
Sekarang Rachel masih mencari beberapa pakaian yang ia butuhkan selama menginap di rumah sahabatnya, ya walaupun sebenarnya ia sudah menyiapkan semuanya. karena ia menghargai pemberian dari suami virtualnya itu.
"Kapan lagi ia akan bersenang-senang dengan pria yang sekarang ada di sampingnya,"pikirnya
"Apa masih ada yang ingin kamu beli Chell,,"Tanya Danien, karena iya hanya melihat 4 paper bag, yang itu juga dua untuk pakaian Rachel dan dua untuk Axell
"Ini cukup Dan,,"Ujar Rachel sambil tersenyum menujukan paper bag yang ada di tangan nya
"Belikan yang banyak, aku masih bisa membayarkannya."Balas Danien tidak mau kalah.
"Yayayaya terserah kamu saja."Ujar Rachel sambil berlalu sepertinya ia akan melanjutkan berbelanja ria, walaupun sebenarnya ia juga sangat-sangat mampu untuk membeli apapun yang ia mau, tapi ia bukanlah tipe wanita yang suka shopping.
at the timezone
Axell tampak kesal karena ia tidak bisa bermain dengan bebas dan leluasa karena ada beberapa anak perempuan yang selalu menganggunya( ya itu versi axell) walaupun sebenarnya beberapa anak perempuan itu hanya megikuti kemana pun ia pergi, begitu juga yang di alami oleh Brandon karena ibu-ibu dari para anak-anak yang ada disana memintanya untuk selfi Bersama mereka.
Dan sekarang mereka akhirnya melarikan diri untuk bergabung Bersama Danien dan Rachel,
"Uncle, Axell haus."Ujar Axell yang sekarang dalam gendongan Brandon
"Baiklah boy, uncle juga sepertinya lapar."Jawab Brandon dan berjalan mencari Resto yang ada di pusat perbelanjaan tersebut
"Tapi kita telpon Daddy dan mommy mu dulu ya."Lanjut Brandon sambil mengambil ponselnya dan mendial nomor kakak keduanya.
"Hallo kak, kalian dimana???."Ujar Brandon sambil bertanya saat Danien sudah mengangkat panggilannya
"...."
"Baiklah, kami berdua tunggu kalian di Resto W."Lanjut Brandon lagi karena sekarang ia dan Axell baru saja masuk ke Resto tersebut
"..."
"Baiklah,,"Ujar Brandon dan mematikan sambungan telponnya
Brandon menurunkan Axell di dekat salah satu meja, dan Axell berusaha naik ke salah satu kursi, Brandon yang melihatnya hanya tersenyum, apa ia akan membantu, jawabanya "Tidak" karena menurut Brandon anak laki harus bisa.
Setelah Axell berhasil naik dan duduk dengan tenang di bangku, Brandon mengambil posisi tempat duduk di samping Baby boy tampan itu.
"Uncle, kenapa Mommy dan Daddy sangat lama??."tanya Axell yang kelihatan sudah sangat Lelah.
"Mommy dan Daddymu datang." Tunjuk Brandon kearah Danien dan Juga Rachel yang berjalan kearah mereka.
"Daddy.." Panggil Axell riang dan tersenyum kearah Danien yang juga melambaikan tangannya pada Putra tampannya itu.
"Aku ingin bertanya,Siapa orang tua kandungnya??.".ujar Rachel yang bingung terhadap sikap Axell yang begitu senang melihat Danien.
"Kita orang tua kandungnya, chell." jawab Danien dan berjalan mendekati adiknya Brandon dan juga Axell.
Rachel sedang mengatur detak jantungnya yang tak karuan, Rachel berusaha menepiskan pikiran dan perasaan konyolnya itu dan berjalan kearah tempat duduk mereka dan mengambil tempat duduk di samping Danien.
"Dad, hari ini Axell sangat Lelah dan Axell tidak mau bermain disana lagi, disana banyak anak perempuan yang selalu mendekati Axell. Axell tidak suka itu." Ujar Axell dan bercerita pada Danien yang terlihat sangat serius mendengar cerita pria kecil itu,(duh, Danien anda Daddyable sekali).
Dan Rachel menyukai cara Danien yang begitu perhatian dan begitu menyayangi putra semata wayangnya itu, diam-diam Brandon memperhatikan cara Danien yang begitu sangat berbeda saat Bersama Baby Axell, mereka tampak seperti ayah dan anak kandung.
"selesai makan kita akan langsung pulang dan Axell akan tidur Bersama Daddy, okey." Ujar Danien dan Axell mengacungkan jempolnya.
Tak berselang lama pesanan mereka datang, karena sebelum Danien dan Rachel datang tadi, Brandon sudah memesankan makanan untuk mereka sebelumnya.
"Baby,, jangan lupa sebelum makan harus??". Ujar Rachel
"Berdoa,Mom! Axell tidak melupakannya,Mom." Ujar Axell dan mengatup kedua tangannya.
Danien dan Brandon sangat kagum dengan Rachel yang mendidik Axell dengan sangat baik, mengajarkan hal-hal baik pada anaknya itu.
