
Akhirnya mobil yang di kendarai oleh Danien tiba di Mansion Rayn, ia turun dari mobil dan menuju rumah tersebut, dengan stay cool ia menekan bell. Tak berapa lama pintu rumah terbuka dengan seorang maid yang menyambut kedatangan tamu tuan mereka.
"Selamat malam tuan."Sapa maid itu
"Hm,,"Hanya itu jawaban Danien
"Silahkan Tuan, saya panggilkan Tuan Muda."Ujar Maid itu, walaupun ia sedikit merasa manusia di depannya itu seperti patung saja.
"ya, tolong panggil Rachel". Jawab Danien dan mendudukan diri di sofa.
"Baik Tuan."Ujar Maid itu dan berlalu dari sana menuju kamar nona mereka, yaitu Rachel.
Tak berapa lama, Terdengar suara Axell yang sedang tertawa entah apa yang membuat anak lelaki itu tertawa.
"Harld jangan lari."Teriak Axell sambil mengejar unclenya itu, hingga mereka tiba di ruang tamu dengan Harld yang berhenti dan menyapa Danien.
"Malam kak."Sapa Harld sopan
"Malam Harld."Balas Danien dengan senyum.
"Daddy, apa benar daddy."Ujar Axell yang baru tiba dan melihat Danien yang duduk di sofa ruang keluarga mereka.
"Iya sayang, ini Daddy."Ujar Danien sambil merentangkan tangannya.
"Akhirnya Daddy datang, tapi tunggu kenapa daddy sangat rapi dan juga Daddy sangat wangi?."Tanya Axell yang sekarang berada di pangkuan Danien tentunya dan mengendus hidung kecilnya, serta melihat penampilan pria yang sudah ia anggap Daddy nya itu.
"Daddy kesini menjemput mommy mu."Jawab Danien
"Oh iya, tunggu disini dad, biar Axell menjemput mommy dulu."Ujar Axell turun dari pangkuan Danien dan berlari ke arah belakang menaiki tangga menuju kamar mommynya.
Sedangkan Harld hanya bisa mengelengkan kepalanya, Axell akan berubah menjadi anak manis dan manja jika bersama orang yang ia sayang, tapi akan ganas jika orang itu tidak ia kenal atau ia sukai.
"Bagaimana kabarmu Harld, oh ya bukannya kamu bersama Michael?."Ujar Danien dan bertanya.
"Baik kak, iya aku baru saja tiba, karena ada barang yang ingin ku ambil kak."Jelas Harld.
Dia baru datang tadi, tak lama Danien datang, hanya ingin mengambil barang yang ia butuhkan, sebenarnya ia akan balik sebentar lagi, tapi ia selalu menjahili ponaannya yang ia anggap adiknya itu.
"Hai Dan, dah lama."Ujar Rachel yang datang bersama Axell yang mengenggam tangan mommynya, Danien sempat terpana melihat penampilan dari seorang Rachel.
"Ah, belum lama Chell."Balas Danien menghilangkan rasa gugupnya.
"Maaf tadi ada sedikit kendala."Ujar Rachel dengan senyum manisnya.
"Dad, jaga mommy ya."Ujar Axell yang langsung duduk di pangkuan Harld, dengan tanpa rasa bersalah.
"Ya Boy, itu pasti akan daddy lakukan."Ujar Danien sambil mengedipkan matanya kepada Baby Boynya itu.
"Pergilah nanti kalian terlambat."Ujar anak itu lagi seolah mengusir kedua manusia dewasa didepannya itu.
Hal itu membuat Danien, Rachel dan Harld menatap tak percaya pada anak berumur 6 tahun itu.
"Baiklah, Daddy pinjam mommy sebentar ya."Ujar Danien dan bangkit dari duduknya berjalan menuju Rachel.
"Ambillah, lama juga tidak apa-apa Dad." Ujar Axell dengan senyuman jahilnya.
"Axell." Tegur Rachel, sedangkan putranya hanya tersenyum.
"Ayo."Ujar Danien kepada Rachel dan di balas anggukan dari wanita itu
"Boy, mommy pergi dulu ya, Harld apa kamu akan balik sekarang?."Ujar Rachel dan bertanya pada Harld
"Iya mom."Jawab Axell
"Iya kak, sekarang saya akan Kembali ke penginapan."Ujar Harld yang di balas anggukan Rachel
Akhirnya kedua manusia dewasa itu pergi dari sana, tampak beberapa maid yang sempat melihat pria yang di panggil Daddy oleh tuan muda kecil mereka.
