PRINCESS DADDY'S

PRINCESS DADDY'S
38.MENCARI PAPA



Perlahan Michael membuka matanya dan mengerjapnya pelan,ia melihat Aidyen dan Baby Carlissa yang tertidur di bangku sebelahnya.


Perlahan Michael mengangkat Baby Carlissa dari pangkuan Aidyen dan memposisikan tidur Baby Carlissa dengan baik di pangkuannya.


Hanya ada pergerakan kecil yang di lakukan Baby Carlissa dan kemudiam bayi mungil kecil itu kembali melanjutkan tidur cantiknya.


"Kau tau sayangku,,Saat pertama kali kau datang dan muncul di rumah, Itu adalah sebuah anugerah terbesar dalam hidup Paman. Tidak, tidak hanya hidup Paman Mic,tapi di dalam kehidupan Keluarga Park,kau pembawa berkah dalam kehidupan ini, pembawa kebahagiaan dalam kesepian yang selama ini kita alami. Aku Yakin Papamu akan baik-baik saja, karena ia masih memiliki tanggung jawab yang besar dan ia memiliki malaikat kecil yang mampu membuatnya kuat dan bertahan." Ujar Michael sambil menatap wajah baby Carlissa yang tampak polos dan menggemaskan.


Ia menghela nafasnya panjang dan menatap keluar jendela mobil, Ada sebuah sosok yang menarik perhatiannya, Pantasan dari tadi ia merasakan ada memperhatikan mereka dari jauh.


Walaupun Orang dari luar tak bisa melihat mereka kedalam mobil. Tapi sosok wanita itu terus memperhatikan mobil mereka dengan tatapan yang sulit di artikan.


******


Sedangkan di Ruang operasi berjalan degan lancar dan Reivant berhasil melewati masa kritisnya. Sekarang ia sudah di pindahkan ke ruang rawat.


Ny. Park dapat bernafas lega dan memeluk erat Brandon yang dari tadi memeluk Sang Mommy berusaha menguatkan Wanita tercinta mereka itu.


"Kakak baik-baik saja,Mom! Mommy harus kuat demi kakak dan kita semua." Ujar Brandon lembut dan memeluk Ny. Park yang tampak gusar.


Tn.Park menatap Arthur dan menepuk pelan pundaknya


"kakak mu akan baik-baik saja Thur,," ujar Tn.Park kepada Arthur yang dari tadi Nampak cemas.


"Aku harus mencari tahu penyebab dari kecelakaan kakak pertama Dad,," balas Artur


dan perkataan Arthur sukses membuat Tn.Park,Ny.Park,Danien, dan Brandon menatap penuh tanya, apa maksud dari perkataan Arthur itu.


"Apa maksud mu ada yang sengaja mencelakai kakak Reivant,," Tanya Brandon


"Iya kak,, karena ada yang mencurigakan saat Arthur masuk melihat kak Rei terbaring lemas, ada sepasang mata yang menatap kondisi kak Rei dengan tatapan senang dan tersenyum puas."lanjut Arthur dan mengacak rambutnya.


"Baiklah jika itu memang ada yang berniat mencelakai Reivant, kita juga harus bermain aman, karena Daddy rasa mereka memang sengaja mengincar Reivant, karena ia yang mempunyai peran besar dalam Perusahaan saat ini,," Jelas Tn.Park Panjang lebar.


"dan sekarang kumpulkan semua pemegang saham di perusahaan untuk meeting jam 11 siang nanti,," lanjut Tn.Park pada brandon.


Karena sekarang pasti ada yang ingin bermain-main dengan mereka.


Didalam ruang rawat Reivant hanya tinggal ny.park seorang yang menjaga putra pertamanya, karena Tuan Park dan ketiga Putranya sudah kembali ke Mansion untuk bersiap ke perusahaan induk.


Dan Michael beserta Aidyen dan baby Carli juga Bersama pulang ke Mansion, karena tidak baik di rumah sakit terlalu lama untuk bayi mungil itu.


****


Saat di mansion, Danien,brandon dan Arthur berjalan masing-masing menuju kamarnya untuk menyiapkan diri, dan Danien yang bersiap dengan membawa serta Ipad dan laptop saja, karena ia akan menjaga atau mengawasi, jika ada kecurigaan dari para petinggi dari perusahaan-perusahaan lainnya.


Sedang Michael dan aidyen mengurus baby carli Bersama kepala pelayan atau kakak perempuan mereka. Liliana Kepala maid di Mansion ini,dia sangat telaten saat mengurus baby carli itu.


