PRINCESS DADDY'S

PRINCESS DADDY'S
83. Rumah Tua ll



Danien tampak melihat sekelilingnya, dan tak berapa lama Reivant keluar dari mobil, bersamaan dengan Raynald yang keluar dari dalam rumahnya.


"Kamu.."Ujar Reivant dan Danien bersamaan saat melihat pria itu, karena mereka mengenal orang yang berdiri di depan mereka sekarang.


"Hai, ah aku tak menyangka jika kamu juga ikut,Vant."Ujar Rayn dengan sengaja menyebut nama yang biasa ia panggil untuk Reivant saat mereka masih kecil.


"Rayn, bagaimana kamu bisa memanggil ku dengan nama Vant?."Ujar Reivant yang menyadari panggilan itu.


"Kan namamu Reivant, trus apa aku salah jika memanggilmu dengan nama itu."Ujar Rayn tanpa rasa bersalah karena ia ingin mengerjain sahabat masa kecilnya itu.


"Danien, kenapa kamu menatapku seperti itu."Tanya Rayn yang melihat Danien yang menatapnya


"Apa kamu yang meretas IP ku??'Tanya Danien todepoin😂.


"Hahaha, ya itu aku, setelah sekian lama, akhirnya kita bertemu ya, dan aku tidak menyangka jika kamu adalah adik dari sahabat adikku."ujar Reivant.


"Maksudmu apa??".Ujar Reivant


"Kita bicarakan di dalam saja, di luar dingin, angin malam tak bagus untuk kesehatan".Ujar Rayn yang tak menjawab pertanyaan Reivant dan ia malas menanggapi pertanyaan Sahabat kecilnya itu.


Dan mereka masuk, rumah itu tampak tak terurus dari luar, tapi begitu bersih di dalamnya.


"Siapa adikmu, Rayn?."Tanya Reivant yang benar-benar penasaran sesaat mereka sudah mendudukan dirinya di sofa di ruangan itu.


Danien tampak takjub dengan isi rumah itu, semuanya bergaya klasik kuno.


"Haha, sabar Vant, biasanya adikku memanggilmu dengan sebutan Vant."Ujar Rayn


Bebarapa saat kemudian tampak seorang maid yang datang membawakan minuman dan cemilan.


"Silahkan Tuan."Ujar Maid tersebut pada tamu dan tuannya.


"Terima kasih "Jawab Rayn dan maid itu berlalu menuju dapur mungkin


"Rachel, apa Rachel adikmu??."Tanya Reivant dengan wajah yang sangat penasaran


"iya, Rachel Aharon, adalah adik kandung ku Vant,,dan apa kamu lupa padaku Vant?."Ujar Rayn menjelaskan siapa Rachel dan menanyakan tentang dirinya.


"Lupa, maksud mu apa??."Tanya Reivant dengan raut wajah bertanya dan Rayn tersenyum melihat wajah Reivant yang tampak penasaran itu.


Mungkin saat sebelumnya Rayn hanya ingin menceritakan sedikit tentang dia, karena ia tidak tahu jika Danien akan datang Bersama Reivant, dan karena Reivant sudah ada di depannya jadinya ia akan membuka jati dirinya sejujurnya.


"Raynald Aharon atau ada seseorang yang dulu memanggilku dengan sebutan Rare."Ujar Rayn dengan wajah songongnya, sambil menatap wajah sahabatnya itu dan


Duarrrrr,,seperti kejatuhan durian ( eh durian jatuh bunyi nya begitu ya).


Reivant melongo, menatap pada manusia menyebalkan didepannya itu, ya ia tahu sebutan Rare yang ia sematkan pada sahabat masa kecilnya.


"Rare, apa itu kamu Rare?."Tanya Reivant yang sudah berdiri dari duduknya dan melayangkan bogem mentah ke wajah tampan sahabatnya itu.


Danien hanya cengo dengan kejadian di depannya itu, karena ia tidak tahu apa yang terjadi dengan dua manusia tersebut.


"Hei Vant,apa yang kau lakukan pada wajah tampan ku?."Ujar Rayn tetap dengan tawanya karena ia bahagia bisa bertemu kembali dengan sahabat masa kecilnya.


"Kenapa kamu meninggalkanku Rare, brengsek!."Ujar Reivant, karena saat Rayn kembali ke kota asalnya, Reivant tidak mengetahui itu dan Reivant selalu menunggunya di simpang jalan menuju sekolah Bersama.


Dan hingga suatu hari ia memilih untuk ke rumah karena ia berpikir sahabatnya Rare sakit, tapi ternyata pemilik rumahnya sudah tidak ada. Dari situ ia berusaha mencari tapi ia benar-benar kehilangan kontak dan saat ini ia melihat lagi wajah songong sahabatnya itu.


"Pantas saja saat malam jamuan makan malam di rumah Mr.billy aku seperti Familiar dengan wajahmu kak."Ujar Danien mengingat saat pertama kali bertemu Raynald dan kakek Aharon.


"Ya,,sebenarnya aku tahu kalian, tapi aku pura-pura saja,Tidak mengenal kalian."Ujar Rayn dengan tanpa bersalah dengan masih tetap tersenyum walaupun dengan warna biru muda pada wajahnya karena kelakuan Reivant tadi .


"Ceritanya Panjang Vant, yang jelas ibu ku sakit, sehingga ia memilih untuk membawaku kembali ke kota asal ku, tak berapa lama ibuku pergi untuk selama-lamanya, sehingga aku di besarkan oleh kakekku, kakek Aharon. Sedangkan adikku Rachel di Bersama ayah kami dan saat ayah kami juga meninggal, kakek lah yang merawat kami, Bersama saudara sepupu kami Harld."Ujar Rayn lagi menceritakan tentang hidupnya dan menunjuk ke arah Harld yang duduk tak jauh dari mereka dengan santai menikmati susu coklatnya, Harld seumuran Michael.


