
Brandon membantu Mommynya menyiapkan makan malam untuk mereka semua, tak ada pembantu di Villa itu hanya ada penjaga dan beberapa orang yang di bayar untuk mengatur dan menjaga kebersihan Villa itu, mereka kadang datang pagi jam 7 dan pulang kembali ke rumah mereka jam 7 atau kadang jam 8 malam.
Baru saja Ny. Park meletakkan piring di atas meja, ia sudah mendengar panggilan Chaiden yang datang Bersama Baby Carlissa yang menangis di gendongannya. Disusul Arthur dengan wajah mengantuk serta Lelah, ia menduduki dirinya di kursi sambal menyandarkan tubuhnya di Ny.Park.
"ck,, awas kau! cucuku lebih memerlukan aku daripada kamu, sudah tua masih mau manja." ujar Ny.Park dan mendorong kepala Arthur pelan, Arthur menatap mommynya dengan wajah cemberut.
"Selamat malam semuanya." suara Aidyen berhasil membuat perhatian semua orang tertuju padanya.
"suaramu sangat berisik" sarkas Danien dan langsung duduk di kursi yang di Tarik oleh Aidyen yang hendak diduduki oleh si bungsu, kemudian dia tersenyum seolah tak bersalah kearah Aidyen yang menatap kakaknya kesal.
Suara tangis Baby Carlissa semakin menjadi-jadi dan membuat Ny.Park sadar bahwa cucunya sudah tak nyaman dengan pakaian yang ia kenakan sekarang. Ny.Park membawa cucunya kembali kekamar dan meninggalkan kelima putranya yang sibuk bercanda, tidak mereka sedang melakukan video call dengan Michael.
dengan perlahan Ny.Park menduduki Baby Carlissa di atas tempat tidur dan menyiapkan perlengkapan dan pakaian Baby Carlissa. Ny.Park tersenyum saat melihat Baby Carlissa yang tertawa sambil mengoceh tak jelas saat melihat foto Reivant di atas meja dekat tempat tidur Ny.Park.
Disana tersusun dengan rapi foto ketujuh putra Park, apalagi saat ia melihat foto Michael, baby Carlissa semakin mengoceh-ngoceh sambil menunjuk kefoto Michael, seakan ia mengatakan pada Grandmomnya bahwa itu pamannya Michael dan dia merindukannya.
"iya-iya sayangku, Grandmom tahu kau merindukan pamanmu Michael, sebentar lagi kita akan bertemu dengannya." ujar Ny.Park sambil mengganti pakaian Baby Carlissa.
Mendengar perkataan Ny.Park membuat Baby Carlissa tersenyum seolah dia mengertinya dan semakin mengoceh, seakan bertanya itu kapan, apakah masih lama, aku ingin memeluk pamanku itu?. Mendengar ocehan Baby Carlissa membuat Ny. Park tersenyum seakan ia merasa suatu kebahagiaan yang belum pernah ia temukan sebelumnya.
Ny.Park menggendong cucunya itu dan mencium pipi gembil Baby Carlissa.
"ahh,, aku sangat terharu hingga menangis seperti ini, terima kasih sayang sudah hadir di tengah keluarga Park. Grandmom menyayangimu." ujar Ny.Park sambil mengusap cairan bening di sudut matanya.
"Mom,, kapan kita akan makan? aku sangat laparrr." panggil Brandon yang menyusul Ny.Park kekamarnya.
"yayaya,, dasar bawel. Mommy turun sekarang." jawab Ny.Park dan berjalan ke ruang makan.
Ny.Park meletakkan Baby Carlissa di Baby Chair sambil merapikan kain kecil di tubuh baby Carlissa, Ny.Park menyiapkan makanan untuk cucunya terlebih dahulu, kemudian barulah Dia mengurus kelima putra manjanya itu.
"Mom, aku tidak suka sayur." protes Danien dan langsung mendapat tatapan tajam dari Mommynya itu.
"Makan atau Mommy sita semua ISTRImu itu." ancam Ny.Park dan membuat Danien memayunkan bibirnya, ia tidak bisa berkutik jika di ancam seperti itu.
Dengan terpaksa dan berat hati, Danien harus makan sayur yang tidak disukainya itu, Baby Carlissa menatap Paman keduanya itu dengan senyum seolah mengatakan 'aku saja makan sayur,masa paman tidak. dasar manja.'