"Bayi mungil ini sunguh membuat ku ingin mengigitnya,," ujar Liliana dengan gemasnya saat menatap baby carli yang juga menatapnya dengan mata yang bulat itu.


"Iya kak, setelah itu dirimu akan di gantung oleh kak Reivant di pohon pete belakang rumah ini,," ujar Michael dengan sakras nya.


"hahahah,, dan akan di jadikan sate oleh Mommy, karena dirimu menyakiti cucu tercintanya,kak Lian,," sambung Aidyen.


"ckckckck,,aku tidak segila itu untuk menyakiti putri kecil Reivant,,ahhh bagaimana keadaannya sekarang apakah dia sudah siuman,," pertanyaan beruntun Liliana yang membuat Michael diam,karena ia bingung harus menjawab yang mana dulu.


"Entahlah saat pulang tadi Daddy maupun kakak yang lain tidak ada yang bercerita tentang kondisi kakak pertama,," jawab Aidyen.


"Papapa,,pa,,"ocehan baby Carli saat ia mendengar nama papanya Reivant, ia seolah mengerti jika sekarang mereka membicarakan papanya.


Dengan perlahan Michael menatap baby carli yang matanya sudah berembun, sepertinya sebentar lagi bayi ini akan menagis, dan benar saja baby carli benar-benar menagis mencari papanya.


"papapapapaa,," hanya itu ocehanya di sela tangisan nya.


Brandon yang baru keluar kamar terkesiap saat mendengar suara tangisan ponaanya itu, begitu juga Danien dan Arthur.


"kenapa dengan baby carli,," tanya Brandon saat tiba di ruang keluarga, ia datang dan mengambil baby carli dari gendongan Michael.


"Baby kenapa,sayang??". tanya brandon dengan lembut di alusnya pipi ponaanya itu


"papapappaa,," ocehannya baby carli lagi


"Papa masih kerja sayang, nanti papa Rei pulang, baru baby bisa main sama papa ya,," ujar Brandon lagi


dan see baby carli langsung tersenyum saat mendengar papanya akan bermain bersamanya nanti, ia seperti mengerti apa yang di katakan pamannya itu.


Brandon menatap kakaknya Liliana, Michael dan Aidyen ia mengisyaratkan jangan pernah menyinggung soal kakak mereka Reivant depan Baby Carli, mungkin kalian liat ia hanya seorang bayi, tapi ia sangat peka apalagi dengan kepintaran yang di turunkan dari papa dan mamanya itu.


"Paman akan pergi bekerja sebentar saja."pamit Brandon dan mencium pipi gembil itu dan mengusap jejak airmata pada pipi bulat nan mengemaskan.


Michael dan Aidyen menyiapkan semua permainan yang ada, ya sepertinya mereka akan bermain melupakan kejadian tadi dan Liliana menyiapkan makanan untuk baby carli.


tak berselang lama Tn.Park keluar ia tadi lama karena masih menelpon temannya.


"kenapa,,Ada apa yang terjadi? tadi Daddy mendengar baby carli menangis,," tanya Tn.park


"oh tidak daddy, baby hanya ingin bermain,," jawab Danien, karena mereka tidak mau menyinggung soal Reivant.


"Baiklah Mike, Aidyen jaga Baby dengan baik, jangan buat baby menangis,,Liliana Daddy titip Kedua adikmu dan juga Cucuku ini." pesan tuan park pada kedua putra bungsunya dan juga kepada Liliana yang baru kembali dari dapur dengan Mangkuk berisikan makanan untuk Baby Carlissa.


"Baik Dad,," jawab mereka bersamaan.


Tn.Park mencium baby carli dan setelah itu pergi Bersama ketiga putranya.


****


Didalam mobil, Danien sibuk dengan Ipadnya, ia tampak sibuk dan meretas semua ponsel milik semua pemegang saham yang akan meeting dengan mereka nanti.


"Katakan pada Daddy, kenapa cucu daddy menangis tadi, karena daddy tahu bayi itu sangat mirip reivant ia tidak akan menagis kalau suasana hatinya baik??." tanya tuan park


"Baby sepertinya mengerti saat kak Liliana Bersama dua bungsu itu menceritakan tentang kak Reivant Dad,," Jawab Brandon dan Tn. Park hanya mengangguk mengerti.


pasti banyak yang bertanya kenapa Arthur tidak muncul, Arthur ada di sana, ia lebih banyak diam saat tragedy kakaknya itu, dalam otaknya saat ini ia ingin cepat menangkap dalang dari semuanya itu.


saat tiba di perusahaan, mobil tuan park berserta ketiga putranya turun di lobby Utama, dan itu menjadi pemandangan yang lain dari pada semua karyawan yang ada di situ karena mereka tidak melihat CEO mereka yaitu Tn.Reivant. yang mereka liat hanya ada orang baru yaitu Danien. dan kenapa mereka mencari CEO nya karena mereka tidak tahu apa yang terjadi pada pimpinan mereka saat ini, itu adalah rahasia keluarga Park.