"Dan jangan lupa cuci tangan boy,,"ujar Danien bangun dari duduknya, sambil membawa Axell menuju washtaffel yang ada di sudut ruangan itu.
Selesai Makan dan membayar makanan mereka, Danien menyusul Brandon,Rcahel dan juga Baby Axell yang sudah menunggunya di depan resto itu.
"Apa masih ada yang ingin kau beli lagi,Chel??." Tanya Danien dan Rachel yang menggelengkan kepalanya.
"Tidak ada lagi,Dan! ini,sudah lebih dari cukup." Jawab Rachel menunjukkan beberapa Paper bag di tangannya dan Danien mengambil alih Paper bag itu dari tangan Rachel.
"Apa yang di lakukan oleh baby Axell?? aku harap kakak tidak mengecewakan Baby tampan ini. Ku rasa Axell memiliki harapan yang besar pada Kak Danien. Semoga saja ini hanya fillingku saja." Gumam Brandon dan menatap Baby Axell.
"uncle, apakah kita akan bertemu Baby Cantik?". tanya Axell dan membuat Brandon tersadar dari lamunannya.
"Ya, kita akan bertemu Baby Cantik." Jawab Brandon,
"Apakah nanti Axell akan bertemu Baby cantic setiap hari, dan bermain Bersama Baby Cantik?". tanya Axell dengan senyum yang mengembang di wajahnya.
"hmm, ya benar!. Tiap hari,Axell akan bertemu dan bermain dengan Baby Cantik." jawab Brandon lagi.
******
Di Mansion Park.
Reivant berjalan kearah Michael dan Baby Carli yang tampak sibuk dengan ipad di hadapan mereka, sepertinya Paman dan ponakan kecilnya itu sedang menonton film kartun yang sedang popular sekarang. Baby Carli tampak anteng dan tenang duduk di pangkuan Michael, sedangkan tangan kecil mungilnya memegang ipad yang di pegang oleh Michael, seolah dia sedang membantu pamannya memegang benda persegi itu.
Reivant hanya menatap interaksi keduanya yang bahkan tidak memperdulikan kehadirannya disana.
"Apakah Danien dan Brandon sudah pulang??". Tanya Reivant dan duduk di sofa samping Michael dan juga Baby Carli.
"Papa..papa.. Lali toton..toton..". Ujar Baby Carli yang seolah mengatakan pada Papanya apa yang ia lakukan.
"Apa yang Baby nonton?". tanya Reivant dan mengikuti arah tunjuk Baby Carli dan Reivant hanya menangguknya.
"tadi kakak bertanya, Kak Danien dan Kak Brandon? Sepertinya mereka baru datang." Ujar Michael,saat mendengar bunyi mobil yang memasuki halaman Mansion Park.
"Kami Datang." Ujar Brandon dari arah pintu dengan.
"Donn..don.. tiel,,papa, don alan-alan?". Ujar Baby Carli seolah bertanya pada Michael dan Papanya Reivant, bahwa Brandon jalan-jalan dan tidak mengajaknya.
"Selamat siang." Sapa Rachel dan di susul oleh Danien dan Baby Axell yang di gendong Danien, karena Baby tampan itu, tertidur dalam perjalanan tadi. Mungkin dia Lelah harus berjalan seharin dan bermian tadi.
"Mama...." Ujar Baby Carli dan merentangkann tangannya kearah Rachel, Baby Carli seolah tau siapa Rachel dan memanggilnya dengan Mama.
"Baby merindukan, Mama??". Tanya Rachel dan menangkat Baby Carli dari pangkuan Michael.
"Chel, kau baru datang saying?." Sapa Ny,Park, berjalan kearah mereka dan di susul Tn.Park.
"Ya Mom!, Kami baru saja sampai." Jawab Rachel dengan senyum.
"Tunggu, dimana Cucu tampanku?". Tanya Ny.Park mencari Axell.
"Tadi, Axell ketiduran, mom dan Danien membawanya ke kamarnya." Ujar Rachel dan Ny. Park hanya menangguk.
"nana...Mama..". Ujar Baby Carli seolah mengatakan Pada Nananya, bahwa Rachel adalah Mamanya.
"Yah,, sekarang Mama akan tinggal Bersama kita, apakah baby Senang?". Tanya Ny.Park dan bayi mungil itu menangguk dengan senang.
"Kak, Baby Carli tampaknya sangat merindukan Mommynya. Lihat saja, Kak Rachel baru saja datang, Baby sudah begitu senang dan memanggil Rachel seolah dia mengatakan bahwa Baby sangat merindukan Mommynya." Ujar Brandon pada Reivant.
"Hmm,sebentar lagi kita akan bertemu." Jawab Reivant dan Brandon menangguk setuju.
TBC.
Hay kakak-kakak pembaca.
Author hadir lagi,, hehehe.
Maaf ye,,jika telat upnya. Author sangat-sangat sibuk dengan the real life yang begitu berat, seberat cinta Author pada Daddy Danien🤭.
Terima kasih, sudah mendukung Cerita ini dan selalu menunggu kelanjutannya dengan sabar.
Ikuti terus ceritanya,jangan lupa yah,like,vote dan dukungannya.
Terima kasih😊