Mereka semua makan dalam diam karena terbiasa dengan aturan keluarga Park yang selalu mengutamakan kenikmatan dalam menyantap makanan.
Sekarang mereka bersantai di ruang keluarga di dalam Villa itu, terdengar ocehan baby Carli yang sekarang duduk di pangkuan paman keduanya yaitu Danien, setelah selesai makan tadi baby Carli meminta Danien mengendongnya, dengan Aidyen yang selalu menjahili bayi kecil itu.
Sehingga untuk saat ini Danien tidak bisa memegang para ISTRI-ISTRInya, dan sepertinya Danien menikmatinya bermain dengan Baby mungil itu. Tampak ia tidak terganggu dengan ocehan dan kejahilan Baby Carli dan Aidyen. Ny.Park tersenyum bahagia melihat Putra-putranya dan cucu tercintanya. Yang terasa lengkap sudah dengan kehadiran Putri kecil dari seorang putranya Reivant.
"mom,,kapan kita bertemu Michael?"tanya Chaiden yang sedari diam dan sibuk dengan handphonenya.
"Hmmm... Danien, kapan turnamen Michael berlangsung?"tanya Ny.Park dan membuat Danien menghentikan aktivitasnya Bersama Baby Carlissa.
"Besok jam 8." jawab Danien Sambil menatap layar handphonenya. Setelah itu ia kembali bermain Bersama Baby Carlissa.
"Ya setelah itu, kita akan di seret dengan paksa oleh Michael dan dia akan mengocehi kita seperti kak Reivant." Sambung Danien dengan wajah datarnya.
Ny. Park hanya tersenyum dan menatap putranya satu persatu yang menggeleng tak yakin dengan usulnya yang tidak masuk akal.
"Saatnya Tidur. Kembalikan cucu tercintaku." Ny. Park mengambil Baby Carlissa dari pangkuan Danien.
Ia mengalihkan semua dengan cara itu, karena ia tak mau menjadi bahan ledekan putra-putra nakalnya itu.
Sebaiknya ia kabur sebelum di ledeki oleh Trio Park + Aidyen si bungsu.
"Mom.. Baby Carli tidur bersama aku yah?."pinta Brandon dan menatap mommynya dengan wajah memelas.
"No... No way Brandon. Mommy tidak akan mengijinkan itu,, Mommy bisa gila jika membiarkan tuan putri Park tidur bersama gorila sepertimu." Ujar Ny. Park dan memeluk Baby Carlissa erat.
"Hahah,, gorila.. Hahah.. Makanya kak tidurnya jangan ngajak rusuh." ledek Aidyen yang langsung di kejar oleh Brandon.
Ny. Park hanya tersenyum menatap kedua putranya dan berjalan menuju kamarnya sambil menggendong cucunya yang sepertinya sudah mengantuk.
Bayi kecil itu mengemut jarinya sambil terus mengucek matanya.
" Baiklah, saatnya tidur Tuan putri park. Tidurlah dengan Nyenyak kesayangan Grandmom." Ujar Ny. Park dengan pelan meletakkan Baby Carlissa di tempat tidur.
Menutup tubuh Baby Carlissa dengan selimut dan berbaring di samping cucunya itu. Ny. Park tidak lupa mengunci pintu kamarnya sebelum perusuh datang dan mengacaukan Kamarnya.
Betul dugaannya baru beberapa menit ia menutup mata sudah mendengar gedoran pintu dan suara Danien memanggilnya.
Ny. Park membuka pintu kamar dan langsung dengan cepat menarik Danien masuk dan kembali mengunci kamar.
"Ada apa?"tanya ny. Park belum selesai dan ia langsung di suguhi pemandangan indah di depannya.
Danien tidur di sebelah baby Carlissa sambil memeluk tubuh Ponaannya dan terlelap. Ny. Park menarik selimut dan menutup tubuh kedua malaikatnya itu.
Ia berjalan kearah sofa dan memilih untuk tidur disana.
TBC.
Baby Carlissa say: Hay,,tante-tante dan paman-pamanku yang cantik dan tampan,dukung terus Baby Carlissa yah.
Dengan cara Berikan Vote sebanyak-banyaknya untuk PRINCESS DADDY'S. aku mencintai kalian😘😉.
Terima kasih atas dukungannya dan Ikuti terus PRINCESS DADDY'S.