Saat berjalan di lobby perusahaan, ini adalah yang pertama untuk Danien apalagi mengunakan pakaian yang formal sungguh menyiksa nya dan ia merasa risih dengan tatapan para karyawan wanita di perusahaan ini.


"Don,,,apakah selalu seperti ini saat kalian datang ke kantor, selalu menjadi bahan perhatian,," tanya Danien setengah berbisik pada adiknya tersebut.


"Hmmm,,ini belum seberapa kak, bahkan mereka punya fansclub untuk kami bertiga,," ujar Brandon dengan santainya.


dan untuk Arthur sekarang ia biasa saja tidak menebar pesona seperti biasanya.


"Ini ruangan kak Reivant dan aku kak,," jelas Brandon pada kakaknya Danien


"ohhh,,sangat nyaman,," ujar Danien "apakah pekerjaan kak Rei sangat santai,," lanjutnya lagi


"Pekerjaan kak Reivant sangat banyak dan sangat membosankan kak,," ujar Arthur yang akhirnya bersuara juga.


"Dan biasanya saat meeting kak Reivant akan lebih banyak diam, tapi setelah semua persentase sudah di lakukan, di situlah iya akan mengeluarkan taringnya, itu yang membuat para kepala bagian dari semua bidang perusahaan selalu merasa tersisihkan oleh kak Rei,," ujar Brandon membayangkan kakaknya.


Tn.Park masuk ke ruangan reivant dan brandon, berserta sekretaris yang sangat membuat Brandon dan Arthur muak karena pakaiannya yang sangat kekurangan bahan, dan sekarang Danien menatap tak percaya pada makhluk lelembut depannya saat ini.


"Devi,, ini putra kedua saya, namanya Danien mohon kamu bantu dia ya." ujar Tn.Park pada sekretarisnya itu.


"siap pak Boss,," jawab Devi dengan mengedipkan sebelah matanya pada Danien.


"Jangan macam-macam pada putra ku,Devi,," ancam Tn.Park


"Siap..Laksanakan pak Boss,,"jawab Devi dengan senyum yang di paksakan( wkkwwk kasian amat lu dev baru juga dapat mangsa tampan langsung di ancam).


"Oh ya Dev,dimana Agatha??."tanya Brandon pada Devi, karena saat masuk tadi ke ruangan ini ia tidak melihat sekretaris kakaknya tersebut.


"Agatha ijin pak, katanya ibunya masuk rumah sakit tadi pagi,," jawab Devi karena sebenarnya Agatha dan Devi adalah sahabat mereka bertemu pertama kali saat melamar pekerjaaan, nah kenapa bersamaan karena saat Reivant mencari sekretaris untuk nya.


Saat itu sekretaris tuan park yang lama Resign dan itulah mereka di terima menjadi sekretaris untuk Tn.Park dan Reivant, dan itu menjadi pengalaman yang sangat berarti untuk mereka berdua, karena bisa menjadi orang kepercayaan dari keluarga terkaya di kota ini.


Agatha adalah anak tunggal ia hanya tinggal Bersama ibunya saja, sehingga saat ia di terima bekerja menjadi sekretaris Tn. Reivant ia sangat senang.


"Baiklah kalau begitu,," ujar Brandon karena ia tahu Agatha anak yang sangat baik, walaupun penampilanya saat bekerja sangat aneh dan mereka tahu kehidupan Agatha tidak seberuntung mereka.


TBC


Hay kakak-kakak pembaca, Jumpa lagi bersama Baby Carli dan paman-paman tampannya, Serta Papa Reivant kita TERCINTAH🤭.


Author ingin sekali mengucapkan kata Maaf yang sebesar-besarnya,karena Keterlambatan Up Cerita PRINCES DADDY'S membuat kakak-kakak pembaca harus menunggu lama.


TERIMA KASIH ATASNYA DUKUNGANNYA SELAMA INI..


IKUTI TERUS BABY CARLISSA😊🙏