
Setiap pintu kamar di gedor-gedor dan pembuat keributan hingga membuat pemilik kamar menjadi terganggu tidurnya di pagi hari yang indah itu. Inginnya mereka mengumpat hanya takut dosa dan di bilang anak durhaka.
Siapa lagi pelakunya kalau bukan Ny. park ibu dari ketujuh Pria tampan yang sedang bergulat dengan mimpi indah mereka. Tidak dengan michael yang tidur di ruang keluarga dengan selimut yang menutupi seluruh tubuhnya.
Ny. Park menyibak selimut Michael membuat Pria itu mengerutkan kening karna pantulan cahaya matahari yang mengenai matanya langsung. Sebelum menyibak Selimut Michael Ny. Park membuka tirai jendela, hingga cahaya matahari dapat masuk ke dalam Ruangan di setiap mansion itu.
"Good morning my little Boy." Sapa Ny. Park dan mengecup kening putranya itu.
"Good morning,mom!" Jawab michael dan kembali menutup matanya.
"Wake up,baby!" Ny. Park menepuk pipi Putranya pelan. Ia hanya bisa menggeleng kepala melihat anaknya yang satu ini susah bangun pagi.
( Makanya malam jangan begadang.- sambung Author😁)
Ny.Park Berjalan ke kamar Danien yang tak jauh dari Ruang tengah. Berkali-kali Ny.Park mengetuk pintu kamar Danien, dan akhirnya ia membukanya dengan kunci cadang.
"Good morning My Sweet Boy."Sapa Ny. Park dan membuka tirai jendela kamar Danien dan juga menyibak selimut Danien.
"Mommm..." Danien kembali menarik selimutnya. Jangan sebut nama Ny. Park jika tak bisa membuat anaknya bangun.
Setelah berhasil membangunkan danien, Ny.Park menuju ke kamar Chaiden yang berada di sebelah kamar Danien.
Dengan mudah Ny. Park masuk ke kamar Chaiden karna Kebiasaan anak itu tak pernah mengunci kamarnya.
"Good Morning My badboy." Sapa Ny. Park dan melakukan hal yang sama saat di kamar Chaiden.
"Mommyyy...". Chaiden meneriaki mami nya karna telah menganggu Tidur Tampannya.
"Bangunnn.. Oiiii" Ny. Park menarik selimut Chaiden dan membuangnya di lantai. Ia tersenyum melihat Wajah ngantuk anaknya itu, sungguh menggemaskan.
Sekarang Ny. Park menuju ke kamar Brandon. Dengan kunci cadangan yang ia pegang Ny. Park membuka pintu kamar Brandon, Ny. Park menyerngit kening saat tak menemukan Brandon di atas tempat tidur.
Hanya bantal yang berserakan dan ujung selimut yang masih Berada di Atas Tempat tidur. Ternyata kebiasaan buruk Anaknya itu belum hilang juga adalah Pasti ia akan tidur di lantai kalau ia masih mengantuk tapi harus paksa bangun.
"Good Morning my Partner Boy." Sapa Ny. Park dan mengusap Pucuk kepala Brandon.
"Mom 5 menit lagi." Jawab Brandon dengan mata yang masih terpejam.
"Oke.. Mommy tunggu di ruang makan." Ny. Park meninggalkan kamar Brandon dan menutup kembali pintu kamar anaknya itu.
Selanjutnya si Bungsu Park, dengan gampang Ny. Park membuka pintu kamar anak bungsunya itu. Karna Aidyen memiliki kebiasaan yang tak jauh berbeda dengan Chaiden yang jarang mengunci pintu kamar.
"Good morning my Youngest boy. Heyy wake up." Ny. Park mengusap pipi Anak bungsunya dan membuat Aidyen membuka sedikit Matanya.
"Good morning my First Love." Senyum Aidyen yang menggemaskan.
"Bangun. Mommy tunggu di Ruang makan." Ujar Ny. Park dan membuka tirai kamar Aidyen.
Ny. Park melanjutkan tripnya ke kamar Arthur yang di samping Kamar Aidyen.
Ia baru ingat,kalau kamar Arthur menggunakan kode atau sandi.
Bukan Ny. Park jika tak mengetahui kode kamar Arthur, sungguh anak yang unik. Kamar saja pake kode.🤦
"Good morning my Flower Boy." Sapa Ny. Park dan melakukan hal yang sama di setiap kamar sebelumnya.
"Mommy!" Arthur terkejut saat melihat mommynya yang berdiri di depan jendela dan menatapnya heran
"Ada apa??"tanya Ny. Park keheranan.
"Bagaimana mommy bisa masuk. Arthur kan sudah ganti pinnya." Arthur menyerngit.
"Ckckck,,Dasar anak Bodoh. Siapa yang memberi ide untuk menggunakan kode?"tanya Ny. Park sambil melipat kedua tangan di dadanya
"Mommy." Jawab Arthur pelan dan ia sadar,pasti mommy nya merombak ulang pin sehingga Ia berhasil masuk.
"Cepat bangun,mandi. Mommy tunggu di ruang makan." Ujar Ny. Park dan berjalan keluar dari kamar Arthur.
"Mom,," panggil Arthur dengan suara manjanya.
Arthur menunjuk keningnya dan membuat Ny. Park Menggelengkan kepala. Ia melangkah kearah Arthur dan mengecup kening putranya itu.