"Nn.Muda sangat cocok dengan tuan muda itu."Ujar maid A
"Iya cantik dan tampan, sangat serasi."Ujar yang B sambil tersenyum.
"Ehemm,,"Deheman pak Jun Kepala pelayan di mansion Rayn, membuat semua maid menunduk dan melanjutkan pekerjaan mereka masing-masing.
"Pak Jun, aku akan Kembali ke penginapan, tolong sampaikan pada Kak Rayn ya."Ujar Harld yang masuk dan melihat Kepala pelayan kepercayaan mereka.
"Baik Tuan muda."Jawab Pak Jun
"Adik manis kakak pergi dulu ya."Ujar Harld pada Axell, yang di balas anggukan dari anak itu, seperti nya ia sudah mengantuk atau hanya pura-pura, itu hanya Axell Aharon yang tahu.
Axell melihat punggung pamannya yang menghilang dari balik pintu. Pria kecil itu menghela nafas kecil dan kembali ke kamarnya., oh tidak bukan kamarnya melainkan ruangan Harld yang penuh dengan berbagai jenis computer.
Ya saat mereka berdua akan seperti ini cara panggilannya, kecuali kalau ada maunya saja.
**
Mobil yang membawa Danien dan Rachel akhirnya tiba di hotel AMH, disana sudah banyak tamu undangan yang berdatangan, Danien keluar dari pintu kemudi dan berjalan ke arah pintu sebelah dan membukakan pintu untuk Rachel, dan juga ada beberapa wartawan yang mengincar berita dari kalangan elite.
Tampak Rachel tersenyum dan menerima uluran tangan dari Danien, sepertinya malam ini mereka memainkan perannya Kembali.
Rachel keluar dan mengandeng tangan Danien mereka berjalan pelan menaiki anak tangga, pasangan yang sangat serasi itulah yang orang lihat.
"Wah bukan kah itu anak dari Park Ramons yang kedua?."Ujar salah satu pengusaha.
"Iya benar, saya pernah melihatnya saat kami menjalin kerja sama."Ujar yang lainnya
"Wah, siapa wanita itu, apa itu kekasihnya, mereka sangat cocok."-Yang lain ikutan berbicara
"Bukankah yang tadi datang anaknya Park Ramons juga."Ujar yang lain
Malam ini Danien maupun Rachel tampak serasi dan kompak dengan pakaian mereka, Danien yang mengunakan setelan berwarna hitam dan juga Rachel yang mengunakan Gaun berwarna hitam yang Nampak elegan dengan rambut yang di gerai menambah kesan cantik dan anggun pada ibu Axell itu.
Mereka berdua berjalan dengan pelan menuju tuan pesta, tampak di tempat yang sedikit jauh disana ada Azura di temani Hans dan juga seorang wanita yang tampak bergelayut manja di lengan Azura yang berdiri tak jauh dari kedua orang tuannya.
Tapi Danien tidak pernah tahu jika Azura adalah anak dari Tuan dan Ny.Melvin.
"Dimana mom and Dad?."Tanya Rachel
"Entahlah harusnya mereka sudah sampai, ayo kita ke Tuan Pesta dulu."Ujar Danien dan mereka melangkah menuju tuan dan Ny.Melvin.
"Malam Tuan dan Ny. Melvin."Sapa Danien dengan senyum
"Happ Anniversary and Happy Birthday Ny."Ujar Rachel tersenyum pada Ny.Melvin
"Terima kasih gadis cantik."Ujar Ny.Melvin dengan senyum
"Malam, apa kamu anak kedua dari Park Ramons?."Tanya Tuan Melvin membalas sapaan Danien dengan senyuman juga begitu juga istrinya yang sedari tadi menatap Rachel dalam.
"Iya Tuan, benar sekali."Ujar Danien
"Wah suatu kehormatan kalian bisa datang ke acara yang sederhana ini."Balas Tuan Melvin hingga membuat Danien dan Rachel tertawa. (iya acara yang sangat sederhana).
"Baiklah silahkan di nikmati hidangannya."Ujar Ny.Melvin dengan senyum dan di balas anggukan dari Danien dan Rachel dan mereka undur diri menuju ruangan lain
"Malam Melvin, Hanna."Sapa Ny. Park alias Park Yunna ibu dari ketujuh pria tampan.
"Malam Yunna, akhirnya kamu datang juga."Ujar Hanna sambil memeluk Ny.Park.
