasa syukur pada yang Kuasa bahwa anaknya di beri kan kesehatan kembali.


"Mom,," panggil Reivant dengan pelan.


"Ada apa Rei, mana yang sakit, sayang??" tanya Ny.Park dengan khawatir


"Shera mana mom,," tanya Reivant lagi.


Ny.Park bingung ia tidak melihat Shera masuk ke ruangan dan ia tidak pernah melihat gadis itu selama ini, dan sekarang Ny.Park baru sadar ada kemiripan antara Baby Carli dan Gadis bernama Shera yang pernah di kenalkan oleh Reivant beberapa tahun lalu. ( akhirnya teka teki tentang baby Carli terjawab sudah).


"Mommy tidak melihat Shera disini sayang,," akhirnya itu jawaban Ny.Park


Reivant hanya menatap mommynya dengan senyuman yang sangat jarang ia tunjukan.


"Dia datang tadi mom, Rei sadar saat ia berkata akan kembali tapi ada sedikit masalah sepertinya yang Ia hadapi sehingga ia meninggalkan Baby Carli pada Rei, mom,," ujar Reivant, karena ia masih bisa menangkap perkataan terakhir dari Shera tadi.


"Mom,, Rei ingin pulang Rei rindu anak Rei mom,," ujar Reivant kembali


"Iya Rei tapi bersabar lah sedikit kamu baru sadar sayang,," Jawab Ny.Park, "mommy akan meminta Daddy dan adik-adikmu untuk mencarikan Gadis itu Rei. mommy akan bahagia jika anak mommy juga bahagia,," ujar Ny.park sambil mengecup kening anaknya itu.


TBC.