Arthur tersenyum dan membuat Ny. Park mencubit kedua pipinya gemas. Sangat cocok di panggil Flower boy karna senyuman manisnya yang dapat memikat siapapun yang melihat.
Kamar yang terakhir dan pertualangan yang terakhir juga. Kamar si tertua Park, Awalnya Ny. Park ingin mendobrak kamar Reivant. Tapi Ia teringat sesuatu dan membuat Ny. Park harus membukanya dengan kunci cadangan.
Kamar Reivant memang kedap suara, saat Ny. Park membuka pintu kamar Reivant, langsung di sambut dengan Tangisan Baby Carlissa.
Ny. Park melangkahkan kakinya cepat dan menggendong bayi kecil yang masih berbaring dengan tangan Reivant yang **** tubuh kecil anak itu.
Ny. Park mencubit lengan Reivant dan membuat Reivant merintih kesakitan.
Ny.Park menggendong baby Carlissa dan menepuk-nepuk pelan punggung baby Carlissa.
"Sepertinya ia menangis sudah begitu lama. Tapi,kenapa pria kebo itu tak merasa terganggu dengan tangisan anak manusia yang bahkan bisa menghancurkan gendang telinganya. Cup..cup.. Bayi yang malang,kenapa tak kau Hajar saja Papamu itu, Sudah-sudah,,, sekarang baby Carlissa aman bersama Grandmom. Okey,, Beautiful Girl." Ngoceh Ny. Park sambil menatap Reivant yang masih tertidur dengan lelap.
Ny. Park membawa Baby Carlissa ke kamar yang di sediakan khusus untuk baby Carlissa. Ny.Park jelas tau di mana kamar Baby Carlissa kalau tidak hasil Ancamannya kepada Michael.
Dengan Pelan Ny.park meletakkan Baby Carlissa di Ayunannya dan menyiapkan beberapa pakaian yang akan di kenakan oleh Baby Carlissa. Setelah memandikan Baby carlissa Ny. Park membawanya ke ruang makan yang berada di Lantai satu,disana sudah ada Tn. Park yang sibuk dengan majalahnya.
"Good morning grandpa."Sapa Ny. Park seolah membuat suara anak kecil,hingga menghentikan aktivitas Tn.Park.
"Berikan pada Ku,mom! Aku ingin menggendong Cucuku dulu. Cantiknya Cucu Grandpa." Ujar Tn. Park dan memangku baby Carlissa.
Baby Carlissa tampak tenang dan aman di Pangkuan Kakeknya.
Tak lama kemudian datanglah satu persatu putra-putra Park dengan wajah yang segar namun mata yang masih mengantuk. Pertama Adalah Brandon dengan pakaian yang rapi,kemudian di susul oleh Danien, Arthur, Chaiden, Aidyen.
Tunggu di mana Si kelima sama si sulung. Mereka menatap kearah pintu masuk tapi belum ada tanda-tanda kemunculan Kedua orang itu. Michael,untuk bangun sepagi ini sangat susah baginta,kalau tak ada hal penting yang harus ia kerjakan dan jam bangunnya itu adalah jam 10.
Baru saja Ny. Park bangkit dari tempat duduknya,tiba-tiba michael muncul dengan wajah yang masih mengantuk.
"Selamat pagi."sapa Michael dengan suara mengantuk.
"Tata.."Baby carlissa menunjuk-nunjuk michael dan meminta michael menggendongnya. Sepertinya ia sudah tak nyaman duduk terlama lama di pangkuan Kakeknya.
"Why baby??"tanya michael langsung semangat dan mengecup kedua pipi Baby carlissa.
Bayi itu tertawa dan bahkan tampak girang saat michael menggendongnya. Ia bahkan seolah-olah mengajak Michael berbicara dan tertawa dengan suara yang menggemaskan.
Ny. Park menatap baby Carlissa dengan Gemas. Inginnya ia menggemas bayi itu dan membawanya kabur dari mansion ini.
******
Reivant membuka matanya sedikit dengan tangan yang bergerak kesana kemari seperti mencari sesuatu. Ia menyerngit saat tak menemukan apa yang dicarinya.
Reivant membuka mata dan menyibak selimut,ia tampak uring-uringan dan berjalan mondar-mandir kekamar mandi.
"Baby Carlissa." Gumamnya pelan.
Reivant melangkahkan kaki dengan sedikit cepat dan tergesa-gesa, bahkan tangga yang panjang di buat nya pendek dengan langkahnya yang panjang.
Ia mencari keluarganya di Ruang tengah tapi tak ada satupun orang disana, selain Selimut Michael yang asal tergeletak di atas sofa.
"Michael..mic..michaelllll...."Teriak Reivant dengan panik.
Karna ruang keluarga dan ruang makan agak jauh membuat mereka tak mendengar panggilannya lebih tepat teriakan nya.
Ia berjalan ke Dapur dengan nafas ngos-ngossan. Ternyata mereka sedang berkumpul di tempat itu semua.
Reivant menghela nafas lega saat melihat baby Carlissa di pangkuan Michael.
"Kau berhasil membuat ku seperti orang gila. Aku sempat berpikir kalau kamu di bawa kabur oleh Mommy." Gumam Reivant dan ia tersenyum dalam diam mengingat kembali dirinya yang hampir saja gila,karena mencari baby carlissa.
TBC.