Sedangkan Tuan Ramons dan Tuan Melvin hanya menatap kedua istri mereka masing-masing
"Maaf kami terjebak macet tadi di jalan."Balas Ny.Park
"Tadi anak mu sudah datang bersama kekasihnya, wanitanya sangat cantik, aku jadi iri, anak-anakmu sudah memiliki pasangan, lihat anakku hingga saat ini hanya seperti itu."Ujar Hanna sambil melirik anak tunggalnya itu, eits bukan anak tunggal tepatnya (Nanti di ceritakan di judul yang lain).
"Sabar lah, bukankah wanita itu calon tunangannya."Tanya Ny.park yang melihat wanita yang berdiri di samping Azura.
"Hah, adaikan anakku lebih dari satu."Gumam Ny.Melvin yang masih bisa di dengar oleh kedua pria dewasa itu.
"Apa hingga sekarang belum ada titik terangnya Melvin?."Tanya Tuan Park, mereka menjadi patner kerja dulunya, sekarang menjadi teman karena mereka sama-sama membiarkan anak-anaknya yang meneruskan usaha mereka.
"Belum, sudah 23 tahun lamanya, entahlah, aku berharap masih ada keajaiban."Ujar Tuan Melvin
"Sabar lah, saya yakin kalian pasti bertemu lagi."Balas Tuan Park menguatkan kedua suami istri di depannya itu. ( Ny.Hanna pernah menceritakan tentang hilangnya anak mereka)
"Ah baiklah, silahkan di nikmati hidangannya ya, oh ya Yun, pakaian yang kamu desain bagus banget."Ujar Ny.Melvin yang sengaja menghindari pembicaraan tadi.
"Ah, kamu dari dulu selalu begitu, syukurlah jika kalian suka."Ujar Ny.Park
"Aku ingat saat kita bertemu pertama kali hingga menjadi teman sampai saat ini, walaupun beda negara tempat tinggal."Balas Ny.Melvin dan mereka berdua pun tertawa. Hingga,,,
"Malam Tuan dan Ny."Sapa Chaiden yang baru datang bersama Rena.
"Malam Mom, Dad."Lanjutnya lagi
"Malam juga, tunggu apa dia anak mu juga Yun?."Tanya Ny.Melvin
"Iya, ini anak ketiga ku, bersama calon nya."Ujar Ny.park
"Ah aku iri kan jadinya."Ujar Ny.Melvin hingga membuat mereka tertawa.
"Happy Anniversary Tuan dan Ny."Ujar Renna, ya iya mulai belajar untuk mengenal dunia kekasihnya itu.
"Terima kasih gadis manis."Ujar Ny.Melvin dengan senyuman yang tak lepas dari bibirnya.
Setelah itu mereka menuju stand makanan, untuk menikmati hidangan yang sudah di sediakan oleh tuan pesta.
"Wah kak Danien sama kak Rachel serasi sekali yah."Ujar Renna dan terus menatap pasangan virtual yang jaraknya tak jauh dari mereka.
"Mereka jodoh yang tertunda."Balas Chaiden sambil meminum anggur putih yang baru ia ambil dari pelayan tadi.
"Maksudnya,,ah sudahlah."Ujar Renna
Dan di lain tempat ada seorang pria yang menatap ke arah Rachel dan Danien, ia hanya tersenyum dalam diam.
Ternyata kamu sudah menemukan kebahagiaanmu,,"Gumamnya dan berlalu dari sana
Flashback sedikit untuk cerita Tuan Melvin dan Tuan Park.
Dulu saat mereka masih tinggal di kota z tempat asli dari Tuan Park dan Tuan Melvin, mereka bersama sampai saat menginjak bangku kelas satu SD, hingga kedua orang tua Tuan Park pindah ke kota B.
Kota yang sekarang mereka tinggali, dan hingga mereka besar dan kedua orang tua mereka meninggal mereka tak pernah bertemu satu dan lainnya.
Entahlah apa yang terjadi, tapi mereka benar-benar saling menghilang, dan hingga Tuan Melvin merubah namanya dari Kim Melviano menjadi Melviano Hardez entah apa tujuannya, author kagak tahu, jadi Tuan Park juga tidak mengenali saudara sepupunya itu, begitu juga sebaliknya.
TBC.
Jrengg jrenggg..
Part ini Author kasih spesial Pict Couple kesayangan Para Kakak pembaca.
Hehehhehe.....
Pasangan Darren