PRINCESS DADDY'S

PRINCESS DADDY'S
57. Holiday



Entah sekarang sudah jam berapa ketiga kakak beradik itu seakan lupa waktu, mereka masih melihat-lihat semua photo, dan akhirnya mereka menemukan beberapa photo yang sangat menarik perhatian mereka, ada satu photo yang menampilkan saat Stella masih kecil dengan seorang gadis yang mungkin hanya berjarak tiga tahun di atasnya dengan seorang wanita yang sama.


"Apa ini kakaknya Stella, kenapa mirip sekali dengan kakak Ipar?." Ujar Brandon yang dengan teliti menatap photo itu.


"Apa kita akan mencoba masuk ke system keamanannya Perusahaan Rouwnd,kak?." tanya Michael,


"Karena Mike rasa banyak kejangalan disini, jika ia benar-benar kakak ipar berarti bisa jadi kakak ipar dan Stella adalah kakak adik!." lanjutnya lagi


"Apa? kita akan melanggar UU ITE Pasal 30, Mike?." Sergah Brandon yang tidak ingin terkena masalah.


"Tenanglah Don, kami tidak mengunakan alamat IP pribadi kami, tapi kami mengunakan alamat IP lainnya dan itu tidak di Negara ini?." Jelas Danien dengan santai, sambil menatap Brandon yang tampak gelisah,dan ia dapat melihat dengan jelas akan ketakutan yang di rasakan oleh adiknya itu.


"Dan sepertinya kamu tahu secara detail tentang Pasal ya, Don." lanjut Danien dengan tersenyum


"Yaya,,Baiklah aku akan melihat saja, lakukanlah yang bisa mengungkapkan tentang semua Rahasia kakak ipar dan Stella ini." jawab Brandon pasrah.


Berbagai huruf, angka dan simbol yang di ketik oleh Danien, dan itu mungkin sedikit memakan waktu karena ini bukan meretas ponsel yang menurutnya ringan, tapi ini meretas perusahaan sahabat Daddynya, lebih tepatnya mantan sahabat mungkin.


Lebih pastinya memiliki system keamanan yang sangat tinggi, tapi bukan Danien jika ia tidak bisa melakukan itu, dan sepertinya Danien merubah sasaran nya ke pada Rouwnd bukan langsung ke perusahaannya.


Tak berselang lama, tertulis complicated pada layar PC nya dan itu adalah akun Rouwnd yang di retas Danien tadi.


"Wow cepat sekali kak,," ujar Brandon dengan bangganya, karena ia tidak tahu yang sebenarnya.


"Bukan kak, yang kak Danien retas adalah akun milik Tn.Rouwnd." jelas Michael pada kakak keempatnya itu, sambil menguyah kue yang tadi bawanya masuk.


"Ohh, kenapa?." tanya Brandon dengan bingungnya,


"Kita mencari tahu dulu, apakah wanita yang kita lihat tadi, ibu nya stella yang berarti itu istrinya Rouwnd." ujar Danien


"Ohh ya harusnya seperti itu." ujar Brandon seperti sedang memikirkan sesuatu.


Tak berselang lama, sesuatu yang mereka pikirkan ternyata tak salah sama sekali dan tebakan mereka ternyata benar, wanita yang merupakan ibu stella dan istrinya Rouwnd adalah keluarga dari kakak ipar mereka.


"Apakah yang selama ini selalu mengawasi gerak-gerik kakak ipar adalah ayahnya sendiri." ujar Brandon sambil menatap photo keluarga Rouwnd yang dimana ada Shera dan stella juga.


"Panggilkan kak Rei sekarang, Don." ujar Danien


"Kak sepertinya kak Rei sudah tidur karena sekarang sudah jam 3.30 pagi." ujar Michael sambil melihat jam pada pergelangan tangannya,


"Dan sepertinya aku akan tidur disini sajalah."lanjutnya lagi sambil berjalan menuju tempat tidur Danien.


"Bagaimana dengan mu,kak?" tanya Michael pada kakaknya Brandon yang ia lihat sekarang seperti orang linglung( hehe dasar Michael), Karena ia sudah benar-benar mengantuk untuk beranjak keluar.


"Iya aku tidur disini saja." jawab Brandon dan langsung menghempaskan tubuhnya di samping Michael yang sudah membaringkan badannya dulu di Ranjang kakak keduanya tanpa minta persetujuan dari kakaknya itu.


Danien hanya bisa mengelengkan kepala melihat tingkah kedua adiknya yang sesuka hati mengclaim kamarnya.


"Mike, Bereskan makananmu ini dulu." Lanjut Danien sambil menatap mejanya yang penuh dengan bungkusan snack Milik Michael.


"Besok kak!." Jawab Michael dengan keadaan setengah sadar.


Danien membaringkan badannya di sofa yang hampir sama empuknya dengan ranjangnya dan mereka masing-masing menuju alam mimpinya.


Karena besok akan menjadi hari yang berat untuk mereka mengungkap semuanya.


******


Hari ini adalah hari minggu dan semua keluarga Park hari ini meliburkan diri untuk melakukan aktifitasnya, mereka akan berlibur di rumah, tapi tidak untuk ketiga manusia yang sekarang masih bergelut di dalam mimpinya, siapa lagi jika bukan Danien, Brandon dan Michael.


Tn.Park dan Ny.Park terlihat menikmati pagi di salah satu kebun yang ada di samping mansion itu sambil bermain Bersama cucu tercinta mereka yaitu baby Carli yang sudah bangun dan sudah cantik karena ia sudah mandi.


Tak berselang lama Reivant datang Bersama Chaiden yang membawa laptop di tangannya.


"Pagi Dad, pagi Mom." sapa Reivant pada kedua orang tuanya.