"Terus bagaimana bisa Rachel juga mendekatiku, apa kamu yang menyuruhnya??."Tanya Reivant


"Tidak!!."Jawab Rayn dengan cepat.


"Awalnya aku ingin menyuruh Rachel mencari keberadaanmu, tapi aku urungkan, tapi ternyata author baik, sehingga ia menjadikan Rachel sahabatmu juga."Ujarnya lagi dengan cengiran khasnya.


"Dan beberapa waktu yang lalu, Yue menyuruhku membantu mencarikan istri dari sahabatnya, dan saat ku telusuri ternyata istrimu." Lanjut Rayn.


"Hei,,wanita mana yang kurang beruntung bisa mendapatkan lelaki seperti mu."Ujar Rayn dengan tertawa. Serta Danien yang menahan tawanya karena selain Rachel, ternyata kakaknya juga sama jahilnya pada kakak sulungnya itu.


"Ck, wanita beruntung yang mendapatkan ku, bukan seperti mu yang menjadi perjaka tua."Balas Reivant


"Vant, sekarang aku masih mencari wanita yang pas untuk pendamping hidupku, dan sepertinya kau tahu seluk beluk kehidupan Aharon."Ujar Rayn membela dirinya.


Tak terasa sekarang sudah pukul 3 dini hari, dan itu tak terasa oleh mereka bertiga, terutama untuk Reivant dan Raynald yang akhirnya bertemu kembali.


"Oke baiklah vant, kita balik ke topik Utama, kenapa aku menyuruh Danien datang menemuiku."Ujar Rayn menjelaskan maksudnya.


"Har, bawa kemari semua berkas-berkas dan laptopku."Ujar Rayn pada saudara sepupunya yang merupakan asisten pribadi serta orang kepercayaannya.


Harld datang membawa beberapa berkas dan laptop, serta memberikan pada Rayn, dan ia duduk di salah satu sofa yang ada di sana, karena sebenarnya Harld adalah saudara sepupu Raynald, yang di tinggalkan oleh orang tuanya sejak kecil.(Ibunya meninggal saat melahirkannya dan ayahnya juga meninggal menyusul sang ibu, saat ia masih TK) sehingga ia di besarkan oleh kakeknya. jadilah namanya Harld Aharon.(Karena bagaimana juga Ibu Harld adalah anak dari kakek Aharon).


Raynald memberikan sebuah map kepada Reivant


"Baca itu Vant, itu adalah beberapa bukti yang ku dapatkan tentang istrimu."Ujar Rayn/Rare


Reivant menerima map tersebut dan membaca tulisan yang ada di setiap lembaran dan beberapa photo


"kamu Dan, aku mengirimkan mu alamat email dari pria yang melakukan penyerangan kepada kedua adik kalian,periksalah."Ujarnya pada Danien


"Bagaimana kamu tahu tentang itu."Tanya Danien


"Ayolah Dan, nanti juga kamu akan tahu bagaimana aku mendapatkannya, tapi kamu harus menjadi partnerku."Ujar Rayn dengan wajah memelas menatap penuh harap pada Danien.


"Meminta lah pada sahabatmu itu, kak."Ujar Danien pada Rayn


Reivant tampak mengeraskan rahangnya, dan itu tak luput dari pantauan adiknya


"Ada apa kak??."Tanya Danien


"Hum ternyata benar yang kita lihat dan simpulkan waktu itu, orang nya Rouwnd lah yang selalu berada di sekitar Shera, dan panti asuhan yang di urus oleh Brandon dan Arthur adalah milik dari kedua orang tua kandung Shera."Ujar Reivant menjelaskan pada Danien


"dan juga, saat ini AR company yang di kota ini adalah milik ayah kandung Shera."Ujar Rayn/Rare


"Dan Shera adalah cucu kandung dari kakek Wilson, apa kalian tidak berpikir kesamaan nama antara AR company yang di kota S dan disini yang di pimpin oleh Shera sendiri sekarang."Ujar Rayn lagi Panjang lebar.


"Ha, jadi istriku adalah cucu satu-satunya kakek Wilson, pantas saja saat itu aku merasa nyaman dekat dengan kakek Wilson." Ujar Reivant.


"Iya Vant, jadi ini akan mudah untuk melepaskan Shera dari Rouwnd, karena Rouwnd jugalah yang membunuh ayah kandung Shera, Paman Arnold anak tunggal dari kakek Wilson."Ujar Rayn bercerita Panjang lebar.


"Apa, jadi, ayah mertua ku, meninggal bukan karena kecelakaan tapi karena di bunuh?."Ujar Reivant dengan amarah yang memuncak,saat ia mengetahui Semuanya.


"Dan, alasan di balik pembunuhan itu adalah karena Rouwnd jatuh cinta ada Christella ibu kandung Shera."Ujar Rayn kembali, dan hal itu sukses membuat Reivant memecahkan gelas yang ada di meja


"Hei Vant, jangan hancur kan barang-barang antikku."Ujar Rayn dengan muka memelas


Danien hanya menatap tak percaya dengan apa yang ia dengar, betapa sadisnya Rouwnd dan ia juga tak menyangka karena dulu iya mengenal Rounwd sebagai seorang Pria yang baik.


Tapi sekarang ia bersyukur karena daddynya sudah tak bersahabat lagi dengan pria bejat itu.


TBC.