"Pagi Caca, kesayangan uncle yang tampan ini." seru Chaiden pada ponaannya dan duduk di sebelah baby carli yang sekarang sedang makan dan di suap oleh Liliana yang di minta Ny.Park tadi.


"Kak Lian aku ingin menyuap bayi mungil ini, boleh?" tanya Chaiden pada Maidnya itu.


"Tidak Kai,," ujar Ny.Park,


"Jangan mengacaukan." lanjutnya lagi dan menatap Chaiden yang tampak cemberut melihat mommynya.


"Hei, kamu bukan anak kecil lagi Kai, untuk menampilkan wajah jelek itu." ujar Reivant mengoda adiknya itu


"Kak Rei selalu menjengkelkan,," ujar Chaiden dengan tersenyum karena ia tahu kakaknya sangat menyanyangi mereka semua walaupun dengan perkataan yang menjengkelkan.


Tak berselang lama datang Aidyen dan kakaknya Arthur yang sudah pada rapi dan bersih karena mereka sudah mandi semua.


"Apa kita akan sarapan pagi disini Mom?." Tanya Arthur yang melihat berbagai menu di atas meja di taman itu.


"tapi dimana kakak kedua, keempat dan kakak keenam?." lanjutnya lagi sambil celingak celinguk kesana kemari mencari anggota keluarga yang kurang


"Mungkin masih mandi, Den." jawab Chaiden karena sepertinya tidak biasanya ketiga manusia itu belum ada di sini karena sekarang sudah hampir menujukan pukul 9 pagi.


"Biarkan kakak melihat mereka dulu." ujar Reivant dan beranjak dari sana menuju kamar Brandon, dan yang ia dapatkan kamar itu kosong begitu pula kamar adiknya Michael.


Bahkan Reivant mencari hingga di ruang keluarga, tempat lain yang dimana biasa di gunakan Michael untuk tidur. Tapi,ternyata di sana juga kosong.


"Dimana mereka, apakah mereka tidur di kamar Danien?." gumam Reivant dan ia berjalan menuju kamar Danien dan selalu kebiasaan Danien yang mengunakan sandi, yang Reivant sudah tahu kodenya jadinya ia tak merasa kesulitan untuk masuk, dan apa yang ia lihat sangat-sangat membuatnya hanya bisa menggelengkan kepalanya.


Ia berjalan menuju ke arah Danien,,dan ia menepuk pelan wajah adiknya itu


"Dan, Danien,," panggil Reivant dengan pelan, tak berapa lama Danien menyipitkan matanya yang menyesuaikan sinar yang masuk ke dalam matanya, ia melihat kakak pertamanya.


"Kak Rei,," ujar Danien dengan suara serak khas bangun tidur.


"Bangunlah, sudah siang,," ujar Reivant pada adikknya itu,


"dan bangunkan kedua adik-adik itu," tunjuknya pada Brandon yang tidur memeluk Michael seolah bantal guling.


"Baiklah kak,," jawab Danien dan duduk mungkin ia harus mengumpulkan nyawanya dulu


Reivant berjalan keluar meninggalkan kamar Danien, menuju taman keluarga


Danien menatap kedua adiknya dan berjalan menuju ranjang, perlahan ia membangunkan mereka berdua.


"Kak, lima menit lagi ya,," jawab Brandon dengan mata tertutup


"Tidak, bangun sekarang." Ujar Danien,


"Mommy dan Daddy menunggu kita untuk sarapan." lanjutnya lagi


"Baiklah." ujar Brandon pasrah dan berjalan menuju ke kamarnya untuk mandi begitu juga yang di lakukan Michael.


Danien menuju kamar mandi nya dan ia melakukan ritual mandi yang sangat menyegarkan menurutnya, begitu juga hal yang sama di lakukan Brandon dan Michael


Tak perlu waktu yang lama ketiga pria tampan itu sudah selesai dan sekarang mereka berjalan Bersama menuju taman.


"Pagi Dad, Mom,," ujar Brandon


"Siang anak-anak tampan mommy,,"jawabnya Ny.Park dengan senyum merekah,


"tidak biasanya kalian kesiangan?." lanjut Ny.park dan melihat putra keenamnya yang masih mengantuk, walaupun dia sudah tampan dengan keadaanya sekarang.


"Maaf, mom semalam kami bermain Game." jawab Danien dan hal itu sukses membuat kedua adiknya Brandon dan Michael cengo.


Pikir mereka kenapa kakak nya tidak berkata jujur saja, tapi mereka hanya cukup mengikuti apa yang akan di lakukan kakak keduanya itu.


"Baiklah sekarang kita menikmati sarapan kita." ujar Tn Park menjadi penengah untuk istri dan anak-anaknya.


Mereka menikmati sarapan mereka sesekali di selingi dengan tingkah iseng Chaiden dan Arthur yang akan di tambahin Brandon dan Aidyen.


Tapi tidak dengan Michael yang masih merindukan tempat tidurnya. Walaupun sesekali ia tersenyum dengan tingkah saudara-saudara nya itu,tapi matanya masih begitu ngantuk.


Tn.Park hanya bisa tersenyum melihat ketujuh putranya, tak sia-sia ia mengajarkan kan apapun pada anaknya itu. ia berharap senyuman anak-anaknya tetap terpatri di wajah mereka.


TBC


Hay kakak-kakak pembaca.


Terima kasih atas dukungannya selama ini,


author sangat berterima kasih.


Dan kami atas nama Princess daddy,


mengucapkan selamat menuaikan ibadah puasa.


Semangat Selalu yah.


Baby Carli,Baby Axell dan Daddy-daddynya akan menghibur kalian semua.


jangan lupa dukungan,vote,dan likenya yah.


Terima kasih☺